Tips Wapres Gibran Bagi Para Kepala Daerah agar Bisa Capai Pertumbuhan Ekonomi Sesuai Target Prabowo

Tips Wapres Gibran Bagi Para Kepala Daerah agar Bisa Capai Pertumbuhan Ekonomi Sesuai Target Prabowo

Wapres Gibran membagikan tips untuk kepala daerah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen sesuai arahan Presiden Prabowo. Halaman all

(Kompas.com) 08/11/24 13:11 17783712

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka membagikan strategi agar kepala daerah bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah agar sesuai dengan target pertumbuhan ekonomi nasional yang ditetapkan Presiden Prabowo sebesar 8 persen.

Hal tersebut disampaikan Wapres ketika memberikan arahan untuk para kepala daerah se-Indonesia pada penutupan Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024 di Sentul, Jawa Barat, Rabu (7/11/2024).

Menurut Gibran, pemerintah daerah perlu menerapkan kebijakan yang langsung menyentuh masyarakat dan pemanfaatan anggaran secara efektif.

"Jika kita ingin pertumbuhan ekonomi naik sesuai target dari Pak Presiden, kuncinya adalah kebijakan yang langsung menyentuh masyarakat dan juga anggaran yang tepat sasaran," ungkap Gibran, dilansir siaran YouTube resmi Kementerian Dalam Negeri.

Gibran juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mengelola negara sebesar Indonesia.

Ia menyebutkan, semua pihak harus kompak dan menghindari ego sektoral.

Terlebih lagi, menurutnya, tidak ada visi dan misi lain selain visi dan misi Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan roda pemerintahan.

"Kita harus kompak, tidak ada lagi ego sektoral. Forkopimda harus kompak, kepala-kepala daerah ini terutama harus kompak juga dengan kabupaten, kota-kota sekitarnya," ungkap Gibran.

"Kita harus kompak, tidak ada lagi ego sektoral. Forkopimda harus kompak, kepala-kepala daerah ini terutama harus kompak juga dengan kabupaten, kota-kota sekitarnya," tegas mantan Wali Kota Solo itu.

Putra sulung Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, itu lantas menyinggung soal indeks Monitoring Center for Prevention (MCP).

MCP merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mendorong percepatan pencegahan korupsi.

Gibran menyebut keberadaan MCP penting untuk mencegah dan menutup kebocoran anggaran negara.

"Ini penting sekali Bapak Ibu karena Pak Presiden Prabowo menekankan untuk masalah pencegahan korupsi dan juga menutup kebocoran-kebocoran. Jadi MCP ini adalah salah satu indikator dari KPK. Ini perlu diseriusi," tegasnya.

Janji Prabowo

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto berulang kali menyampaikan keinginan untuk mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi, hingga mencapai level 8 persen pada periode pemerintahannya.

Pada gelaran BNI Investor Daily Summit 2024 yang dilaksanakan pada 9 Oktober 2024 lalu, Prabowo menyadari, dirinya kerap dicemooh dengan memasang target pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Pasalnya, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif stagnan di kisaran 5 persen secara tahunan (year on year/yoy) selama 10 tahun terakhir.

Menuru dia, dengan target yang "optimistis", angka realisasi pertumbuhan ekonomi dapat tetap tinggi, jika meleset dari target awal.

"Kalau enggak sampai 8 persen ya 7,5 persen. Kalau enggak sampai 7,5 ya 7 (persen)," ujar dia.

"Kalau kita puas, kita canangkan 6 persen, nanti 5,4 (persen) ya sudahlah," sambungnya.

Lebih lanjut, Prabowo bilang, Indonesia memiliki modal yang besar untuk mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi, utamanya dengan besarnya potensi sumber daya alam (SDA) yang ada.

Oleh karenanya, ia tetap optimis Indonesia dapat merealisasikan pertumbuhan ekonomi di angka 8 persen pada periode pemerintahannya.

"Siapa tahu nanti tidak 8 persen. Kalau 9 persen gimana? Lu enggak percaya kan? Tunggu tanggal mainnya," ucapnya.

Sementara itu, baru-baru ini Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal III 2024 mencapai 4,95 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Tumbuh lebih lambat dibandingkan Kuartal II 2024, tetapi sedikit lebih tinggi dibandingkan Kuartal III 2023.

Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, angka pertumbuhan ekonomi itu didapat dari produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga berlaku (ADHB) sebesar Rp 5.638,9 triliun dan atas dasar harga konstan (ADHK) sebesar Rp 3.279,6 triliun.

"Sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal III bila dibandingkan dengan Kuartal III 2023 atau secara year on year tumbuh 4,95 persen," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (5/11/2024).

Laju pertumbuhan ekonomi pada periode Juli-September 2024 itu melambat dari kuartal sebelumnya. Pada Kuartal II 2024 ekonomi Indonesia tumbuh 5,05 persen secara yoy.

Namun demikian, pertumbuhan ekonomi pada Kuartal III 2024 lebih tinggi sedikit dibanding periode yang sama pada tahun lalu. Tercatat, pertumbuhan ekonomi pada Kuartal III 2023 mencapai 4,94 persen secara tahunan.

#pertumbuhan-ekonomi #pencegahan-korupsi #gibran-rakabuming-raka #target-prabowo

http://money.kompas.com/read/2024/11/08/131100926/tips-wapres-gibran-bagi-para-kepala-daerah-agar-bisa-capai-pertumbuhan-ekonomi