Pengertian dan Contoh Pengawasan Institusional yang Penting untuk Diketahui - kumparan.com
Salah satu contoh pengawasan institusional adalah pengawasan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap bank-bank di Indonesia.
(Kumparan.com) 05/07/24 17:01 9763120
Pengawasan merupakan salah satu tahapan yang penting dalam setiap institusi. Oleh karena itulah, setiap negara selalu memiliki badan pengawasan yang bertugas untuk mengawasi instansi atau organisasi di bawahnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui contoh pengawasan institusional.
Hal ini karena kegiatan pengawasan sebenarnya sangat familiar dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, dengan mengetahui contoh penerapannya secara langsung, maka dapat menambah pengetahuan seseorang.
Mengutip dari laman inspektorat.sulbarprov.go.id, pengertian pengawasan ialah sebuah proses untuk memastikan bahwa semua aktivitas yang terlaksana telah sesuai dengan apa yang telah direncanakan sebelumnya.
Tentunya ada banyak alasan yang dapat menentukan penyebab kegagalan suatu organisasi atau keberhasilan organisasi tersebut. Namun, masalah yang selalu berulang dalam semua organisasi yang dinilai gagal adalah tidak atau kurang adanya pengawasan yang memadai.
Dari permasalahan tersebut, maka bisa disimpulkan bahwa pengawasan menjadi bagian yang penting dan krusial dalam sebuah instansi. Oleh karena itulah, proses implementasinya harus dilakukan dengan maksimal.
Adapun menurut Komaruddin, pengawasan adalah kegiatan yang berhubungan dengan perbandingan antara pelaksana aktual rencana dan langkah awal perbaikan terhadap penyimpangan dan rencana yang berarti.
Sedangkan menurut Winardi, pengawasan adalah semua aktivitas yang dilaksanakan oleh pihak manajer dalam upaya memastikan bahwa hasil aktual sesuai dengan hasil yang direncanakan.
Adapun beberapa contoh pengawasan institusional yang penerapannya sangat familier di Indonesia adalah sebagai berikut.
Berdasarkan ulasan dan contoh pengawasan institusional di atas, bisa disimpulkan bahwa pengawasan adalah suatu proses kegiatan yang dilakukan untuk memantau, mengukur, dan jika perlu, dilakukan perbaikan atas pelaksanaan pekerjaan, sehingga apa yang sudah direncanakan dapat dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang diinginkan.
Semoga informasi di atas dapat membantu dan menambah wawasan pembaca terkait dengan tahapan pengawasan dalam sebuah institusi. (Anne)