Kaji Skema Subsidi BBM dan Listrik, Bahlil: Satu Minggu dari Sekarang Sudah Ada Formulasinya...

Kaji Skema Subsidi BBM dan Listrik, Bahlil: Satu Minggu dari Sekarang Sudah Ada Formulasinya...

Pemerintah sedang mengkaji skema subsidi BBM dan listrik, Bahlil mengusulkan BLT untuk masyarakat miskin agar tepat sasaran. Halaman all

(Kompas.com) 04/11/24 18:39 17467963

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih mengkaji skema penyaluran subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan listrik agar tepat sasaran.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah menargetkan skema subsidi BBM dan listrik akan selesai dikaji sekitar sepekan ke depan.

Pasalnya, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan tenggat waktu dua minggu untuk menyelesaikan kajian ini.

“Kalau sudah selesai dalam waktu tidak lama, satu minggu dari sekarang, itu sudah ada formulasinya yang tepat untuk kami laporkan kepada Bapak Presiden,” ujarnya saat konferensi pers di kantornya, Senin (4/11/2024).

Saat ini, pemerintah masih menunggu laporan dari PT Pertamina (Persero), BPH Migas, dan PT PLN (Persero) untuk kemudian dilakukan pembahasan secara mendalam.

Bahlil memastikan, dalam pengkajiannya, pemerintah akan berhati-hati dengan mempertimbangkan inflasi, lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, hingga pemerataan.

“Namun untuk subsidi listrik dan BBM, kami masih melakukan exercise yang mendalam karena kita harus hati-hati,” kata dia.

“Namun untuk subsidi listrik dan BBM, kami masih melakukan exercise yang mendalam karena kita harus hati-hati,” imbuhnya.

Bahlil mengungkapkan, opsi skema subsidi BBM dan listrik yang sedang dipertimbangkan saat ini ialah penyaluran subsidi langsung dalam bentuk bantuan tunai langsung (BLT) kepada masyarakat miskin.

“BLT-nya salah satu opsi dan akan diputuskan nanti pada hari yang tepat. Dan opsinya, saya pikir, lebih mengerucut ke sana,” tuturnya.

Sebelumnya, Bahlil juga pernah buka suara terkait kemungkinan perubahan skema penyaluran subsidi BBM menjadi BLT agar pemberiannya tepat sasaran.

"Formulasinya mungkin ada beberapa, salah satu di antaranya adalah apakah kemudian subsidi itu biar tepat sasaran, kemungkinan kita akan memberikan BLT langsung kepada masyarakat," kata Bahlil usai rapat koordinasi bersama Kementerian di Bidang Perekonomian di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (3/11/2024).

Hal tersebut Bahlil sampaikan usai mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta agar pihaknya membuat tim untuk mengkaji agar subsidi BBM tepat sasaran.

Pasalnya, kata Bahlil, ditengarai dari berbagai laporan yang masuk dari Pertamina, PLN, maupun BPH Migas, ada potensi subsidi tak tepat sasaran. Padahal, tujuan subsidi adalah untuk diberikan kepada warga yang membutuhkan.

"Kami menengarai dalam berbagai laporan yang masuk, baik PLN maupun Pertamina maupun BPH Migas, dari subsidi BBM dan listrik itu melihat ada potensi yang tidak tepat sasaran," ujarnya.

#subsidi-listrik #bahlil-lahadalia #subsidi-bbm #bantuan-tunai-langsung

https://money.kompas.com/read/2024/11/04/183900826/kaji-skema-subsidi-bbm-dan-listrik-bahlil-satu-minggu-dari-sekarang-sudah-ada