#30 tag 24jam
Pertahankan Gelar Juara Umum Gubernur Cup 2024, PB Djarum Borong 16 Emas
Turnamen ini menjadi wadah menemukan bibit-bibit berbakat yang diharapkan dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia pada masa mendatang. Halaman all [1,677] url asal
#pb-djarum #turnamen-badminton #gubernur-cup-2024
(Kompas.com) 10/11/24 14:57
v/17986036/
KOMPAS.com – PB Djarum berhasil mempertahankan gelar juara umum dalam turnamen Polytron Gubernur Cup 2024 di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, pada Senin 4 November hingga Sabtu 9 November 2024.
Di partai pamungkas, sang tuan rumah mampu mengamankan 16 gelar juara dari 21 kategori yang dipertandingkan.
Turnamen Gubernur Cup 2024 menjadi wadah untuk menemukan bibit-bibit berbakat yang diharapkan dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia pada masa mendatang.
Kejuaraan ini merupakan turnamen resmi berskala nasional yang masuk kalender PBSI sehingga para atlet yang bertanding memiliki kesempatan menambah poin sebagai modal bermain ke tingkat yang lebih tinggi, seperti Kejurnas PBSI 2024 dan Sirnas Premier.
Ketua Panitia Pelaksana Polytron Gubernur Cup 2024 Yuni Kartika mengapresiasi antusiasme 1.169 atlet dari 207 klub di seluruh Indonesia yang tampil unjuk kemampuan untuk mencatatkan prestasi dan siap memperebutkan hadiah senilai total Rp 471 juta.
Terlebih turnamen ini menjadi ajang persiapan naik jenjang kelas bagi para atlet. Yuni berharap melalui turnamen kelas nasional ini, para atlet dapat terpacu untuk mengasah kemampuan mereka.
"Pada ajang ini, kami tentu dapat mengukur bagaimana perkembangan atlet di Indonesia dari masing-masing klub yang kemudian menjadi bahan evaluasi bagi para pelatih, baik penilaian secara fisik, teknik, maupun mental," kata Yuni dalam keterangan pers yang diterima.
"Dari sisi PBSI pasti juga akan melihat sejauh mana potensi bibit-bibit pebulu tangkis untuk masa depan," Yuni menjelaskan.
Sekretaris Umum PBSI Jawa Tengah, Dr Iswoyo, bersyukur gelaran tersebut sukses menyedot perhatian dan antusiasme masyarakat dari klub pembinaan dengan kategori usia berjenjang.
Melalui turnamen selevel nasional yang rutin digelar, Iswoyo berharap regenerasi atlet muda dapat terus berlanjut.
“Setiap tahun, antusiasme peserta selalu bagus, apalagi turnamen ini ada poin yang bisa mendongkrak peringkat para atlet. Tentu hal ini yang menarik klub-klub dari seluruh Indonesia untuk datang," kata Iswoyo.
Head of District Sales Polytron Handojo Djayadi mengatakan olahraga merupakan suatu komponen penting yang harus terus didukung terlebih dalam mencari bibit potensial dengan menyediakan wadah bertanding untuk para atlet.
Hal ini dilakukan demi menambah jam terbang para atlet bertanding di lapangan. Harapannya, bibit pebulu tangkis terus dapat bermunculan dengan kualitas mumpuni demi mengharumkan nama bangsa Indonesia di masa mendatang.
"Kami sangat gembira dengan keikutsertaan peserta Gubernur Cup 2024 begitu tinggi. Kami yakin bibit pebulu tangkis Indonesia yang unggul akan semakin banyak dan mampu bersaing ke tingkat yang lebih tinggi. Kami ucapkan selamat kepada para pemenang dan terus jaga semangat sportivitas," kata Handojo Djayadi.
Salah satu atlet PB Djarum yang bermain di sektor Tunggal Anak Putri kategori U-13 Nafla Berly Syajira Al Habsy berhasil meraih gelar juara usai mengalahkan sesama pemain PB Djarum, Laura Leydisya tiga gim 21-23, 21-15,21-19.
Nafla bisa bermain tenang meski banyak rally panjang dan pertandingan berjalan cukup sengit hingga akhirnya mampu membalas kekecewaannya di tahun lalu.
"Pada Gubernur Cup 2023 lalu saya hanya dapat podium tiga, tetapi tahun ini saya bertekad untuk keras berlatih. Sampai pada set terakhir pertandingan sangat melelahkan. Saya berusaha menahan agar tidak tertinggal poin. Senang sekali akhirnya bisa menang," cerita Nafla.
Begitu pula di sektor Ganda Remaja Putra U-17 Muhammad Khosda Alfagan yang berpasangan dengan Muhammad Luthfi Habibi dari PB Djarum yang mampu menekuk ganda Faza Iwadh Kurnia Ramdhan/Hazel Rizqi Prasetyo dalam tiga gim panjang 21-19, 25-27, 21-11.
Smes tajam Alfa-Luthfi membuat lawan kewalahan dan tidak dapat mengembalikan bola.
"Pertandingan melawan Faza/Hazel itu melelahkan karena rubber gim. Bahkan, di gim kedua poinnya kejar-kejaran, pertandingannya cukup sengit dan berakhir kalah. Meski sempat tegang, tetapi itu bisa diatasi," katanya.
"Di babak ketiga kami bangkit dan merebut juara,” kata Alfa.
Gubernur Cup 2024 ini mempertandingkan 21 kategori. Nomor tunggal dan putri mempunyai pembagian umur terbanyak, meliputi kelompok umur U11 (usia dini), U13 (anak-anak), U15 (pemula), U17 (remaja), hingga U19 (taruna).
Adapun nomor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran hanya akan mempertandingkan kelompok umur U15 (pemula), U17 (remaja), dan U19 (taruna).
Selain Polytron, turnamen ini juga terselenggara berkat dukungan penuh dari Bakti Olahraga Djarum Foundation serta beberapa sponsor lainnya seperti Milklife, Caffino, Kopi Tubuk Gadjah, Blibli, FOX’s, Hundred, dan Cleo.
