#30 tag 24jam
Pertahankan Gelar Juara Umum Gubernur Cup 2024, PB Djarum Borong 16 Emas
Turnamen ini menjadi wadah menemukan bibit-bibit berbakat yang diharapkan dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia pada masa mendatang. Halaman all [1,677] url asal
#pb-djarum #turnamen-badminton #gubernur-cup-2024
(Kompas.com) 10/11/24 14:57
v/17986036/
KOMPAS.com – PB Djarum berhasil mempertahankan gelar juara umum dalam turnamen Polytron Gubernur Cup 2024 di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, pada Senin 4 November hingga Sabtu 9 November 2024.
Di partai pamungkas, sang tuan rumah mampu mengamankan 16 gelar juara dari 21 kategori yang dipertandingkan.
Turnamen Gubernur Cup 2024 menjadi wadah untuk menemukan bibit-bibit berbakat yang diharapkan dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia pada masa mendatang.
Kejuaraan ini merupakan turnamen resmi berskala nasional yang masuk kalender PBSI sehingga para atlet yang bertanding memiliki kesempatan menambah poin sebagai modal bermain ke tingkat yang lebih tinggi, seperti Kejurnas PBSI 2024 dan Sirnas Premier.
Ketua Panitia Pelaksana Polytron Gubernur Cup 2024 Yuni Kartika mengapresiasi antusiasme 1.169 atlet dari 207 klub di seluruh Indonesia yang tampil unjuk kemampuan untuk mencatatkan prestasi dan siap memperebutkan hadiah senilai total Rp 471 juta.
Terlebih turnamen ini menjadi ajang persiapan naik jenjang kelas bagi para atlet. Yuni berharap melalui turnamen kelas nasional ini, para atlet dapat terpacu untuk mengasah kemampuan mereka.
"Pada ajang ini, kami tentu dapat mengukur bagaimana perkembangan atlet di Indonesia dari masing-masing klub yang kemudian menjadi bahan evaluasi bagi para pelatih, baik penilaian secara fisik, teknik, maupun mental," kata Yuni dalam keterangan pers yang diterima.
"Dari sisi PBSI pasti juga akan melihat sejauh mana potensi bibit-bibit pebulu tangkis untuk masa depan," Yuni menjelaskan.
Sekretaris Umum PBSI Jawa Tengah, Dr Iswoyo, bersyukur gelaran tersebut sukses menyedot perhatian dan antusiasme masyarakat dari klub pembinaan dengan kategori usia berjenjang.
Melalui turnamen selevel nasional yang rutin digelar, Iswoyo berharap regenerasi atlet muda dapat terus berlanjut.
“Setiap tahun, antusiasme peserta selalu bagus, apalagi turnamen ini ada poin yang bisa mendongkrak peringkat para atlet. Tentu hal ini yang menarik klub-klub dari seluruh Indonesia untuk datang," kata Iswoyo.
Head of District Sales Polytron Handojo Djayadi mengatakan olahraga merupakan suatu komponen penting yang harus terus didukung terlebih dalam mencari bibit potensial dengan menyediakan wadah bertanding untuk para atlet.
Hal ini dilakukan demi menambah jam terbang para atlet bertanding di lapangan. Harapannya, bibit pebulu tangkis terus dapat bermunculan dengan kualitas mumpuni demi mengharumkan nama bangsa Indonesia di masa mendatang.
"Kami sangat gembira dengan keikutsertaan peserta Gubernur Cup 2024 begitu tinggi. Kami yakin bibit pebulu tangkis Indonesia yang unggul akan semakin banyak dan mampu bersaing ke tingkat yang lebih tinggi. Kami ucapkan selamat kepada para pemenang dan terus jaga semangat sportivitas," kata Handojo Djayadi.
Salah satu atlet PB Djarum yang bermain di sektor Tunggal Anak Putri kategori U-13 Nafla Berly Syajira Al Habsy berhasil meraih gelar juara usai mengalahkan sesama pemain PB Djarum, Laura Leydisya tiga gim 21-23, 21-15,21-19.
Nafla bisa bermain tenang meski banyak rally panjang dan pertandingan berjalan cukup sengit hingga akhirnya mampu membalas kekecewaannya di tahun lalu.
"Pada Gubernur Cup 2023 lalu saya hanya dapat podium tiga, tetapi tahun ini saya bertekad untuk keras berlatih. Sampai pada set terakhir pertandingan sangat melelahkan. Saya berusaha menahan agar tidak tertinggal poin. Senang sekali akhirnya bisa menang," cerita Nafla.
Begitu pula di sektor Ganda Remaja Putra U-17 Muhammad Khosda Alfagan yang berpasangan dengan Muhammad Luthfi Habibi dari PB Djarum yang mampu menekuk ganda Faza Iwadh Kurnia Ramdhan/Hazel Rizqi Prasetyo dalam tiga gim panjang 21-19, 25-27, 21-11.
Smes tajam Alfa-Luthfi membuat lawan kewalahan dan tidak dapat mengembalikan bola.
"Pertandingan melawan Faza/Hazel itu melelahkan karena rubber gim. Bahkan, di gim kedua poinnya kejar-kejaran, pertandingannya cukup sengit dan berakhir kalah. Meski sempat tegang, tetapi itu bisa diatasi," katanya.
"Di babak ketiga kami bangkit dan merebut juara,” kata Alfa.
Gubernur Cup 2024 ini mempertandingkan 21 kategori. Nomor tunggal dan putri mempunyai pembagian umur terbanyak, meliputi kelompok umur U11 (usia dini), U13 (anak-anak), U15 (pemula), U17 (remaja), hingga U19 (taruna).
Adapun nomor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran hanya akan mempertandingkan kelompok umur U15 (pemula), U17 (remaja), dan U19 (taruna).
Selain Polytron, turnamen ini juga terselenggara berkat dukungan penuh dari Bakti Olahraga Djarum Foundation serta beberapa sponsor lainnya seperti Milklife, Caffino, Kopi Tubuk Gadjah, Blibli, FOX’s, Hundred, dan Cleo.
Berikut daftar para pemenang Gubernur Cup 2024:
Tunggal Usia Dini Putri U-11:
Juara 1 : Aqila Talita Shaki (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Keysha Almirah Dewi (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Karen Nina Lumoindong (PB Mutiara Cardinal, Bandung) dan Shallom Angelica Sari (PB Champion, Klaten)
Tunggal Usia Dini Putra U-11:
Juara 1 : Aqila Rifky Pramudia (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Muhammad Rafa Shirdi (PB Champion, Klaten)
Juara 3 : M. Raffa Aska Putra (PB Putra Pandaan, Pasuruan) dan Nawaf Al Ashar (PB Djarum, Kudus)
Tunggal Anak Putri U-13:
Juara 1 : Nafla Berly Syakira Al Habsy (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Laura Leydisya (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Mikha Ribka Kasalang (PB Djarum, Kudus) dan Hafiah Hasanah Zahra (PB Djarum, Kudus)
Tunggal Anak Putra U-13:
Juara 1 : Benedictus Keefa Frandrico (PB Ardes, Tangerang)
Juara 2 : Gavriel Aldrich Alharon Labatar (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Ghoffur Dermawan Wicaksono (PB Djarum, Kudus) dan Aqbar Dion Aldafa (PB Djarum, Kudus)
Ganda Anak Putri U-13:
Juara 1 : Alisha Artha Amara / Orizae Ganesha Jofi (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Mikha Ribka Kasalang / Nafla Berly Syakira Al Habsy (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Ni Kadek Marcia Putri Arishanti / Zhaafira Khoerunnisa (Champion, Klaten) dan Kamilia Farha Imani / Valerie Vidya Chandra (Mutiara Cardinal, Bandung)
Ganda Anak Putra U-13:
Juara 1 : Brian Aqila Daniswaa / Satria Pinandita Yudistira (PB Djarum Kudus)
Juara 2 : Ahmad Hudzaifah / Valdis Adlina Wiska Putra (CHampion, Kudus)
Juara 3 : Azzam Khailani Al Hakim/ Benedictus Keefa Frandrico (E’France Kudus/Ardes Tangerang) dan Muhammad Rizky Fadhillah / Sahya Muhammad (Mutiara Carinal, Bandung)
Tunggal Pemula Putri U-15 :
Juara 1 : Almaira Dzakira Wulanda Lestari (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Alysa Multi Salsabiela (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Injili Kasih Sapetu (Mutiara Cardinal, Bandung) dan Jihan Alya Ghisani (Mutiara Cardinal, Bandung)
Tunggal Pemula Putra U-15:
Juara 1 : Muhammad Ilham Pratama Tuansyah (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Revan Adrilleo Saputra (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Muhamad Derajat Maulana (Djarum, Kudus) dan Mochamad Dzaki Alfaris (Mutiara Cardinal, Bandung)
Ganda Pemula Putri U-15:
Juara 1 : Shafira Atha Azzalia / Wilia Renasya (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Almaira Dzakira Wulanda Lestari / Victoria Grace Matriksa (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Bunga KiranaLarasati / Michelly Tarlista (PB Djarum, Kudus) dan Hilary Lilyana Supit ( PB Talenta /Arista Semarang)
Ganda Pemula Putra U-15:
Juara 1 : Adhwin Arling Rangga / Rhama Madsuba Praduwartha (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Oka Faiq Januar / Rizky Caesar Ramadhan (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Darmawan Setiawan / Muhammad Waldan Habib (PB Djarum, Kudus) dan Flyn Azarel Ananto / I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya (PB Djarum, Kudus)
Ganda Pemula Campuran U-15:
Juara 1 : Rhama Madsuba Praduwartha / Wilia Renasya (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya / Michelly Tarlista (PB DJarum, Kudus)
