#30 tag 24jam
Jangan Tertipu, Ini Tips dan Trik Beli Rumah yang Praktis
Sebelum tertarik jual properti, ada baiknya memahami dulu tips dan trip penting jual beli properti berikut ini. [803] url asal
#properti #kilas #agen-properti #jual-beli-properti #homespot-bri #kpr-bri #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi
(Kontan - Terbaru) 14/10/24 19:13
v/16460710/
Reporter: Tim KONTAN | Editor: Indah Sulistyorini
KONTAN.CO.ID - Properti kadang tak cuma untuk dihuni, tetapi juga bisa dijadikan aset untuk berinvestasi. Tak heran kadang banyak orang tertarik melakukan jual beli properti. Walau begitu, alasan seseorang jual properti kadang macam-macam. Selain untuk investasi, biasanya jual properti untuk memenuhi kebutuhan finansial, pindah lokasi, kondisi keluarga dan lainnya.
Namun, apapun alasannya, sebaiknya jual properti dilakukan dengan pertimbangan yang matang dan hati-hati. Tujuannya, agar properti yang dijual tak sampai rugi. Oleh karena itu, sebelum tertarik jual properti, ada baiknya memahami dulu tips dan trip penting jual beli properti berikut ini.
Tentukan Harga yang Tepat
Lakukan riset untuk mengetahui harga properti serupa di area yang sama. Biar lebih mudah, gunakan situs jual beli properti untuk melihat harga yang ditawarkan oleh penjual lain. Jika perlu, mintalah bantuan dari agen properti atau appraiser untuk mendapatkan penilaian yang akurat. Penetapan harga jual properti yang tepat sangat penting, agar properti yang akan dijual tidak terlalu mahal atau terlalu murah.
Promosikan Kelebihan Properti
Fokuslah pada kelebihan seperti lokasi strategis, akses transportasi, fasilitas umum, dan keamanan lingkungan saat mempromosikan properti. Hal ini akan menarik perhatian calon pembeli. Selain itu, saat memasarkan properti, gunakan deskripsi yang menarik dan informatif. Jangan lupa menyertakan informasi tentang ukuran, jumlah kamar, dan fitur unik lainnya, agar semakin menarik minat calon pembeli.
Perbaiki Tampilan Properti
Sebelum jual properti, lakukan perbaikan kecil seperti mengecat dinding, memperbaiki kerusakan, dan membersihkan area luar. Tampilan yang baik dapat meningkatkan daya tarik properti. Jika perlu, pertimbangkan untuk melakukan staging, yaitu mendekorasi interior agar terlihat lebih menarik. Dengan begitu, calon pembeli dapat lebih mudah membayangkan diri mereka tinggal di sana, sebelum benar-benar memilikinya.
Manfaatkan Teknologi untuk Pemasaran
Manfaatkan platform online untuk memasarkan properti yang dimiliki. Misalnya, jual properti melalui Homespot BRI, yaitu sebuah platform teknologi yang berfungsi sebagai one-stop housing marketplace. Platform ini dirancang untuk menghubungkan antara pembeli dan penjual yang membutuhkan layanan informasi terkait properti.
Menariknya, Homespot BRI memfasilitasi interaksi antara mereka yang ingin membeli rumah dan mereka yang menjualnya, sehingga mempermudah proses jual beli properti. Salah satu fitur menarik dari Homespot BRI adalah kalkulator KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Fitur ini memungkinkan calon pembeli untuk mengestimasi angsuran bulanan berdasarkan jumlah pinjaman dan suku bunga yang berlaku, membantu mereka merencanakan keuangan dengan lebih baik.
Platform ini juga memastikan bahwa setiap properti yang ditampilkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan para pencari informasi, sehingga pengguna dapat menemukan rumah impian mereka dengan lebih efisien. Dengan berbagai fitur dan kemudahan yang ditawarkan, platform ini menjadi pilihan yang menarik bagi siapa saja yang ingin terlibat dalam pasar properti di Indonesia.
Selain itu, banyak orang mencari rumah secara online, jadi pastikan untuk memposting foto berkualitas tinggi dan informasi lengkap. Gunakan pula media sosial untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Jadi, jangan ragu untuk membagikan postingan tentang properti yang dijual juga di berbagai platform ya.