Berikut daftar para pemenang Gubernur Cup 2024:
Tunggal Usia Dini Putri U-11:
Juara 1 : Aqila Talita Shaki (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Keysha Almirah Dewi (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Karen Nina Lumoindong (PB Mutiara Cardinal, Bandung) dan Shallom Angelica Sari (PB Champion, Klaten)
Tunggal Usia Dini Putra U-11:
Juara 1 : Aqila Rifky Pramudia (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Muhammad Rafa Shirdi (PB Champion, Klaten)
Juara 3 : M. Raffa Aska Putra (PB Putra Pandaan, Pasuruan) dan Nawaf Al Ashar (PB Djarum, Kudus)
Tunggal Anak Putri U-13:
Juara 1 : Nafla Berly Syakira Al Habsy (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Laura Leydisya (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Mikha Ribka Kasalang (PB Djarum, Kudus) dan Hafiah Hasanah Zahra (PB Djarum, Kudus)
Tunggal Anak Putra U-13:
Juara 1 : Benedictus Keefa Frandrico (PB Ardes, Tangerang)
Juara 2 : Gavriel Aldrich Alharon Labatar (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Ghoffur Dermawan Wicaksono (PB Djarum, Kudus) dan Aqbar Dion Aldafa (PB Djarum, Kudus)
Ganda Anak Putri U-13:
Juara 1 : Alisha Artha Amara / Orizae Ganesha Jofi (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Mikha Ribka Kasalang / Nafla Berly Syakira Al Habsy (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Ni Kadek Marcia Putri Arishanti / Zhaafira Khoerunnisa (Champion, Klaten) dan Kamilia Farha Imani / Valerie Vidya Chandra (Mutiara Cardinal, Bandung)
Ganda Anak Putra U-13:
Juara 1 : Brian Aqila Daniswaa / Satria Pinandita Yudistira (PB Djarum Kudus)
Juara 2 : Ahmad Hudzaifah / Valdis Adlina Wiska Putra (CHampion, Kudus)
Juara 3 : Azzam Khailani Al Hakim/ Benedictus Keefa Frandrico (E’France Kudus/Ardes Tangerang) dan Muhammad Rizky Fadhillah / Sahya Muhammad (Mutiara Carinal, Bandung)
Tunggal Pemula Putri U-15 :
Juara 1 : Almaira Dzakira Wulanda Lestari (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Alysa Multi Salsabiela (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Injili Kasih Sapetu (Mutiara Cardinal, Bandung) dan Jihan Alya Ghisani (Mutiara Cardinal, Bandung)
Tunggal Pemula Putra U-15:
Juara 1 : Muhammad Ilham Pratama Tuansyah (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Revan Adrilleo Saputra (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Muhamad Derajat Maulana (Djarum, Kudus) dan Mochamad Dzaki Alfaris (Mutiara Cardinal, Bandung)
Ganda Pemula Putri U-15:
Juara 1 : Shafira Atha Azzalia / Wilia Renasya (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Almaira Dzakira Wulanda Lestari / Victoria Grace Matriksa (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Bunga KiranaLarasati / Michelly Tarlista (PB Djarum, Kudus) dan Hilary Lilyana Supit ( PB Talenta /Arista Semarang)
Ganda Pemula Putra U-15:
Juara 1 : Adhwin Arling Rangga / Rhama Madsuba Praduwartha (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Oka Faiq Januar / Rizky Caesar Ramadhan (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Darmawan Setiawan / Muhammad Waldan Habib (PB Djarum, Kudus) dan Flyn Azarel Ananto / I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya (PB Djarum, Kudus)
Ganda Pemula Campuran U-15:
Juara 1 : Rhama Madsuba Praduwartha / Wilia Renasya (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya / Michelly Tarlista (PB DJarum, Kudus)
Juara 3 : Flyn Azarel Ananto / Bunga Kirana Larasati (PB Djarum, Kudus) dan Deva Devandra Santosa / Regina Puspasari (PB Djarum, Kudus)
Tunggal Remaja Putri U-17:
Juara 1 : Victoria Grace Matriksa (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Ghina Khairani Guniandi (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya)
Juara 3 : Kalia Rahmadani (PB Djarum, Kudus) dan Kharissa Widyanda Saputri (Mutiara Cadinal, Bandung)
Tunggal Remaja Putra U-17:
Juara 1 : Fajar Shidi Putra (Exist Badminton Club)
Juara 2 : Alif Akbar M (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Farel Fadhilah Ukasyah (PB Djarum, Kudus) dan Nazwan Abdillah (PB Djarum, Kudus)
Ganda Remaja Putri U-17:
Juara 1 : Anggun Arivina Prawiranata / Aurellia Florenza (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Halifia Usni Pratiwi / Syalma Nurwijaya Kusuma (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Aqelatul Amaliyah Rahma / Nur Hafidzah Afifah (PB Djarum, Kudus)
Ganda Remaja Putra U-17:
Juara 1 : Muhammad Khosda Alfagan Muhammad Luthfi (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Faza Iwadh Kurnia Ramdhan / Hazel Rizqi Prasetyo (PB Djarum Kudus)
Juara 3 : Muhammad Rizki / Yudistira Bintang Ramadan (PB Power Rajawali, Tangerang dan Dzaki Fazari / Mifzal Danish Januarta ( PB Palapa)
Ganda Remaja Campuran U-17:
Juara 1 : Khosa Rajendra Apta Bayanaka / Kanaya Putri (Mutiara Cardinal, Bandung)
Juara 2 : Hazel Rizqi Prasetyo / Azka Ghani Putri Wardhana (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Arkan Rizqi Rohman / Selsi Josika (PB Djarum, Kudus) dan Adi Nugroho / Raysha Nareswari Callysta (Jaya Raya Samudra, Jombang / Sari Bumi Solo)
Tunggal Taruna Putri U-19:
Juara 1 : Evelin Gracia Parapat (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Nurul Tetra Junia Br Matondang (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Dea Nur Fadilla (PB DutaHBC) dan Decilva Oktarinda Kezia Putri (Champion, Kudus)
Tunggal Taruna Putra U-19:
Juara 1 : Adriel Ferdinand Leonardo (Gideon Badminton Academy)
Juara 2 : Gregorius Farrel Frandrico (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Devrat Adi Putra dan Surya Adi Pambudi (Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro Badm)
Ganda Taruna Putri U-19:
Juara 1 : Ardita Anjani / titis Maulida Rahma (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Atresia Naufa Candani / Aurelia Syakira Putri (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Chelsea Marvelyn Istanto / Imanuela Ayu Soka dan Angelita Magdalena Yusup / Rasi Joase Niakhe (PB Djarum, Kudus)
Ganda Taruna Putra U-19:
Juara 1 : Anselmus Breagit Fredy Prasetya / Pulung Ramadhan (PB Djarum, Kudus
Juara 2 : Alexius Ongkytama Subagio / Aquino Evano Keneddy Tangka (PB Djarum, Kudus)
Juara-3 : Mochammad Billawal Aryo Jatmiko / Theodorus Steve Kurniawan dan Anju Siahaan / Faizal Pangestu (PB Djarum, Kudus)
Ganda Taruna Campuran U-19:
Juara 1 : Sansan Herdiansyah / Feodora Hisanah Eltriannisa ( PB Gideon Badminton Academy)
Juara 2 : Faza Iwadh Kurnia Ramdhan Rachel Machalul Cahya Ayu (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Theodorus Steve Kurniawan / Leonora Keyla Frandrica (PB Djarum) dan Ignasius Eric Christian / Medina Nazwa Yuniar (PB Power Rajawali, Tangerang)
Pertahankan Gelar Juara Umum, PB Djarum Borong 16 Emas
PB Djarum memborong 16 gelar juara di Polytron Gubernur Cup 2024 untuk mempertahankan gelar juara umum. [1,619] url asal
#bulu-tangkis #bulutangkis #badminton #pb-djarum #polytron
(MedCom) 09/11/24 21:58
v/17915671/
Turnamen Polytron Gubernur Cup 2024 menjadi wadah untuk menemukan bibit-bibit berbakat yang diharapkan dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia di masa mendatang. Kejuaraan ini merupakan turnamen resmi berskala nasional yang masuk kalender PBSI sehingga para atlet yang bertanding juga memiliki kesempatan untuk menambah poin sebagai modal bermain ke tingkat yang lebih tinggi seperti Kejurnas PBSI 2024 dan Sirnas Premier.
Ketua Panitia Pelaksana Polytron Gubernur Cup 2024 Yuni Kartika mengapresiasi antusiasme 1.169 atlet dari 207 klub di seluruh Indonesia yang tampil unjuk kemampuan untuk mencatatkan prestasi dan siap memperebutkan hadiah senilai total Rp 471 juta. Terlebih turnamen Polytron Gubernur Cup 2024 menjadi ajang persiapan naik jenjang kelas bagi para atlet. Yuni berharap melalui turnamen kelas nasional ini, para atlet dapat terpacu untuk mengasah kemampuan mereka.
“Pada ajang ini, kami tentu dapat mengukur bagaimana perkembangan atlet di Indonesia dari masing-masing klub yang kemudian menjadi bahan evaluasi bagi para pelatih baik penilaian secara fisik, teknik maupun mental. Dari sisi PBSI pasti juga akan melihat sejauh mana potensi bibit-bibit pebulutangkis untuk masa depan,” Yuni menjelaskan.
Sekretaris Umum PBSI Jawa Tengah, Dr. Iswoyo, S.Pt., M.P. bersyukur gelaran Polytron Gubernur Cup 2024 sukses menyedot perhatian dan antusiasme masyarakat dari klub pembinaan dengan kategori usia berjenjang. Melalui turnamen selevel nasional yang rutin digelar, Iswoyo berharap regenerasi atlet muda dapat terus berlanjut.