Juara 3 : Flyn Azarel Ananto / Bunga Kirana Larasati (PB Djarum, Kudus) dan Deva Devandra Santosa / Regina Puspasari (PB Djarum, Kudus)
Tunggal Remaja Putri U-17:
Juara 1 : Victoria Grace Matriksa (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Ghina Khairani Guniandi (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya)
Juara 3 : Kalia Rahmadani (PB Djarum, Kudus) dan Kharissa Widyanda Saputri (Mutiara Cadinal, Bandung)
Tunggal Remaja Putra U-17:
Juara 1 : Fajar Shidi Putra (Exist Badminton Club)
Juara 2 : Alif Akbar M (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Farel Fadhilah Ukasyah (PB Djarum, Kudus) dan Nazwan Abdillah (PB Djarum, Kudus)
Ganda Remaja Putri U-17:
Juara 1 : Anggun Arivina Prawiranata / Aurellia Florenza (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Halifia Usni Pratiwi / Syalma Nurwijaya Kusuma (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Aqelatul Amaliyah Rahma / Nur Hafidzah Afifah (PB Djarum, Kudus)
Ganda Remaja Putra U-17:
Juara 1 : Muhammad Khosda Alfagan Muhammad Luthfi (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Faza Iwadh Kurnia Ramdhan / Hazel Rizqi Prasetyo (PB Djarum Kudus)
Juara 3 : Muhammad Rizki / Yudistira Bintang Ramadan (PB Power Rajawali, Tangerang dan Dzaki Fazari / Mifzal Danish Januarta ( PB Palapa)
Ganda Remaja Campuran U-17:
Juara 1 : Khosa Rajendra Apta Bayanaka / Kanaya Putri (Mutiara Cardinal, Bandung)
Juara 2 : Hazel Rizqi Prasetyo / Azka Ghani Putri Wardhana (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Arkan Rizqi Rohman / Selsi Josika (PB Djarum, Kudus) dan Adi Nugroho / Raysha Nareswari Callysta (Jaya Raya Samudra, Jombang / Sari Bumi Solo)
Tunggal Taruna Putri U-19:
Juara 1 : Evelin Gracia Parapat (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Nurul Tetra Junia Br Matondang (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Dea Nur Fadilla (PB DutaHBC) dan Decilva Oktarinda Kezia Putri (Champion, Kudus)
Tunggal Taruna Putra U-19:
Juara 1 : Adriel Ferdinand Leonardo (Gideon Badminton Academy)
Juara 2 : Gregorius Farrel Frandrico (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Devrat Adi Putra dan Surya Adi Pambudi (Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro Badm)
Ganda Taruna Putri U-19:
Juara 1 : Ardita Anjani / titis Maulida Rahma (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Atresia Naufa Candani / Aurelia Syakira Putri (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Chelsea Marvelyn Istanto / Imanuela Ayu Soka dan Angelita Magdalena Yusup / Rasi Joase Niakhe (PB Djarum, Kudus)
Ganda Taruna Putra U-19:
Juara 1 : Anselmus Breagit Fredy Prasetya / Pulung Ramadhan (PB Djarum, Kudus
Juara 2 : Alexius Ongkytama Subagio / Aquino Evano Keneddy Tangka (PB Djarum, Kudus)
Juara-3 : Mochammad Billawal Aryo Jatmiko / Theodorus Steve Kurniawan dan Anju Siahaan / Faizal Pangestu (PB Djarum, Kudus)
Ganda Taruna Campuran U-19:
Juara 1 : Sansan Herdiansyah / Feodora Hisanah Eltriannisa ( PB Gideon Badminton Academy)
Juara 2 : Faza Iwadh Kurnia Ramdhan Rachel Machalul Cahya Ayu (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Theodorus Steve Kurniawan / Leonora Keyla Frandrica (PB Djarum) dan Ignasius Eric Christian / Medina Nazwa Yuniar (PB Power Rajawali, Tangerang)
Pertahankan Gelar Juara Umum, PB Djarum Borong 16 Emas
PB Djarum memborong 16 gelar juara di Polytron Gubernur Cup 2024 untuk mempertahankan gelar juara umum. [1,619] url asal
#bulu-tangkis #bulutangkis #badminton #pb-djarum #polytron
(MedCom) 09/11/24 21:58
v/17915671/
Turnamen Polytron Gubernur Cup 2024 menjadi wadah untuk menemukan bibit-bibit berbakat yang diharapkan dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia di masa mendatang. Kejuaraan ini merupakan turnamen resmi berskala nasional yang masuk kalender PBSI sehingga para atlet yang bertanding juga memiliki kesempatan untuk menambah poin sebagai modal bermain ke tingkat yang lebih tinggi seperti Kejurnas PBSI 2024 dan Sirnas Premier.
Ketua Panitia Pelaksana Polytron Gubernur Cup 2024 Yuni Kartika mengapresiasi antusiasme 1.169 atlet dari 207 klub di seluruh Indonesia yang tampil unjuk kemampuan untuk mencatatkan prestasi dan siap memperebutkan hadiah senilai total Rp 471 juta. Terlebih turnamen Polytron Gubernur Cup 2024 menjadi ajang persiapan naik jenjang kelas bagi para atlet. Yuni berharap melalui turnamen kelas nasional ini, para atlet dapat terpacu untuk mengasah kemampuan mereka.
“Pada ajang ini, kami tentu dapat mengukur bagaimana perkembangan atlet di Indonesia dari masing-masing klub yang kemudian menjadi bahan evaluasi bagi para pelatih baik penilaian secara fisik, teknik maupun mental. Dari sisi PBSI pasti juga akan melihat sejauh mana potensi bibit-bibit pebulutangkis untuk masa depan,” Yuni menjelaskan.
Sekretaris Umum PBSI Jawa Tengah, Dr. Iswoyo, S.Pt., M.P. bersyukur gelaran Polytron Gubernur Cup 2024 sukses menyedot perhatian dan antusiasme masyarakat dari klub pembinaan dengan kategori usia berjenjang. Melalui turnamen selevel nasional yang rutin digelar, Iswoyo berharap regenerasi atlet muda dapat terus berlanjut.
“Setiap tahun, antusiasme peserta selalu bagus, apalagi turnamen ini ada poin yang bisa mendongkrak peringkat para atlet. Tentu hal ini yang menarik klub-klub dari seluruh Indonesia untuk datang. Sehingga harapannya pembibitan dan regenerasi bisa terus berkesinambungan demi keberlangsungan bulutangkis di panggung dunia,” harap Iswoyo.
Head of District Sales Polytron Handojo Djayadi mengatakan olahraga merupakan suatu komponen penting yang harus terus didukung terlebih dalam mencari bibit potensial dengan menyediakan wadah bertanding untuk para atlet. Hal ini dilakukan demi menambah jam terbang para atlet bertanding di lapangan. Harapannya, bibit pebulutangkis terus dapat bermunculan dengan kualitas mumpuni demi mengharumkan nama bangsa Indonesia di masa mendatang.
“Kami sangat gembira dengan keikutsertaan peserta Polytron Gubernur Cup 2024 begitu tinggi. Kami yakin bibit pebulutangkis Indonesia yang unggul akan semakin banyak dan mampu bersaing ke tingkat yang lebih tinggi. Kami ucapkan selamat kepada para pemenang dan terus jaga semangat sportivitas,” kata Handojo Djayadi.
Salah satu atlet PB Djarum yang bermain di sektor Tunggal Anak Putri kategori U-13 Nafla Berly Syajira Al Habsy berhasil meraih gelar juara usai mengalahkan sesama pemain PB Djarum, Laura Leydisya tiga gim 21-23, 21-15,21-19. Nafla bisa bermain tenang meski banyak rally panjang dan pertandingan berjalan cukup sengit hingga akhirnya mampu membalas kekecewaannya di tahun lalu. “Pada Polytron Gubernur Cup 2023 lalu saya hanya dapat podium tiga. Tetapi tahun ini saya bertekad untuk keras berlatih. Sampai pada set terakhir pertandingan sangat melelahkan. Saya berusaha menahan agar tidak tertinggal poin. Senang sekali akhirnya bisa menang,” cerita Nafla.
Begitu pula di sektor Ganda Remaja Putra U-17 Muhammad Khosda Alfagan yang berpasangan dengan Muhammad Luthfi Habibi dari PB Djarum yang mampu menekuk ganda Faza Iwadh Kurnia Ramdhan/Hazel Rizqi Prasetyo dalam tiga gim panjang 21-19, 25-27, 21-11. Smash tajam Alfa-Luthfi membuat lawan kewalahan dan tidak dapat mengembalikan bola.
“Pertandingan melawan Faza/Hazel itu melelahkan karena rubber gim. Bahkan di gim kedua poinnya kejar-kejaran, pertandingannya cukup sengit dan berakhir kalah. Meski sempat tegang tapi itu bisa diatasi. Di babak ketiga kami bangkit dan merebut juara,” kata Alfa. Luthfi menambahkan, meski sulit, pertandingan ini sangat berkesan. Perjuangan mereka tidak sia-sia, “Pertandingan ini membuat kami semakin kompak dan tangguh secara fisik dan mental, juga untuk persiapan ke Sirnas Premier.”
Polytron Gubernur Cup 2024 ini mempertandingkan 21 kategori. Nomor tunggal dan putri mempunyai pembagian umur terbanyak, meliputi kelompok umur U11 (usia dini), U13 (anak-anak), U15 (pemula), U17 (remaja), hingga U19 (taruna). Sedangkan nomor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran hanya akan mempertandingkan kelompok umur U15 (pemula), U17 (remaja), dan U19 (taruna).
Selain Polytron, turnamen ini juga terselenggara berkat dukungan penuh dari Bakti Olahraga Djarum Foundation serta beberapa sponsor lainnya seperti Milklife, Caffino, Kopi Tubuk Gadjah, Blibli, FOX’s, Hundred, dan Cleo.
