#30 tag 24jam
Varia Berita Kripto: Ethereum Menanti Pectra, ADA Menuju US$0,5, dan BlockDAG Network Tawarkan Bonus Presale 50 Persen
Varia berita kripto hari ini: rencana Pectra di Ethereum, kemudian prediksi ADA menjadi US$0,5, dan bonus presale BDAG sebesar 50 persen. [697] url asal
#ada #altcoin #cardano #eth #ether #ethereum #pectra #presale
(BlockChain-Media) 27/09/24 16:58
v/15629799/
Pasar kripto global semakin gegap gempita pasca The Fed pangkas suku bunga dan Bank Sentral Tiongkok yang lepas stimulus ekonomi, melengkapi varia berita kripto hari ini. Satu di antaranya adalah Ethereum yang menanti upgrade maha penting, yakni Pectra. Kemudian proyeksi harga ADA menjadi US$0,5, termasuk BlockDAG Network yang menawarkan bonus presale sebesar 50 persen.
Varia Berita Kripto Ethereum: Apa Itu Pectra?Mengawali varia berita kripto hari ini, pasar masih terus memonitoring rencana Pectra upgrade yang dijadwalkan dimulai pada 2024 atau awal tahun 2025 oleh pengembang inti blockchain Ethereum. Tapi, apa sebenarnya Pectra itu dan apakah sangat signifikan mengubah wajah sistem keuangan desentralistik popular ini?
Dirangkum dari ValidationCloud dan CryptoNews, Pectra merupakan pembaruan penting yang dijadwalkan antara akhir 2024 dan awal 2025. Upgrade ini menggabungkan rencana pembaruan sebelumnya, seperti “Prague” dan “Electra,” menjadi satu pembaruan yang lebih efisien. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keamanan, efisiensi gas fee (biaya transaksi), dan kapasitas staking.
Salah satu fitur utama dari Pectra adalah penerapan EIP-7702, yang memungkinkan dompet Ethereum biasa untuk sementara berfungsi seperti smart contract wallet. Dengan fitur ini, pengguna bisa melakukan transaksi dengan keamanan lebih baik, termasuk pemrosesan batch (gabungan beberapa transaksi dalam satu tindakan), serta pembayaran biaya transaksi oleh pihak lain. Perubahan ini diharapkan meningkatkan user experience secara total, terutama dalam hal keamanan dan kemudahan penggunaan.
Selain itu, Pectra juga memperkenalkan peningkatan efisiensi gas fee melalui EIP-4758, yang secara signifikan mengurangi biaya operasi untuk penyimpanan transaksi yang kompleks. Fitur ini bermanfaat terutama bagi para pengembang yang bekerja dengan fungsi kriptografi intensif, karena dapat menghemat biaya transaksi secara signifikan.
Melirik Pectra, Transformasi Besar Ethereum pada Awal 2025
Dalam hal staking, EIP-7251 akan meningkatkan batas maksimal staking untuk validator dari 32 ETH menjadi 2048 ETH. Peningkatan ini memungkinkan konsolidasi validator besar, yang pada akhirnya meningkatkan efisiensi operasional bagi penyedia staking berskala besar. Dengan lebih dari 1 juta validator aktif di Ethereum, pembaruan Pectra ini sangat penting untuk mengurangi beban operasional pada jaringan dan memastikan transaksi berjalan lebih lancar tanpa hambatan teknis.
Selain itu, EIP-4865 memungkinkan validator menarik dana langsung ke smart contract, membuka peluang baru untuk pengembangan layanan staking yang lebih canggih, termasuk distribusi otomatis staking reward dan reinvestasi ulang secara otomatis.
Secara khusus, dalam konteks varia berita kripto Ethereum, Pectra akan meningkatkan use case dari native crypto Ethereum, yakni Ether (ETH) dan bermuara pada peningkatan permintaan terhadap kripto popular ini.
Harga ada berpotensi mencapai US$0,51.
Sentimen positif ADA juga selaras dengan permintaan masif terhadap Bitcoin yang diprediksi oleh 10x Research bisa mendobrak teritori US$70 ribu dan bisa mencetak rekor tertinggi baru pada tahun ini juga, usai kemarin breakout di atas resistensi besarnya, yakni US$65.200.
BlockDAG Network Tawarkan Bonus Presale 50 PersenVaria berita kripto lainnya adalah penawaran bonus presale kripto BDAG sebesar 50 persen dari BlockDAG Network.
Dilansir dari situs resminya, program bonus itu akan berakhir pada 14 Oktober 2024, di mana setiap pengguna wajib menggunakan kode khusus ini: “BDAG50” ketika melakukan pembelian.
Pihak pengembang juga mengklaim, bahwa nilai presale BDAG saat ini sudah setara dengan US$76,5 juta atau sebanyak US$13.2 miliar.
Saat ini BlockDAG Network sudah meluncurkan testnetuntuk blockchain mereka dengan laman explorer di tautan ini, di mana sistem ujicoba saat ini sudah bisa terhubung dengan dompet kripto popular Metamask.
Sebelumnya dikabarkan, bahwa BlockDAG Network telah menjalin kemitraan dengan dua klub sepak bola ternama, yakni Borussia Dortmund dan Inter Milan.
Menurut BlockDAG, kemitraan terbaru BlockDAG dengan klub-klub sepakbola ternama menandai langkah besar dalam peningkatan adopsi teknologi blockchain.
“Kolaborasi ini mencakup penampilan logo bersama dan branding di berbagai platform Borussia Dortmund. BlockDAG juga akan mendapatkan hak iklan LED virtual selama pertandingan kandang Bundesliga, serta kesempatan untuk memproduksi konten bermerek dengan pemain BVB. Kemitraan dengan klub sepak bola kelas dunia seperti Borussia Dortmund adalah langkah maju yang menarik bagi BlockDAG,” ungkap Antony Turner, CEO BlockDAG di situs resmi Borussia Dortmund, 28 Agustus 2024 lalu.
