#30 tag 24jam
Pertahankan Gelar Juara Umum, PB Djarum Borong 16 Emas
PB Djarum memborong 16 gelar juara di Polytron Gubernur Cup 2024 untuk mempertahankan gelar juara umum. [1,619] url asal
#bulu-tangkis #bulutangkis #badminton #pb-djarum #polytron
(MedCom) 09/11/24 21:58
v/17915671/
Turnamen Polytron Gubernur Cup 2024 menjadi wadah untuk menemukan bibit-bibit berbakat yang diharapkan dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia di masa mendatang. Kejuaraan ini merupakan turnamen resmi berskala nasional yang masuk kalender PBSI sehingga para atlet yang bertanding juga memiliki kesempatan untuk menambah poin sebagai modal bermain ke tingkat yang lebih tinggi seperti Kejurnas PBSI 2024 dan Sirnas Premier.
Ketua Panitia Pelaksana Polytron Gubernur Cup 2024 Yuni Kartika mengapresiasi antusiasme 1.169 atlet dari 207 klub di seluruh Indonesia yang tampil unjuk kemampuan untuk mencatatkan prestasi dan siap memperebutkan hadiah senilai total Rp 471 juta. Terlebih turnamen Polytron Gubernur Cup 2024 menjadi ajang persiapan naik jenjang kelas bagi para atlet. Yuni berharap melalui turnamen kelas nasional ini, para atlet dapat terpacu untuk mengasah kemampuan mereka.
“Pada ajang ini, kami tentu dapat mengukur bagaimana perkembangan atlet di Indonesia dari masing-masing klub yang kemudian menjadi bahan evaluasi bagi para pelatih baik penilaian secara fisik, teknik maupun mental. Dari sisi PBSI pasti juga akan melihat sejauh mana potensi bibit-bibit pebulutangkis untuk masa depan,” Yuni menjelaskan.
Sekretaris Umum PBSI Jawa Tengah, Dr. Iswoyo, S.Pt., M.P. bersyukur gelaran Polytron Gubernur Cup 2024 sukses menyedot perhatian dan antusiasme masyarakat dari klub pembinaan dengan kategori usia berjenjang. Melalui turnamen selevel nasional yang rutin digelar, Iswoyo berharap regenerasi atlet muda dapat terus berlanjut.
“Setiap tahun, antusiasme peserta selalu bagus, apalagi turnamen ini ada poin yang bisa mendongkrak peringkat para atlet. Tentu hal ini yang menarik klub-klub dari seluruh Indonesia untuk datang. Sehingga harapannya pembibitan dan regenerasi bisa terus berkesinambungan demi keberlangsungan bulutangkis di panggung dunia,” harap Iswoyo.
Head of District Sales Polytron Handojo Djayadi mengatakan olahraga merupakan suatu komponen penting yang harus terus didukung terlebih dalam mencari bibit potensial dengan menyediakan wadah bertanding untuk para atlet. Hal ini dilakukan demi menambah jam terbang para atlet bertanding di lapangan. Harapannya, bibit pebulutangkis terus dapat bermunculan dengan kualitas mumpuni demi mengharumkan nama bangsa Indonesia di masa mendatang.
“Kami sangat gembira dengan keikutsertaan peserta Polytron Gubernur Cup 2024 begitu tinggi. Kami yakin bibit pebulutangkis Indonesia yang unggul akan semakin banyak dan mampu bersaing ke tingkat yang lebih tinggi. Kami ucapkan selamat kepada para pemenang dan terus jaga semangat sportivitas,” kata Handojo Djayadi.
Salah satu atlet PB Djarum yang bermain di sektor Tunggal Anak Putri kategori U-13 Nafla Berly Syajira Al Habsy berhasil meraih gelar juara usai mengalahkan sesama pemain PB Djarum, Laura Leydisya tiga gim 21-23, 21-15,21-19. Nafla bisa bermain tenang meski banyak rally panjang dan pertandingan berjalan cukup sengit hingga akhirnya mampu membalas kekecewaannya di tahun lalu. “Pada Polytron Gubernur Cup 2023 lalu saya hanya dapat podium tiga. Tetapi tahun ini saya bertekad untuk keras berlatih. Sampai pada set terakhir pertandingan sangat melelahkan. Saya berusaha menahan agar tidak tertinggal poin. Senang sekali akhirnya bisa menang,” cerita Nafla.
Begitu pula di sektor Ganda Remaja Putra U-17 Muhammad Khosda Alfagan yang berpasangan dengan Muhammad Luthfi Habibi dari PB Djarum yang mampu menekuk ganda Faza Iwadh Kurnia Ramdhan/Hazel Rizqi Prasetyo dalam tiga gim panjang 21-19, 25-27, 21-11. Smash tajam Alfa-Luthfi membuat lawan kewalahan dan tidak dapat mengembalikan bola.
“Pertandingan melawan Faza/Hazel itu melelahkan karena rubber gim. Bahkan di gim kedua poinnya kejar-kejaran, pertandingannya cukup sengit dan berakhir kalah. Meski sempat tegang tapi itu bisa diatasi. Di babak ketiga kami bangkit dan merebut juara,” kata Alfa. Luthfi menambahkan, meski sulit, pertandingan ini sangat berkesan. Perjuangan mereka tidak sia-sia, “Pertandingan ini membuat kami semakin kompak dan tangguh secara fisik dan mental, juga untuk persiapan ke Sirnas Premier.”
Polytron Gubernur Cup 2024 ini mempertandingkan 21 kategori. Nomor tunggal dan putri mempunyai pembagian umur terbanyak, meliputi kelompok umur U11 (usia dini), U13 (anak-anak), U15 (pemula), U17 (remaja), hingga U19 (taruna). Sedangkan nomor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran hanya akan mempertandingkan kelompok umur U15 (pemula), U17 (remaja), dan U19 (taruna).
Selain Polytron, turnamen ini juga terselenggara berkat dukungan penuh dari Bakti Olahraga Djarum Foundation serta beberapa sponsor lainnya seperti Milklife, Caffino, Kopi Tubuk Gadjah, Blibli, FOX’s, Hundred, dan Cleo.