Berikut daftar para pemenang Polytron Gubernur Cup 2024:
Tunggal Usia Dini Putri U-11:
Juara 1 : Aqila Talita Shaki (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Keysha Almirah Dewi (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Karen Nina Lumoindong (PB Mutiara Cardinal, Bandung) dan Shallom Angelica Sari (PB Champion, Klaten)
Tunggal Usia Dini Putra U-11:
Juara 1 : Aqila Rifky Pramudia (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Muhammad Rafa Shirdi (PB Champion, Klaten)
Juara 3 : M. Raffa Aska Putra (PB Putra Pandaan, Pasuruan) dan Nawaf Al Ashar (PB Djarum, Kudus)
Tunggal Anak Putri U-13:
Juara 1 : Nafla Berly Syakira Al Habsy (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Laura Leydisya (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Mikha Ribka Kasalang (PB Djarum, Kudus) dan Hafiah Hasanah Zahra (PB Djarum, Kudus)
Tunggal Anak Putra U-13:
Juara 1 : Benedictus Keefa Frandrico (PB Ardes, Tangerang)
Juara 2 : Gavriel Aldrich Alharon Labatar (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Ghoffur Dermawan Wicaksono (PB Djarum, Kudus) dan Aqbar Dion Aldafa (PB Djarum, Kudus)
Ganda Anak Putri U-13:
Juara 1 : Alisha Artha Amara / Orizae Ganesha Jofi (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Mikha Ribka Kasalang / Nafla Berly Syakira Al Habsy (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Ni Kadek Marcia Putri Arishanti / Zhaafira Khoerunnisa (Champion, Klaten) dan Kamilia Farha Imani / Valerie Vidya Chandra (Mutiara Cardinal, Bandung)
Ganda Anak Putra U-13:
Juara 1 : Brian Aqila Daniswaa / Satria Pinandita Yudistira (PB Djarum Kudus)
Juara 2 : Ahmad Hudzaifah / Valdis Adlina Wiska Putra (CHampion, Kudus)
Juara 3 : Azzam Khailani Al Hakim/ Benedictus Keefa Frandrico (E’France Kudus/Ardes Tangerang) dan Muhammad Rizky Fadhillah / Sahya Muhammad (Mutiara Carinal, Bandung)
Tunggal Pemula Putri U-15 :
Juara 1 : Almaira Dzakira Wulanda Lestari (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Alysa Multi Salsabiela (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Injili Kasih Sapetu (Mutiara Cardinal, Bandung) dan Jihan Alya Ghisani (Mutiara Cardinal, Bandung)
Tunggal Pemula Putra U-15:
Juara 1 : Muhammad Ilham Pratama Tuansyah (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Revan Adrilleo Saputra (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Muhamad Derajat Maulana (Djarum, Kudus) dan Mochamad Dzaki Alfaris (Mutiara Cardinal, Bandung)
Ganda Pemula Putri U-15:
Juara 1 : Shafira Atha Azzalia / Wilia Renasya (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Almaira Dzakira Wulanda Lestari / Victoria Grace Matriksa (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Bunga KiranaLarasati / Michelly Tarlista (PB Djarum, Kudus) dan Hilary Lilyana Supit ( PB Talenta /Arista Semarang)
Ganda Pemula Putra U-15:
Juara 1 : Adhwin Arling Rangga / Rhama Madsuba Praduwartha (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Oka Faiq Januar / Rizky Caesar Ramadhan (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Darmawan Setiawan / Muhammad Waldan Habib (PB Djarum, Kudus) dan Flyn Azarel Ananto / I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya (PB Djarum, Kudus)
Ganda Pemula Campuran U-15:
Juara 1 : Rhama Madsuba Praduwartha / Wilia Renasya (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya / Michelly Tarlista (PB DJarum, Kudus)
Juara 3 : Flyn Azarel Ananto / Bunga Kirana Larasati (PB Djarum, Kudus) dan Deva Devandra Santosa / Regina Puspasari (PB Djarum, Kudus)
Tunggal Remaja Putri U-17:
Juara 1 : Victoria Grace Matriksa (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Ghina Khairani Guniandi (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya)
Juara 3 : Kalia Rahmadani (PB Djarum, Kudus) dan Kharissa Widyanda Saputri (Mutiara Cadinal, Bandung)
Tunggal Remaja Putra U-17:
Juara 1 : Fajar Shidi Putra (Exist Badminton Club)
Juara 2 : Alif Akbar M (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Farel Fadhilah Ukasyah (PB Djarum, Kudus) dan Nazwan Abdillah (PB Djarum, Kudus)
Ganda Remaja Putri U-17:
Juara 1 : Anggun Arivina Prawiranata / Aurellia Florenza (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Halifia Usni Pratiwi / Syalma Nurwijaya Kusuma (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Aqelatul Amaliyah Rahma / Nur Hafidzah Afifah (PB Djarum, Kudus)
Ganda Remaja Putra U-17:
Juara 1 : Muhammad Khosda Alfagan Muhammad Luthfi (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Faza Iwadh Kurnia Ramdhan / Hazel Rizqi Prasetyo (PB Djarum Kudus)
Juara 3 : Muhammad Rizki / Yudistira Bintang Ramadan (PB Power Rajawali, Tangerang dan Dzaki Fazari / Mifzal Danish Januarta ( PB Palapa)
Ganda Remaja Campuran U-17:
Juara 1 : Khosa Rajendra Apta Bayanaka / Kanaya Putri (Mutiara Cardinal, Bandung)
Juara 2 : Hazel Rizqi Prasetyo / Azka Ghani Putri Wardhana (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Arkan Rizqi Rohman / Selsi Josika (PB Djarum, Kudus) dan Adi Nugroho / Raysha Nareswari Callysta (Jaya Raya Samudra, Jombang / Sari Bumi Solo)
Tunggal Taruna Putri U-19:
Juara 1 : Evelin Gracia Parapat (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Nurul Tetra Junia Br Matondang (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Dea Nur Fadilla (PB DutaHBC) dan Decilva Oktarinda Kezia Putri (Champion, Kudus)
Tunggal Taruna Putra U-19:
Juara 1 : Adriel Ferdinand Leonardo (Gideon Badminton Academy)
Juara 2 : Gregorius Farrel Frandrico (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Devrat Adi Putra dan Surya Adi Pambudi (Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro Badm)
Ganda Taruna Putri U-19:
Juara 1 : Ardita Anjani / titis Maulida Rahma (PB Djarum, Kudus)
Juara 2 : Atresia Naufa Candani / Aurelia Syakira Putri (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Chelsea Marvelyn Istanto / Imanuela Ayu Soka dan Angelita Magdalena Yusup / Rasi Joase Niakhe (PB Djarum, Kudus)
Ganda Taruna Putra U-19:
Juara 1 : Anselmus Breagit Fredy Prasetya / Pulung Ramadhan (PB Djarum, Kudus
Juara 2 : Alexius Ongkytama Subagio / Aquino Evano Keneddy Tangka (PB Djarum, Kudus)
Juara-3 : Mochammad Billawal Aryo Jatmiko / Theodorus Steve Kurniawan dan Anju Siahaan / Faizal Pangestu (PB Djarum, Kudus)
Ganda Taruna Campuran U-19:
Juara 1 : Sansan Herdiansyah / Feodora Hisanah Eltriannisa ( PB Gideon Badminton Academy)
Juara 2 : Faza Iwadh Kurnia Ramdhan Rachel Machalul Cahya Ayu (PB Djarum, Kudus)
Juara 3 : Theodorus Steve Kurniawan / Leonora Keyla Frandrica (PB Djarum) dan Ignasius Eric Christian / Medina Nazwa Yuniar (PB Power Rajawali, Tangerang)
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(KAH)
46 Peserta Raih Super Tiket Audisi PB Djarum 2024
46 peserta dari kelompok usia U-11, KU 11, dan KU12 putra dan putri mendapatkan super tiket audisi PB Djarum 2024. [870] url asal
#audisi-beasiswa-bulu-tangkis-pb-djarum #pb-djarum #bulu-tangkis #bulutangkis #badminton
(MedCom) 15/09/24 10:45
v/15054521/
Kudus: Sebanyak 46 pebulutangkis belia berhasil meraih Super Tiket dan melaju ke tahap karantina Audisi Umum PB Djarum 2024. Masing-masing 18 penerima Super Tiket dari jalur turnamen dan 28 penerima Super Tiket pilihan Tim Pencari Bakat. Pada tahap karantina, para atlet akan menjalani empat minggu masa karantina sebagai seleksi akhir untuk memperebutkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dari Bakti Olahraga Djarum Foundation dan bergabung dengan PB Djarum.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengapresiasi daya juang 1.966 peserta dari Sumatera hingga Papua yang telah mengerahkan seluruh kemampuan selama Audisi Umum PB Djarum 2024 berlangsung lima hari mulai Selasa (10/9) hingga Sabtu (14/9). Ia berharap, kobaran semangat peraih Super Tiket masih terus menyala selama menjalani proses karantina.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet yang telah berpeluh keringat selama rangkaian Audisi Umum PB Djarum berlangsung. Untuk yang belum berhasil mendapat Super Tiket jangan patah semangat, masih ada kesempatan di tahun depan, terus berlatih secara konsisten untuk tingkatkan potensi. Dan bagi yang melaju ke tahap karantina, pertahankan kualitas dan mental kalian,” ujar Yoppy usai pengumuman atlet penerima Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2024 di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (14/9).
Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum, Sigit Budiarto mengatakan, peraih Super Tiket kategori putra adalah mereka para semifinalis, sementara untuk kategori putri ialah para finalis di babak turnamen, baik untuk U-11, KU11, dan KU12. Sementara peraih Super Tiket pilihan Tim Pencari Bakat merupakan peserta yang belum berhasil menang, namun memiliki potensi sesuai kriteria yang telah ditentukan oleh PB Djarum.
“Kami bersyukur lonjakan peserta di tahun ini juga diimbangi dengan kualitas yang cukup merata di berbagai sektor, pun yang datang dari luar pulau Jawa. Kami berharap peraih Super Tiket ialah mereka yang memiliki kualitas super dan berjiwa petarung. Sehingga bakat, skill, dan mental mereka dapat kami asah secara maksimal untuk bergabung sebagai atlet binaan PB Djarum,” ucap Sigit.
Salah satu peraih Super Tiket dari jalur turnamen ialah Vanezya Artha Nafasta (KU11 Putri). Capaian atlet asal Yogyakarta ini diraih usai memastikan kemenangan lewat rubber game melawan Syadza Bella Zerlinda Jagadita dengan skor 21-19, 18-21, 21-17. Di tahun 2023, Vanezya juga sempat menjalani tahap karantina usai mendapat Super Tiket dari Tim Pencari Bakat, namun belum berhasil meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis. Kembali mendapat kesempatan berharga tahun ini, ia berjanji akan lebih bersungguh-sungguh agar menggapai impian bergabung sebagai atlet PB Djarum.
“Di tahun ini lawan-lawannya lebih ulet dibanding dengan tahun sebelumnya. Bersyukur tetap bisa menang dan dapat Super Tiket lagi. Audisi Umum PB Djarum 2023 saya baru sampai tahap karantina karena masih kurang dari segi fisik. Tapi saya sudah latihan fisik seperti lari, skipping, dan lainnya. Semoga dengan persiapan saya yang lebih matang, di tahun ini bisa masuk PB Djarum karena sangat ingin sekali,” ucap peserta yang mengidolakan Susy Susanti tersebut.
Sementara itu, Geralldy Mananggel yang sukses mengantongi Super Tiket dari Tim Pencari Bakat dari U-11 Putra mengaku sangat gembira. Meski kalah di tahap turnamen, Sabtu (14/9) dari Muhammad Abidzar Alghifari, atlet asal Manado, Sulawesi Utara ini berhasil mencuri perhatian Tim Pencari Bakat dan melanjutkan langkah ke tahap karantina.
"Saya baru pertama kali mengikuti Audisi Umum PB Djarum. Saya tidak menyangka karena mendapat Super Tiket dari Tim Pencari Bakat dan bisa lolos ke tahap karantina. Padahal, saya kalah di babak 16 besar turnamen. Saya akan berusaha keras supaya bisa diterima sebagai atlet PB Djarum dan mulai mengejar mimpi sebagai pemain dunia," kata Geralldy.
Melalui program Djarum Beasiswa Bulutangkis oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation, setiap peserta Audisi Umum PB Djarum 2024 yang bergabung dengan PB Djarum tidak dikenakan biaya sepeser pun selama masa pembinaan. PB Djarum memfasilitasi seluruh kebutuhan atlet mulai dari asrama, pemenuhan gizi standar atlet, peralatan hingga perlengkapan bertanding. Para atlet juga diberikan kesempatan mengikuti kejuaraan bulutangkis di dalam maupun luar negeri.