Kerjasama yang tak kalah bergengsi adalah dengan Internazionale Milano alias Inter Milan. Iklan LED dan layar besar di pertandingan kandang Inter di San Siro akan menampilkan branding BlockDAG kepada jutaan penggemar di stadion di banyak negara. Alessandro Antonello, CEO Corporate Internazionale Milano, menyatakan pihaknya sangat senang menyambut BlockDAG Network sebagai mitra resmi mereka. [ps]
Potensi Pemulihan Harga Kripto XRP dan Analisis Pergerakan Altcoin TON, ETH, dan ADA
XRP dan beberapa altcoin lain menunjukkan tanda-tanda potensi pemulihan harga kripto. Lonjakan harga di beberapa level kunci menjadi penentu. [199] url asal
#ada #cardano #eth #ethereum #ripple #ton #toncoin #xrp
(BlockChain-Media) 09/09/24 15:41
v/14945088/
XRP dan beberapa altcoin lain menunjukkan tanda-tanda potensi pemulihan harga kripto. Lonjakan harga di beberapa level kunci menjadi penentu apakah tren kenaikan ini akan berlanjut atau tertahan.
Ripple (XRP), Toncoin (TON), Ethereum (ETH), dan Cardano (ADA), masing-masing menghadapi tantangan yang harus diatasi untuk mencapai pemulihan penuh. Pergerakan harga kripto ini memberikan peluang sekaligus risiko yang mungkin perlu diperhatikan oleh para trader.

Seperti elastisitas karet yang terus ditekan, semakin besar tekanan bearish, semakin besar potensi pemulihan harga kripto jika support di US$0,3 bisa bertahan. Selama enam bulan terakhir, harga Cardano telah terkoreksi dari US$0,81 menjadi US$0,334—penurunan sebesar 58,7 persen. Namun, data on-chain menunjukkan peningkatan jumlah address aktif di blockchain Cardano, yang menunjukkan bahwa minat terhadap ADA mulai tumbuh kembali.
Divergensi Bullish pada ADA/BTC: Cardano Siap Lonjak 1.000 Persen Lagi?
Dalam waktu dekat, ADA tampaknya akan menguji kembali support level di US$0,3. Jika support ini dapat bertahan, potensi pemulihan harga kripto untuk ADA bisa terjadi, dengan target kenaikan menuju US$0,51. Mengingat sejarah pengujian support sebelumnya yang mencatat kenaikan sebesar 238 persen, peluang untuk pemulihan yang signifikan masih terbuka jika level ini dapat dipertahankan. [ps]
Divergensi Bullish pada ADA/BTC: Cardano Siap Lonjak 1.000 Persen Lagi?
Divergensi bullish di ADA/BTC menandakan potensi lonjakan besar. Cardano diprediksi siap naik lagi seperti 4 tahun lalu. [353] url asal
(BlockChain-Media) 07/09/24 11:30
v/14916647/
Dalam dunia kripto yang terus bergerak cepat, Cardano (ADA) kembali menjadi sorotan berkat prediksi bullish yang datang dari analis terkemuka, Dan Gambardello.
Pendiri Crypto Capital Venture ini mengungkapkan bahwa ADA menunjukkan tanda-tanda divergensi bullish yang mencerminkan pergerakan serupa empat tahun lalu, di mana Cardano sempat melonjak lebih dari 1.000 persen terhadap Bitcoin.
Analisis Bullish CardanoMelalui akun resminya di X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter), Gambardello menyampaikan pandangannya mengenai pergerakan ADA/BTC yang saat ini menunjukkan sinyal bullish yang sangat kuat.
“Menurut grafik, ada divergensi bullish yang gila pada grafik harian ADA/BTC. Terakhir kali ini terjadi empat tahun lalu, Cardano melesat lebih dari 1.000 persen melawan Bitcoin,” ujar Gambardello.
Penting untuk dicatat bahwa divergensi bullish adalah pola indikator teknikal yang menunjukkan potensi pembalikan harga dari tren turun menjadi tren naik.
Dalam kasus ini, divergensi bullish pada pair ADA/BTC mengisyaratkan bahwa ada kemungkinan besar Cardano akan menunjukkan performa yang jauh lebih baik dibandingkan Bitcoin di waktu mendatang, mirip dengan apa yang terjadi empat tahun lalu.
Dukungan dari Komunitas KriptoAnalisis dari Gambardello mendapat dukungan dari banyak pengguna X yang ikut memberikan pandangan optimis mereka terkait Cardano.
Beberapa pengguna percaya bahwa Cardano saat ini berada dalam posisi yang menarik untuk mengalami lonjakan harga yang signifikan, terutama mengingat rekam jejak sebelumnya ketika divergensi serupa terjadi.
Namun, meskipun ada sentimen bullish di kalangan komunitas, harga ADA saat ini justru masih mengalami penurunan. Menurut data terbaru, harga ADA telah jatuh 3,19 persen dalam 24 jam terakhir, menetap di kisaran US$0,3169.
Kapitalisasi pasarnya juga turun, berada di kisaran US$11,39 milyar. Berkat penurunan harganya, Cardano kini menjadi kripto terbesar ke-11 di dunia, tepat di bawah Toncoin yang berada di posisi ke-10 dan Tron di posisi ke-9.
Penurunan harga yang terjadi pada Cardano dapat dikaitkan dengan kondisi pasar kripto yang lebih luas. Fluktuasi harga kripto yang tajam bukanlah hal baru, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perubahan regulasi kripto di berbagai negara.