“Setiap tahun, antusiasme peserta selalu bagus, apalagi turnamen ini ada poin yang bisa mendongkrak peringkat para atlet. Tentu hal ini yang menarik klub-klub dari seluruh Indonesia untuk datang. Sehingga harapannya pembibitan dan regenerasi bisa terus berkesinambungan demi keberlangsungan bulutangkis di panggung dunia,” harap Iswoyo.
Head of District Sales Polytron Handojo Djayadi mengatakan olahraga merupakan suatu komponen penting yang harus terus didukung terlebih dalam mencari bibit potensial dengan menyediakan wadah bertanding untuk para atlet. Hal ini dilakukan demi menambah jam terbang para atlet bertanding di lapangan. Harapannya, bibit pebulutangkis terus dapat bermunculan dengan kualitas mumpuni demi mengharumkan nama bangsa Indonesia di masa mendatang.
“Kami sangat gembira dengan keikutsertaan peserta Polytron Gubernur Cup 2024 begitu tinggi. Kami yakin bibit pebulutangkis Indonesia yang unggul akan semakin banyak dan mampu bersaing ke tingkat yang lebih tinggi. Kami ucapkan selamat kepada para pemenang dan terus jaga semangat sportivitas,” kata Handojo Djayadi.
Salah satu atlet PB Djarum yang bermain di sektor Tunggal Anak Putri kategori U-13 Nafla Berly Syajira Al Habsy berhasil meraih gelar juara usai mengalahkan sesama pemain PB Djarum, Laura Leydisya tiga gim 21-23, 21-15,21-19. Nafla bisa bermain tenang meski banyak rally panjang dan pertandingan berjalan cukup sengit hingga akhirnya mampu membalas kekecewaannya di tahun lalu. “Pada Polytron Gubernur Cup 2023 lalu saya hanya dapat podium tiga. Tetapi tahun ini saya bertekad untuk keras berlatih. Sampai pada set terakhir pertandingan sangat melelahkan. Saya berusaha menahan agar tidak tertinggal poin. Senang sekali akhirnya bisa menang,” cerita Nafla.
Begitu pula di sektor Ganda Remaja Putra U-17 Muhammad Khosda Alfagan yang berpasangan dengan Muhammad Luthfi Habibi dari PB Djarum yang mampu menekuk ganda Faza Iwadh Kurnia Ramdhan/Hazel Rizqi Prasetyo dalam tiga gim panjang 21-19, 25-27, 21-11. Smash tajam Alfa-Luthfi membuat lawan kewalahan dan tidak dapat mengembalikan bola.
“Pertandingan melawan Faza/Hazel itu melelahkan karena rubber gim. Bahkan di gim kedua poinnya kejar-kejaran, pertandingannya cukup sengit dan berakhir kalah. Meski sempat tegang tapi itu bisa diatasi. Di babak ketiga kami bangkit dan merebut juara,” kata Alfa. Luthfi menambahkan, meski sulit, pertandingan ini sangat berkesan. Perjuangan mereka tidak sia-sia, “Pertandingan ini membuat kami semakin kompak dan tangguh secara fisik dan mental, juga untuk persiapan ke Sirnas Premier.”
Polytron Gubernur Cup 2024 ini mempertandingkan 21 kategori. Nomor tunggal dan putri mempunyai pembagian umur terbanyak, meliputi kelompok umur U11 (usia dini), U13 (anak-anak), U15 (pemula), U17 (remaja), hingga U19 (taruna). Sedangkan nomor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran hanya akan mempertandingkan kelompok umur U15 (pemula), U17 (remaja), dan U19 (taruna).
Selain Polytron, turnamen ini juga terselenggara berkat dukungan penuh dari Bakti Olahraga Djarum Foundation serta beberapa sponsor lainnya seperti Milklife, Caffino, Kopi Tubuk Gadjah, Blibli, FOX’s, Hundred, dan Cleo.
Berikut daftar para pemenang Polytron Gubernur Cup 2024:
Tunggal Usia Dini Putri U-11:
Juara 1 : Aqila Talita Shaki (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Keysha Almirah Dewi (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Karen Nina Lumoindong (PB Mutiara Cardinal, Bandung) dan Shallom Angelica Sari (PB Champion, Klaten)
Tunggal Usia Dini Putra U-11:
Juara 1 : Aqila Rifky Pramudia (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Muhammad Rafa Shirdi (PB Champion, Klaten)
Juara 3 : M. Raffa Aska Putra (PB Putra Pandaan, Pasuruan) dan Nawaf Al Ashar (PB Djarum, Kudus)
Tunggal Anak Putri U-13:
Juara 1 : Nafla Berly Syakira Al Habsy (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Laura Leydisya (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Mikha Ribka Kasalang (PB Djarum, Kudus) dan Hafiah Hasanah Zahra (PB Djarum, Kudus)
Tunggal Anak Putra U-13:
Juara 1 : Benedictus Keefa Frandrico (PB Ardes, Tangerang)
Juara 2 : Gavriel Aldrich Alharon Labatar (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Ghoffur Dermawan Wicaksono (PB Djarum, Kudus) dan Aqbar Dion Aldafa (PB Djarum, Kudus)
Ganda Anak Putri U-13:
Juara 1 : Alisha Artha Amara / Orizae Ganesha Jofi (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Mikha Ribka Kasalang / Nafla Berly Syakira Al Habsy (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Ni Kadek Marcia Putri Arishanti / Zhaafira Khoerunnisa (Champion, Klaten) dan Kamilia Farha Imani / Valerie Vidya Chandra (Mutiara Cardinal, Bandung)
Ganda Anak Putra U-13:
Juara 1 : Brian Aqila Daniswaa / Satria Pinandita Yudistira (PB Djarum Kudus)
Juara 2 : Ahmad Hudzaifah / Valdis Adlina Wiska Putra (CHampion, Kudus)
Juara 3 : Azzam Khailani Al Hakim/ Benedictus Keefa Frandrico (E’France Kudus/Ardes Tangerang) dan Muhammad Rizky Fadhillah / Sahya Muhammad (Mutiara Carinal, Bandung)
Tunggal Pemula Putri U-15 :
Juara 1 : Almaira Dzakira Wulanda Lestari (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Alysa Multi Salsabiela (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Injili Kasih Sapetu (Mutiara Cardinal, Bandung) dan Jihan Alya Ghisani (Mutiara Cardinal, Bandung)
Tunggal Pemula Putra U-15:
Juara 1 : Muhammad Ilham Pratama Tuansyah (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Revan Adrilleo Saputra (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Muhamad Derajat Maulana (Djarum, Kudus) dan Mochamad Dzaki Alfaris (Mutiara Cardinal, Bandung)
Ganda Pemula Putri U-15:
Juara 1 : Shafira Atha Azzalia / Wilia Renasya (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Almaira Dzakira Wulanda Lestari / Victoria Grace Matriksa (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Bunga KiranaLarasati / Michelly Tarlista (PB Djarum, Kudus) dan Hilary Lilyana Supit ( PB Talenta /Arista Semarang)
Ganda Pemula Putra U-15:
Juara 1 : Adhwin Arling Rangga / Rhama Madsuba Praduwartha (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Oka Faiq Januar / Rizky Caesar Ramadhan (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Darmawan Setiawan / Muhammad Waldan Habib (PB Djarum, Kudus) dan Flyn Azarel Ananto / I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya (PB Djarum, Kudus)
Ganda Pemula Campuran U-15:
Juara 1 : Rhama Madsuba Praduwartha / Wilia Renasya (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya / Michelly Tarlista (PB DJarum, Kudus)
Juara 3 : Flyn Azarel Ananto / Bunga Kirana Larasati (PB Djarum, Kudus) dan Deva Devandra Santosa / Regina Puspasari (PB Djarum, Kudus)
Tunggal Remaja Putri U-17:
Juara 1 : Victoria Grace Matriksa (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Ghina Khairani Guniandi (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya)