Berikut daftar peraih Super Tiket, beserta asal kota:
Super Tiket Babak Turnamen:
U-11 Putri
Claresta Salwatul 'Aisy – Rembang
Berliana Rahma – Medan
KU11 Putri
Vanezya Artha Nafasta – Yogyakarta
Zora Rizqi Prasetyo – Bantul
KU12 Putri
Queeny Opsi Palamarta – Sumenep
Laura Leydisya – Pati
U-11 Putra
Michael Angello Benfino Teti – Bekasi
Nawaf Al Ashar – Deli Serdang
Aqila Rifky Pramudia – Boyolali
Muhammad Rafa Shirdi – Balikpapan
KU11 Putra
Kevin Gunawan – Palembang
Gufran Labib Fanani – Sragen
M. Fawwaz Rafisqy Al Hilaly – Blitar
Daniel Pradipta Zaen – Banyuwangi
KU12 Putra
Pradhitya Putra Santoso – Wonosobo
Revie Israel Lumoindong – Manado
Marcel Jhonatan – Ketapang
Benedictus Keefa Frandrico – Tangerang
Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat:
U-11 Putri
Rere Amelia – Majalengka
Aqilla Syifa Aulia – Salatiga
Keysha Almirah Dewi – Surabaya
Kresensia Lembayung Ubung Mering – Balikpapan
Zaneta Tampubolon – Tangerang
Shallom Angelica Sari – Jepara
KU11 Putri
Syadza Bella Zerlinda Jagadita – Purworejo
Nadhifa Aulia Ayundra – Kebumen
Neisya Syaza Vardian – Bontang
Natthania Alaika Djamal – Denpasar
Griselda Galafreya Naashir – Klaten
Claudia Angelina Putri – Sleman
KU12 Putri
Ni Komang Puja Artanti Putri – Buleleng
Ketut Aira Cerlania – Denpasar
Talitha Maiza – Banyumas
Maria Aleta Celestyn – Banyumas
U-11 Putra
Geralldy Mananggel – Manado
Muhammad Abidzar Alghifari – Balikpapan
Kendrick Danzell Otnayira – Sleman
Axell Lovelino Harrison – Blora
Fawwaz Sani Adhipramana – Ponorogo
Berlian Anugrah Triyan Rizky – Semarang
Lukmana Mirza Afiliansyah – Semarang
Muhadad Al Azzam – Bandung
KU11 Putra
Kevin Maitimu – Sleman
Rasya Surya Ramadhan – Karawang
Kenneth Kenzho Nugroho – Karanganyar
Arfa Fitra Hilal Abrizam Rizky – Semarang
(KAH)
46 Peserta Raih Super Tiket Audisi PB Djarum, Karantina demi Impian
Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum, para atlet akan menjalani empat minggu karantina, seleksi akhir memperebutkan Djarum Beasiswa Bulutangkis. Halaman all [1,013] url asal
#audisi-pb-djarum #kudus #pb-djarum #audisi-umum-pb-djarum-2024 #audisi-djarum-kudus #audisi-djarum-2024 #gor-djarum-jati
(Kompas.com) 15/09/24 05:00
v/15038035/
KOMPAS.com - Audisi Umum PB Djarum 2024 telah tuntas digelar pada Selasa (10/9/2024) hingga Sabtu (14/9/2024) di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah.
Sebanyak 46 pebulu tangkis usia belia berhasil meraih Super Tiket dan melaju ke tahap karantina Audisi Umum PB Djarum 2024.
Masing-masing 18 penerima Super Tiket dari jalur turnamen dan 28 penerima Super Tiket pilihan Tim Pencari Bakat.
Pada tahap karantina, para atlet akan menjalani empat minggu masa karantina sebagai seleksi akhir untuk memperebutkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dari Bakti Olahraga Djarum Foundation dan bergabung dengan PB Djarum.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengapresiasi daya juang 1.966 peserta dari Sumatera hingga Papua yang telah mengerahkan seluruh kemampuan selama Audisi Umum PB Djarum 2024 berlangsung.
Ia berharap, kobaran semangat peraih Super Tiket masih terus menyala selama menjalani proses karantina.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet yang telah berpeluh keringat selama rangkaian Audisi Umum PB Djarum berlangsung," ucap Yoppy di GOR Djarum Jati, Kudus, Sabtu (14/9/2024).
"Untuk yang belum berhasil mendapat Super Tiket, jangan patah semangat, masih ada kesempatan di tahun depan, terus berlatih secara konsisten untuk tingkatkan potensi," tuturnya.
"Bagi yang melaju ke tahap karantina, pertahankan kualitas dan mental kalian,” ujar Yoppy.
Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum, Sigit Budiarto, mengatakan, peraih Super Tiket kategori putra adalah mereka para semifinalis, sementara untuk kategori putri ialah para finalis di babak turnamen, baik untuk U-11, KU11, dan KU12.
Sementara peraih Super Tiket pilihan Tim Pencari Bakat merupakan peserta yang belum berhasil menang, tetapi memiliki potensi sesuai kriteria yang telah ditentukan oleh PB Djarum.
"Kami bersyukur lonjakan peserta di tahun ini juga diimbangi dengan kualitas yang cukup merata di berbagai sektor, pun yang datang dari luar Pulau Jawa," kata Sigit.
"Kami berharap peraih Super Tiket ialah mereka yang memiliki kualitas super dan berjiwa petarung sehingga bakat, skill, dan mental mereka dapat kami asah secara maksimal untuk bergabung sebagai atlet binaan PB Djarum,” ucap Sigit.
Salah satu peraih Super Tiket dari jalur turnamen ialah Vanezya Artha Nafasta (KU11 Putri).
Capaian atlet asal Yogyakarta ini diraih usai memastikan kemenangan lewat rubber game melawan Syadza Bella Zerlinda Jagadita dengan skor 21-19, 18-21, dan 21-17.
Di tahun 2023, Vanezya juga sempat menjalani tahap karantina usai mendapat Super Tiket dari Tim Pencari Bakat, tetapi belum berhasil meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis.
Kembali mendapat kesempatan berharga tahun ini, ia berjanji akan lebih bersungguh-sungguh agar menggapai impian bergabung sebagai atlet PB Djarum.
Dok. Audisi Umum PB Djarum 2024 Salah satu peraih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2024 dari jalur turnamen ialah Vanezya Artha Nafasta (KU11 Putri)."Di tahun ini lawan-lawannya lebih ulet dibanding dengan tahun sebelumnya. Bersyukur tetap bisa menang dan dapat Super Tiket lagi," kata Syadza Bella.
"Audisi Umum PB Djarum 2023 saya baru sampai tahap karantina karena masih kurang dari segi fisik. Namun, saya sudah latihan fisik seperti lari, skipping, dan lainnya. Semoga dengan persiapan saya yang lebih matang, di tahun ini bisa masuk PB Djarum karena sangat ingin sekali," ucap peserta yang mengidolakan Susy Susanti itu.
Sementara itu, Geralldy Mananggel yang sukses mengantongi Super Tiket dari Tim Pencari Bakat dari U11 Putra mengaku sangat gembira.
Meski kalah di tahap turnamen, Sabtu (14/9/2024) dari Muhammad Abidzar Alghifari, atlet asal Manado, Sulawesi Utara, ini berhasil mencuri perhatian Tim Pencari Bakat dan melanjutkan langkah ke tahap karantina.
"Saya baru pertama kali mengikuti Audisi Umum PB Djarum. Saya tidak menyangka karena mendapat Super Tiket dari Tim Pencari Bakat dan bisa lolos ke tahap karantina. Padahal, saya kalah di babak 16 besar turnamen," ucap Geralldy.
"Saya akan berusaha keras supaya bisa diterima sebagai atlet PB Djarum dan mulai mengejar mimpi sebagai pemain dunia," katanya.
Setiap peserta Audisi Umum PB Djarum 2024 yang bergabung dengan PB Djarum tidak dikenakan biaya sepeser pun selama masa pembinaan.
PB Djarum memfasilitasi seluruh kebutuhan atlet mulai dari asrama, pemenuhan gizi standar atlet, peralatan, hingga perlengkapan bertanding. Para atlet juga diberikan kesempatan mengikuti kejuaraan bulu tangkis di dalam maupun luar negeri.
Berikut daftar peraih Super Tiket beserta asal kota:
Super Tiket Babak Turnamen:
U-11 Putri
1. Claresta Salwatul 'Aisy – Rembang
2. Berliana Rahma – Medan
KU11 Putri
1. Vanezya Artha Nafasta – Yogyakarta
2. Zora Rizqi Prasetyo – Bantul
KU12 Putri
1. Queeny Opsi Palamarta – Sumenep
2. Laura Leydisya – Pati
U-11 Putra
1. Michael Angello Benfino Teti – Bekasi
2. Nawaf Al Ashar – Deli Serdang
3. Aqila Rifky Pramudia – Boyolali
4. Muhammad Rafa Shirdi – Balikpapan
KU11 Putra
1. Kevin Gunawan – Palembang
2. Gufran Labib Fanani – Sragen
3. M. Fawwaz Rafisqy Al Hilaly – Blitar
4. Daniel Pradipta Zaen – Banyuwangi
Putra
1. Pradhitya Putra Santoso – Wonosobo
2. Revie Israel Lumoindong – Manado
3. Marcel Jhonatan – Ketapang
4. Benedictus Keefa Frandrico – Tangerang
Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat:
U-11 Putri
1. Rere Amelia – Majalengka
2. Aqilla Syifa Aulia – Salatiga
3. Keysha Almirah Dewi – Surabaya
4. Kresensia Lembayung Ubung Mering – Balikpapan
5. Zaneta Tampubolon – Tangerang
6. Shallom Angelica Sari – Jepara
KU11 Putri
1. Syadza Bella Zerlinda Jagadita – Purworejo
2. Nadhifa Aulia Ayundra – Kebumen
3. Neisya Syaza Vardian – Bontang
4. Natthania Alaika Djamal – Denpasar
5. Griselda Galafreya Naashir – Klaten
6. Claudia Angelina Putri – Sleman
KU12 Putri
1. Ni Komang Puja Artanti Putri – Buleleng
2. Ketut Aira Cerlania – Denpasar
3. Talitha Maiza – Banyumas
4. Maria Aleta Celestyn – Banyumas
U-11 Putra
1. Geralldy Mananggel – Manado
2. Muhammad Abidzar Alghifari – Balikpapan
3. Kendrick Danzell Otnayira – Sleman
4. Axell Lovelino Harrison – Blora
5. Fawwaz Sani Adhipramana – Ponorogo
6. Berlian Anugrah Triyan Rizky – Semarang
7. Lukmana Mirza Afiliansyah – Semarang
8. Muhadad Al Azzam – Bandung
KU11 Putra
1. Kevin Maitimu – Sleman
2. Rasya Surya Ramadhan – Karawang
3. Kenneth Kenzho Nugroho – Karanganyar
4. Arfa Fitra Hilal Abrizam Rizky – Semarang
Liliyana-Tontowi soal Audisi PB Djarum: Kalau Kalah, lalu Nangis, Itu...
Liliyana dan Tontowi mengungkap faktor penting yang bisa menjadi kunci seorang atlet bisa terus bersaing, yakni daya juang, selain teknik. Halaman all [640] url asal
#tontowi-ahmad #liliyana-natsir #audisi-pb-djarum #tontowi-ahmad-liliyana-natsir #owi-butet #audisi-umum-pb-djarum-2024 #audisi-djarum-2024
(Kompas.com) 13/09/24 20:03
v/14983456/
KOMPAS.com - Legenda bulu tangkis ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, turut menjadi tim pencari bakat dalam Audisi Umum PB Djarum 2024.