Namun, bagi para pendukung Cardano, momen penurunan ini bisa jadi merupakan peluang untuk mengakumulasi lebih banyak ADA sebelum terjadinya lonjakan harga seperti yang diprediksi oleh Gambardello. [st]
Charles Hoskinson: Bitcoin Bakal Kalah Jika Tak Ada Inovasi
Hoskinson kritik Bitcoin kurang inovasi, Demeester balas dengan fakta penurunan pangsa pasar Cardano yang signifikan. [486] url asal
#ada #bitcoin #btc #cardano #hoskinson
(BlockChain-Media) 03/09/24 11:30
v/14879543/
Dalam sebuah video terbaru yang menarik perhatian komunitas kripto, pendiri Cardano, Charles Hoskinson, melontarkan kritik tajam terhadap Bitcoin.
Hoskinson menuding bahwa Bitcoin telah kehilangan inovasi dan menyarankan bahwa kripto pertama di dunia tersebut mungkin akan perlahan-lahan kehilangan posisinya di pasar jika tidak mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang lebih baru.
Cardano CEO: I don’t see how #Bitcoin survives, it’s a religion not an ecosystem… hashrate will fall and it will die a slow heat death ????
pic.twitter.com/dR77Gvf2H3
— Bitcoin News (@BitcoinNewsCom) September 1, 2024
Tanggapan Tuur DemeesterKritik Hoskinson terhadap Bitcoin segera mendapat tanggapan keras dari Tuur Demeester, seorang pendukung setia Bitcoin.
Demeester tidak hanya menolak pernyataan Hoskinson, tetapi juga menyoroti fakta bahwa dalam tiga tahun terakhir, pangsa pasar Cardano (ADA) telah mengalami penurunan drastis.
“Pada puncaknya, Cardano menguasai 10 persen dari nilai Bitcoin, namun kini hanya tersisa 1 persen saja,” ujar Demeester di X.
Selain itu, harga ADA telah anjlok 89,2 persen dari puncak tertingginya pada September 2021, sebuah penurunan yang sangat signifikan dan menunjukkan kesulitan yang dihadapi oleh Cardano dalam mempertahankan posisinya di pasar.
Bitcoin vs Cardano: Perbandingan yang Tidak Seimbang?Perdebatan ini memunculkan pertanyaan penting mengenai masa depan ekosistem kripto, terutama antara Bitcoin yang telah mapan dengan Cardano yang berusaha keras untuk mengukuhkan posisinya.
Bitcoin, meskipun sering dikritik karena kurangnya inovasi, terus mendapatkan dukungan kuat dari investor dan komunitasnya.
Keunggulan Bitcoin terletak pada first-mover advantage dan efek jaringan yang kuat, yang memungkinkan kripto ini tetap menjadi pusat perhatian dalam dunia kripto, meskipun ada kemunculan teknologi baru.
Di sisi lain, Hoskinson mengklaim bahwa Cardano memiliki keunggulan dalam hal inovasi dan adopsi teknologi baru. Dia menyoroti kemampuan Cardano untuk terus mengadopsi teknologi baru dan memperluas ekosistemnya sebagai bukti bahwa Cardano bisa melampaui Bitcoin.
Namun, realitas pasar menunjukkan bahwa inovasi saja tidak cukup untuk menjamin kesuksesan jika tidak didukung oleh kepercayaan pasar dan minat investor.
Meskipun Cardano telah meluncurkan hard fork yang diharapkan dapat memperkuat tata kelola terdesentralisasi, harga ADA tetap mengalami penurunan.
Analis mencatat bahwa meskipun kemajuan teknologi sangat penting bagi kelangsungan hidup kripto, faktor-faktor seperti kepercayaan pasar dan minat investor tetap menjadi komponen kunci dalam menentukan keberhasilan sebuah proyek.
Ini terlihat dari penurunan harga ADA yang drastis sejak puncaknya, menandakan bahwa inovasi yang dibawa oleh Cardano belum cukup untuk mendorong pertumbuhan harga dan adopsi yang signifikan.
Masa Depan Cardano: Antara Inovasi dan Realitas PasarHoskinson sangat percaya bahwa dengan inovasi yang tepat, Cardano dapat berkembang menjadi ekosistem multi-triliun dolar AS.
Namun, tantangan utama yang dihadapi Cardano adalah bagaimana meyakinkan komunitas dan investor bahwa proyek ini memiliki nilai jangka panjang yang signifikan. Tanpa dukungan yang kuat dari pasar, inovasi yang dilakukan oleh Cardano mungkin tidak cukup untuk menantang dominasi Bitcoin.
Demeester, dalam tanggapannya, menegaskan bahwa kritik Hoskinson terhadap Bitcoin lebih mencerminkan proyeksi klasik dari ketidakpuasan terhadap kinerja Cardano sendiri.
Menurutnya, ketidakmampuan Cardano untuk mempertahankan pangsa pasar dan nilai koinnya merupakan cerminan dari realitas yang dihadapi oleh proyek tersebut. [st]
Kupas Tuntas Chang Hard Fork, Mimpi Blockchain Cardano Jadi Fully Decentralized
Chang hard fork menjadikan blockchain Cardano menjadi fully decentralized semakin dekat. DReps diharapkan membatasi konsentrasi kekuasaan. [2,153] url asal
#ada #aset-digital #aset-kripto #blockchain #cardano #hard-fork #kripto #pembaruan #teknologi-blockchain
(BlockChain-Media) 02/09/24 20:06
v/14867988/
Chang hard fork Cardano yang telah dimulai pada Minggu, 1 September 2024 menandai mimpi blockchain yang didirikan oleh Charles Hoskinson ini menjadi fully decentralized. Yang terakhir itu menjadi istilah menarik yang ditulis Giorgio Zinetti Chief Technology Officer (CTO) Cardano Foundation, namun penerapannya mungkin jauh lebih sulit daripada yang diharapkan, kendati akan ada entitas yang disebut dengan delegated representatives (DReps).