Juara 3 : Kalia Rahmadani (PB Djarum, Kudus) dan Kharissa Widyanda Saputri (Mutiara Cadinal, Bandung)
Tunggal Remaja Putra U-17:
Juara 1 : Fajar Shidi Putra (Exist Badminton Club)
Juara 2 : Alif Akbar M (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Farel Fadhilah Ukasyah (PB Djarum, Kudus) dan Nazwan Abdillah (PB Djarum, Kudus)
Ganda Remaja Putri U-17:
Juara 1 : Anggun Arivina Prawiranata / Aurellia Florenza (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Halifia Usni Pratiwi / Syalma Nurwijaya Kusuma (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Aqelatul Amaliyah Rahma / Nur Hafidzah Afifah (PB Djarum, Kudus)
Ganda Remaja Putra U-17:
Juara 1 : Muhammad Khosda Alfagan Muhammad Luthfi (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Faza Iwadh Kurnia Ramdhan / Hazel Rizqi Prasetyo (PB Djarum Kudus)
Juara 3 : Muhammad Rizki / Yudistira Bintang Ramadan (PB Power Rajawali, Tangerang dan Dzaki Fazari / Mifzal Danish Januarta ( PB Palapa)
Ganda Remaja Campuran U-17:
Juara 1 : Khosa Rajendra Apta Bayanaka / Kanaya Putri (Mutiara Cardinal, Bandung)
Juara 2 : Hazel Rizqi Prasetyo / Azka Ghani Putri Wardhana (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Arkan Rizqi Rohman / Selsi Josika (PB Djarum, Kudus) dan Adi Nugroho / Raysha Nareswari Callysta (Jaya Raya Samudra, Jombang / Sari Bumi Solo)
Tunggal Taruna Putri U-19:
Juara 1 : Evelin Gracia Parapat (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Nurul Tetra Junia Br Matondang (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Dea Nur Fadilla (PB DutaHBC) dan Decilva Oktarinda Kezia Putri (Champion, Kudus)
Tunggal Taruna Putra U-19:
Juara 1 : Adriel Ferdinand Leonardo (Gideon Badminton Academy)
Juara 2 : Gregorius Farrel Frandrico (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Devrat Adi Putra dan Surya Adi Pambudi (Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro Badm)
Ganda Taruna Putri U-19:
Juara 1 : Ardita Anjani / titis Maulida Rahma (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Atresia Naufa Candani / Aurelia Syakira Putri (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Chelsea Marvelyn Istanto / Imanuela Ayu Soka dan Angelita Magdalena Yusup / Rasi Joase Niakhe (PB Djarum, Kudus)
Ganda Taruna Putra U-19:
Juara 1 : Anselmus Breagit Fredy Prasetya / Pulung Ramadhan (PB Djarum, Kudus
Juara 2 : Alexius Ongkytama Subagio / Aquino Evano Keneddy Tangka (PB Djarum, Kudus)
Juara-3 : Mochammad Billawal Aryo Jatmiko / Theodorus Steve Kurniawan dan Anju Siahaan / Faizal Pangestu (PB Djarum, Kudus)
Ganda Taruna Campuran U-19:
Juara 1 : Sansan Herdiansyah / Feodora Hisanah Eltriannisa ( PB Gideon Badminton Academy)
Juara 2 : Faza Iwadh Kurnia Ramdhan Rachel Machalul Cahya Ayu (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Theodorus Steve Kurniawan / Leonora Keyla Frandrica (PB Djarum) dan Ignasius Eric Christian / Medina Nazwa Yuniar (PB Power Rajawali, Tangerang)
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(KAH)
BDMNTN XL 2024: Liga Bulu Tangkis Bertabur Bintang Sajikan Format Pertandingan Baru
BDMNTN XL 2024 menyajikan laga seru dengan format menarik dan roster bertabur bintang. [849] url asal
#bulutangkis #bulu-tangkis #badminton #hendra-setiawan #greysia-polii
(MedCom) 01/11/24 07:23
v/17300243/
Jakarta: Membuka hari pertama liga bulutangkis BDMNTN XL 2024, Kamis (31/10) di Istora Senayan Jakarta, pertandingan berlangsung dengan cukup menegangkan. Empat tim yang saling berhadapan, menunjukkan permainan terbaiknya dan berusaha merebut kemenangan dalam setiap pertandingan.Pada sesi pertama, yang berlangsung pada pukul 12.00 WIB, tim Rockets melawan tim Hurricanes. Kemudian di sesi kedua, pada pukul 18.00 WIB, tim Lightning berhadapan dengan tim Blitzers.
Ada lima nomor pertandingan yang dimainkan dalam tiap sesinya, yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan satu format pertandingan bulutangkis baru, yaitu 3 vs 3.
Dalam satu laga, para atlet akan bermain selama 4x10 menit. Pemain yang mengumpulkan poin tertinggi menjadi pemenang dalam partai tersebut. Namun jika hasilnya imbang 2-2, maka akan ditentukan dengan shuttle show down yang merebut 2 poin lebih dulu.
Untuk pertandingan 3vs3, masing-masing tim diperkuat oleh dua atlet putra dan satu atlet putri. Mereka bisa mengganti pemain di tengah laga, tanpa batasan, sesuai dengan strategi masing-masing. Format pertandingan ini menjadi salah satu laga yang sayang untuk dilewatkan, karena belum pernah disajikan dalam turnamen bulutangkis lainnya.
Format ini rupanya disambut baik oleh para atlet yang ambil bagian di turnamen ini. Meski membutuhkan penyesuaian di lapangan, namun mereka mengaku tetap bersemangat untuk merebut kemenangannya.
“Ini pertama kali buat saya main dengan format 4x10 menit. Rasanya tidak mudah karena poinnya jadi banyak. Tapi bagus buat kami karena bisa berpasangan dengan pemain lain, bisa mendapatkan ilmu lagi,” kata Hendra Setiawan yang bermain di tim Rockets.
“Buat saya ini lebih capek, karena rasanya seperti poin 21x4. Tadi pertama kami main terlalu lambat dan ini pertama kali berpasangan, makanya kagok,” kata Hendra.
Hendra mengaku senang bisa tampil di liga kali ini. Ia merasa tertantang untuk bisa membangun kerjasama tim dan saling dukung satu sama lain. Dalam penampilan pertamanya di BDMNTN XL 2024, Hendra turun di ganda putra bersama Chen Tang Jie, asal Malaysia dan di nomor 3 vs 3.
“Tiap liga partnernya beda. Jadinya seru buat saya. Kami jadi dapat pengalaman baru juga karena berpasangan dengan pemain negara lain. Bangun kerja sama tim dan chemistry,” ujar Hendra.
“Saya senang bisa berpasangan dengan juara Olimpiade. Saya sangat gembira dan ini pengalaman yang sangat special,” ungkap Chen Tang Jie, pemain ganda asal Malaysia.
Selain Hendra dan Chen, liga BDMNTN XL 2024 diikuti bintang dan legend bulutangkis lainnya. Ada Viktor Axelsen, Yuta Watanabe, Seo Seung Jae, Aaron Chia hingga dua bintang yang sudah pensiun, Lee Yong Dae dan Greysia Polii.
Hasil pertandingan hari pertama ini dimenangkan oleh tim Hurricanes dan tim Blitzers. Pertandingan berikutnya akan digelar besok, Jumat (1/11), mulai pukul 13.30 WIB. Tim Blitzers akan berhadapan dengan tim Rocket, sementara tim Lightning dengan tim Hurricanes.
“Dari awal tadi saya kira kemungkinan besar menangnya hanya 30 persen dengan kondisi saya yang sudah lama nggak main di lapangan, setelah hamil dan melahirkan. Terima kasih untuk Ashwini yang banyak mengcover saya hari ini,” kata Greysia yang memperkuat tim Lightning.
Setelah pensiun, Greysia mengaku tak melakukan latihan bulutangkis yang intens. Namun kebolehannya mengolah shuttlecock rupanya belum sepenuhnya pudar. Ia sukses membungkus kemenangan bersama Ashwini Ponnnappa, mengalahkan Alexandra Boje/Toh Ee Wei.