Audisi Umum PB Djarum 2024, ajang pencarian bakat-bakat bulu tangkis dari berbagai pelosok negeri, berlangsung di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, dari Selasa (10/9/2024) hingga Sabtu (14/9/2024).
Dalam audisi tahun ini, Butet, sapaan Liliyana, mendapat tugas memantau bakat atlet putri, sedangkan Owi, sapaan Tontowi, mencari potensi di bagian putra.
Menurut pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu, audisi ini merupakan salah satu upaya menjaga generasi bulu tangkis di Tanah Air.
"Ini sebagai bentuk kontribusi kami untuk bulu tangkis Indonesia. Dengan pengalaman dan insting yang kami punya semoga bisa bermanfaat," ucap Liliyana di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (13/9/2024).
"Yang paling penting untuk regenerasi bulu tangkis agar terus berlanjut dan jangan sampai terputus, terutama medali Olimpiade itu tren positifnya harus terjaga," ucapnya.
"Nah, itu kan dimulai dari perekrutan seperti ini, sampai lanjut ke Sirnas, bergabung pelatnas, baru kans sebagai juara dunia. Kami yang bertugas untuk jeli melihat calon-calon juara berikutnya," tutur Liliyana.
Hal yang sama pun diungkap Tontowi Ahmad. Dia antusias bisa menjadi bagian dalam mencari bibit potensial calon atlet bulu tangkis masa depan Indonesia.
"Iya, jika sebelumnya kami sebagai atlet memberi sumbangsih untuk Indonesia dengan cara memberi medali, sekarang adalah terlibat untuk proses mencetak atlet yang menjadi calon juara dunia," ucap Owi.
Dalam kesempatan tersebut, Liliyana juga mengungkap faktor penting yang bisa menjadi kunci seorang atlet bisa terus bersaing, yakni daya juang saat bertanding, selain teknik.
"Untuk audisi di level umur seperti ini, teknik penting, maksudnya kelihatan dia rutin latihan atau tidak, itu penting," ucap sosok yang kini berusia 39 tahun itu.
"Namun, tidak kalah penting juga motivasi dan jiwa juang. Jadi seperti 'dia kalah, lalu menangis', itu bagus! Artinya, dia tidak terima dia kalah. Namun, kalau dia kalah terus dia santai, artinya dia kan biasa saja," kata Butet.
Modal daya juang ini akan menjadi bagian krusial saat menjalani laga menghadapi lawan.
"Bola jauh keliatan tidak bisa diambil, (tetapi) dia tetap coba ambil, terus (misal) poin ketinggalan dia masih semangat. Itu kan jiwa juang, sudah jadi modal," katanya.
Hal lain yang juga tak kalah penting, menurut Butet, ialah dukungan orangtua.
Menurut dia, orangtua mesti menjaga semangat dan disiplin anak serta mendukung secara berkala saat sang anak menggeluti dunia bulu tangkis
Adapun Tontowi juga mengungkap hal kurang lebih sama, yakni menekankan tampil fight saat bertanding.
"Yang terpenting harus dimiliki peserta sudah pasti teknik, tetapi tak kalah krusial juga motivasi dan daya juang," ujar Tontowi.
"Fight itu harus dari diri sendiri. Kami senang di 2024 ini banyak menemukan jiwa petarung yang kami butuhkan," tuturnya.
Diikuti oleh 1.966 peserta yang berasal dari Pulau Sumatera sampai Papua, Audisi Umum PB Djarum 2024 bergulir mulai 10 September hingga 14 September di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah.
Taklukkan Jarak, Sorong ke Kudus, demi Wujudkan Impian Bulu Tangkis
Demi mewujudkan impian menjadi pebulu tangkis level dunia, La Ode Muhammad Ahsan rela menempuh jarak dari Sorong, Papua Barat, menuju Kudus, Jateng. Halaman all [550] url asal
#audisi-pb-djarum #papua-barat #audisi-umum-pb-djarum-2024 #audisi-djarum-kudus #audisi-djarum-2024 #peserta-audisi-umum-pb-djarum-2024 #sorong
(Kompas.com) 13/09/24 13:38
v/14980443/
KOMPAS.com - Menembus batas, menaklukkan jarak, bisa menggambarkan apa yang diperjuangkan dari bocah bernama La Ode Muhammad Ahsan Kamil.
Demi mewujudkan impian menjadi pebulu tangkis level dunia, La Ode Muhammad Ahsan rela menempuh jarak dari Sorong, Papua Barat, menuju ke Kudus, Jawa Tengah, untuk mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2024.
La Ode Muhammad Ahsan menjadi salah satu peserta kategori KU11 Audisi Umum PB Djarum 2024 yang berlangsung dari Selasa (10/9/2024) hingga Sabtu (14/9/2024) di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah.
Bahkan, dengan tekad kuat untuk mengikuti audisi sebaik mungkin, La Ode Muhammad Ahsan telah datang ke Kudus tiga bulan sebelum audisi berlangsung.
Dia, atas saran orangtua atau keluarga, melakukan hal itu agar bisa merasakan atmosfer persaingan yang lebih baik.
Saat di Kudus, La Ode Muhammad Ahsan bergabung dengan PB Champion Kudus untuk berlatih dan melakukan persiapan dalam menjalani Audisi Umum PB Djarum 2024.
"Perjalanan saya dari Sorong, Papua, naik pesawat ke Jakarta, lalu naik bus ke Kudus, kurang lebih dalam perjalanan menempuh 14 jam," kata La Ode Muhammad Ahsan, saat ditemui di GOR Djarum Jati Kudus, Jumat (13/9/2024).
"Saya diantar sama orangtua dan adik," tutur Ahsan, panggilan akrabnya.
Ahsan pun mengungkap motivasi atau alasan mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2024, meski harus menempuh perjalanan jauh.
Dia mengaku ingin mengikuti jejak mantan pebulu tangkis ganda putra Indonesia, yang juga alumnus PB Djarum 2024, Kevin Sanjaya Sukamuljo.
"Karena pernah melihat Kevin Sanjaya pernah juara, ingin mengikuti jejak Kevin Sanjaya," ucap Ahsan.
Dia juga mengaku mengidolai dan menyukai permainan pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting.
"Kalau tunggal putra, saya suka Anthony Ginting," ujarnya.
Tiga bulan di Kudus, tanpa didampingi orangtua, Ahsan mengaku rasa kangen terhadap orangtua pasti ada. Kewajiban untuk terus bersekolah pun tetap dia jalani.
"Kangen sih sebenarnya, tetapi sudah terbiasa. Saya juga tetap menjalani sekolah via online," kata Ahsan yang saat ini berusia 10 tahun.
Tiga bulan sebelum audisi berlangsung, Ahsan berlatih di PB Champion Kudus untuk meningkatkan kemampuannya dalam bermain bulu tangkis.
"Saya latihan fisik, latihan teknik, dan kenapa di PB Champion Kudus karena melihat teman, lalu bapak memasukkan saya ke PB Champion," ucapnya.
Meski langkahnya sudah terhenti dalam audisi, Ahsan ada harapan bisa mendapat supertiket dari pemantau bakat PB Djarum 2024.
"Masih berharap bisa dapat supertiket," ucap Ahsan.
Pelatih Ahsan di PB Champion Kudus, Erick Eriawan, mengungkap kelebihan dan kekurangan Ahsan saat bertanding.
"Ahsan kuat untuk bola atas, tetapi saat main bola bawah masih kurang. Untuk daya juangnya tetap harus terus ditingkatkan," tuturnya.
Terus berlatih dan bekerja keras, semoga apa yang dicita-citakan terwujud, Ahsan...
PB Djarum Gelar Audisi Umum Bulu Tangkis 2024
PB Djarum menggelar Audisi Umum Bulu Tangkis 2024 untuk mencari bibit atlet berbakat bulu tangkis yang akan dibina di PB Djarum Kudus. - Halaman all [409] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #pb-djarum #audisi-umum-bulu-tangkis #atlet-bulu-tangkis #yoppy-rosimin #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 13/09/24 00:34
v/14975189/
KUDUS, investor.id - Ribuan pemain bulu tangkis belia dari berbagai daerah penjuru nusantara mengikuti Audisi Umum Bulu Tangkis 2024 di Gor Djarum Kudus, Jawa Tengah. Para peserta ini akan beradu kemampuan untuk mendapatkan beasiswa menjadi atlet binaan PB Djarum.
Audisi Umum Bulu tangkis 2024 diiikuti sebanyak 1.966 pebulu tangkis belia dari berbagai daerah di Indonesia. Pertandingan digelar sejak Selasa (10/9/2024) hingga Sabtu (14/9/2024).
PB Djarum menjadikan audisi ini sebagai ajang pencarian bakal pemain bulu tangkis yang nanti akan ditempa sehingga menjadi atlet tangguh. Seperti diketahui, PB Djarum telah melahirkan atlet-atlet bulu tangkis kelas dunia bahkan menjadi legenda, di antaranya Liem Swie King, Hariyanto Arbi, Susi Susanti, Tontowi Ahmad, Liliana Natsir, Kevin Sanjaya, dan masih banyak lagi.
Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengatakan, audisi umum bulu tangkis tahun ini digelar secara gratis untuk pembinaan dan memfasilitasi pemain potensial dari berbagai daerah di Indonesia. Agenda rutin kali ini sebagai upaya regenerasi PB Djarum dalam mencetak pemain berkelas dunia untuk turut serta mengharumkan nama bangsa Indonesia di olahraga Badminton.
"Meminta bantuan para mata-mata legend itu untuk melihat potensi atlet yang ada di audisi kali ini mudah-mudahan dapat jagoan-jagoan baru untuk mengisi kaderisasi usia-selanjutnya," kata Yoppy Rosimin dalam jumpa pers di PB Djarum Kudus, Selasa (11/9/2024).
Dalam Audisi Umum Bulu tangkis para peserta dibagi dalam tiga kategori kelompok usia yakni U 11, U 12, dan U 13. Hal itu bertujuan untuk membidik masing-masing kategori agar para peserta bisa bertemu lawan yang sepadan berdasarkan usia kualitas teknik maupun mental yang setara.
Hingga sampai Rabu (12/9/2024) para peserta masih bersaing dan nantinya akan dilakukan seleksi hingga pada puncaknya akan diumumkan nama-nama atlet yang lolos dalam masa karantina untuk mendapatkan beasiswa pembinaan untuk bergabung dengan PB Djarum.
Amira Kanza Naura salah satu atlet belia asal Depok mengaku senang bisa mengikiuti audisi ini serta berkesempatan bermain di lapangan badminton yang biasa untuk berlatih para pemain kelas dunia. Dia berharap pertama kalinya mengikuti audisi umum kali ini menjadi harapan kedepan untuk dapat mewujudkan cita-citanya menjadi atlet profesional seperti sang idolanya Gregoria Mariska Tunjung.