Dalam pernyataan resmi Cardano Foundation di X, Chang hard fork Cardano menapaki perjalanan besar blockchain Cardano, termasuk ekosistem dan komunitasnya. Ini diharapkan menjadikan Cardano sebagai jaringan terdesentralisasi dan self-governing (“mengatur diri sendiri” atau “swakelola) yang sebenarnya.
“Chang hard fork hari ini menandai perjalanan panjang bagi blockchain Cardano, ekosistem dan komunitas, memenuhi janji akan hadirnya jaringan terdesentralisasi yang benar-benar mengatur diri sendiri (self-governing). Selamat datang dari era baru tata kelola terdesentralisasi: Voltaire,” sebut mereka.
Di hari yang sama, Charles Hoskinson, pun mencuit di X. Selain memuji perkembangan Cardano ini, dia justru mengerdilkan keunggulan Bitcoin.
“Apa yang dilakukan Cardano adalah salah satu pencapaian teknis terbesar dalam sejarah manusia: Sistem terdistribusi yang berjalan di lebih dari 100 negara, yang tidak pernah berhenti beroperasi, tanpa koordinasi pusat, hanya ditingkatkan secara mulus bagi jutaan orang yang tidak pernah bertemu satu sama lain untuk berevolusi menjadi negara terdesentralisasi lengkap dengan konstitusinya sendiri. Keberanian itu tidak masuk akal. Ini mengerdilkan Bitcoin. Ini unik, dan buku-buku akan ditulis tentang apa yang telah terjadi,” tulisnya.
Di saat yang sama, Charles menemukan harga ADA terus melorot, sedangkan BTC berhasil mencetak rekor tertinggi baru di tahun 2024 sebelum Halving. Selama setahun terakhir saja harga ADA hanya sanggup tumbuh 28,63 persen, sedangkan BTC mencapai 125 persen. Nisbahnya sangat jauh. Rekor tertinggi ADA terjadi pada 2 September 2021 lalu di kisaran US$3,10, berjarak -89,35 persen.
One of the deepest lessons I've taken to heart over the past decade is that becoming a public figure means you turn into a human rorschach test where those who don't like you will take any post or comment and assume the worst possible interpretation.
Working on Cardano this…
— Charles Hoskinson (@IOHK_Charles) September 2, 2024
Memahami Konsep Fully DecentralizedPaparan cukup luas disampaikan oleh Giorgio Zinetti CTO Cardano Foundation dalam artikelnya pada 29 Agustus 2024 lalu, khususnya perihal harapan blockchain Cardano menjadi “fully decentralized network“, di mana tata kelola diserahkan kepada komunitas dan ekosistem Cardano. Ini menyimpan satu idealisme tersendiri di khasanah teknologi blockchain.
“Jika infrastruktur Shelley telah meletakkan dasar untuk desentralisasi, Voltaire kini berniat membangun di atas fondasi ini untuk menciptakan jaringan yang sepenuhnya terdesentralisasi (fully decentralized) dan mandiri. Voltaire mewakili fase penutup dalam evolusi Cardano, memperkenalkan mekanisme tata kelola (governance) yang digerakkan oleh komunitas dan terdesentralisasi yang akan memungkinkan pemegang ADA untuk memberikan suara pada proposal jaringan dan pendanaan,” tulis Zinetti.
Blockchain Cardano yang memulai debutnya pada tahun 2017 silam, memang dibangun secara bertahap melalui metode akademik, mengusung riset mendalam dan diamati secara peer-to-peer oleh sejumlah ilmuwan di perguruan tinggi dan pengembang lainnya. Cardano membagi pertumbuhan itu menjadi 5 era, yang dimulai dari era Byron (29 September 2017), Shelley, Goguen, Basho, lalu yang terakhir adalah Voltaire yang dibuka oleh Chang hard fork. Peningkatan dan pembaruan dinamai dari Phil Inje Chang, Manajer Produk di Input Output Hong Kong (IOHK) yang bertanggung jawab dalam perkembangan Voltaire.
Dalam catatan Cardano, pengembangan di era Voltaire memungkinkan blockchain Cardano akan menjadi sistem yang self-sustaining alias berkelanjutan secara mandiri tanpa entitas sentral. Di Voltaire diperkenalkan sistem voting dan treasury yang mengizinkan setiap pemegang kripto ADA berperan serta dalam perkembangan Cardano di masa depan.
Salah satu makalah yang menjadi dasarnya adalah A Treasury System for Cryptocurrencies: Enabling Better Collaborative Intelligence, yang ditulis oleh Bingsheng Zhang (Universitas Lancaster), Roman Oliynykov (IOHK), dan Hamed Balogun (Universitas Lancaster).
Disebutkan di makalah itu, sistem treasury adalah mekanisme pengambilan keputusan kolaboratif yang terdesentralisasi dan dikendalikan oleh komunitas untuk pendanaan berkelanjutan pengembangan dan pemeliharaan blockchain.
“Selama setiap periode treasury, proposal proyek diajukan, didiskusikan, dan dipilih, di mana proyek-proyek dengan peringkat tertinggi didanai dari treasury… Lebih spesifiknya, sistem ini mendukung demokrasi, adanya pemungutan suara delegatif untuk meningkatkan mutu sistem kolaboratif. Artinya, stakeholder dapat memilih langsung pada proyek-proyek yang diusulkan atau mendelegasikan suara mereka kepada para ahli,” tulis mereka.