Siapkan Dokumen yang Diperlukan
Pastikan semua dokumen terkait properti, seperti sertifikat tanah, izin bangunan, dan dokumen lainnya, sudah lengkap sebelum memutuskan jual properti. Tujuannya untuk mempercepat proses transaksi dan memberikan kepercayaan kepada pembeli. Bersikaplah transparan mengenai kondisi properti dan dokumen yang ada. Hal ini untuk membangun kepercayaan dengan calon pembeli.
Tanyakan Metode Pembayaran
Ketika berinteraksi dengan calon pembeli, tanyakan tentang metode pembayaran yang mereka inginkan, apakah mereka mau pembayaran kontan atau melalui KPR atau Kredit Pemilikan Rumah.
Misalnya, bisa merekomendasi KPR BRI yang bisa diberikan secara perseorangan sebagai solusi kemudahan dalam memiliki hunian, seperti rumah tinggal, apartemen, ruko atau rukan, baik melalui developer atau non developer. Selain itu, KPR BRI berlaku untuk pembelian baru, second, refinancing, top up, pembangunan, renovasi, dan take over/take over top up dari bank lain.
KPR BRI juga menawarkan banyak sekali keunggulan, seperti proses mudah dan cepat, suku bunga kompetitif, jangka waktu pinjaman hingga 20 tahun, biaya kredit ringan, uang muka mulai dari 0%, dilengkapi dengan asuransi jiwa kredit dan asuransi kerugian atau kebakaran, pembayaran dapat dilakukan dengan mudah dan nyaman dengan Automatic Fund Transfer (AFT) atau Automatic Grab Fund (AGF), serta bisa diajukan dengan joint income.
Dengan memahami keinginan dan kebutuhan mereka, maka dapat membantu pemilik properti menyesuaikan penawaran. Jika memungkinkan, terapkan proses pembayaran yang fleksibel untuk menarik lebih banyak calon pembeli.
Bersikap Fleksibel dan Responsif
Pastikan untuk responsif terhadap pertanyaan dan tawaran dari calon pembeli. Hal ini akan menjadi bukti jika pemilik properti benar-benar serius dan menghargai minat calon pembeli. Selain itu, siapkan diri untuk bernegosiasi. Terkadang, tawaran awal mungkin tidak sesuai dengan harapan, tetapi dengan negosiasi yang baik, pemilik properti bisa mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan dengan pembeli properti.
Itulah beberapa tips dan trik yang penting untuk dipahami sebelum jual properti. Dengan menerapkan tips dan trik ini, pemilik properti dapat meningkatkan peluang untuk menjual atau membeli properti dengan lebih efektif dan menguntungkan. Proses ini mungkin memerlukan waktu dan usaha, tetapi dengan strategi yang tepat, bukan tak mungkin dapat mencapai hasil yang diinginkan.
Digitalisasi Permudah Agen Properti Pasarkan Produk Miliki Nilai Tambah
Terkait perkembangan teknologi digital yang ada saat ini tentunya memberikan kemudahan pada agen properti untuk memasarkan unit properti yang dipasarkan. [584] url asal
#agen-properti #digitalisasi-agen-properti #elevee-condominium
(IDX-Channel - Economics) 11/10/24 21:09
v/16325858/
IDXChannel - Agen properti turut memiliki peran penggerak industri properti di Indonesia. Sebab, agen properti menjadi perantara antara penjual dan pembeli.
Perkembangan teknologi digital yang kian pesat tentunya bertujuan untuk memudahkan orang untuk mencari produk properti secara online, namun peran agen properti tetap dibutuhkan.
Terkait perkembangan teknologi digital yang ada saat ini tentunya memberikan kemudahan pada agen properti untuk memasarkan unit properti yang dipasarkan.
“Perkembangan teknologi justru menjadi alat bantu, bukan sebaliknya. Untuk itu agen properti harus belajar memanfaatkan terknologi digital untuk membantu pekerjaannya,” ujar Pengamat Properti sekaligus Presiden Direktur ERA Indonesia Darmadi Darmawangsa dalam keterangan resminya, Jakarta, Jumat (11/10/2024).
Menurutnya, teknologi digital kini menjadi marketing tools yang diandalkan karena jangkauannya tidak terbatas, tembus waktu dan ruang.