"Sebelum ikut audisi umum saya setiap hari latihan pagi sore selama lima bulan. Ini baru ikut sekali audisi ini. Selama permainan deg-degan banyak penonton. Seneng bisa ketemu pelatih dan tahu lebih banyak PB Djarum," jelasnya.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
PB Djarum Sapu Bersih Gelar di Polytron Superliga Junior 2024, Kembali Jadi Juara
PB Djarum memborong empat gelae bergengsi. [1,113] url asal
#pb-djarum #superliga-junior #polytron
(Republika - News) 18/08/24 20:53
v/14513224/
REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Sejarah baru terukir dalam gelaran Polytron Superliga Junior 2024. Para pebulu tangkis muda PB Djarum sukses menyapu bersih seluruh gelar juara pada turnamen yang diselenggarakan di GOR Djarum, Magelang, Jawa Tengah tersebut. Sebagai catatan, sepanjang penyelenggaraan Superliga Junior sejak 2016, ini adalah kali pertama sebuah klub memboyong seluruh titel kampiun.
Di edisi tahun ini, PB Djarum memboyong Piala Yuni Kartika (U-17 Putri) dan Piala Hariyanto Arbi (U-17 Putra) pada partai final kategori U-17 yang diselenggarakan Sabtu (17/8/2024). Satu hari berselang, Ahad (18/8/2024), giliran pebulu tangkis muda dari klub yang bermarkas di Kudus ini meraih Piala Susy Susanti (U-19 Putri) dan Liem Swie King (U-19 Putra). Sejatinya, upaya menyapu bersih seluruh gelar juara terlihat dari PB Djarum yang menerjunkan dua tim (PB Djarum A dan PB Djarum B) di tiga kategori yakni U-17 Putra, U-17 Putri dan U-19 Putri dalam turnamen ini.
Upaya ini membuahkan hasil. Terlihat pada babak final U-19 Putri terjadi ‘perang saudara’ antara PB Djarum A dan PB Djarum B. Meski telah memastikan titel juara bagi klub, tim PB Djarum A dan tim PB Djarum B sama-sama bermain penuh ambisi dan tidak mau kalah di laga pamungkas. Tim PB Djarum A harus mengerahkan kemampuan terbaik untuk dapat mengunci kemenangan 3-0 atas PB Djarum B di final. Ketatnya persaingan terlihat mulai dari partai tunggal pertama di mana pemain PB Djarum A, Sausan Dwi Ramadhani menang melalui rubber game melawan Ni Ketut Winda Suryaningtias selama 57 menit dengan skor 21-15,17-21,21-14.
Situasi serupa juga terjadi di dua pertandingan berikutnya yakni di nomor ganda putri dan tunggal putri kedua. Pasangan Bernadine Anindya Wardana/Titis Maulida Rahma dan tunggal Shandy Tirani Mahesi pun mengalami situasi yang sama karena pemain-pemain PB Djarum B sanggup memberikan perlawanan hebat lewat drama tiga gim.
“Di awal-awal gim pertama aku banyak bikin kesalahan sendiri, padahal sebenarnya mainnya ketat. plus aku juga merasa agak tegang dan tegang di sepanjang gim pertama. Lawan ngajak main reli, sementara aku maunya langsung dapat poin. aku juga sering sekali bermain buru-buru, pokoknya mau langsung poin aja. Sedangkan di gim ketiga, aku tahu kami sudah sama-sama capek, tapi aku coba main lebih sabar untuk dapat poin,” ujar Shandy. Atas perjuangannya di tengah arena, Shandy juga diganjar sebagai Atlet Favorit U-19 Putri.
Sedangkan di sektor U-19 Putra, pada babak pamungkas PB Djarum berebut gelar juara dengan PB Mutiara Cardinal. Tunggal pertama PB Djarum, Moh. Zaki Ubaidillah, membuka keunggulan usai menang 21-8, 21-15 atas wakil PB Mutiara Cardinal, Faisal Muhammad Fikri dalam tempo 41 menit.
Selanjutnya, kemenangan juga diperoleh PB Djarum pada partai kedua yang mempertemukan ganda putra Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadhan (PB Djarum) dengan Ahmad Tarindo Akbar/Fachry Adnan Pamungkas (PB Mutiara Cardinal). Hanya dalam tempo 28 menit, ganda putra PB Djarum tersebut mengunci kemenangan dengan poin 21-13, 21-9.
PB Djarum memastikan gelar juara di kategori ini lewat partai ketiga yang mempertandingkan Richie Duta Richardo (PB Djarum) melawan Akmal Zaidan Pamuji (PB Mutiara Cardinal). Pada gim pertama, Richie menguasai jalannya pertandingan dengan unggul 21-7. Pada gim kedua, Richie melanjutkan dominasi atas lawannya dengan membukukan kemenangan 21-16. Hasil ini membuat membuat PB Djarum menang 3-0 atas PB Mutiara Cardinal dan berhak memboyong Piala Liem Swie King.
“Kekompakan dan saling percaya dalam tim membuat kami bisa mengunci kemenangan juga kembali meraih gelar juara di Polytron Superliga Junior 2024. Di final saya memulai pertandingan dengan percaya diri tetapi sempat tegang di gim kedua karena ingin cepat-cepat menang. Saya senang senang bisa menjadi juara padahal sejak awal turnamen tidak ada lawan yang mudah dikalahkan,” kata Richie yang juga diganjar sebagai Atlet Favorit U-19 Putra.
Manager Team PB Djarum, Fung Permadi, mengucap syukur skuad asuhannya bisa menjawab target dari klub dengan memboyong empat piala yang diperebutkan dalam turnamen ini. Torehan prestasi ini akan menjadi motivasi bagi para atlet muda PB Djarum untuk bisa mengharumkan nama bangsa dalam kejuaraan maupun turnamen yang lebih tinggi lagi.
“Saya mengapresiasi seluruh atlet yang bertanding di Polytron Superliga Junior 2024 yang juga telah menjawab target dari klub yakni sapu bersih semua gelar juara. Diselenggarakannya turnamen ini juga bertujuan supaya atlet-atlet junior mendapat pengalaman bertanding level internasional. Upaya-upaya seperti ini semata-mata demi kepentingan regenerasi pebulutangkis nasional,” ujar dia.
Fung melanjutkan, kemenangan PB Djarum di Polytron Superliga Junior 2024 juga merupakan buah dari upaya PB Djarum melakukan regenerasi atlet demi meningkatkan kejayaan bulu tangkis Indonesia di mata dunia. Untuk itu, tidak hanya berfokus pada pembinaan, PB Djarum juga rajin menyaring bibit-bibit potensial untuk diasah bakat dan kemampuannya agar menjadi atlet level dunia. Salah satunya dilakukan dengan cara menyelenggarakan Audisi Umum PB Djarum secara rutin.
“Regenerasi atlet mutlak dilakukan untuk memperkuat ekosistem bulu tangkis dan menjaga mata rantai prestasi cabang olahraga ini di panggung dunia. Untuk itu kami juga rutin menyelenggarakan Audisi Umum yang terbuka bagi atlet muda dari seluruh penjuru Indonesia dengan harapan dapat menemukan bibit-bibit potensial yang akan kami asah bakat dan kemampuannya,” Fung menjelaskan. Tahun ini, Audisi Umum PB Djarum akan diselenggarakan pada 10-14 September dengan membidik tiga Kategori Usia (KU) yakni U-11, KU11 dan KU12 baik putra dan putri.
Vina Julita Wijaya selaku Head of Public Communications Polytron mengucapkan selamat kepada klub PB Djarum yang sukses menyapu bersih seluruh gelar bergengsi di Polytron Superliga Junior 2024. Ia pun berharap, kemenangan di arena pertandingan dapat menjadi pijakan menumbuhkan kepercayaan diri, mental dan kemampuan demi menghadapi turnamen yang lebih tinggi lagi.
“Selamat kepada para pemenang yang telah menunjukkan kemampuan maksimal demi meraih gelar juara di Polytron Superliga Junior. Semoga kemenangan ini bisa menjadi modal penting untuk meningkatkan kemampuan serta teknik para atlet sehingga Ketika masuk di level dewasa, mereka bisa berkontribusi mengharumkan nama bangsa di panggung dunia. Pun begitu bagi atlet yang belum menang, kami berharap turnamen ini memberikan pelajaran dan pengalaman berharga bagi perkembangan bakat para atlet muda,” tutur dia.
Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi PBSI Jawa Tengah, Basri Yusuf, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pebulu tangkis muda yang telah berjuang penuh semangat dalam turnamen ini, baik bagi atlet muda Indonesia maupun para pebulu tangkis junior yang datang dari luar negeri. Ia berharap, turnamen dengan format beregu ini dapat rutin diadakan sehingga bisa menjadi ajang mengasah dan menambah pengalaman para atlet muda merasakan atmosfer kejuaraan beregu.
“Terima kasih kepada seluruh atlet yang telah berpartisipasi dalam Polytron Superliga Junior 2024. Bagi kami, turnamen beregu seperti ini sangat penting untuk memberikan kesempatan bagi para atlet merasakan atmosfir kejuaraan beregu yang terbilang cukup jarang saat ini. Untuk itu, semoga para partisipan dapat membawa pulang pengalaman berharga setelah mengikuti kejuaraan ini,” ujar Basri.
Upaya Membangkitkan Kejayaan Bulu Tangkis Indonesia
Proses pencarian bibit pebulu tangkis guna membangkitkan kejayaan bulu tangkis Indonesia di panggung dunia Halaman all [998] url asal
#bulu-tangkis #pb-djarum #gor-djarum
(Kompas.com) 06/08/24 22:30
v/13563896/
KOMPAS.com -PB Djarum kembali menyelenggarakan Audisi Umum PB Djarum di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah pada 10 – 14 September 2024.
Proses pencarian bibit pebulu tangkis guna membangkitkan kejayaan bulu tangkis Indonesia di panggung dunia tersebut menyasar tiga Kategori Usia (KU) yakni U-11, KU11 dan KU12 baik putra dan putri.
Hingga Minggu (4/8/2024), jumlah pebulu tangkis muda yang telah mendaftarkan diri berjumlah 1,010 peserta.
Mereka berasal dari berbagai penjuru Indonesia diantaranya seperti Aceh, Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur hingga Papua.
Adapun pendaftar terbanyak berasal dari Jawa Tengah dengan 452 atlet. Registrasi masih dibuka hingga 2 September 2024.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengatakan Audisi Umum yang diselenggarakan setiap tahun tidak hanya bertujuan meregenerasi atlet bagi klub yang bermarkas di Kudus ini.
Namun, audisi umum ini juga memperkuat mata rantai prestasi sehingga Indonesia disegani di panggung dunia melalui cabang olahraga tersebut.
“Audisi Umum bukan hanya rutinitas mencari bibit-bibit yang menjadi regenerasi bagi PB Djarum, tapi juga menjadi gerakan menjaga mata rantai prestasi yang bisa membangkitkan kejayaan bulu tangkis Indonesia di panggung dunia," kata Yoppy.