Secara spesifik lagi, tahapan Voltaire, termasuk prosesi Chang hard fork secara gamblang tertera di Cardano Improvement Proposal (CIP) 1694 pada Juli 2024. Chang hard fork pun diterapkan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah pada 1 September 2024 kemarin dan tahap kedua dijadwalkan dimulai dalam beberapa masa mendatang.

Chang hard fork di era Voltaire memiliki imbas tersendiri, di mana para pemegang kripto ADA akan “mengambil alih kendali jaringan”. Ini berarti bahwa setelah tahap ini, pengambilan keputusan dan pengelolaan jaringan Cardano tidak lagi sepenuhnya dikendalikan oleh tim inti, pengembang inti atau entitas terpusat yang terkait Cardano. Sebaliknya, kendali dan keputusan akan berada di tangan komunitas, khususnya para pemegang ADA.
Ini mencerminkan pergeseran dari sistem yang sebelumnya terpusat ke sistem yang sepenuhnya terdesentralisasi, di mana para pemegang ADA dapat berpartisipasi dalam proses tata kelola (governance) melalui voting dan mekanisme lain. Dengan demikian, komunitas memiliki suara yang lebih besar dalam menentukan arah perkembangan dan kebijakan jaringan Cardano di masa depan.
Sosok di Balik ADA, Charles Hoskinson
Dalam bahasa yang lebih sederhana, Chang hard fork ibarat sebuah perubahan besar dalam sistem atau organisasi yang memengaruhi bagaimana keputusan diambil dan bagaimana sistem dikelola. Bayangkan sebuah negara yang memutuskan untuk beralih dari sistem pemerintahan terpusat menjadi sistem demokrasi langsung. Sebelumnya, keputusan diambil oleh beberapa pemimpin terpusat, tetapi setelah reformasi, setiap warga negara memiliki suara dalam pengambilan keputusan. Chang hard fork mirip dengan ini, karena ia beralih dari model tata kelola yang lebih terpusat ke model yang lebih terdesentralisasi di mana pemegang ADA memiliki lebih banyak kekuasaan.
Atau dalam perumpamaan lain, anggaplah sebuah negara mengamandemen (merevisi) konstitusinya untuk memperkenalkan hak-hak baru atau mengubah struktur pemerintahan. Amandemen ini memerlukan proses formal dan pemahaman baru tentang bagaimana hukum diterapkan. Nah, Chang hard fork pun begitu, karena melibatkan perubahan mendasar dalam protokol dan aturan yang memengaruhi bagaimana Cardano berjalan dan diatur.
Dalam perubahan besar itu semua pihak yang terlibat harus menyesuaikan diri untuk memastikan kelancaran operasional dan keterlibatan dalam proses yang baru.
Skenario BerikutnyaHasil Chang hard fork Cardano memunculkan sejumlah skenario, sekaligus menyimpan tantangan tersendiri. Pertama, dengan pengenalan sistem tata kelola desentralisasi baru, dan lebih banyak pemegang ADA mungkin terlibat dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan jaringan, ini dapat meningkatkan keterlibatan komunitas dan mendorong inovasi dalam proyek dan aplikasi yang dibangun di atas Cardano. Misalnya, lebih banyak proposal untuk pembaruan jaringan atau proyek baru mungkin diajukan dan dipilih oleh pemegang ADA.
Kedua, dengan fitur-fitur baru seperti perwakilan terdesentralisasi (DReps), Cardano mungkin menarik lebih banyak pengembang dan pengguna. Jika sistem tata kelola baru berjalan dengan baik, Cardano dapat menjadi platform yang lebih menarik bagi dApps dan proyek blockchain lainnya, yang pada gilirannya dapat meningkatkan jumlah transaksi dan aktivitas di jaringan.
Ketiga, setelah hard fork, mungkin ada periode penyesuaian di mana beberapa peserta jaringan perlu menyesuaikan diri dengan aturan baru dan pembaruan perangkat lunak. Ini dapat mencakup masalah teknis, pembaruan perangkat lunak, atau adaptasi terhadap tata kelola baru. Selain itu, ada kemungkinan tantangan terkait dengan koordinasi dan penerapan perubahan, seperti masalah kompatibilitas atau kebingungan di kalangan pengguna.
Keempat, karena hard fork sering kali menarik perhatian investor dan dapat mempengaruhi sentimen pasar, harga ADA mungkin mengalami fluktuasi setelah pembaruan. Jika pembaruan dianggap berhasil dan meningkatkan prospek jaringan, harga ADA mungkin mengalami kenaikan. Sebaliknya, jika ada masalah atau ketidakpastian, harga bisa turun.
Pasar Berdarah, Analis Prediksi Ada Kenaikan Besar untuk Cardano
Kelima, Chang hard fork Cardano dapat membuka jalan bagi pengembangan fitur dan inovasi baru di ekosistem Cardano. Misalnya, dengan peningkatan kemampuan tata kelola, lebih banyak fitur atau peningkatan mungkin diperkenalkan dalam proyek dan aplikasi yang berjalan di Cardano.
Setiap skenario ini bergantung pada keberhasilan implementasi dan penerimaan dari pembaruan yang diperkenalkan oleh Chang hard fork itu sendiri.
Mengenal Delegated Representatives (DReps)Konsep fully decentralized mengandung nada serupa dengan konsep DAO (Decentralized Autonomous Organization), di mana sebuah organisasi yang diatur oleh aturan dan kode yang diterapkan pada sebuah blockchain, tanpa otoritas terpusat. DAO beroperasi secara otomatis dan transparan, di mana keputusan penting diambil melalui mekanisme pemungutan suara oleh para anggotanya, yang biasanya adalah pemegang token kripto DAO tersebut. DAO ini sendiri pun belum terbukti manjur, karena memungkinkan adanya konsentrasi kekuasaan oleh para pemegang kripto terbesar.