Berikut daftar para pemenang Polytron Gubernur Cup 2024:
Tunggal Usia Dini Putri U-11:
Juara 1 : Aqila Talita Shaki (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Keysha Almirah Dewi (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Karen Nina Lumoindong (PB Mutiara Cardinal, Bandung) dan Shallom Angelica Sari (PB Champion, Klaten)
Tunggal Usia Dini Putra U-11:
Juara 1 : Aqila Rifky Pramudia (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Muhammad Rafa Shirdi (PB Champion, Klaten)
Juara 3 : M. Raffa Aska Putra (PB Putra Pandaan, Pasuruan) dan Nawaf Al Ashar (PB Djarum, Kudus)
Tunggal Anak Putri U-13:
Juara 1 : Nafla Berly Syakira Al Habsy (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Laura Leydisya (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Mikha Ribka Kasalang (PB Djarum, Kudus) dan Hafiah Hasanah Zahra (PB Djarum, Kudus)
Tunggal Anak Putra U-13:
Juara 1 : Benedictus Keefa Frandrico (PB Ardes, Tangerang)
Juara 2 : Gavriel Aldrich Alharon Labatar (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Ghoffur Dermawan Wicaksono (PB Djarum, Kudus) dan Aqbar Dion Aldafa (PB Djarum, Kudus)
Ganda Anak Putri U-13:
Juara 1 : Alisha Artha Amara / Orizae Ganesha Jofi (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Mikha Ribka Kasalang / Nafla Berly Syakira Al Habsy (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Ni Kadek Marcia Putri Arishanti / Zhaafira Khoerunnisa (Champion, Klaten) dan Kamilia Farha Imani / Valerie Vidya Chandra (Mutiara Cardinal, Bandung)
Ganda Anak Putra U-13:
Juara 1 : Brian Aqila Daniswaa / Satria Pinandita Yudistira (PB Djarum Kudus)
Juara 2 : Ahmad Hudzaifah / Valdis Adlina Wiska Putra (CHampion, Kudus)
Juara 3 : Azzam Khailani Al Hakim/ Benedictus Keefa Frandrico (E’France Kudus/Ardes Tangerang) dan Muhammad Rizky Fadhillah / Sahya Muhammad (Mutiara Carinal, Bandung)
Tunggal Pemula Putri U-15 :
Juara 1 : Almaira Dzakira Wulanda Lestari (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Alysa Multi Salsabiela (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Injili Kasih Sapetu (Mutiara Cardinal, Bandung) dan Jihan Alya Ghisani (Mutiara Cardinal, Bandung)
Tunggal Pemula Putra U-15:
Juara 1 : Muhammad Ilham Pratama Tuansyah (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Revan Adrilleo Saputra (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Muhamad Derajat Maulana (Djarum, Kudus) dan Mochamad Dzaki Alfaris (Mutiara Cardinal, Bandung)
Ganda Pemula Putri U-15:
Juara 1 : Shafira Atha Azzalia / Wilia Renasya (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Almaira Dzakira Wulanda Lestari / Victoria Grace Matriksa (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Bunga KiranaLarasati / Michelly Tarlista (PB Djarum, Kudus) dan Hilary Lilyana Supit ( PB Talenta /Arista Semarang)
Ganda Pemula Putra U-15:
Juara 1 : Adhwin Arling Rangga / Rhama Madsuba Praduwartha (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Oka Faiq Januar / Rizky Caesar Ramadhan (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Darmawan Setiawan / Muhammad Waldan Habib (PB Djarum, Kudus) dan Flyn Azarel Ananto / I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya (PB Djarum, Kudus)
Ganda Pemula Campuran U-15:
Juara 1 : Rhama Madsuba Praduwartha / Wilia Renasya (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya / Michelly Tarlista (PB DJarum, Kudus)
Juara 3 : Flyn Azarel Ananto / Bunga Kirana Larasati (PB Djarum, Kudus) dan Deva Devandra Santosa / Regina Puspasari (PB Djarum, Kudus)
Tunggal Remaja Putri U-17:
Juara 1 : Victoria Grace Matriksa (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Ghina Khairani Guniandi (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya)
Juara 3 : Kalia Rahmadani (PB Djarum, Kudus) dan Kharissa Widyanda Saputri (Mutiara Cadinal, Bandung)
Tunggal Remaja Putra U-17:
Juara 1 : Fajar Shidi Putra (Exist Badminton Club)
Juara 2 : Alif Akbar M (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Farel Fadhilah Ukasyah (PB Djarum, Kudus) dan Nazwan Abdillah (PB Djarum, Kudus)
Ganda Remaja Putri U-17:
Juara 1 : Anggun Arivina Prawiranata / Aurellia Florenza (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Halifia Usni Pratiwi / Syalma Nurwijaya Kusuma (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Aqelatul Amaliyah Rahma / Nur Hafidzah Afifah (PB Djarum, Kudus)
Ganda Remaja Putra U-17:
Juara 1 : Muhammad Khosda Alfagan Muhammad Luthfi (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Faza Iwadh Kurnia Ramdhan / Hazel Rizqi Prasetyo (PB Djarum Kudus)
Juara 3 : Muhammad Rizki / Yudistira Bintang Ramadan (PB Power Rajawali, Tangerang dan Dzaki Fazari / Mifzal Danish Januarta ( PB Palapa)
Ganda Remaja Campuran U-17:
Juara 1 : Khosa Rajendra Apta Bayanaka / Kanaya Putri (Mutiara Cardinal, Bandung)
Juara 2 : Hazel Rizqi Prasetyo / Azka Ghani Putri Wardhana (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Arkan Rizqi Rohman / Selsi Josika (PB Djarum, Kudus) dan Adi Nugroho / Raysha Nareswari Callysta (Jaya Raya Samudra, Jombang / Sari Bumi Solo)
Tunggal Taruna Putri U-19:
Juara 1 : Evelin Gracia Parapat (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Nurul Tetra Junia Br Matondang (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Dea Nur Fadilla (PB DutaHBC) dan Decilva Oktarinda Kezia Putri (Champion, Kudus)
Tunggal Taruna Putra U-19:
Juara 1 : Adriel Ferdinand Leonardo (Gideon Badminton Academy)
Juara 2 : Gregorius Farrel Frandrico (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Devrat Adi Putra dan Surya Adi Pambudi (Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro Badm)
Ganda Taruna Putri U-19:
Juara 1 : Ardita Anjani / titis Maulida Rahma (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Atresia Naufa Candani / Aurelia Syakira Putri (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Chelsea Marvelyn Istanto / Imanuela Ayu Soka dan Angelita Magdalena Yusup / Rasi Joase Niakhe (PB Djarum, Kudus)
Ganda Taruna Putra U-19:
Juara 1 : Anselmus Breagit Fredy Prasetya / Pulung Ramadhan (PB Djarum, Kudus
Juara 2 : Alexius Ongkytama Subagio / Aquino Evano Keneddy Tangka (PB Djarum, Kudus)
Juara-3 : Mochammad Billawal Aryo Jatmiko / Theodorus Steve Kurniawan dan Anju Siahaan / Faizal Pangestu (PB Djarum, Kudus)
Ganda Taruna Campuran U-19:
Juara 1 : Sansan Herdiansyah / Feodora Hisanah Eltriannisa ( PB Gideon Badminton Academy)
Juara 2 : Faza Iwadh Kurnia Ramdhan Rachel Machalul Cahya Ayu (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Theodorus Steve Kurniawan / Leonora Keyla Frandrica (PB Djarum) dan Ignasius Eric Christian / Medina Nazwa Yuniar (PB Power Rajawali, Tangerang)
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(KAH)
Korea Masters 2024: Ana/Tiwi Gagal Ikuti Jejak Dejan/Gloria dan Putri KW
Ana/Tiwi kalah telak lewat straight game dari wakil Tiongkok. [159] url asal
#febriana-amalia #putri-kusuma-wardani #putri-kw #bulutangkis #bulu-tangkis #badminton
(MedCom) 09/11/24 21:14
v/17911041/
Iksan: Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi gagal menjejakkan kaki di final Korea Masters 2024 setelah disingkirkan wakil Tiongkok, Li Yi Jing/Luo Xu Min. Ana/Tiwi kalah 10-21 dan 11-21 dari Li/Luo.Ana/Tiwi mengaku kurang puas dengan performa mereka di semifinal. Menurut keduanya, Li/Luo bisa memegang kendali permainan dan mengatur tempo yang membuat mereka kerap melakukan kesalahan sendiri.