"Untuk itu, di setiap Audisi Umum kami berupaya menemukan pebulutangkis muda berkualitas super yang akan kami asah dengan harapan kelak bisa menjadi juara di level yang paling tinggi yakni Juara Dunia dan Olimpiade,” ujar Yoppy menambahkan.
Demi mencapai tujuan besar tersebut, PB Djarum tidak hanya berfokus pada pencarian bibit-bibit berkualitas melalui Audisi Umum.
Tetapi juga memberikan kesempatan bagi para atlet muda tersebut untuk uji kemampuan dalam berbagai pertandingan mulai dari level regional, nasional hingga internasional.
Dalam waktu dekat, PB Djarum akan mengirim atlet-atlet mudanya berlaga di Badminton Asia U17 & U15 Junior Championships 2024 di Chengdu, China.
“Bagi kami, memiliki atlet berkualitas tapi tidak diasah dalam pertandingan yang kompetitif sama saja menyia-nyiakan bakat mereka. Jadi kami rutin mengirim atlet berlaga di berbagai turnamen, termasuk di level internasional agar mereka tahu seperti apa ketatnya persaingan dan kemampuan atlet-atlet mancanegara," jelas Yoppy.
"Selain itu, dengan jam terbang yang tinggi, atlet-atlet ini juga akan memiliki kepercayaan diri yang besar sehingga memiliki mental yang kuat ketika bertanding di turnamen level dunia,” tutur Yoppy menguraikan.
Upaya menemukan bibit-bibit berkualitas yang kelak mengharumkan nama bangsa tersebut, membuat penyelenggaraan Audisi Umum mengalami berbagai perubahan.
Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum, Sigit Budiarto, menuturkan Audisi Umum PB Djarum 2024 mengadopsi skema yang berbeda dibanding proses seleksi sebelumnya mulai dari pengelompokan usia peserta hingga sistem penilaian.
“Dari tahun ke tahun, Audisi Umum selalu mengalami evaluasi dan perubahan, baik itu di kategori usia, proses seleksi juga termasuk di tahap karantina. Pun begitu di tahun ini, perbedaan terbesar ada di pengelompokkan usia dan proses screening. Tujuannya tentu dengan perubahan skema seleksi ini kami berharap benar – benar menemukan bibit pebulu tangkis berkualitas yang akan meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis dan kami asah di PB Djarum sehingga bisa berjuang membawa nama Indonesia di panggung dunia,” papar Sigit.
Peraih Juara Dunia 1997 bersama Candra Wijaya itu melanjutkan, bila biasanya Audisi Umum menyasar dua kategori yakni U-11 dan U-13, pada Audisi Umum 2024 skema tersebut dibuat lebih spesifik dengan membidik tiga Kategori Usia yakni U-11, KU11 dan KU12.
Hal ini bertujuan agar para peserta bisa bertemu lawan yang sebanding berdasarkan usia.
“Biasanya memang dalam bulu tangkis kita mengenal Under Usia, Misal Under 11 tahun atau Under 13 tahun. Tapi dalam proses seleksi, skema tersebut membuat pertandingan menjadi tidak imbang karena bisa saja yang umur 12 tahun bertemu dengan umur 11 tahun. Karena perbedaan usia itu, tenaganya pun berbeda dan permainan tidak bisa berkembang. Jadi kami membuat terobosan dengan skema Kategori Usia, agar mereka bertanding sesuai dengan usianya sehingga kemampuannya yang sesungguhnya bisa terlihat,” Sigit menjelaskan.
Perbedaan lain di Audisi Umum PB Djarum 2024 dibanding proses seleksi serupa pada tahun-tahun sebelumnya terdapat di babak screening.
Bila tahun lalu pada fase ini peserta diberi kesempatan 5-10 menit untuk menunjukkan kebolehannya di arena pertandingan, kali ini fase screening mengadopsi pertandingan dengan sistem gugur 1 game hingga poin ke-21 (tanpa deuce/setting). Peserta yang menang akan masuk ke babak turnamen.
“Dengan skema babak screening memakai sistem gugur satu games 21 poin ini, tentu akan membuat para peserta merasakan atmosifr pertandingan yang sesungguhnya. Untuk lolos ke babak selanjutnya mereka dituntut menang. Hal ini akan membuat para peserta menunjukkan daya juang, mentalitas dan teknik mereka secara maksimal di tengah lapangan. Sehingga, mereka yang melaju ke babak selanjutnya adalah memang bibit – bibit pebulutangkis yang memiliki kualitas super,” jelas Sigit.
Usai fase screening, peserta akan memperebutkan Super Tiket dalam babak turnamen. Di kategori putra, Super Tiket diberikan kepada para semifinalis dan berhak masuk ke Tahap Karantina.
Di kategori putri, peraih Super Tiket yang melenggang ke Tahap Karantina adalah para finalis di babak turnamen. Adapun karantina yang bertujuan melihat potensi dan mentalitas atlet diselenggarakan selama empat minggu dengan dua kali fase eliminasi.
Mereka yang lolos di Tahap Karantina akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dan bergabung bersama PB Djarum.
Sigit berpesan agar para peserta berlatih optimal jelang Audisi Umum. “Dari kacamata Tim Pencari Bakat PB Djarum, kami mencari atlet yang memiliki kemampuan khusus, punya kelebihan dan ada potensi dari diri peserta dan menurut kami bisa diasah agar semakin berkembang. Untuk itu, karena waktu penyelenggaraan masih sekitar satu bulan lagi, saya berpesan agar para peserta berlatih optimal, temukan kelebihan kalian baik dari sisi teknik maupun mental sehingga itu bisa jadi pembeda dibanding peserta lainnya,” tandas Sigit.
Audisi Umum PB Djarum Kembali Digelar, Pendaftaran Bagi Atlet Masa Depan Telah Dibuka
Jumlah pebulu tangkis muda yang telah mendaftarkan diri mencapai 1,010. [988] url asal
#pb-djarum #bulu-tangkis #audisi-umum-pb-djarum #pendaftaran-audisi-umum-pb-djarum
(Republika - News) 05/08/24 11:55
v/13364578/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PB Djarum kembali menyelenggarakan Audisi Umum PB Djarum yang akan dilaksanakan pada 10 – 14 September 2024 di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah. Tahun ini, proses pencarian bibit pebulu tangkis guna membangkitkan kejayaan bulu tangkis Indonesia di panggung dunia tersebut menyasar tiga Kategori Usia (KU) yakni U-11, KU11 dan KU12 baik putra dan putri.
Hingga Ahad (4/8/2024), jumlah pebulu tangkis muda yang telah mendaftarkan diri mencapai 1,010 peserta. Mereka berasal dari berbagai penjuru Indonesia diantaranya seperti Aceh, Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur hingga Papua. Adapun pendaftar terbanyak berasal dari Jawa Tengah dengan 452 atlet. Registrasi masih dibuka hingga 2 September 2024 dengan mengakses laman www(dot)pbdjarum(dot)org.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengatakan Audisi Umum yang diselenggarakan setiap tahun tidak hanya bertujuan meregenerasi atlet bagi klub yang bermarkas di Kudus ini, tapi juga memperkuat mata rantai prestasi sehingga Indonesia disegani di panggung dunia melalui cabang olahraga tersebut.
“Audisi Umum bukan hanya rutinitas mencari bibit-bibit yang menjadi regenerasi bagi PB Djarum, tapi juga menjadi gerakan menjaga mata rantai prestasi yang bisa membangkitkan kejayaan bulu tangkis Indonesia di panggung dunia. Untuk itu, di setiap Audisi Umum kami berupaya menemukan pebulutangkis muda berkualitas super yang akan kami asah dengan harapan kelak bisa menjadi juara di level yang paling tinggi yakni Juara Dunia dan Olimpiade,” ujar Yoppy.
Ia melanjutkan, demi mencapai tujuan besar tersebut, PB Djarum tidak hanya berfokus pada pencarian bibit-bibit berkualitas melalui Audisi Umum. Tetapi juga memberikan kesempatan bagi para atlet muda tersebut untuk uji kemampuan dalam berbagai pertandingan mulai dari level regional, nasional hingga internasional. Dalam waktu dekat, PB Djarum akan mengirim atlet-atlet mudanya berlaga di Badminton Asia U17 & U15 Junior Championships 2024 di Chengdu, China.
“Bagi kami, memiliki atlet berkualitas tapi tidak diasah dalam pertandingan yang kompetitif sama saja menyia-nyiakan bakat mereka. Jadi kami rutin mengirim atlet berlaga di berbagai turnamen, termasuk di level internasional agar mereka tahu seperti apa ketatnya persaingan dan kemampuan atlet-atlet mancanegara. Selain itu, dengan jam terbang yang tinggi, atlet-atlet ini juga akan memiliki kepercayaan diri yang besar sehingga memiliki mental yang kuat ketika bertanding di turnamen level dunia,” kata Yoppy menguraikan.
Upaya menemukan bibit-bibit berkualitas yang kelak mengharumkan nama bangsa tersebut, membuat penyelenggaraan Audisi Umum mengalami berbagai perubahan. Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum, Sigit Budiarto, menuturkan Audisi Umum PB Djarum 2024 mengadopsi skema yang berbeda dibandingkan proses seleksi sebelumnya mulai dari pengelompokan usia peserta hingga sistem penilaian.
“Dari tahun ke tahun, Audisi Umum selalu mengalami evaluasi dan perubahan, baik itu di kategori usia, proses seleksi juga termasuk di tahap karantina. Pun begitu di tahun ini, perbedaan terbesar ada di pengelompokkan usia dan proses screening. Tujuannya tentu dengan perubahan skema seleksi ini kami berharap benar – benar menemukan bibit pebulu tangkis berkualitas yang akan meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis dan kami asah di PB Djarum sehingga bisa berjuang membawa nama Indonesia di panggung dunia,” ucap Sigit.
Peraih Juara Dunia 1997 bersama Candra Wijaya itu melanjutkan, bila biasanya Audisi Umum menyasar dua kategori yakni U-11 dan U-13, pada Audisi Umum 2024 skema tersebut dibuat lebih spesifik dengan membidik tiga Kategori Usia yakni U-11, KU11 dan KU12. Hal ini bertujuan agar para peserta bisa bertemu lawan yang sebanding berdasarkan usia.
“Biasanya memang dalam bulu tangkis kita mengenal Under Usia, Misal Under 11 tahun atau Under 13 tahun. Tapi dalam proses seleksi, skema tersebut membuat pertandingan menjadi tidak imbang karena bisa saja yang umur 12 tahun bertemu dengan umur 11 tahun. Karena perbedaan usia itu, tenaganya pun berbeda dan permainan tidak bisa berkembang. Jadi kami membuat terobosan dengan skema Kategori Usia, agar mereka bertanding sesuai dengan usianya sehingga kemampuannya yang sesungguhnya bisa terlihat,” Sigit menjelaskan.
