Kinerja Kuartal III Solid, Begini Prospek Saham TUGU
TUGU mencatatkan kinerja solid per kuartal III-2024. Prospek saham TUGU dinilai menjanjikan dan memiliki target harga tinggi. - Halaman all
(InvestorID) 04/11/24 22:24 17475028
JAKARTA, Investor.id – Kinerja keuangan PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance/TUGU) diprediksi tetap tumbuh hingga akhir 2024, setelah mencatatkan kinerja solid per kuartal III. Analis menilai, prospek saham TUGU menjanjikan dengan target harga tinggi.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian September 2024 yang tidak diaudit, TUGU mencetak premi bruto Rp 6,9 triliun,
naik 26%. Sementara itu, premi neto perseroan yang telah dikurangi premi reasuransi dan cadangan premi tumbuh 20% menjadi Rp 2,8 triliun.
Pendapatan underwriting TUGU yang telah dipotong dengan komisi tumbuh 17% menjadi Rp 2,3 triliun. Di tengah pertumbuhan dua digit pendapatan underwriting, beban underwriting TUGU hanya tumbuh 9%, sehingga hasil underwriting TUGU naik 39% menjadi Rp 725 miliar.
Analis Kiwoom Sekuritas Abdul Azis memperkirakan kinerja solid TUGU berlanjut sampai akhir tahun. Hal ini didongkrak oleh bisnis asuransi umum yang tumbuh dengan solid serta kinerja investasi maupun anak usaha yang positif.
“Tahun 2024, kinerja TUGU lebih banyak ditopang oleh core business di segmen asuransi. Laba bersih hingga September 2024 mencapai Rp 552 miliar. Jika pendapatan non-core atas kemenangan kasus dengan Citibank Hong Kong dikeluarkan, core profit TUGU masih naik sekitar 115%” kata Azis, Senin (4/11/2024).
Hingga akhir tahun 2024, dia memprediksi laba bersih TUGU mencapai Rp 700 miliar. Pertumbuhan bisnis masih kuat dan tahun ini kinerja yang solid akan lebih banyak ditopang oleh margin underwriting yang mengalami perbaikan. Ini adalah hasil dari pertumbuhan premi serta manajemen risiko yang optimal untuk menahan loss ratio di level yang terjaga.
Di tengah tren kinerja yang positif tersebut, harga saham TUGU sempat hampir berhasil menyentuh level psikologis Rp 1.300. Namun belakangan ini, harga saham anak usaha BUMN PT Pertamina tersebut cenderung mengalami tekanan.
Menurut analis BCA Sekuritas Ryan Santoso, koreksi yang terjadi adalah fluktuasi yang wajar, mengingat IHSG juga mengalami tekanan. Dia memperkirakan ini hanya terjadi untuk sesaat (temporer) dan lebih disebabkan sentimen pasar keseluruhan yang akhir-akhir ini juga sedang bergejolak.
Fundamental dan Target Harga
“Secara fundamental dan prospek bisnis masih solid, dan TUGU membagikan dividen per tahun yang bisa menjadi bumper penurunan harga. Valuasi saham ini juga masih di kisaran 0,4-0,5 kali PBV atau setara dengan rata-rata lima tahun terakhir,” kata dia.
Namun dengan adanya efisiensi operasional yang terus membaik, dia menilai, re-rating valuasi saham TUGU layak terjadi. Target harga saham TUGU Rp 1.600, setara PBV 0,61 kali tahun 2025.
Harga saham TUGU sepanjang pekan lalu turun 0,4%. Namun, pelemahan ini masih lebih baik dibandingkan dengan sektor keuangan yang melemah hampir 2% dan IHSG hingga 2,5%. Jika dilihat dari awal tahun, return saham TUGU mencapai 11%, yang membuat saham TUGU menjadi salah satu top-gainer di sektor asuransi umum. Hingga pekan ke-44 tahun 2024, saham TUGU masih dibeli bersih oleh asing dengan total net buy senilai Rp 61,7 miliar.
Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #saham-tugu #prospek #target-harga #pt-asuransi-tugu-pratama-tbk-tugu-insurance #kiwoom-sekuritas #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/379048/kinerja-kuartal-iii-solid-begini-prospek-saham-tugu