Dalam pandangan Cardano, DReps adalah sebuah mekanisme dalam sistem tata kelola blockchain Cardano yang bertujuan untuk memperluas partisipasi dan memastikan pengambilan keputusan yang lebih adil, sekaligus memperkecil peluang timbulnya konsentrasi kekuasaan oleh para pemegang ADA terbesar. Zinetti mengatakan, bahwa DReps ini adalah tahapan paling akhir di Voltaire, selain akan hadirnya Constitutional Committee (CC).
“DReps akan bertindak sebagai perwakilan bagi pemegang ADA dalam hal-hal tata kelola, sementara komite akan menjaga konstitusi Cardano. Era ini menghadirkan mekanisme manajemen baru, memperbarui proses tata kelola, dan memperluas skrip Plutus untuk mendukung tindakan tata kelola yang dapat diprogram,” tulisnya.
Plutus V3 Segera Hadir: Pembaruan Cardano di Rare Evo 2024
Secara terperinci, DReps dalam dijabarkan sebagai berikut. Pertama, perihal perwakilan komunitas di DReps. Ini adalah entitas yang dipilih oleh pemegang ADA untuk mewakili suara mereka dalam proses tata kelola jaringan. Alih-alih setiap pemegang ADA terlibat langsung dalam semua keputusan, mereka dapat memilih DReps yang akan membuat keputusan atas nama mereka.
Kedua, pengurangan beban. Dengan adanya DReps, beban keputusan dan partisipasi langsung tidak lagi berada di tangan setiap pemegang ADA secara individual. Ini mempermudah proses tata kelola dan memungkinkan lebih banyak orang untuk terlibat dalam pengambilan keputusan tanpa harus terlibat langsung dalam semua rincian.
Ketiga, pengelolaan mutu. Karena DReps bertanggung jawab untuk memahami dan menganalisis proposal-proposal penting, serta memberikan suara pada keputusan yang mempengaruhi jaringan, mereka diharapkan memiliki pengetahuan dan komitmen untuk membuat keputusan yang bijaksana.
Singkatnya, DReps dapat membantu mengurangi dominasi dari pemegang ADA yang besar dengan menyebarkan pengaruh dan keputusan melalui perwakilan yang terpilih dan DReps dapat membantu mengurangi dominasi dari pemegang ADA yang besar dengan menyebarkan pengaruh dan keputusan melalui perwakilan yang terpilih.
Dengan menerapkan mekanisme DReps, Cardano bertujuan untuk menciptakan sistem tata kelola yang lebih terdesentralisasi dan inklusif, mengatasi potensi masalah terkait dengan konsentrasi kekuasaan dan meningkatkan partisipasi komunitas dalam pengambilan keputusan.
Konsep DReps mirip dengan sistem pemerintahan lokal, di mana warga memilih anggota dewan kota untuk mewakili kepentingan mereka dalam pengambilan keputusan mengenai masalah-masalah kota. Anggota dewan kota bertanggung jawab untuk mendengarkan kebutuhan dan keinginan warga serta membuat keputusan yang terbaik untuk komunitasnya. DReps di Cardano berfungsi dengan cara yang mirip, di mana mereka mewakili pemegang ADA dalam pengambilan keputusan mengenai tata kelola jaringan.
Prinsip utamanya adalah bahwa perwakilan terpilih mewakili kepentingan kelompok yang lebih besar, memungkinkan partisipasi yang lebih efisien dan terstruktur dalam pengambilan keputusan tanpa melibatkan setiap individu secara langsung dalam semua aspek.
Tantangan Sistem DReps di Blockchain CardanoKendati sistem Dreps menawarkan banyak manfaat, ada beberapa tantangan yang perlu diatasi. Di antaranya adalah Pertama, kemungkinan munculnya konsentrasi konsentrasi kekuasaan di tangan segelintir perwakilan DReps itu sendiri atau pemegang ADA besar.
Jika DReps memiliki pengaruh yang terlalu besar, ini dapat mengarah pada keputusan yang tidak mencerminkan kepentingan komunitas secara keseluruhan. Di sini, sistem khusus tambahan perlu dirancang untuk mencegah dominasi oleh segelintir entitas atau individu dalam perannya sebagai DReps. Ini bisa saja diatasi dengan menerapkan aturan yang membatasi jumlah suara yang bisa diterima oleh satu DReps untuk menghindari dominasi oleh segelintir DReps.
Kedua, masalah akuntabilitas dan transparansi. DReps harus dapat mempertanggungjawabkan keputusan mereka kepada pemegang ADA dan memberikan laporan yang jelas tentang bagaimana mereka telah mewakili kepentingan pemilih mereka. Jika tidak, bisa timbul ketidakpercayaan dan ketidakpuasan di kalangan komunitas.
Ketiga, DReps harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk membuat keputusan yang informatif dan adil. Ada risiko bahwa DReps mungkin tidak selalu memenuhi harapan atau mungkin dipilih berdasarkan popularitas alih-alih kompetensi.
Keempat, kendati DReps mengurangi beban partisipasi langsung, ada risiko bahwa komunitas yang lebih luas mungkin merasa kurang terlibat atau kurang memiliki suara dalam keputusan.
Kelima, proses pemilihan dan rotasi DReps harus dikelola dengan baik untuk memastikan representasi yang adil dan mencegah masalah seperti pengaruh yang tidak proporsional atau konflik kepentingan.
