APBN Defisit 1,37% pada Awal Kepemimpinan Presiden Prabowo
Kementerian Keuangan mencatat APBN 2024 mengalami defisit 1,37% pada Oktober 2024. - Halaman all
(InvestorID) 08/11/24 14:22 17772763
JAKARTA,investor.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 mengalami defisit sebesar Rp 309,2 triliun pada akhir Oktober 2024. Angka defisit ini sebesar 1,37% dari produk domestik bruto (PDB). Secara keseluruhan defisit APBN 2024 ditargetkan pada level 2,9% dari PDB.
“Defisit APBN sebesar 1,37% dari PDB ini masih lebih kecil dibandingkan pagu defisit apbn 2024 yang telah ditetapkan bersama-sama dengan dpr. Defisit APBN 2024 dirancang 2,29% berarti defisit (Oktober 2024) ini masih lebih kecil dari UU APBN,” ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta di Kantor Kementerian Keuangan pada Jumat (8/11/2024).
Adapun realisasi pendapatan negara hingga akhir Oktober 2024 mencapai Rp 2.247,5 triliun atau 80,2% dari target dalam pagu pendapatan negara 2024. Jika dibandingkan dengan periode yang sama penerimaan pajak tumbuh tipis 0,3%.
“Artinya 80,2% dari target (penerimaan negara) dalam APBN 2024 sudah kita kumpulkan. Ada kenaikan 0,3% dibandingkan periode Oktober tahun 2024,” tutur Sri Mulyani.
Sementara itu realisasi belanja negara mencapai Rp 2.556,7 triliun pada akhir Oktober 2024. Angka ini sudah 76,9% dari pagu belanja dalam APBN 2024. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023 terjadi pertumbuhan realisasi belanja negara sebesar 14,1%.
“Kalau dilihat dari pertumbuhannya belanja negara ini sangat tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yaitu 14,1% yoy. Hal ini memberikan dampak perekonomian yang cukup baik,” terang Sri Mulyani.
Editor: Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@ymail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #defisit-apbn #kementerian-keuangan #sri-mulyani-indrawati #apbn-oktober-2024 #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/macroeconomy/379514/apbn-defisit-137-pada-awal-kepemimpinan-presiden-prabowo