“Kami sudah tahu satu sama lain, bukan sebagai pasangan, tapi sebagai lawan. Tapi itu modal yang baik buat kami untuk saling memahami sebagai pasangank kali ini,” lanjut Greysia.
Berikut hasil lengkap pertandingan hari ini:
Hurricanes vs Rockets
Ganda putri: Gloria Emanuelle Widjaja/Selena Piek vs Misaki Matsutomo/Tse Ying Suet 9-19, 17-11, 17-11, 8-15, 1-3
Tunggal putra: Lee Cheuk Yiu vs Kodai Naraoka 12-16, 18-10, 16-10, 8-16, 2-0
Ganda putra: Aaron Chia/Teo Ee Yi vs Hendra Setiawan/Chen Tang Jie 27-13, 19-20, 25-17, 19-13
Tunggal putri: Aya Ohori vs Yeo Jia Min 14-17, 17-12, 14-15, 11-17
3 vs 3: Aaron Chia/Mathias Christiansen/Gloria Emanuelle Widjaja vs Chen Tang Jie/Lee Yong Dae/Misaki Matsutomo 24-14, 17-16, 15-22, 14-13
Lightning vs Blitzers
Ganda putri: Ashwini Ponnnappa/Greysia Polii vs Alexandra Boje/Toh Ee Wei 9-13, 10-15, 12-7, 12-10, 3-1
Tunggal putra: Viktor Axelsen vs Kunlavut Vitidsarn 12-9, 11-12, 8-18, 12-10, 2-0
Ganda putra: Soh Wooi Yik/Yuta Watanabe vs Sabar Karyaman Gutama/Seung Jae Seo 13-14, 19-11, 10-14, 13-14
Tunggal putri: Ratchanok Intanon vs Pornpawee Chochuwong 11-13, 13-12, 16-10, 11-10
3 vs 3: Soh Wooi Yik/Tang Chun Man/Greysia Polii vs Ong Yew Sin/Seo Seung Jae/Toh Ee Wei 14-11, 12-14, 11-13, 11-13
Daftar Pemain dalam Tim:
Blitzers: Kunlavut Vitidsarn, Pornpawee Chochuwong, Alexandra Boje, Toh Ee Wei, Sabar Karyaman Gutama, Seo Seung Jae, Ong Yew Sin
Hurricanes: Lee Cheuk Yiu, Aya Ohori, Selena Piek, Gloria Emanuelle Widjaja, Aaron Chia, Mathias Christiansen, Teo Ee Yi
Lightning: Viktor Axelsen, Ratchanok Intanon, Ashwini Ponnnappa, Greysia Polii, Yuta Watanabe, Tang Chun Man, Soh Wooi Yik
Rockets: Kodai Naraoka, Yeo Jia Min, Misaki Matsutomo, Tse Ying Suet, Hendra Setiawan, Chen Tang Jie, Lee Yong Dae
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(ASM)
Kapolda Metro Sebut Kasus Firli Bahuri Sudah Masuk Tahap "Finishing"
Kasus eks Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri kini sudah memasuki tahap finishing atau penyelesaian akhir di Polda Metro Jaya. Halaman all [424] url asal
#syahrul-yasin-limpo #firli-bahuri #kasus-pemerasan-firli-bahuri #firli-bahuri-badminton #kasus-firli-mandek-di-polda-metro #firli-bertemu-syl-di-lapangan-badminton #pemeriksaan-firli-bahuri
(Kompas.com) 31/10/24 09:19
v/17244568/
JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto mengungkapkan bahwa kasus yang menjerat eks Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri kini sudah memasuki tahap finishing atau penyelesaian akhir.
"Gelar perkara kasus Pak Firli, sudah finishing," kata Karyoto saat diwawancarai di Jakarta Barat, Rabu (30/10/2024) malam.
Meskipun demikian, ia belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai proses gelar perkara tersebut, yang terkait dengan dugaan suap terhadap mantan Menteri Pertanian Syahril Yasin Limpo (SYL).
Karyoto juga tidak mengungkap kapan Firli akan dipanggil untuk diperiksa dalam kasus ini, menjawab singkat, "Nanti ya, nanti."
Sementara itu, diketahui bahwa sebanyak 160 saksi telah diperiksa penyidik dalam kasus dugaan pemerasan dan pertemuan Firli Bahuri dengan Syahrul.
Dalam perkara dugaan pemerasan, di mana Firli berstatus tersangka, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya telah memeriksa 123 saksi.
"Total saksi-saksi yang telah dilakukan pemeriksaan sebanyak 123 saksi. Total ahli yang dilakukan pemeriksaan sebanyak 11 orang,” ungkap Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak saat dikonfirmasi, Selasa (1/10/2024).
Polisi juga tengah mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Terkait dengan dugaan pertemuan dengan SYL, status Firli masih sebagai saksi, meskipun status perkara telah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.
Sejauh ini, penyidik telah memeriksa 37 orang dalam konteks dugaan pertemuan Firli dengan SYL.
“Polri tujuh orang, KPK 16 orang, Kementan 10 orang, sipil empat orang,” ungkap Ade. Penyidik juga telah memeriksa dua ahli, yaitu ahli hukum pidana dan hukum acara pidana, terkait dugaan pertemuan Firli dengan SYL.
Dalam kedua kasus tersebut, polisi menerapkan Pasal 12 e dan/atau Pasal 12 B atau Pasal 11 UU Tipikor juncto Pasal 65 KUHP, serta Pasal 36 juncto Pasal 65 Undang-Undang KPK RI. Kini, penyidik akan kembali menjadwalkan pemeriksaan Firli di Polda Metro Jaya.
Indonesia Masters 2024: Dukungan Publik Surabaya Diharapkan Tambah Motivasi Pebulu Tangkis Indonesia
Dengan dukungan dari masyarakat Surabaya, para pebulu tangkis Indonesia diharapkan bisa mendapat motivasi lebih untuk meraih prestasi tertinggi. [277] url asal
#indonesia-masters #bulu-tangkis #bulutangkis #badminton #surabaya
(MedCom) 28/10/24 16:37
v/17108980/
Surabaya: Ajang WONDR By BNI Indonesia Masters II Super 100 2024 di Surabaya mendapatkan dukungan penuh dari BNI. Perwakilan BNI Area 2 Surabaya, Warsid mengungkapkan bahwa pihaknya senang dengan antusiasme mengingat publik Kota Pahlawan banyak mendukung atletnya yang berlaga langsung di Jatim Expo.Sepanjang ajang WONDR By BNI Indonesia Masters II Super 100 pihaknya hadir untuk memberikan pelayanan kepada para nasabah yang ingin menggunakan WONDR. Dengan adanya aplikasi bank digital dari BNI memudahkan fan bulutangkis yang ingin menyaksikan langsung pertandingan mengingat banyak potongan harga sampai aktivasi lainnya.
“BNI terus mendukung seluruh kegiatan bulutangkis di Indonesia. Saya berharap dengan adanya dukungan dari seluruh pihak membuat pebulu tangkis tuan rumah menyapu bersih gelar juara di WONDR By BNI Indonesia Masters II Super 100,” tutur Warsid.
“Kami terus mendoakan para atlet yang berlaga agar bisa menjadi kebanggaan kita semua. Kolaborasi yang dilakukan antara BNI dengan PP PBSI diharapkan bisa terus berlanjut dan menjaga tradisi juara ke depannya terus berlangsung,” ujar Warsid.
Sementara menurut Wakil Ketua Pengprov PBSI Jawa Timur, Putu Rangga Jayaprana pihaknya siap menggelar kembali kejuaraan bulutangkis setelah pekan lalu menjadi tuan rumah turnamen WONDR By BNI Indonesia International Challenge 2024 yang juga berlangsung sukses.
"Kami siap kembali menggelar kejuaraan WONDR By BNI Indonesia Masters II Super 100 Tahun 2024 di Jatim Expo, Surabaya. Setelah pekan lalu kami juga bisa sukses besar menggelar WONDR By BNI Indonesia International Challenge 2024," kata Putu Rangga.