"Jujur kami tidak cukup puas dengan permainan hari ini tapi kami tetap bersyukur bisa sampai ke semifinal di turnamen ini," kata Tiwi.
"Dari awal mereka langsung pegang kendali permainan. Mempercepat tempo. Kami mencoba meredamnya dengan memperlambat permainan tapi hari ini pola kami tidak konsisten. Selain itu, kami juga banyak mati-mati sendiri," papar Ana.
"Karena masih ada dua turnamen di depan, kami harus langsung fokus ke sana. Ada evaluasi pastinya tapi tidak boleh berlarut-larut, langsung bersiap ke Kumamoto Masters. Sekarang kami akan maksimalkan waktu untuk recovery," beber Ana.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(KAH)
Indonesia Masters 2024: Ni Kadek Dhinda Amartya Punya Potensi Besar
Dhinda memiliki semangat juang tinggi dan semangat tak mau kalah sehingga Morico percaya ia bisa menjadi pemain papan atas. [411] url asal
#indonesia-masters #bulu-tangkis #bulutangkis #badminton
(MedCom) 04/11/24 11:00
v/17452088/
Surabaya: Kejutan dibuat pebulutangkis tunggal putri Ni Kadek Dhinda Amartya yang menjadi juara Indonesia Masters 2024. Dalam laga yang digelar di Jatim Expo, Surabaya, Minggu 3 November, tunggal putri kelahiran 13 Juni 2006 itu menjadi jawara seusai mengalahkan wakil Malaysia, Karupathevan Letshanaa dengan skor 21-19, 21-17.Prestasi yang ditorehkan oleh pemain asal Pulau Dewata itu membuat pelatih sektor tunggal putri, Morico Harda buka suara. Pelatih kelahiran 16 September 1993 itu mengungkapkan potensi yang dimiliki oleh juara Seleknas 2024.
Sebagai pelatih sektor tunggal putri pratama di Pelatnas Cipayung, Morico menilai Dhinda masih memiliki potensi yang luar biasa ke depannya. Dengan latihan yang keras, Morico berharap permainan Dhinda masih bisa lebih berkembang lagi.
“Ke depannya kami akan mencoba untuk menambah kekuatan kaki Dhinda agar lebih tahan lagi saat bermain di level yang lebih tinggi. Dari ajang ini kami menjadi tahu apa yang masih menjadi kekurangan Dhinda,” ujar Morico.
“Bicara mengenai potensi, saya merasa Dhinda punya semangat juang tidak mau mengalah yang tinggi. Tentu hal ini sangat luar biasa dan kami mencoba terus untuk meningkatkannya. Dhinda merupakan contoh yang baik buat pemain lainnya,” Morico menambahkan.
Perjuangan Dhinda mendapatkan apresiasi dari Morico Harda. Pelatih berusia 31 tahun itu menilai bahwa pemain asal Denpasar itu meraih gelar juara dengan perjuangan luar biasa.
Memulai dari babak kualifikasi, sepanjang babak utama lawan yang dihadapi Dhinda juga terbilang tangguh. Sejak 32 besar sampai partai puncak, dengan konsistensi akhirnya Ni Kadek Dhinda Amartya mampu menjadi juara.
“Saya menilai tidak mudah perjuangan Dhinda untuk menjadi juara. Berjuang dari bawah dengan bermain dua kali pada babak kualifikasi, Dhinda tampil luar biasa dengan mengalahkan pemain yang peringkatnya lebih tinggi. Hal ini membuat saya mengapresiasi perjuangannya,” ujar Morico.
Ke depannya Morico Harda berharap agar para pemain di sektor tunggal putri pratama bisa menyusul senior-seniornya berlaga di level tertinggi. Selain berlatih keras, mental petarung di lapangan para pemain harus terus ditumbuhkan untuk bisa meraih hasil yang baik pada setiap turnamen.
“Sebagai pelatih saya ingin meningkatkan mental pemain di lapangan. Saya ingin terus membangkitkan semangat juang para pemain agar bisa menemukan karakter yang tidak mau menyerah di lapangan. Ibaratnya mereka harus bisa mati-matian dan memberikan pembuktian. Saya rasa hal itu sekarang sudah dibuktikan oleh Dhinda dan dia punya mental seperti itu,” ujar Morico.
“Bicara masalah teknik, saya rasa semua pemain punya teknik yang sangat baik. Untuk di tunggal putri pratama saya merasa harus perlu dibentuk disiplin, mental, dan attitude serta semangat enggak mau kalahnya,” Morico menambahkan.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(ASM)
Indonesia Masters 2024: Gelar Juara Alwi Farhan Buah Kerja Keras
Harry terkesan dengan persiapan Alwi yang begitu matang dan tak heran anak asuhnya juara Indonesia Masters 2024 karena itu merupakan buah kerja kerasnya. [336] url asal
#indonesia-masters #bulu-tangkis #bulutangkis #badminton
(MedCom) 04/11/24 10:27
v/17452095/
Surabaya: Pebulutangkis Alwi Farhan meraih gelar juara BNI Indonesia Masters 2024. Berlaga di Jatim Expo, Surabaya, Minggu 3 November, tunggal putra kelahiran 12 Mei 2005 itu naik podium tertinggi seusai mengalahkan wakil Malaysia, Sholeh Aidil dengan skor 21-10, 21-21-9.Pelatih tunggal putra Indonesia, Harry Hartono, mengaku senang dengan pencapaian anak asuhannya. Dalam beberapa turnamen penampilan pemain asal Surakarta itu kurang begitu konsisten sehingga masih belum mempersembahkan gelar.
Dengan persiapan yang lebih matang, juara BWF World Junior 2023 itu mampu menampilkan permainan terbaiknya dan meraih gelar juara di turnamen BWF Super 100. Karena itu, Harry tak heran dengan keberhasilan Alwi menjadi juara karena hal tersebut merupakan buah kerja kerasnya.
“Apresiasi terlebih dahulu saya berikan buat kerja keras dan semua pengorbanan yang Alwi lakukan selama ini. Tidak mudah saya melihatnya, tapi saya menilai ini merupakan bagian dari untuk mematangkan dari segi mental dan juga pikiran,” ungkap Harry.
Melihat potensi Alwi Farhan ke depannya, Harry menilai bahwa tunggal putra ranking 43 dunia itu punya potensi yang sangat besar. Terlebih saat ini prosesnya Alwi akan menjadi tunggal putra utama setelah sebelumnya berlatih di pratama.