“Saya pernah melakukannya saat memanfaatkan video 360 derajat terkait unit apartemen yang sedang dipasarkan. Terbukti dengan video tersebut konsumen berminat dan membelinya,” ujar Darmadi.
Namun, menurutnya, teknologi digital ini hanya sebatas alat bantu dalam pemasaran. Sebab, yang terpenting adalah kemampuan personal agen properti. Tak dipungkiri, tentunya konsumen ingin mendapatkan penjelasan yang sejelas-jelasnya terkait properti yang diinginkannya.
“Aktivitas seperti menjelaskan produk, membandingkan produk dan lainnya membutuhkan peran agen properti yang profesional. Hal ini tak bisa tergantikan karena menjual properti itu kompleks, agen properti itu harus bisa menjaga ego konsumen dan penjual karena keduanya memiliki kepentingan yang harus dijaga oleh agen properti,” kata dia.
Sementara itu Alvin Andronicus Chief Marketing Officer (CMO) EleVee Condominium menegaskan, peran agen properti dalam pemasaran properti itu penting karena perkembangan yang ada cepat dan berubah-ubah dan harus segera direspons agar tidak tertinggal.
“Makanya, tak bisa lagi pemasaran dilakukan seadanya hanya mengandalkan database. Di EleVee kita menyiapkan marketing tools bermacam-macam, salah satunya dalam bentuk video. Kita rutin mendistribusikan video terkait EleVee Condominium kepada agen properti,” kata dia.
Menurut Alvin, saat ini pemasaran secara digital adalah sebuah keharusan dengan syarat apa yang disampaikan ujungnya memberikan kemudahan. Namun, yang harus terus ditingkatkan oleh setiap agen properti harus memiliki profesionalitas dan kompetensi karena ini akan melahirkan kepercayaan, dari pembeli dan penjual.
Tangerang Raya Jadi Magnet Properti
Salah satu kawasan yang potensial menjadi pilihan konsumen terkait properti impian, menurut Darmadi adalah kawasan Tangerang Raya. Kawasan ini berkembang pada awal 2000-an dan banyak pengembangan skala kota yang dimotori kawasan Alam Sutera, Gading Serpong, Lippo Karawaci hingga BSD City.
Darmadi menuturkan, perkembangan ini karena kawasan-kawasan tersebut bukan hanya karena dibentuk dan diciptakan dengan sengaja. Namun, karena kawasan tersebut berhasil menarik minat orang untuk membeli properti dan tinggal di dalamnya.
“Penyebabnya karena kawasan skala kota ini berkembang dengan fasilitas-fasilitasnya dan juga infrastrukturnya. Perkembangan ini karena penduduknya terus bertambah sehingga diperlukan fasilitas dan infrastruktur yang mumpuni. Ini simbiosis yang positif,” ujar dia.
Sehingga, harga properti yang ada di kawasan skala kota seperti Alam Sutera harganya terus naik namun orang tetap membelinya. Hal ini terjadi karena produk yang dikembangkannya terus berinovasi, sehingga produknya tidak selalu sama dan memiliki nilai lebih.
Produk seperti ini yang dicari oleh konsumen karena memiliki nilai tambah, seperti di EleVee, hunian vertikal ini memiliki fasilitas forest park seluas 4 hektare yang akan menjadi nilai plus properti ini.
Saat ini, menurut Alvin, proses kontruksi dua tower EleVee Condominium akan memasuki proses topping off pada November 2024. Progres pembangunan ini terus dikebut untuk membuktikan pada konsumen karena setelah topping off akan berlanjut pada proses serah terima kunci.
“EleVee itu dipasarkan saat pandemi, untuk itu kita akan wujudkan kepercayaan konsumen yang telah membeli unit di EleVee dengan progres pembangunan yang kian signifikan. Karena ada beberapa hunian vertikal, saat pandemi hingga sekarang terkendala pembangunannya,” kata Alvin.