"Ini merupakan pekan kedua hajatan bulutangkis berskala internasional yang berlangsung di Jatim Expo, Surabaya, setelah pekan lalu digelar turnamen WONDR By BNI Indonesia International Challenge yang dipadati penonton dan wakil tuan rumah sukses merebut tiga gelar juara," tambah Putu Rangga.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(ASM)
Indonesia International Challenge 2024: Mutiara Takluk di Final
Mutiara merasa fisik lawan lebih baik darinya di laga final sehingga ia harus puas menjadi runner up Indonesia International Challenge 2024. [454] url asal
#bulutangkis #badminton #bulu-tangkis
(MedCom) 27/10/24 16:36
v/17060675/
Surabaya: Pebulutangkis Mutiara Ayu Puspitasari harus puas menjadi runner up turnamen WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya. Pada laga final yang mentas di Jatim Expo, Surabaya, Minggu (27/10/2024) tunggal putri kelahiran 17 Mei 2006 itu menyerah dari wakil Thailand, Yataweemin Ketklieng dengan skor 21-18, 12-21, 16-21.Pada laga ini, tunggal putri ranking 97 dunia itu mengaku sejatinya sudah berupaya meraih kemenangan. Sebelum laga, juara Slovenia International 2021 itu bahkan telah mempersiapkan dengan baik untuk menghadapi wakil Negeri Gajah Putih.
Terlihat persiapan yang dilakukan Mutiara berjalan dengan sangat baik seusai mampu unggul terlebih dahulu di gim pertama. Performa Mutiara kemudian sedikit menurun di gim kedua sehingga harus menyerah dan tertinggal.
Pada gim penentuan, Mutiara Ayu Puspitasari terlihat kurang bisa mengantisipasi serangan lawan sehingga harus puas menjadi runner up di turnamen WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya seusai menyerah lewat pertarungan rubber game dalam tempo 1 jam 15 menit.
“Saya menghadapi lawan yang tangguh. Lawan memang pemain junior tapi permainannya terbilang cukup bagus. Pada laga ini saya sudah bermain dengan maksimal dan merasa cukup baik dari serangan. Dari segi fisik saya rasa lawan lebih prima ketimbang saya di laga ini,” ujar Mutiara.
Dengan hasil ini, pemain asal Ngawi itu masih belum mengoleksi gelar juara sepanjang 2024. Tercatat tahun ini juara BNI Badminton Asia Junior Championships 2023 itu baru sekali melangkah ke final di International Challenge 2024 dan juga harus puas menjadi runner up. Saat itu di Negeri Gajah Putih, Mutiara menjadi finalis seusai pada partai puncak menyerah dari wakil Jepang, Riko Gunji dengan skor 14-21, 15-21.
“Saya bukan tipe pemain yang berlarut dalam kesedihan. Hasil pada turnamen International Challenge 2024 di Thailand menjadi cambuk buat saya untuk menghadapi turnamen berikutnya. Saya mencoba untuk memberikan yang terbaik di laga ini meski belum mendapatkan hasil yang diharapkan,” ujar Mutiara.
Juara Kapal Api Indonesia International Series 2022 itu berharap ke depannya bisa meraih hasil yang lebih baik lagi. Pekan depan Mutiara berharap kondisinya prima untuk bisa berlaga pada ajang WONDR by BNI Indonesia Masters 2024 Super 100 di Surabaya. Selama satu pekan, Mutiara sudah berjuang memberikan yang terbaik sampai mengalami beberapa luka di bagian badannya.
“Pekan depan nama saya masih didaftarkan untuk ajang WONDR by BNI Indonesia Masters 2024 Super 100. Bicara kondisi fisik tentu selama satu pekan ini saya sudah terkuras. Saya juga telah mengikuti beberapa turnamen sebelumnya jadi untuk ke depannya saya ingin melihat kondisi saya terlebih dahulu,” ujar Mutiara.
Dijadwalkan pekan depan Mutiara Ayu Puspitasari akan berlaga pada ajang WONDR by BNI Indonesia Masters 2024 Super 100. Menurut undian, Mutiara akan berjumpa tunggal putri Chinese Taipei, Liang Ting Yu yang merupakan unggulan kedua turnamen BWF Super 100.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(KAH)
Indonesia International Challenge 2024: Jafar/Felisha Gondol Gelar Juara
Jafar/Felisha bermain lebih sabar sehingga bisa mengatur tempo yang menyulitkan Amri/Nita dalam mengembangkan permainan. [466] url asal
#bulu-tangkis #badminton #bulutangkis
(MedCom) 27/10/24 14:15
v/17060693/
Surabaya: Pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu kembali meraih gelar juara saat berlaga pada turnamen bulutangkis WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya.Dalam laga final yang digelar di Jatim Expo, Surabaya, Minggu (27/10/2024) ganda campuran ranking 97 dunia itu meraih kemenangan dua gim langsung atas rekan senegara, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dengan skor 21-13, 21-15 untuk meraih gelar juara.
Pada pertandingan ini, Jafar/Felisha mengaku banyak belajar dari pertemuan sebelumnya dengan Amri/NIta di Malaysia. Saat berlaga di Negeri Jiran itu, juara WONDR by BNI Indonesia Masters 2024 Super 100 di Pekanbaru itu menyerah dengan skor 10-21, 14-21.
“Pada laga ini kami bermain lebih sabar. Pada pertemuan sebelumnya dengan Amri/Nita kami kalah karena bermain terburu-buru sehingga banyak melakukan kesalahan sendiri. Kami mencoba untuk mengatur tempo permainan di laga ini dan lebih sabar. Kami punya keutungan di sini karena laju shuttletcock lebih kenancang jadi membuat kami bermain dengan nyaman,” ungkap Jafar.
Raihan gelar juara di hadapan publik Kota Pahlawan membuat Jafar/Felisha kembali berjaya pada ajang WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024. Tercatat sebelumnya saat berlaga pada ajang yang sama di Pekanbaru, Jafar/Felisha juga naik podium tertinggi seusai mengalahkan rekan satu negaranya, Adnan Maulana/Indah Cahya dengan skor 21-18, 21-10.
Raihan dua gelar juara turnamen level international challenge membuat Jafar/Felisha makin termotivasi untuk bisa meraih gelar juara pekan depan pada turnamen WONDR by BNI Indonesia Masters 2024 Super 100. Dijadwalkan pasangan yang memulai debut di Pekanbaru itu akan langsung melangkah ke 16 besar seusai mendapatkan bye.
“Raihan gelar juara di WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya tentu membuat kami termotivasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Bagi kami gelar juara di sini menjadi batu loncatan untuk pekan depan karena target kami ingin meraih gelar juara turnamen BWF Super 100,” ujar Jafar.
“Menjadi juara pada setiap turnamen yang diikuti menjadi cara kami untuk bisa mengikuti turnamen yang levelnya lebih bergengsi. Gelar juara ini juga menjadi cara kami untuk memberikan keyakinan kepada pelatih bahwa kami mampu bersaing di level yang lebih tinggi. Kami berharap ke depannya kami bisa meraih gelar juara secara konsisten pada setiap turnamen yang kami ikuti,” Felisha menambahkan.
Penampilan pasangan Jafar/Felisha mulai menanjak hasil dari kerja keras mereka selama latihan. Terlebih keduanya saat ini sudah berlatih di bawah arahan langsung Herry Iman Pierngadi. Pelatih perjuluk Naga Api itu punya banyak pengalaman melatih sehingga membuat Jafar/Felisha banyak mendapatkan masukan untuk perkembangan permainan keduanya.