“Saya menilai Alwi Farhan di masa transisi ini dari segi teknik dan fisiknya terus meningkat. Saya terus mengingatkan untuk bisa menjaga mentalnya. Terlebih nantinya di turnamen level dewasa kompetisinya akan jauh berbeda,” ujar Harry.
“Terlebih nantinya lawan yang akan dihadapi Alwi ke depannya juga tangguh dengan usia perbedaanya empat hingga lima tahun di atas dengan Alwi. Dari hal itu, Alwi harus lebih siap,” ungkap Harry.
Rencananya setelah berjaya pada ajang WONDR by BNI Indonesia Masters II Super 100-2024 di Surabaya, Alwi Farhan akan berlaga pada turnamen Kumamoto Masters 2024 di Jepang. Dengan persiapan yang dilakukan, Harry berharap mental bertanding anak asuhannya meningkat sehingga bisa bersaing untuk berlaga di level yang lebih tinggi lagi.
“Persiapan setelah ini lebih fokus pada recovery tubuh terlebih dahulu. Dari segi pola main saya rasa tidak banyak masalah dan saya menilai bahwa faktor kebugaran dan juga mental harus terus dijaga,” ungkap Harry.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(ASM)
Indonesia Masters 2024: Amri/Nita Tuntaskan Rasa Penasaran dengan Raih Gelar Juara
Amri/Nita terus menekan Marwan/Aisyah dan bisa meraih gelar Indonesia Masters 2024. [568] url asal
#indonesia-masters #bulutangkis #bulu-tangkis #badminton
(MedCom) 03/11/24 13:46
v/17408592/
Surabaya: Pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina meraih gelar juara Indonesia Masters 2024. Berlaga dalam partai puncak di Jatim Expo, Surabaya, Minggu 3 November, ganda campuran ranking 99 dunia itu naik podium tertinggi seusai mengalahkan rekan satu negaranya, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata dengan skor 22-20 dan 21-13.Pada pertandingan ini, pasangan yang memulai debut di Pekanbaru itu mengaku tidak mudah menghadapi rekan satu negaranya. Selama ini keduanya sering berlatih bersama Marwan/Aisyah di Pelatnas Cipayung dan fokus menyerang dan menekan, Amri/Nita akhirnya mampu meraih gelar juara turnamen BWF Super 100 seusai menang dua gim langsung dalam tempo 37 menit.
“Kami apresiasi terlebih dahulu perjuangan kami selama dua pekan di Surabaya. Tidak mudah karena pertandingan secara beruntun membuat pikiran dan tenaga lelah. Bagi saya gelar ini merupakan persembahan terbaik dari kami berdua,” ujar Amri.
“Tampil di dua laga final beruntun tentu tidak mudah karena lawan-lawan kami di turnamen ini sangat tangguh dari rekan satu negara kami. Jadi kita cuma sebisa mungkin jaga fokusnya, jaga konsistensi main di lapangannya dan coba kita mau lebih tahan lagi di lapangannya,” Nita menambahkan.
Perjuangan Amri/Nita sejatinya tidak mudah mengingat keduanya baru dipasangkan dalam beberapa bulan. Tercatat sebelumnya Amri merupakan pasangan dari Indah Cahya Sari Jamil sempat menjadi runner up pada ajang Austrian Open 2024.
Adapun Nita yang merupakan pattner dari Adnan Maulana sejak debut pada Indonesia International Challenge 2022 di Malang itu kemudian harus dipisah setelah beberapa tahun dipasangkan kurang bisa bersaing. Akhirnya dengan kekompakan satu sama lain, Amri/Nita mampu meraih podium tertinggi bersama setelah pekan lalu harus puas menjadi runner up.
Tercatat pada ajang WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya, Amri/Nita harus puas menjadi runner up seusai menyerah di hadapan rekan satu negaranya, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dengan skor 13-21, 15-21.
“Tidak mudah buat kami untuk memulai kembali berlaga di turnamen yang levelnya lebih kecil. Gelar juara ini membuat kami untuk bisa naik ke level yang lebih tinggi lagi,” ujar Amri.
“Bicara kesiapan, kami mencoba untuk bisa konsisten di dalam latihan. Kembali lagi semua tergantung kepada individu masing-masing dengan komitmen tersebut seperti apa. Kami akan menyiapkan segala persiapan ke depannya dengan maksimal sehingga kami siap bersaing di level yang lebih tinggi lagi,” Amri menambahkan.
Dengan hasil ini, Amri Syahnawi/Nita Violina kembali meraih gelar juara setelah sebelumnya pada Malaysia International Challenge 2024. Saat itu di Negeri Jiran, Amri/Nita naik podium tertinggi seusai mengalahkan rekan satu negaranya, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil lewat pertarungan ketat rubber game 22-24, 21-11, 21-19.
“Gelar juara ini saya persembahkan untuk PBSI, semua pelatih, coach Herry IP dan semua tim. Tanpa dukungan kami mustahil mendapatkan hasil maksimal di turnamen ini,” ungkap Amri.
Dari kubu Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, keduanya mengaku sudah menampilkan permainan terbaik di partai puncak. Sempat menempel ketat perolehan angka di awal laga, pasangan yang memulai debut di Pekanbaru itu akhirnya harus puas menjadi runner up seusai menyerah dua gim langsung dengan skor 20-22, 13-21.
“Kami sudah berupaya semaksimal mungkin menghadapi lawan di partai final. Laga sempat di awal gim, tapi kami lengah sehingga akhirnya harus menelan kekalahan di laga ini,” ujar Marwan.
“Menurut kami ini hasil di turnamen ini bukan akhir dari perjuangan kami. Ke depannya kami harus bermain lebih yakin lagi untuk bisa merengkuh gelar-gelar saat berlaga pada turnamen berikutnya,” ujar Marwan.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(KAH)
Indonesia Masters 2024: Rahmat/Yeremia Segel Satu Tempat di Final
Meski kalah pada game pertama, Rahmat/Yere bangkit berkat mempelajari gaya main lawan sebelumnya dan menyegel satu tempat di partai final Indonesia Masters 2024 [523] url asal
#indonesia-masters #bulu-tangkis #bulutangkis #badminton
(MedCom) 02/11/24 17:50
v/17373787/
Surabaya: Rahmat Hidayat/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan melaju ke partai final Indonesia Masters 2024. Dalam laga yang digelar di Jatim Expo, Surabaya, Sabtu 2 November, ganda putra ranking 51 dunia itu melangkah ke laga pamungkas seusai mengalahkan wakil Malaysia, Nur Mohd Azriyn Ayub Azriyn/Tan Wee Kiong dengan skor 16-21, 21-18, dan 21-17.Pada laga ini, juara Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya pekan lalu itu mengaku mempelajari gaya bermain lawan terlebih dahulu. Dengan membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan, Rahmat/Yeremia akhirnya bisa bangkit untuk melangkah ke final seusai menang lewat pertarungan rubber game dalam tempo 51 menit.