Perbedaan lain di Audisi Umum PB Djarum 2024 dibanding proses seleksi serupa pada tahun-tahun sebelumnya terdapat di babak screening. Bila tahun lalu pada fase ini peserta diberi kesempatan 5-10 menit untuk menunjukkan kebolehannya di arena pertandingan, kali ini fase screening mengadopsi pertandingan dengan sistem gugur 1 game hingga poin ke-21 (tanpa deuce/setting). Peserta yang menang akan masuk ke babak turnamen.
“Dengan skema babak screening memakai sistem gugur satu games 21 poin ini, tentu akan membuat para peserta merasakan atmosifr pertandingan yang sesungguhnya. Untuk lolos ke babak selanjutnya mereka dituntut menang. Hal ini akan membuat para peserta menunjukkan daya juang, mentalitas dan teknik mereka secara maksimal di tengah lapangan. Sehingga, mereka yang melaju ke babak selanjutnya adalah memang bibit – bibit pebulutangkis yang memiliki kualitas super,” kata Sigit.
Usai fase screening, peserta akan memperebutkan Super Tiket dalam babak turnamen. Di kategori putra, Super Tiket diberikan kepada para semifinalis dan berhak masuk ke Tahap Karantina. Sementara di kategori putri, peraih Super Tiket yang melenggang ke Tahap Karantina adalah para finalis di babak turnamen. Adapun karantina yang bertujuan melihat potensi dan mentalitas atlet diselenggarakan selama empat minggu dengan dua kali fase eliminasi. Mereka yang lolos di Tahap Karantina akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dan bergabung bersama PB Djarum.
Sigit berpesan agar para peserta berlatih optimal jelang Audisi Umum. “Dari kacamata Tim Pencari Bakat PB Djarum, kami mencari atlet yang memiliki kemampuan khusus, punya kelebihan dan ada potensi dari diri peserta dan menurut kami bisa diasah agar semakin berkembang. Untuk itu, karena waktu penyelenggaraan masih sekitar satu bulan lagi, saya berpesan agar para peserta berlatih optimal, temukan kelebihan kalian baik dari sisi teknik maupun mental sehingga itu bisa jadi pembeda dibanding peserta lainnya,” kata Sigit.
Agenda pelaksanaan audisi umum pb djarum 2024:
Kategori Usia
U-11 (untuk peserta dengan umur 8-10 tahun/kelahiran tahun 2014 – 2016)
KU 11 (untuk peserta dengan umur 11 tahun/kelahiran tahun 2013)
KU 12 (untuk peserta dengan umur 12 tahun/kelahiran tahun 2012)
Pendaftaran Online
Hingga Senin, 2 September 2024 (Pukul 23:59 WIB)
Daftar Ulang
Senin, 9 September 2024 (Pukul 09:00 – 15:00 WIB)
Tahap Seleksi
10 - 14 September 2024
Tahap Karantina
15 September - 12 Oktober 2024
PD Djarum Gelar Audisi Umum 2024
PB Djarum menggelar audisi umum untuk kategori usia U-11, KU11, dan KU12 untuk meregenerasi atlet. [989] url asal
#pb-djarum #audisi-beasiswa-bulu-tangkis-pb-djarum #bulutangkis #bulu-tangkis #badminton
(MedCom) 05/08/24 11:35
v/13368574/
Jakarta: PB Djarum kembali menyelenggarakan Audisi Umum PB Djarum yang akan dilaksanakan pada 10 – 14 September 2024 di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah. Tahun ini, proses pencarian bibit pebulu tangkis guna membangkitkan kejayaan bulu tangkis Indonesia di panggung dunia tersebut menyasar tiga Kategori Usia (KU) yakni U-11, KU11 dan KU12 baik putra dan putri.Hingga Minggu (4/8), jumlah pebulu tangkis muda yang telah mendaftarkan diri berjumlah 1,010 peserta. Mereka berasal dari berbagai penjuru Indonesia diantaranya seperti Aceh, Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur hingga Papua. Adapun pendaftar terbanyak berasal dari Jawa Tengah dengan 452 atlet. Registrasi masih dibuka hingga 2 September 2024 dengan mengakses laman www.pbdjarum.org.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengatakan Audisi Umum yang diselenggarakan setiap tahun tidak hanya bertujuan meregenerasi atlet bagi klub yang bermarkas di Kudus ini, tapi juga memperkuat mata rantai prestasi sehingga Indonesia disegani di panggung dunia melalui cabang olahraga tersebut.
“Audisi Umum bukan hanya rutinitas mencari bibit-bibit yang menjadi regenerasi bagi PB Djarum, tapi juga menjadi gerakan menjaga mata rantai prestasi yang bisa membangkitkan kejayaan bulu tangkis Indonesia di panggung dunia. Untuk itu, di setiap Audisi Umum kami berupaya menemukan pebulutangkis muda berkualitas super yang akan kami asah dengan harapan kelak bisa menjadi juara di level yang paling tinggi yakni Juara Dunia dan Olimpiade,” ujar Yoppy.
Ia melanjutkan, demi mencapai tujuan besar tersebut, PB Djarum tidak hanya berfokus pada pencarian bibit-bibit berkualitas melalui Audisi Umum. Tetapi juga memberikan kesempatan bagi para atlet muda tersebut untuk uji kemampuan dalam berbagai pertandingan mulai dari level regional, nasional hingga internasional. Dalam waktu dekat, PB Djarum akan mengirim atlet-atlet mudanya berlaga di Badminton Asia U17 & U15 Junior Championships 2024 di Chengdu, China.
“Bagi kami, memiliki atlet berkualitas tapi tidak diasah dalam pertandingan yang kompetitif sama saja menyia-nyiakan bakat mereka. Jadi kami rutin mengirim atlet berlaga di berbagai turnamen, termasuk di level internasional agar mereka tahu seperti apa ketatnya persaingan dan kemampuan atlet-atlet mancanegara. Selain itu, dengan jam terbang yang tinggi, atlet-atlet ini juga akan memiliki kepercayaan diri yang besar sehingga memiliki mental yang kuat ketika bertanding di turnamen level dunia,” Yoppy menguraikan.
Upaya menemukan bibit-bibit berkualitas yang kelak mengharumkan nama bangsa tersebut, membuat penyelenggaraan Audisi Umum mengalami berbagai perubahan. Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum, Sigit Budiarto, menuturkan Audisi Umum PB Djarum 2024 mengadopsi skema yang berbeda dibanding proses seleksi sebelumnya mulai dari pengelompokan usia peserta hingga sistem penilaian.
“Dari tahun ke tahun, Audisi Umum selalu mengalami evaluasi dan perubahan, baik itu di kategori usia, proses seleksi juga termasuk di tahap karantina. Pun begitu di tahun ini, perbedaan terbesar ada di pengelompokkan usia dan proses screening. Tujuannya tentu dengan perubahan skema seleksi ini kami berharap benar – benar menemukan bibit pebulu tangkis berkualitas yang akan meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis dan kami asah di PB Djarum sehingga bisa berjuang membawa nama Indonesia di panggung dunia,” ucap Sigit.
Peraih Juara Dunia 1997 bersama Candra Wijaya itu melanjutkan, bila biasanya Audisi Umum menyasar dua kategori yakni U-11 dan U-13, pada Audisi Umum 2024 skema tersebut dibuat lebih spesifik dengan membidik tiga Kategori Usia yakni U-11, KU11 dan KU12. Hal ini bertujuan agar para peserta bisa bertemu lawan yang sebanding berdasarkan usia.
“Biasanya memang dalam bulu tangkis kita mengenal Under Usia, Misal Under 11 tahun atau Under 13 tahun. Tapi dalam proses seleksi, skema tersebut membuat pertandingan menjadi tidak imbang karena bisa saja yang umur 12 tahun bertemu dengan umur 11 tahun. Karena perbedaan usia itu, tenaganya pun berbeda dan permainan tidak bisa berkembang. Jadi kami membuat terobosan dengan skema Kategori Usia, agar mereka bertanding sesuai dengan usianya sehingga kemampuannya yang sesungguhnya bisa terlihat,” Sigit menjelaskan.
Perbedaan lain di Audisi Umum PB Djarum 2024 dibanding proses seleksi serupa pada tahun-tahun sebelumnya terdapat di babak screening. Bila tahun lalu pada fase ini peserta diberi kesempatan 5-10 menit untuk menunjukkan kebolehannya di arena pertandingan, kali ini fase screening mengadopsi pertandingan dengan sistem gugur 1 game hingga poin ke-21 (tanpa deuce/setting). Peserta yang menang akan masuk ke babak turnamen.
“Dengan skema babak screening memakai sistem gugur satu games 21 poin ini, tentu akan membuat para peserta merasakan atmosifr pertandingan yang sesungguhnya. Untuk lolos ke babak selanjutnya mereka dituntut menang. Hal ini akan membuat para peserta menunjukkan daya juang, mentalitas dan teknik mereka secara maksimal di tengah lapangan. Sehingga, mereka yang melaju ke babak selanjutnya adalah memang bibit – bibit pebulutangkis yang memiliki kualitas super,” cetus Sigit.
Usai fase screening, peserta akan memperebutkan Super Tiket dalam babak turnamen. Di kategori putra, Super Tiket diberikan kepada para semifinalis dan berhak masuk ke Tahap Karantina. Sementara di kategori putri, peraih Super Tiket yang melenggang ke Tahap Karantina adalah para finalis di babak turnamen. Adapun karantina yang bertujuan melihat potensi dan mentalitas atlet diselenggarakan selama empat minggu dengan dua kali fase eliminasi. Mereka yang lolos di Tahap Karantina akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dan bergabung bersama PB Djarum.
Sigit berpesan agar para peserta berlatih optimal jelang Audisi Umum. “Dari kacamata Tim Pencari Bakat PB Djarum, kami mencari atlet yang memiliki kemampuan khusus, punya kelebihan dan ada potensi dari diri peserta dan menurut kami bisa diasah agar semakin berkembang. Untuk itu, karena waktu penyelenggaraan masih sekitar satu bulan lagi, saya berpesan agar para peserta berlatih optimal, temukan kelebihan kalian baik dari sisi teknik maupun mental sehingga itu bisa jadi pembeda dibanding peserta lainnya,” tandas Sigit.
BERIKUT AGENDA PELAKSANAAN AUDISI UMUM PB DJARUM 2024:
Kategori Usia
U-11 (untuk peserta dengan umur 8-10 tahun/kelahiran tahun 2014 – 2016)
KU 11 (untuk peserta dengan umur 11 tahun/kelahiran tahun 2013)
KU 12 (untuk peserta dengan umur 12 tahun/kelahiran tahun 2012)
Pendaftaran Online
Hingga Senin, 2 September 2024 (Pukul 23:59 WIB)
Daftar Ulang
Senin, 9 September 2024 (Pukul 09:00 – 15:00 WIB)
Tahap Seleksi
10 - 14 September 2024
Tahap Karantina
15 September - 12 Oktober 2024
(ASM)