“Dari saya pribadi, dilatih oleh Herry IP berdampak bagi permainan kami. Dengan pengalamannya, coach Herry IP banyak memberikan kami solusi permasalahan di lapangan. Secara teknik kami pasti sudah baik dan tinggal dimatangkan saja. Tapi faktor nonteknis di luar lapangan banyak mendapatkan arahan dari Herry IP,” ujar Felisha.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(KAH)
Indonesia International Challenge 2024: 3 Ganda Campuran Indonesia Melaju ke Semifinal
Jafar/Felisha, Bobby/Melati, dan Amri/Nita berhasil melaju ke babak empat besar Indonesia International Challenge 2024. [608] url asal
#indonesia-international-challenge-2024 #bulu-tangkis #badminton #bulutangkis
(MedCom) 25/10/24 18:28
v/16982457/
Surabaya: Pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu melangkah ke semifinal turnamen bulutangkis WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya. Berlaga di Jatim Expo, Surabaya, Jumat (25/10/2024) ganda campuran ranking 97 dunia itu melaju seusai mengalahkan rekan satu negaranya, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dengan skor 21-12, 16-21, 21-13.Pada laga ini juara WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Pekanbaru itu mengaku kurang puas dengan permainan yang ditampilkan. Saat sudah bisa unggul, Jafar/Felisha mengendurkan serangan sehingga terjadi rubber game. Saat babak penentuan, Jafar/Felisha mencoba untuk bermain lebih menekan untuk akhirnya meraih kemenangan dalam tempo 41 menit.
“Dari segi permainan kami kurang puas dengna performa yang kami tampilkan. Kami seharusnya bisa bermain lebih baik lagi dan berharap pada semifinal tidak menurunkan tempo dengan menekan sejak awal laga,” ungkap Jafar.
“Kemenangan yang kami raih di laga ini masih belum terlalu memuaskan karena kami sering membuat kesalahan sendiri. Saat lawan tidak dalam kondisi terbaik kami seharusnya bisa bermain lebih baik untuk mengontrol permainan,” Felisha menambahkan.
Dengan kemenangan ini, juara WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Pekanbaru itu sukses melakukan revans melawan pasangan ranking 88 dunia itu. Pada pertemuan terakhir di perempatfinal Vietnam Open 2024, Jafar/Felisha menyerah dari Adnan/Indah lewat pertarungan rubber game 21-11, 14-21, 20-22.
Lawan Jafar/Felisha di semifinal yakni pasangan Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti yang pada laga sebelumnya mengalahkan wakil Chinese Taipei, Jui-Hsuan Huang/Jia Yin-Lin dengan skor 21-12, 21-5.
Menghadapi Bobby/Melati, pasangan Jafar/Felisha bertekad untuk tampil lebih baik terutama dalam menjaga fokus. Keduanya tidak mau lengah untuk bisa meraih tiket ke partai puncak dan mengulang kesuksesan meraih dua gelar beruntun seperti di Pekanbaru.
“Kami ingin memberikan permainan terbaik di partai semifinal nantinya. Tentu setelah ini kami akan mempelajari gaya bermain lawan terlebih dahulu. Dari kami akan menampilkan permainan terbaik dengan terus menjaga fokus sepanjang laga,” ujar Felisha.
Lawan Jafar/Felisha yakni Bobby/Melati mengaku sudah siap tampil di empat besar seusai mulai mengenal karakteristik arena pertandingan. Dengan adaptasi cepat, ganda campuran ranking 111 dunia itu mampu menyegel tiket empat besar seusai menang dalam tempo 20 menit.
“Dari segi permainan, kami sudah mulai nyaman dalam bermain. Bersyukur di laga ini diberikan kelancaran dan meraih kemenangan. Skor di gim pertama cukup ketat karena kami memulai laga dengan lambat. Tentunya hal itu tidak boleh terjadi lagi di laga berikutnya,” ujar Bobby.
Menghadapi Jafar/Felisha, pasangan Bobby/Melati bertekad tampil lebih baik lagi untuk bisa meraih tiket final.
“Kami belum pernah bertemu pasangan Jafar/Felisha. Setelah ini kami akan mempelajari permainan lawan. Pencapaian di semifinal belum membuat kami puas, kami masih mengincar hasil yang lebih baik lagi,” ungkap Bobby.
Ganda campuran Indonesia lainnya yang melangkah ke semifinal yakni pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah yang mengalahkan rekan satu negaranya, Verrell Yustin Mulia/Priskila Venus Elsadai dengan skor 21-18, 21-13.
Dengan hasil ini, juara Malaysia International Challenge 2024 itu akan menantang pemenang laga antara Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata dan Zaidan Arrafi Awal Nabawi/Jessica Maya Rismawardani.
Menghadapi semifinal WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya, ganda campuran ranking 120 dunia itu bertekad tampil lebih baik. Keduanya ingin melangkah lebih jauh lagi di hadapan publik Kota Pahlawan setelah sebelumnya di WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Pekanbaru terhenti di delapan besar dari pasangan Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti dengan skor 16-21, 14-21.
“Menghadapi rekan satu negara tentu tidak mudah. Kami mencoba menekan lawan sejak awal dan mengambil inisiatif penyerangan. Terlihat lawan kurang nyaman dan kami bisa melancarkan strategi yang diinginkan,” ujar Amri.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(ASM)
Indonesia International Challenge 2024: Mutiara Berikan Pembuktian, Kyla Terhenti
Mutiara berhasil melaju, tapi Kyla tak bisa mengikuti langkah kompatriotnya. [435] url asal
#indonesia-international-challenge-2024 #bulu-tangkis #bulutangkis #badminton #mutiara #kyla
(MedCom) 25/10/24 18:14
v/16979191/
Surabaya: Pebulutangkis Mutiara Ayu Puspitasari melangkah ke babak semifinal turnamen WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 dalam laga di Jatim Expo, Surabaya, Jumat (25/10/2024). Kepastian tersebut didapat tunggal putri kelahiran 17 Mei 2006 itu meraih tiket empat besar seusai menumbangkan rekan satu negaranya, Bilqis Prasista dengan skor 16-21, 21-18, 21-14.Pada laga ini, pemain asal Ngawi itu mengaku sedikit kesulitan beradaptasi dengan kondisi arena pertandingan yang banyak hembusan angin. Dengan bermain lebih tenang dan semangat ingin meraih kemenangan, tunggal putri ranking 97 dunia itu akhirnya menang lewat pertarungan rubber game dalam tempo 1 jam 5 menit.
“Pada laga ini saya kesulitan mengembangkan permainan di sisi lapangan yang banyak berhembus angin. Adanya faktor tersebut membuat saya sulit untuk menerapkan strategi saya inginkan dan akhirnya tertinggal. Dengan adanya motivasi dari pelatih membuat saya terus termotivasi untuk bisa meraih kemenangan dan akhirnya melangkah ke semifinal,” ungkap Mutiara.
Menghadapi rekan satu negara di perempatfinal membuat Mutiara termotivasi. Juara BNI Badminton Asia Junior Championships 2023 itu ingin memberikan pembuktian bahwa dengan kerja keras yang dilakukan bisa meraih hasil maksimal.
“Saya punya motivasi untuk bisa memberikan yang terbaik. Saat ini saya sedang berproses ke arah yang lebih baik dan ke depannya saya ingin meraih kemenangan di semifinal dan melangkah ke partai puncak,” ujar juara Kapal Api Indonesia International Series 2022 itu.
Pada babak empat besar, Mutiara akan menghadapi wakil Malaysia, Karupathevan Letshanaa yang meraih kemenangan atas tunggal putri Hong Kong, Saloni Samirbhai Mehta lewat pertarungan rubber game 21-11, 19-21, 21-12.
Kegemilangan Mutiara tidak diikuti oleh Kyla Legiana Agatha yang tersingkir di perempatfinal. Pemain kelahiran 18 Agustus 2003 itu menyerah di tangan wakil Thailand, Yataweemin Ketklieng dengan skor 12-21, 17-21.
Pada laga ini Kyla mengaku tidak bisa melancarkan serangan dengan nyaman seusai lawan bisa membaca strateginya dengan baik. Alhasil tunggal putri ranking 157 dunia itu menyerah di laga ini dalam tempo 44 menit.
“Pada laga ini saya tidak bisa menerapkan pola permainan yang saya inginkan. Sejak awal saya penasaran sehingga banyak tertinggal di laga ini. Tentu saya banyak belajar dengan harus lebih sabar dalam menerapkan pola yang saya inginkan,” ungkap Kyla.