“Pada gim pertama kami tertekan oleh lawan sehingga kami banyak bermain bertahan. Pada gim kedua kami mencoba mengubah tempo dengan banyak menaruh bola di depan net, strategi itu berjalan dengan baik mengingat lawan terlihat kesulitan membendung serangan kami,” ujar Yeremia.
“Kami masih lengah di awal laga. Lawan terlihat bisa mengantisipasi serangan kami. Kami mencoba untuk terus membuat lawan tidak nyaman dalam bermain. Bersyukur kami bisa menerapkan strategi tersebut di gim kedua dan ketiga,” Rahmat menambahkan.
Dengan kemenangan ini, Rahmat/Yeremia kembali melanjutkan tren positif saat berhadapan dengan wakil Negeri Jiran. Pada pertemuan sebelumnya di 32 besar Vietnam Open 2024, pasangan yang memulai debut di Thailand Masters 2024 itu juga mampu meraih kemenangan lewat pertarungan rubber game 21-19, 13-21, 21-13.
Dari pertandingan tersebut, keduanya mengaku mempelajari beberapa kekurangan lawan sehingga akhirnya bisa kembali meraih kemenangan atas Nur/Tan. Dengan kemenangan ini, Rahmat/Yeremia akan berhadapan dengan pemenang laga antara Raymond Indra/Patra Harapan Rindorindo dan wakil Malaysia, Low Hang Yee/Ng Eng Cheong.
“Pada pertemuan sebelumnya di Vietnam Open 2024 laju shuttlecock lebih lambat sehingga kami bermain lebih mengontrol tempo permainan. Pada pertemuan kami kali ini banyak perbedaan karena kondisi shuttlecock jauh lebih berbeda. Jadi kami bisa mengambil inisiatif penyerangan,” ujar Yeremia.
Menghadapi partai final, juara Sri Lanka International Challenge 2024 itu berharap bisa terus melanjutkan tren positif. Terlebih pekan lalu pada ajang WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya juga meraih gelar juara seusai mengalahkan wakil Chinese Taipei, Lu Ching Yao/Wu Guan Xun dengan skor ketat 23-21, 23-21.
“Tentu kami ingin memberikan yang terbaik. Menghadapi partai final kami akan melihat terlebih dahulu siapa lawan kami berikutnya. Jika menghadapi rekan satu negara, kami mencoba untuk mengantisipasi kelebihan mereka karena sering berlatih bersama,” ungkap Yeremia.
“Nantinya jika akan menghadapi pasangan Malaysia, kami akan melihat terlebih dahulu rekaman pertandingan mereka dan mempelajari gaya bermain lawan,” Yeremia menambahkan.
Dengan hasil ini, wakil tuan rumah yang melangkah ke final turnamen WONDR by BNI Indonesia Masters II Super 100-2024 di Surabaya bertambah. Tercatat sebelumnya yang melangkah ke partai puncak yakni Alwi Farhan (tunggal putra), dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi (tunggal putri).
Dari sektor ganda campuran ada pasangan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah (ganda campuran) yang akan saling berhadapan di partai final.
Indonesia berpotensi menambah wakil di partai puncak dari Raymond Indra/Patra Harapan Rindorindo (ganda putra), Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Arlya Nabila Thesa Munggaran/Az Zahra Ditya Ramadhani (ganda putri).
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(KAH)
Indonesia Masters 2024: Depak Verrell/Priskila, Marwan/Aisyah Tantang Amri/Nita di Final
Marwan/Aisyah menyingkirkan Verrell/Priskila untuk menghadapi kompatriotnya yang lain, Amri/Nita, di final Indonesia Masters 2024. [412] url asal
#indonesia-masters #bulu-tangkis #bulutangkis #badminton
(MedCom) 02/11/24 16:11
v/17365320/
Surabaya: Pasangan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata akan menantang Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah di final turnamen bulutangkis WONDR by BNI Indonesia Masters II Super 100-2024 di Surabaya. Dalam laga semifinal yang digelar di Jatim Expo, Surabaya, Sabtu 2 November, ganda campuran ranking 120 dunia itu menyusul ke partai puncak seusai mengalahkan rekan satu negaranya, Verrell Yustin Mulia/Priskila Venus Elsadai dengan skor 21-15, 21-8.Pada pertandingan ini, pasangan yang memulai debut di Pekanbaru itu mengaku bermain jauh lebih padu dan percaya diri. Menghadapi pertandingan empat besar, keduanya punya optimisme yang sama untuk bisa meraih gelar juara perdananya sejak dipasangkan.
“Senang pastinya setelah melewati rintangan akhirnya kami bisa melewati semuanya dengan baik. Kami sempat ada dalam fase tidak percaya diri dan bersyukur bisa kembali ke permainan kami lagi dan melangkah ke final,” ujar Marwan.
“Ini menjadi kesempatan besar kami untuk bisa memberikan permainan terbaik. Tentu tidak menyangka dengan pencapaian ini setelah dalam beberapa kali tidak mendapatkan hasil maksimal,” Aisyah menambahkan.
Pada laga ini, Marwan/Aisyah berupaya untuk bangkit dari keterpurukan. Keduanya tidak ingin mengulang hasil buruk di Pekanbaru yang gagal melangkah jauh.
Tercatat pada WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 itu, Marwan/Aisyah terhenti di 32 besar seusai kalah dari wakil Chinese Taipei, Lai Po Yu/Lin Xiao Min dengan skor 21-6, 16-21, 17-21. Adapun pada ajang WONDR by BNI Indonesia Masters 2024 di Pekanbaru, laju Marwan/Aisyah dihentikan oleh pasangan India, Dhruv Kapila/Tanisha Crasto dengan skor 13-21, 18-21 pada perempatfinal.
“Kami meraih hasil yang kurang menyakinkan pada dua turnamen di Pekanbaru. Tentu kami di laga ini mencoba lebih yakin satu sama lain,” ujar Marwan.
Dengan kemenangan ini, Marwan/Aisyah akan berhadapan dengan Amri/Nita. Pada laga sebelumnya pasangan ranking 99 dunia itu melaju seusai mengatasi perlawanan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dua gim langsung dengan skor 21-17, 21-19.
“Dalam beberapa turnamen kami mengalami hasil yang berbeda dengan saat di latihan. Saat berlatih kami bisa menampilkan permainan yang terbaik, tapi saat bermain kurang bisa memberikan yang terbaik. Melihat peluang mungkin masih 50:50. Kami juga punya peluang dan besok mencoba menampilkan pertandingan yang lebih baik lagi,” ujar Marwan.