Era Voltaire yang dimulai dengan Chang hard fork pada 1 September 2024 ini mencerminkan hasil kerja keras dan panjang para ahli dan pakar teknologi komputer dan blockchain sejak 2017. Mimpi menjadikan blockchain Cardano menjadi fully decentralized taklah keliru, namun memindahkan kendali kepada pemegang ADA dengan sistem khusus seperti DReps, sejatinya memiliki kesulitan dan tantangan tersendiri, karena belum pernah terjadi sebelumnya.
Jangan sampai perubahan ini hanya sekadar memindahkan konsentrasi entitas saja. Pasalnya, tantangan khusus lain digambarkan oleh Michele Ciampi, Nikos Karayannidis, Aggelos Kiayias, dan Dionysis Zindros di satu makalah yang menarik. Mereka menyoroti ada beberapa hambatan pada blockchain, terlebih ketika pengembangannya diserahkan kepada komunitas.
“Pembaruan perangkat lunak untuk sistem blockchain menjadi tantangan nyata ketika memengaruhi mekanisme konsensus yang mendasarinya. Ini dapat membahayakan blockchain itu sendiri yang bisa berujung pada terjadinya chain split. Selain itu, karena proses pembaruan perangkat lunak diserahkan kepada komunitas, yang berarti bahwa blockchain harus mendukung pembaruan tanpa bergantung pada trusted party,” tulis mereka dalam makalah yang memperkenalkan updatable blockchain itu. [ps]
Plutus V3 Segera Hadir: Pembaruan Cardano di Rare Evo 2024
Pendiri Cardano Charles Hoskinson umumkan Plutus V3, Hydra dan DAO terbesar dalam sejarah kripto di Rare Evo 2024. [598] url asal
(BlockChain-Media) 27/08/24 11:30
v/14772295/
Di konferensi Rare Evo 2024, Pendiri Cardano Charles Hoskinson telah memikat perhatian para pengembang, pemangku kepentingan dan penggemar blockchain dengan serangkaian pengumuman besar untuk blockchain Cardano.
Pidato utamanya menguraikan roadmap ambisius yang akan membentuk kemajuan teknologi, reformasi tata kelola, dan pengaruh global Cardano dalam beberapa bulan mendatang.
Memperkenalkan Plutus V3: Lompatan Baru Kontrak Pintar CardanoBerdasarkan laporan Bitcoinist, salah satu pembaruan yang paling dinanti-nantikan yang diumumkan oleh Hoskinson adalah peluncuran Plutus V3, versi terbaru dari platform kontrak pintarnya.
Versi ini diperkirakan akan secara signifikan meningkatkan fungsi dan keamanan platform, menempatkan jaringan tersebut sebagai pemimpin di ruang blockchain.
“Plutus V3 akan datang dalam beberapa minggu,” ujar Hoskinson, menekankan hasil dari penelitian dan pengembangan selama bertahun-tahun.
Ia menyoroti bagaimana Cardano berhasil mengatasi masalah trilema blockchain, menyeimbangkan desentralisasi, keamanan dan skalabilitas, melalui pengenalan Plutus V3, menandai momen penting dalam evolusi Cardano.
Hydra: Merevolusi Throughput TransaksiUntuk lebih memperkuat keunggulan teknologi Cardano, Hoskinson membahas Hydra, solusi skalabilitas layer-2 blockchain yang inovatif, yang dirancang untuk meningkatkan throughput transaksi secara eksponensial.
Desain Hydra, yang memanfaatkan model UTXO yang diperluas, memungkinkan transaksi diproses dengan efisiensi dan keamanan yang tak tertandingi.
“Hydra adalah teknologi yang luar biasa. Kami sangat bersemangat tentang Hydra, kami merancang extended UTXO khusus untuk Hydra,” jelas Hoskinson.
Kemajuan ini memastikan bahwa Cardano tetap berada di garis depan skalabilitas blockchain, memungkinkan interaksi on-chain dan off-chain yang mulus.
Era Baru Tata Kelola: DAO Terbesar dalam Sejarah KriptoBagian penting dari pidato Hoskinson didedikasikan untuk model tata kelola Cardano yang sedang berkembang.
Ia mengumumkan pembentukan DAO yang disebut sebagai DAO terbesar dalam sejarah kripto, sebuah organisasi otonom terdesentralisasi yang siap mengelola salah satu perbendaharaan digital terbesar yang ada.
Struktur tata kelola baru ini akan menggabungkan komite konstitusional, operator stake pool (SPO), dan elemen demokrasi likuid, menciptakan proses pengambilan keputusan yang lebih inklusif dan demokratis.
“Model tata kelola baru ini adalah langkah revolusioner menuju manajemen blockchain yang sepenuhnya terdesentralisasi dan demokratis,” tegas Hoskinson.
Jangkauan Global: Memperkuat Kehadiran InternasionalHoskinson juga menyoroti pengaruh internasional Cardano yang semakin berkembang, berbagi detail tentang keterlibatan terbaru dengan lembaga pemerintah dan akademik di Argentina.
Pertemuan ini menyoroti minat global terhadap potensi jaringan tersebut, terutama di wilayah yang sedang menjajaki solusi blockchain untuk tata kelola dan pendidikan.
“Kami bertemu dengan walikota Buenos Aires dan banyak orang luar biasa lainnya,” ungkap Hoskinson, menyampaikan kegembiraannya tentang Konvensi Konstitusional mendatang di Universitas Buenos Aires, di mana delegasi dari lebih dari 50 negara akan berkumpul untuk membahas masa depan Cardano selama 10 tahun ke depan.
Melihat ke depan, Hoskinson memberikan bocoran menarik tentang Cardano Summit yang akan datang pada bulan Oktober.
