Laba Astra (ASII) Dinaikkan, Target Harga Saham Berubah

Laba Astra (ASII) Dinaikkan, Target Harga Saham Berubah

Perkiraan laba bersih Astra (ASII) pada 2024-2025 dinaikkan. Target harga saham ASII pun berubah. Simak selengkapnya rekomendasi terbaru ini - Halaman all

(InvestorID) 05/11/24 18:08 17524342

JAKARTA, investor.id – Optimisme manajemen PT Astra International Tbk (ASII) pada sisa waktu tahun ini dan 2025, serta kuatnya pencapaian laba sepanjang Januari-September 2024 mendorong RHB Sekuritas meningkatkan perkiraan untuk tahun 2024-2025.

Astra memproyeksikan kenaikan volume penjualan kendaraan roda empat (4W) di pasar domestik pada 2025, mengingat tidak adanya aktivitas politik yang signifikan dan target Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sebanyak 1 juta unit untuk penjualan kendaraan roda empat pada 2026.

“Astra juga berencana mempertahankan pangsa pasar dan menyoroti strategi jangka pendeknya untuk segmen xEV dengan model hybrid 7-seater pada kisaran harga Rp 300 juta per unit,” tulis analis RHB Sekuritas, Mutiara Nita dalam risetnya.

Untuk segmen roda dua (2W), emiten berkode saham ASII tersebut menargetkan volume penjualan sebanyak 6,5 juta unit pada 2025 atau tumbuh 2% yoy. Namun, itu bergantung pada harga komoditas yang stabil dan tinggi (batu bara, CPO, nikel), serta musim panen yang menguntungkan, terutama di Jawa dan Bali, yang menyumbang 60-65% dari volume penjualan kendaraan roda dua di pasar domestik.

Secara keuangan, laba inti ASII pada kuartal III-2024 mencapai Rp 9,5 triliun, meningkat 11% qoq atau 8,7% yoy. Alhasil, laba sepanjang Januari-September 2024 mencapai Rp 26 triliun, tumbuh 0,4% yoy, atau mencapai 86% dan 85% dari perkiraan RHB Sekuritas dan konsensus tahun ini. Hal itu berkat segmen jasa keuangan dan pertambangan.

Adapun segmen alat berat mencatat hasil yang lebih baik dari perkiraan, didukung oleh kenaikan volume penjualan, meski harga komoditas mulai normal. “Secara keseluruhan, segmen otomotif terus ditopang oleh penjualan kendaraan roda dua, suku cadang otomotif dan layanan, serta penjualan mobil bekas yang terus menunjukkan perbaikan.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Untuk tahun 2024-2025, RHB Sekuritas meningkatkan estimasi laba untuk segmen alat berat dan pertambangan, menurunkan estimasi volume penjualan mobil, dan menaikkan estimasi penjualan suku cadang otomotif dan segmen jasa keuangan.

Secara keseluruhan, broker efek itu menaikkan perkiraan laba bersih berulang ASII pada 2024-2025 sebesar 10% dan 13% menjadi Rp 33,5 triliun dan Rp 34,5 triliun (-1,3% dan +3% yoy). “Kami perkirakan laba ASII pada kuartal IV-2024 kembali normal karena faktor musiman pada produksi dan volume penjualan otomotif, aktivitas pertambangan, serta distribusi kredit baru,” jelas Mutiara.

Dengan berbagai faktor tersebut, RHB Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy saham Astra (ASII). Target harga saham ASII dinaikkan menjadi Rp 6.300 dari sebelumnya Rp 6.000. Potensi kenaikan harga 21% dan estimasi yield dividen pada 2025 sebesar 5%.

RHB Sekuritas telah memperbarui valuasi ASII untuk menghasilkan target harga saham berbasis SOP. Adapun target harga baru tersebut mengimplikasikan P/E 2025 sebesar 7,7 kali, masih di bawah rata-rata 3 tahun yang sebesar 8,6 kali. Target harga mencakup 0% diskon/premium ESG, karena nilai ESG ASII sebesar 3 atau berada di median negara.

Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #asii #astra #saham-asii #saham-astra #laba-astra #rekomendasi-saham #rhb-sekuritas #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/379156/laba-astra-asii-dinaikkan-target-harga-saham-berubah