“Saya punya tekad membawa Marwan Faza meraih gelar juara di turnamen ini. Tentu tahun lalu saya menjadi juara bersama Jafar dan sekarang tentu ingin meraihnya bersama Marwan Faza. Peluang kami di sini cukup baik dan semoga esok hari bisa meraih gelar juara,” Aisyah menambahkan.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(KAH)
Indonesia Masters 2024: Kejutan! Dhinda Sabet Tiket Final
Dhinda yang tak diunggulkan secara mengejutkan bisa menembus partai final Indonesia Masters 2024. [406] url asal
#indonesia-masters #bulu-tangkis #bulutangkis #badminton
(MedCom) 02/11/24 15:44
v/17365322/
Surabaya: Pebulutangkis Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi membuat kejutan dengan melangkah ke partai final turnamen WONDR by BNI Indonesia Masters II Super 100-2024 di Surabaya. Dalam laga semifinal yang digelar di Jatim Expo, Surabaya, Sabtu 2 November, tunggal putri kelahiran 13 Juni 2006 itu meraih kemenangan atas wakil Hong Kong, Saloni Samirbhai Mehta lewat pertarungan ketat rubber game 12-21, 21-11, 21-18.Pada laga ini, pemain asal Denpasar itu mencoba untuk bermain tidak kenal menyerah. Di tengah kondisi yang tidak begitu prima, juara Seleknas 2024 itu mencoba untuk terus mengimbangi tunggal putri ranking 147 dunia milik Hong Kong tersebut.
Dengan semangat juang tinggi, tunggal putri ranking 331 dunia itu akhirnya mampu meraih kemenangan lewat pertarungan ketat rubber game dalam tempo 1 jam 6 menit.
“Sepanjang laga Dhinda hanya memikirkan fokus untuk pertandingan pada setiap poinnya. Dhinda terus diberikan motivasi oleh pelatih untuk bisa melawan rasa sakit yang Dhinda alami,” ujar Dhinda.
“Pada laga ini Dhinda mencoba mengeluarkan semua permainan terbaik Dhinda. Saat berada di lapangan, Dhinda mencoba untuk berteriak dan mengeluarkan ekspresi yang positif untuk melawan rasa sakit dan lelah yang Dhinda rasakan,” ujar Dhinda.
Dengan kemenangan ini, Dhinda tercatat menorehkan tren positif saat debut di WONDR by BNI Indonesia Masters II Super 100-2024 di Surabaya. Pertama kali berlaga di turnamen BWF Super 100, Dhinda langsung bisa menembus babak final. Perjuangan Dhinda juga terbilang luar biasa mengingat awalnya pada turnamen ini berjuang dari babak kualifikasi.
“Rasanya bangga dan senang karena berkat dukungan semua pihak Dhinda bisa mencapai ke tahap ini. Tentu pencapaian ini tidak mudah dan berkat dukungan semua mulai dari PBSI, pelatih, ofisial, dan penggemar di sini membuat Dhinda termotivasi memberikan yang terbaik,” ujar Dhinda.
Dengan kemenangan ini, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi di partai puncak akan berhadapan dengan wakil Malaysia, Karupathevan Letshanaa. Pada laga sebelumnya wakil Negeri Jiran itu mengalahkan tunggal putri asal Chinese Taipei, Liang Ting Yu dengan skor 21-18, 21-19.
Menghadapi tunggal putri ranking 63 dunia itu, Dhinda mencoba mempelajari gaya bermain lawan terlebih dahulu dan berharap bisa kembali bermain dengan baik di partai puncak nantinya.
“Setelah ini Dhinda mencoba untuk recovery terlebih dahulu. Dhinda juga akan menonton pertandingan lawan terlebih dahulu untuk evaluasi,” ujar Dhinda.
“Menghadapi partai final, Dhinda mau berusaha semaksimal mungkin dan mempersembahkan gelar juara di turnamen WONDR by BNI Indonesia Masters II Super 100-2024 di Surabaya. Dhinda ingin membanggakan dan mengharumkan nama Indonesia,” ujar Dhinda.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(KAH)
Indonesia Masters 2024: Amri/Nita Singkirkan Jafar/Felisha untuk Melangkah ke Final
Amri/Nita berhasil membalas kekalahan mereka di Indonesia International Challenge 2024 dari Jafar/Felisha untuk melaju ke final Indonesia Masters 2024. [494] url asal
#indonesia-masters #bulu-tangkis #bulutangkis #badminton
(MedCom) 02/11/24 13:54
v/17365337/
Surabaya: Pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah memastikan diri melangkah ke final turnamen bulutangkis WONDR by BNI Indonesia Masters II Super 100-2024 di Surabaya. Berlaga pada babak semifinal di Jatim Expo, Surabaya, Sabtu (2/11/2024), pasangan ranking 99 dunia itu melaju ke partai puncak seusai mengatasi perlawanan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dua gim langsung dengan skor 21-17, 21-19.Pada laga ini, Amri/Nita mencoba belajar dari kesalahan pekan lalu saat kalah di final WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya dari Jafar/Felisha. Saat itu di tempat yang sama, Amri/Nita harus puas menjadi runner up seusai menyerah dari pasangan ranking 78 dunia itu dengan skor 13-21, 15-21.
“Kami mencoba meladeni permainan lawan sepanjang laga. Kami juga fokus pada pikiran satu sama lain menghadapi laga ini. Kami tahu lawan sangat kompak,” uja Amri.
“Mereka pasangan yang saling melengkapi. Dari sisi Jafar punya pukulan keras dan akurasinya sangat baik. Felisha juga pasangan yang baik saat bertahan. Untuk itu kami mencoba untuk lebih berani melawan mereka dan siap fight dari awal sampai akhir laga,” Amri menambahkan.
Pada laga ini, juara Malaysia International Challenge 2024 itu juga sempat kehilangan momentum di gim kedua. Saat sudah unggul, performa pasangan yang memulai debut di Pekanbaru itu mengendur sehingga sempat terkejar. Dengan bermain lebih tenang, Amri/Nita akhirnya mampu menyelesaikan laga dengan kemenangan dalam tempo 48 menit atas Jafar/Felisha.
“Kami kehilangan fokus di akhir laga. Seharusnya kami bermain lebih tenang lagi. Satu sama lain kami saling mengingatkan lagi untuk bisa tetap tenang dalam kondisi tertekan. Dari laga ini kami belajar untuk bermain lebih sabar lagi dan tidak memikirkan terlalu jauh saat sudah unggul,” ungkap Nita.
Dengan kemenangan ini, Amri/Nita melangkah ke final turnamen BWF Super 100. Raihan di Surabaya menjadi yang ketiga buat keduanya setelah sebelumnya pada ajang Malaysia International Challenge 2024 dan WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah bertekad untuk mempersiapkan diri lebih fokus lagi menghadapi partai puncak. Keduanya termotivasi ingin kembali naik podium setelah sebelumnya di Malaysia International Challenge 2024 menjadi jawara. Saat itu di Negeri Jiran, Amri/Nita naik podium tertinggi seusai mengalahkan rekan satu negaranya, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dengan skor 22-24, 21-11, 21-19.
“Menghadapi pertandingan final, kami mencoba berusaha semaksimal mungkin. Pasti kami ingin meraih gelar juara di turnamen ini. Sekarang kami belum memikirkan hal yang terlalu jauh dan mau fokus terlebih dahulu pada recovery terlebih dahulu,” ujar Nita.