Hasil di turnamen WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya tidak begitu memuaskan buat Kyla. Semifinalis Austrian Open 2024 itu bertekad tampil lebih baik lagi pekan depan saat berlaga pada ajang WONDR by BNI Indonesia Masters 2024 Super 100 di Surabaya.
“Setelah tampil di turnamen ini saya akan melakukan evaluasi lagi terutama gaya bermain saya. Ke depannya dalam bermain tidak boleh bermain terburu-buru dan harus lebih banyak mengatur tempo,” ujar Kyla.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(ASM)
Indonesia International Challenge 2024: Langkah Chiara Terhnti di 32 Besar
Chiara merasa kondisinya belum 100 persen karena baru pulih dari cedera. [225] url asal
#indonesia-international-challenge-2024 #bulu-tangkis #bulutangkis #badminton #chiara-marvella-handoyo
(MedCom) 24/10/24 00:36
v/16917476/
Surabaya: Pebulutangkis Chiara Marvella Handoyo terhenti langkahnya pada turnamen WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya pada 32 besar. Berlaga di Jatim Expo, Surabaya, Rabu (23/10/2024), pemain kelahiran 14 Juni 2005 itu menyerah dua gim langsung dengan skor 17-21, 21-23 dari wakil Hong Kong, Saloni Samirbhai Mehta.Pada laga ini tunggal putri asal Klaten itu mengaku belum sepenuhnya dalam kondisi terbaik lantaran masih menjalani pemulihan cedera yang sempat mendera. Alhasil di turnamen WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya performa Chiara terlihat masih kurang baik dan menyerah di babak pertama.
“Tercatat saya baru berlatih intensif selama beberapa hari. Setelah tampil di Malaysia Interrnational Challenge 2024, saya mencoba kembali menemukan bentuk permainan terbaik saya. Saya mencoba perlahan dan tidak terburu-buru,” ungkap Chiara.
Chiara Marvella Handoyo bertekad untuk bisa cepat dalam melakukan pemulihan agar kembali bisa naik podium tertinggi. Tunggal putri ranking 88 dunia itu berharap cedera yang mendera bisa cepat pulih agar membuat performa terbaiknya kembali.
“Saya sudah melakukan recovery pemulihan cedera saya sejauh ini. Saya berharap bisa segera pulih dan bisa kembali ke permainan terbaik,” ungkap Chiara.
Dengan hasil ini, wakil Indonesia di sektor tunggal putri pada 16 besar WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya tiga wakil yakni Mutiara Ayu Puspitasari, Kyla Legiana Agatha, dan Bilqis Prasista.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(KAH)
Chiara Termotivasi Juarai Indonesia International Challenge 2024
Setelah cuma menjadi runner up tahun lalu, Chiara termotivasi untuk meraih gelar juara tahun ini. [327] url asal
#indonesia-international-challenge-2024 #bulu-tangkis #bulutangkis #badminton #chiara-marvella-handoyo
(MedCom) 21/10/24 17:31
v/16794715/
Surabaya: Adanya dukungan dari seluruh insan terbaik Tanah Air membuat para atlet yang akan bertanding di WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 termotivasi. Pebulu tangkis tunggal putri, Chiara Marvella Handoyo mengaku senang bisa Kembali berlaga di kota Pahlawan.Pemain kelahiran 14 Juni 2005 itu bertekad untuk bisa meraih hasil lebih baik ketimbang di turnamen sebelumnya. Tercatat pada turnamen WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Pekanbaru, tunggal putri ranking 91 dunia itu hanya mampu menjadi runner up seusai di partai puncak menyerah dari wakil Jepang, Hina Akechi 21-11, 18-21, 7-21.
“Tentu saya ingin memberikan yang terbaik. Setelah sebelumnya hanya menjadi runner up saya termotivasi untuk bisa meraih gelar juara dan naik podium pada WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 di Surabaya,” ungkap runner up BWF World Junior Championships 2023 itu.
Ajang WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 diisi 233 pemain dari 19 negara. Negara tersebut adalah Australia, Brunei Darussalam, Cyprus, Mesir, Prancis, Hong Kong, India, Jepang, Malaysia, Mexico, Myanmar, Filipina, Sri Lanka, Swiss, Thailand, Chinese Taipei, Amerika Serikat, Zambia dan tentunya tuan rumah Indonesia.
Indonesia sendiri menurunkan 82 pemain dengan beberapa andalan yang ditargetkan menjadi juara. Perombakan pasangan di ganda putri menjadi perhatian menarik yaitu Lanny Tria Mayasari yang berpasangan dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Rachel Allessya Rose yang dipasangkan dengan Kelly Larissa.
Selain itu, perhatian bisa ditunjukkan kepada kiprah dari calon-calon penerus bulutangkis Indonesia yang kemarin baru saja memboyong Piala Suhandinata ke tanah air. Pasukan Garuda Muda di Kejuaraan Dunia Junior 2024 juga akan tampil di sini. Sebut saja Moh. Zaki Ubaidillah, Bismo Raya Oktora, Mutiara Ayu Puspitasari hingga Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine.
Bagi Masyarakat Jawa Timur khususnya Surabaya yang ingin menyaksikan secara langsung ajang WONDR by BNI Indonesia International Challenge 2024 dapat membeli tiket secara langsung di arena dengan harga Rp.20.000 untuk babak penyisihan dan Rp.40.000 untuk babak semifinal dan final (26-27 Oktober).
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(KAH)
Denmark Open 2024: Cedera Memburuk jadi Alasan Gregoria Mundur
Cedera paha yang dialami Gregoria memburuk dan mulai menjalar ke pinggangnya. [262] url asal
#denmark-open #bulu-tangkis #bulutangkis #badminton #gregoria-mariska-tunjung
(MedCom) 20/10/24 00:26
v/16721224/
Odense: Gregoria Mariska Tunjung tak bisa menyelesaikan pertandingan semifinal Denmark Open 2024 menghadapi unggulan pertama asal Korea Selatan, An Se Young. Gregoria mundur pada pertengahan game kedua setelah mengalami cedera.Pelatih tunggal putri, Herli Djaenudin, memaparkan bahwa anak asuhnya sejatinya telah merasakan sakit sejak pertandingan perempat final berakhir. Kendati begitu, Herli mengakui bahwa Gregoria masih ingin meneruskan pertandingan.
"Iya sebetulnya sakit yang dialami Gregoria sudah sejak kemarin dari babak perempat final pada gim ketiga, Gregoria sudah hampir memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan," ujar Herli.
"Saya sebagai pelatih sudah menyampaikan bahwa, kalau memang sakit yasudah jangan dipaksakan, karena pertandingan di depan masih banyak menanti. Tetapi Gregoria tetap mau mencoba untuk melanjutkan pertandingan," jelasnya.
"Kondisi Gregoria memang sedang tidak baik-baik saja, berawal dari paha dan sudah mencapai bagian pinggangnya, terlihat dalam permainan tadi ketika bermain di sisi lapangan sebelah kiri, dia tidak nyaman sama sekali, dan memang dia tidak bisa membungkuk atau menekuk bagian kaki dan pinggangnya," bebernya.
Herli sempat menanyakan kembali kondisi Gregoria pada awal game kedua. Tapi, semangat juang Gregoria yang tinggi membuatnya untuk terus melanjutkan pertandingan meski pada akhirnya memilih retired ketika skor 12-12.
"Sebelumnya pun Gregoria sudah di tangani oleh tim fisioterapi PBSI dan di cek terus hingga pagi tadi saat latihan pemanasan, meskipun sudah di berikan terapi gerakan khusus saat berlatih oleh pelatih fisik PBSI, namun tetaplah perlu waktu untuk memperbaiki seluruh keadaan Gregoria," tuturnya.
"Ya saya berharap semoga Gregoria bisa melalui ini semua dan bisa segera pulih kembali, karena bagi kami semua, kesehatan Gregoria dan semua atlet adalah prioritas," pungkasnya.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(KAH)