(Dhera Arizona)
Peran Agen dalam Penjualan Properti
Peran agen properti saat ini sangat penting, menjadi perantara antara penjual dan pembeli. [610] url asal
#agen-properti #bisnis-properti #properti #magnet-properti
(MedCom - Properti) 11/10/24 18:59
v/16324327/
Tangerang: Salah satu penggerak industri properti di Tanah Air selain developer, perbankan adalah agen properti properti. Peran agen properti saat ini sangat penting, menjadi perantara antara penjual dan pembeli.Dan perkembangan teknologi digital yang kian pesat tentunya bertujuan untuk memudahkan orang untuk mencari produk properti secara online, namun peran agen properti tetap dibutuhkan.
Terkait perkembangan teknologi digital yang ada saat ini tentunya memberikan kemudahan pada agen properti untuk memasarkan unit properti yang dipasarkan.
“Perkembangan teknologi justru menjadi alat bantu bukan sebaliknya. Untuk itu agen properti harus belajar memanfaatkan terknologi digital untuk membantu pekerjaannya,” kata Pengamat Properti Darmadi Darmawangsa dalam keterangan tertulis, Jumat, 11 Oktober 2024.
Menurutnya, teknologi digital kini menjadi marketing tools yang diandalkan karena jangkauannya tidak terbatas, tembus waktu dan ruang. “Saya pernah melakukannya saat memanfaatkan video 360 derajat terkait unit apartemen yang sedang dipasarkan. Terbukti dengan video tersebut konsumen berminat dan membelinya,” kata Darmadi.
Namun menurutnya, teknologi digital ini hanya sebatas alat bantu dalam pemasaran. Yang terpenting adalah kemampuan personal agen properti. Tentunya konsumen ingin mendapatkan penjelasan yang sejelas-jelasnya terkait properti yang diinginkannya.
| Baca juga: Catat! Ini Biaya yang Harus Dikeluarkan Pembeli dan Penjual dalam Transaksi Properti |
“Aktivitas seperti menjelaskan produk, membandingkan produk dan lainnya membutuhkan peran agen properti yang profesional. Hal ini tak bisa tergantikan karena menjual properti itu kompleks, agen properti itu harus bisa menjaga ego konsumen dan penjual karena keduanya memiliki kepentingan yang harus dijaga oleh agen properti,” jelas dia.
Sementara itu Alvin Andronicus Chief Marketing Officer (CMO) EleVee Condominium menegaskan, peran agen properti dalam pemasaran properti itu penting karena perkembangan yang ada cepat dan berubah-ubah dan harus direspon agat tidak ketinggalan.
“Makanya, tak bisa lagi pemasaran dilakukan seadanya hanya mengandalkan database. Di EleVee kita menyiapkan marketing tools bermacam-macam, salah satunya dalam bentuk video. Kita rutin mendistribusikan video terkait EleVee Condominium kepada agen properti,” terangnya.
Menurut Alvin, saat ini pemasaran secara digital adalah sebuah keharusan dengan syarat apa yang disampaikan ujungnya memberikan kemudahan. Namun yang harus terus ditingkatkan oleh setiap agen properti harus memiliki profesionalitas dan kompetensi karena ini akan melahirkan kepercayaan, dari pembeli dan penjual.
Tangerang raya jadi magnet properti
Salah satu kawasan yang potensial menjadi pilihan konsumen terkait properti impiannya menurut Darmadi adalah kawasan Tangerang Raya. Kawasan ini berkembang pada awal 2000-an dan banyak pengembangan skala kota yang dimotori kawasan Alam Sutera, Gading Serpong, Lippo Karawaci hingga BSD City.Perkembangan ini menurut Darmadi karena kawasan-kawasan tersebut bukan hanya karena dibentuk dan diciptakan dengan sengaja. Tetapi karena kawasan tersebut berhasil menarik minat orang untuk membeli properti dan tinggal di dalamnya.
“Penyebabnya karena kawasan skala kota ini berkembang dengan fasilitas-fasilitasnya dan juga infrastrukturnya. Perkembangan ini karena penduduknya terus bertambah sehingga diperlukan fasilitas dan infrastruktur yang mumpuni. Ini simbiosis yang positif,” ujar Darmadi.
Sehingga perkembangan yang ada saat ini harga properti yang ada di kawasan skala kota seperti Alam Sutera harganya terus naik namun orang tetap membelinya. Hal ini terjadi karena produk yang dikembangkannya terus berinovasi, sehingga produknya tidak selalu sama dan memiliki nilai lebih.