“Kami akan menghadapi lawan yang sudah mengetahui kelebihan dan kelemahan kami. Besok kami mencoba menyiapkan pertandingan dan mengevaluasi permainan kami yang masih kurang di laga ini,” Nita menambahkan.
Dengan hasil ini, sektor ganda campuran Indonesia memastikan satu gelar dari ajang WONDR by BNI Indonesia Masters II Super 100-2024 di Surabaya. Rencananya pada partai final Amri/Nita akan berjumpa pemenang laga antara Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata dan Verrell Yustin Mulia/Priskila Venus Elsadai.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(KAH)
BDMNTN XL 2024: Liga Bulu Tangkis Bertabur Bintang Sajikan Format Pertandingan Baru
BDMNTN XL 2024 menyajikan laga seru dengan format menarik dan roster bertabur bintang. [849] url asal
#bulutangkis #bulu-tangkis #badminton #hendra-setiawan #greysia-polii
(MedCom) 01/11/24 07:23
v/17300243/
Jakarta: Membuka hari pertama liga bulutangkis BDMNTN XL 2024, Kamis (31/10) di Istora Senayan Jakarta, pertandingan berlangsung dengan cukup menegangkan. Empat tim yang saling berhadapan, menunjukkan permainan terbaiknya dan berusaha merebut kemenangan dalam setiap pertandingan.Pada sesi pertama, yang berlangsung pada pukul 12.00 WIB, tim Rockets melawan tim Hurricanes. Kemudian di sesi kedua, pada pukul 18.00 WIB, tim Lightning berhadapan dengan tim Blitzers.
Ada lima nomor pertandingan yang dimainkan dalam tiap sesinya, yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan satu format pertandingan bulutangkis baru, yaitu 3 vs 3.
Dalam satu laga, para atlet akan bermain selama 4x10 menit. Pemain yang mengumpulkan poin tertinggi menjadi pemenang dalam partai tersebut. Namun jika hasilnya imbang 2-2, maka akan ditentukan dengan shuttle show down yang merebut 2 poin lebih dulu.
Untuk pertandingan 3vs3, masing-masing tim diperkuat oleh dua atlet putra dan satu atlet putri. Mereka bisa mengganti pemain di tengah laga, tanpa batasan, sesuai dengan strategi masing-masing. Format pertandingan ini menjadi salah satu laga yang sayang untuk dilewatkan, karena belum pernah disajikan dalam turnamen bulutangkis lainnya.
Format ini rupanya disambut baik oleh para atlet yang ambil bagian di turnamen ini. Meski membutuhkan penyesuaian di lapangan, namun mereka mengaku tetap bersemangat untuk merebut kemenangannya.
“Ini pertama kali buat saya main dengan format 4x10 menit. Rasanya tidak mudah karena poinnya jadi banyak. Tapi bagus buat kami karena bisa berpasangan dengan pemain lain, bisa mendapatkan ilmu lagi,” kata Hendra Setiawan yang bermain di tim Rockets.
“Buat saya ini lebih capek, karena rasanya seperti poin 21x4. Tadi pertama kami main terlalu lambat dan ini pertama kali berpasangan, makanya kagok,” kata Hendra.
Hendra mengaku senang bisa tampil di liga kali ini. Ia merasa tertantang untuk bisa membangun kerjasama tim dan saling dukung satu sama lain. Dalam penampilan pertamanya di BDMNTN XL 2024, Hendra turun di ganda putra bersama Chen Tang Jie, asal Malaysia dan di nomor 3 vs 3.
“Tiap liga partnernya beda. Jadinya seru buat saya. Kami jadi dapat pengalaman baru juga karena berpasangan dengan pemain negara lain. Bangun kerja sama tim dan chemistry,” ujar Hendra.
“Saya senang bisa berpasangan dengan juara Olimpiade. Saya sangat gembira dan ini pengalaman yang sangat special,” ungkap Chen Tang Jie, pemain ganda asal Malaysia.
Selain Hendra dan Chen, liga BDMNTN XL 2024 diikuti bintang dan legend bulutangkis lainnya. Ada Viktor Axelsen, Yuta Watanabe, Seo Seung Jae, Aaron Chia hingga dua bintang yang sudah pensiun, Lee Yong Dae dan Greysia Polii.
Hasil pertandingan hari pertama ini dimenangkan oleh tim Hurricanes dan tim Blitzers. Pertandingan berikutnya akan digelar besok, Jumat (1/11), mulai pukul 13.30 WIB. Tim Blitzers akan berhadapan dengan tim Rocket, sementara tim Lightning dengan tim Hurricanes.
“Dari awal tadi saya kira kemungkinan besar menangnya hanya 30 persen dengan kondisi saya yang sudah lama nggak main di lapangan, setelah hamil dan melahirkan. Terima kasih untuk Ashwini yang banyak mengcover saya hari ini,” kata Greysia yang memperkuat tim Lightning.
Setelah pensiun, Greysia mengaku tak melakukan latihan bulutangkis yang intens. Namun kebolehannya mengolah shuttlecock rupanya belum sepenuhnya pudar. Ia sukses membungkus kemenangan bersama Ashwini Ponnnappa, mengalahkan Alexandra Boje/Toh Ee Wei.
“Kami sudah tahu satu sama lain, bukan sebagai pasangan, tapi sebagai lawan. Tapi itu modal yang baik buat kami untuk saling memahami sebagai pasangank kali ini,” lanjut Greysia.