Menurut Darmadi, produk seperti inilah yang dicari oleh konsumen karena memiliki nilai tambah, seperti di EleVee, hunian vertikal ini memiliki fasilitas forest park seluas 4 hektar yang akan menjadi nilai plus properti ini.
Saat ini menurut Alvin, proses kontruksi dua tower EleVee Condominium akan memasuki proses topping off pada November mendatang. Kita terus kerjar progres pembangunan ini untuk membuktikan pada konsumen karena setelah topping off akan berlanjut pada proses serah terima kunci.
“EleVee itu dipasarkan saat pandemi, untuk itu kita akan wujudkan kepercayaan konsumen yang telah membeli unit di eleVee dengan progres pembangunan yang kian signifikan. Karena ada beberapa hunian vertikal, saat pandemi hingga sekarang terkendala pembangunannya,” jelas Alvin.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(KIE)
Peran Agen Properti Tak Tergantikan, Teknologi Digital Jadi Marketing Tools Pemasaran
Salah satu penggerak industri properti selain developer dan perbankan adalah agen properti. Mereka ini menjadi perantara antara penjual dan pembeli. Salah satu... | Halaman Lengkap [553] url asal
#agen-properti #industri-properti #pengembang-properti #teknologi-digital
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 10/10/24 08:10
v/16238337/
TANGERANG - Salah satu penggerak industri properti di Tanah Air selain pengembang dan perbankan adalah agen properti . Mereka ini sangat penting, menjadi perantara antara penjual dan pembeli.Terkait perkembangan teknologi digital tentunya memberikan kemudahan agen properti memasarkan produk. ?Perkembangan teknologi justru menjadi alat bantu, bukan sebaliknya. Untuk itu agen properti harus belajar memanfaatkan terknologi digital untuk membantu pekerjaannya,? kata Presiden Direktur ERA Indonesia Darmadi Darmawangsa dalam acara EleVee Media Talk di Alam Sutera, Tangerang, Rabu (9/10/2024).
Menurutnya, teknologi digital kini menjadi marketing tools yang diandalkan karena jangkauannya tidak terbatas. Menembus waktu dan ruang.
?Saya pernah melakukannya saat memanfaatkan video 360 derajat terkait unit apartemen yang sedang dipasarkan. Terbukti dengan video tersebut konsumen berminat dan membelinya,? ujar pengamat properti ini.
Namun teknologi digital ini hanya sebatas alat bantu pemasaran . Yang terpenting adalah kemampuan personal agen properti. Tentunya konsumen ingin mendapatkan penjelasan yang sejelas-jelasnya terkait properti yang diinginkannya.
?Aktivitas seperti menjelaskan produk, membandingkan produk dan lainnya membutuhkan peran agen properti yang profesional. Hal ini tak bisa tergantikan karena menjual properti itu kompleks, agen properti itu harus bisa menjaga ego konsumen dan penjual karena keduanya memiliki kepentingan yang harus dijaga oleh agen properti,? tegasnya.
Chief Marketing Officer (CMO) EleVee Condominium Alvin Andronicus menegaskan, peran agen properti dalam pemasaran properti itu penting. Hal ini karena perkembangan yang ada cepat dan berubah-ubah dan harus direspons agat tidak ketinggalan.
?Makanya, tak bisa lagi pemasaran dilakukan seadanya hanya mengandalkan database. Di EleVee kita menyiapkan marketing tools bermacam-macam, salah satunya dalam bentuk video. Kita rutin mendistribusikan video terkait EleVee Condominium kepada agen properti,? terangnya.
Menurut Alvin, saat ini pemasaran secara digital adalah sebuah keharusan dengan syarat apa yang disampaikan ujungnya memberikan kemudahan. Namun yang harus terus ditingkatkan setiap agen properti harus memiliki profesionalitas dan kompetensi karena ini akan melahirkan kepercayaan, dari pembeli dan penjual.
Tangerang Raya Magnet Properti
Salah satu kawasan yang potensial menjadi pilihan konsumen terkait properti impiannya adalah kawasan Tangerang Raya. Kawasan ini berkembang pada awal 2000-an dan banyak pengembangan skala kota yang dimotori kawasan Alam Sutera, Gading Serpong, Lippo Karawaci hingga BSD City.
Perkembangan ini, lanjut Darmadi, karena kawasan tersebut bukan hanya karena dibentuk dan diciptakan dengan sengaja. Tetapi karena berhasil menarik minat orang untuk membeli properti dan tinggal di dalamnya.
?Penyebabnya karena kawasan skala kota ini berkembang dengan fasilitas-fasilitasnya dan juga infrastrukturnya. Perkembangan ini karena penduduknya terus bertambah sehingga diperlukan fasilitas dan infrastruktur yang mumpuni. Ini simbiosis yang positif,? tegasnya.
Sehingga perkembangan yang ada saat ini harga properti yang ada di kawasan skala kota seperti Alam Sutera harganya terus naik namun orang tetap membelinya. Hal ini terjadi karena produk yang dikembangkannya terus berinovasi, sehingga produknya tidak selalu sama dan memiliki nilai lebih.
Menurut Darmadi, produk seperti inilah yang dicari oleh konsumen karena memiliki nilai tambah. Seperti di EleVee, hunian vertikal ini memiliki fasilitas forest park seluas 4 hektare yang akan menjadi nilai plus properti ini.
Saat ini menurut Alvin, proses kontruksi dua tower EleVee Condominium akan memasuki proses topping off pada November mendatang. Kita terus kerjar progres pembangunan ini untuk membuktikan pada konsumen karena setelah topping off akan berlanjut pada proses serah terima kunci.
?EleVee itu dipasarkan saat pandemi, untuk itu kita akan wujudkan kepercayaan konsumen yang telah membeli unit di eleVee dengan progres pembangunan yang kian signifikan. Karena ada beberapa hunian vertikal, saat pandemi hingga sekarang terkendala pembangunannya,? jelasnya.
Perolehan Marketing Sales Puradelta Lestari (DMAS) Capai 60,7% pada Semester I-2024
PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mencatat prapenjualan senilai Rp1,1 triliun pada semester pertama tahun 2024 [302] url asal
#bisnis-properti #emiten #pt-puradelta-lestari-tbk #agen-properti #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #properti
(Kontan-Investasi) 17/07/24 20:29
v/11101885/
Reporter: Vina Elvira | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), pengembang kawasan modern terpadu Kota Deltamas, mencatat prapenjualan senilai Rp1,1 triliun pada semester pertama tahun 2024, yang setara dengan 60,7% dari target prapenjualan tahun ini sebesar Rp 1,81 triliun.
Pada kuartal pertama tahun 2024, DMAS berhasil mencatat prapenjualan sebesar Rp560 miliar, diikuti dengan pencapaian prapenjualan sebesar Rp535 miliar pada kuartal kedua tahun yang sama, yang sebagian besar berasal dari penjualan lahan industri.
Kontribusi prapenjualan pada semester pertama tahun 2024 ini didominasi oleh penjualan di sektor industri, dengan tambahan dari sektor komersial dan hunian.
"Dalam semester pertama tahun 2024 ini, kami berhasil menjual 34 hektar lahan industri," ungkap Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS, Tondy Suwanto, dalam pernyataan resmi pada Rabu (17/7).
Lahan industri, terutama dari sektor pusat data, tetap menjadi pendorong utama prapenjualan DMAS dengan porsi mencapai 75% dari total penjualan lahan industri pada semester pertama tahun 2024.
Tondy optimis bahwa DMAS akan mencapai target prapenjualan tahun 2024 sebesar Rp1,81 triliun, mengingat pencapaian positif pada semester pertama dan permintaan yang kuat terhadap lahan industri.
Dengan selesainya proses Pemilihan Umum yang lancar, DMAS percaya bahwa iklim investasi akan semakin kondusif.
"Setelah Pemilihan Umum tahun 2024, masih ada permintaan sekitar 90 hektar lahan industri, terutama dari segmen pusat data," tambahnya.
DMAS juga terus meningkatkan infrastruktur dan aksesibilitas di Kota Deltamas dengan penambahan akses tol baru Jakarta-Cikampek (Japek) Selatan II di Km 31 serta pembangunan jalan layang di area tersebut, sebagai bagian dari visi Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu modern yang ramah lingkungan dan menjadi pusat aktivitas regional di timur Jakarta.