Berikut hasil lengkap pertandingan hari ini:
Hurricanes vs Rockets
Ganda putri: Gloria Emanuelle Widjaja/Selena Piek vs Misaki Matsutomo/Tse Ying Suet 9-19, 17-11, 17-11, 8-15, 1-3
Tunggal putra: Lee Cheuk Yiu vs Kodai Naraoka 12-16, 18-10, 16-10, 8-16, 2-0
Ganda putra: Aaron Chia/Teo Ee Yi vs Hendra Setiawan/Chen Tang Jie 27-13, 19-20, 25-17, 19-13
Tunggal putri: Aya Ohori vs Yeo Jia Min 14-17, 17-12, 14-15, 11-17
3 vs 3: Aaron Chia/Mathias Christiansen/Gloria Emanuelle Widjaja vs Chen Tang Jie/Lee Yong Dae/Misaki Matsutomo 24-14, 17-16, 15-22, 14-13
Lightning vs Blitzers
Ganda putri: Ashwini Ponnnappa/Greysia Polii vs Alexandra Boje/Toh Ee Wei 9-13, 10-15, 12-7, 12-10, 3-1
Tunggal putra: Viktor Axelsen vs Kunlavut Vitidsarn 12-9, 11-12, 8-18, 12-10, 2-0
Ganda putra: Soh Wooi Yik/Yuta Watanabe vs Sabar Karyaman Gutama/Seung Jae Seo 13-14, 19-11, 10-14, 13-14
Tunggal putri: Ratchanok Intanon vs Pornpawee Chochuwong 11-13, 13-12, 16-10, 11-10
3 vs 3: Soh Wooi Yik/Tang Chun Man/Greysia Polii vs Ong Yew Sin/Seo Seung Jae/Toh Ee Wei 14-11, 12-14, 11-13, 11-13
Daftar Pemain dalam Tim:
Blitzers: Kunlavut Vitidsarn, Pornpawee Chochuwong, Alexandra Boje, Toh Ee Wei, Sabar Karyaman Gutama, Seo Seung Jae, Ong Yew Sin
Hurricanes: Lee Cheuk Yiu, Aya Ohori, Selena Piek, Gloria Emanuelle Widjaja, Aaron Chia, Mathias Christiansen, Teo Ee Yi
Lightning: Viktor Axelsen, Ratchanok Intanon, Ashwini Ponnnappa, Greysia Polii, Yuta Watanabe, Tang Chun Man, Soh Wooi Yik
Rockets: Kodai Naraoka, Yeo Jia Min, Misaki Matsutomo, Tse Ying Suet, Hendra Setiawan, Chen Tang Jie, Lee Yong Dae
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(ASM)
Indonesia Masters 2024: Dukungan Publik Surabaya Diharapkan Tambah Motivasi Pebulu Tangkis Indonesia
Dengan dukungan dari masyarakat Surabaya, para pebulu tangkis Indonesia diharapkan bisa mendapat motivasi lebih untuk meraih prestasi tertinggi. [277] url asal
#indonesia-masters #bulu-tangkis #bulutangkis #badminton #surabaya
(MedCom) 28/10/24 16:37
v/17108980/
Surabaya: Ajang WONDR By BNI Indonesia Masters II Super 100 2024 di Surabaya mendapatkan dukungan penuh dari BNI. Perwakilan BNI Area 2 Surabaya, Warsid mengungkapkan bahwa pihaknya senang dengan antusiasme mengingat publik Kota Pahlawan banyak mendukung atletnya yang berlaga langsung di Jatim Expo.Sepanjang ajang WONDR By BNI Indonesia Masters II Super 100 pihaknya hadir untuk memberikan pelayanan kepada para nasabah yang ingin menggunakan WONDR. Dengan adanya aplikasi bank digital dari BNI memudahkan fan bulutangkis yang ingin menyaksikan langsung pertandingan mengingat banyak potongan harga sampai aktivasi lainnya.
“BNI terus mendukung seluruh kegiatan bulutangkis di Indonesia. Saya berharap dengan adanya dukungan dari seluruh pihak membuat pebulu tangkis tuan rumah menyapu bersih gelar juara di WONDR By BNI Indonesia Masters II Super 100,” tutur Warsid.
“Kami terus mendoakan para atlet yang berlaga agar bisa menjadi kebanggaan kita semua. Kolaborasi yang dilakukan antara BNI dengan PP PBSI diharapkan bisa terus berlanjut dan menjaga tradisi juara ke depannya terus berlangsung,” ujar Warsid.
Sementara menurut Wakil Ketua Pengprov PBSI Jawa Timur, Putu Rangga Jayaprana pihaknya siap menggelar kembali kejuaraan bulutangkis setelah pekan lalu menjadi tuan rumah turnamen WONDR By BNI Indonesia International Challenge 2024 yang juga berlangsung sukses.
"Kami siap kembali menggelar kejuaraan WONDR By BNI Indonesia Masters II Super 100 Tahun 2024 di Jatim Expo, Surabaya. Setelah pekan lalu kami juga bisa sukses besar menggelar WONDR By BNI Indonesia International Challenge 2024," kata Putu Rangga.
"Ini merupakan pekan kedua hajatan bulutangkis berskala internasional yang berlangsung di Jatim Expo, Surabaya, setelah pekan lalu digelar turnamen WONDR By BNI Indonesia International Challenge yang dipadati penonton dan wakil tuan rumah sukses merebut tiga gelar juara," tambah Putu Rangga.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(ASM)
Indonesia International Challenge 2024: Debut Lanny/Fadia Berbuah Gelar Juara
Lanny/Fadia sukses meraih gelar juara meski dipasangkan untuk pertama kalinya di turnamen resmi. [380] url asal
#bulu-tangkis #bulutangkis #badminton
(MedCom) 27/10/24 16:54
v/17060672/
Surabaya: Pasangan Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti langsung naik podium tertinggi saat berlaga pada turnamen bulutangkis WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya. Berlaga pada final di Jatim Expo, Surabaya, Minggu (27/10/2024) ganda putri ranking 233 dunia itu menjadi juara seusai meraih kemenangan atas pasangan Chinese Taipei, Hung En-Tzu/Hsieh Pei Shan dengan skor 21-9, 21-16.Menghadapi pertandingan akbar, Lanny/Fadia mencoba mengeluarkan permainan terbaik. Sebagai pasangan yang berpengalaman, keduanya mampu mengatasi perlawanan ganda putri ranking 47 dalam tempo 32 menit.
“Tampil di partai final kami fokus untuk bisa meraih gelar juara. Pada ajang WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya kami ingin memberikan pembuktian bisa meraih gelar juara,” ungkap Fadia.
Dengan hasil ini, debut Lanny/Fadia terbilang berjalan baik mengingat bisa langsung meraih gelar juara. Menghadapi ajang WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya, untuk sementara Lanny dipasangkan dengan Fadia yang sebelumnya bermain bersama Apriyani Rahayu.
Adapun pasangan Lanny sebelumnya yakni Rachel Allessya Rose untuk sementara berpasangan dengan Kelly Larisa. Kekompakan kedua berjalan dengan baik mengingat selama berlatih sudah sering bermain bersama. Berbekal latihan bersama di Pelatnas Cipayung, baik Lanny maupun Fadia bermain sangat padu di atas lapangan.
“Setelah tampil di Olimpiade Paris 2024 bersama Apriyani Rahayu, saya berlatih bersama dengan Lanny. Kami sudah sering berlatih bersama sehingga tidak sulit untuk menemukan kekompakan di lapangan,” ujar Fadia.
“Pada ajang WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya kami menganggap semua lawan tangguh pada setiap babaknya. Tekanan tentu ada, semua tentu ingin meraih kemenangan saat berhadapan dengan kami,” Fadia menambahkan.
Rencananya setelah berlaga di dua turnamen di Surabaya, Lanny/Fadia berencana mengikuti beberapa turnamen di Jepang dan China. Dengan hasil pada WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya memberikan kepercayaan buat keduanya untuk bisa bersaing di level yang lebih tinggi lagi.
Pekan depan dijadwalkan Lanny/Fadia akan bermain pada ajang WONDR by BNI Indonesia Masters 2024 Super 100 di Surabaya dengan menghadpai pasangan Chinese Taipei, Zih Ling Huang/Wang Szu-Min di 16 besar.
“Kami punya rencana bermain di turnamen yang levelnya lebih bergengsi lagi. Rencananya setelah tampil di WONDR by BNI Indonesia Masters 2024 Super 100 di Surabaya kami akan bermain ke Jepang dan China,” ungkap Fadia.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(KAH)