Ia mengumumkan tantangan unik yang dirancang untuk menunjukkan kemampuan Hydra, yang melibatkan sesi game “Doom” secara langsung yang seluruhnya berjalan di solusi layer-2 Hydra.
Permainan ini akan menunjukkan kemampuan Hydra untuk menangani satu juta transaksi per detik (TPS), di mana setiap frame dari game tersebut akan mewakili transaksi di blockchain.
“Kami akan mengadakan death match di mana orang-orang bertarung satu sama lain di Doom,” ungkap Hoskinson, menambahkan bahwa pemenangnya akan menerima US$100.000 dalam bentuk USDM, semakin menyoroti kemajuan teknologi Cardano.
Visi Cardano: Memimpin Revolusi BlockchainSebagai penutup, Hoskinson menegaskan kembali dedikasinya yang tak tergoyahkan untuk memajukan teknologi blockchain melalui penelitian yang ketat dan inovasi yang digerakkan oleh komunitas.
Dia menekankan kemampuan ekosistem Cardano yang terus berkembang dan upaya kolektif untuk membuat teknologi blockchain lebih sederhana, lebih cepat dan lebih mudah diakses.
“Setiap hari, orang-orang di ruangan ini, orang-orang di luar ruangan ini, bersatu untuk bertanya, bagaimana kita membuatnya lebih sederhana, lebih cepat, lebih murah, lebih mudah, lebih baik? Karena kita ingin kripto menguasai dunia,” tutup Hoskinson. [st]
Lace Paper Wallet: Bounty US$1 Juta dari Pendiri Cardano
Charles Hoskinson tawarkan bounty US$1 juta untuk meretas Lace Paper Wallet. Tantangan ini valid hingga akhir 2024. [415] url asal
(BlockChain-Media) 19/08/24 10:30
v/14516209/
Pendiri Cardano, Charles Hoskinson, menjadi sorotan dengan menawarkan bounty sebesar US$1 juta kepada siapa saja yang berhasil meretas Lace Paper Wallet.
Tantangan ambisius ini diumumkan pada acara Rare Evo 2024, di mana Input Output Global (IOG), organisasi di balik Cardano, memperkenalkan dompet yang sangat dinantikan ini kepada publik.
Lace Paper Wallet: Dompet Paling Aman di Industri KriptoBeinCrypto melaporkan bahwa, Hoskinson telah menjelaskan detail tantangan tersebut, yang akan tetap dibuka hingga akhir 2024 atau sampai seseorang berhasil mendapatkan bounty dengan meretas keamanan dompet tersebut.
Lace Paper Wallet, seperti yang dijelaskan oleh IOG, dirancang sebagai salah satu dompet paling aman di industri kripto.
Dompet ini menggunakan langkah-langkah keamanan canggih, termasuk dua kode QR untuk kunci publik dan privat.
Kunci privat dienkripsi menggunakan Pretty Good Privacy (PGP), sebuah program enkripsi yang diakui secara luas, untuk mengurangi risiko umum yang terkait dengan dompet kertas.
“Ini adalah dompet kertas paling aman yang pernah dibuat dalam sejarah industri kami,” ujar Hoskinson dengan percaya diri.
Pernyataan ini menyoroti upaya besar yang telah dilakukan IOG untuk memastikan keamanan dompet ini.

Dompet ini dirancang khusus untuk melindungi dari serangan replay, sebuah jenis serangan siber di mana penyerang mendapatkan akses tanpa izin ke kunci privat untuk menjalankan transaksi palsu.
Dengan mengenkripsi kode QR kunci privat, Lace Paper Wallet memastikan bahwa hanya pemilik sah yang dapat memulihkan dompet tersebut, sehingga aman untuk dicadangkan sebagai file PDF atau bahkan disimpan di email tanpa risiko akses tanpa izin.
Bounty US$1 Juta: Tantangan Besar bagi PeretasBounty US$1 juta, yang ditawarkan dalam bentuk stablecoin USDM, ditujukan kepada siapa saja yang berhasil meretas Lace Wallet dengan mengakses kunci privat yang terenkripsi dan mengambil token non-fungible (NFT) yang tersimpan di dalamnya.
Namun, peserta harus memenuhi beberapa kondisi ketat untuk mengklaim hadiah tersebut. Ini termasuk melewati proses Know Your Customer (KYC), mengungkapkan kerentanan secara eksklusif kepada IOG, dan tidak menggunakan teknik rekayasa sosial untuk mengompromikan dompet.
Tujuan Bounty: Validasi Keamanan dan Ungkap Potensi KerentananTujuan dari bounty ini ada dua, yakni untuk memvalidasi keamanan Lace Wallet dan mengungkap potensi kerentanan yang mungkin terlewatkan oleh pengembang.
Dengan menawarkan insentif finansial yang signifikan, Cardano bertujuan memastikan bahwa dompet ini sepenuhnya aman sebelum dirilis ke publik. Tantangan ini mencerminkan komitmen Cardano terhadap transparansi dan keamanan di lanskap kripto yang terus berkembang.
Menjelang tenggat waktu, masih harus dilihat apakah ada peserta yang akan berhasil meretas Lace Wallet dan mengklaim bounty US$1 juta. Komunitas Cardano dan dunia kripto yang lebih luas pasti akan mengawasi dengan seksama saat tantangan menarik ini berlangsung. [st]
Pasar Berdarah, Analis Prediksi Ada Kenaikan Besar untuk Cardano
Cardano (ADA) alami penurunan kecil, namun analis prediksi kenaikan besar. Optimisme meningkat dengan sinyal teknikal positif. [295] url asal
(BlockChain-Media) 03/08/24 11:00
v/13142012/
Cardano (ADA), kripto terbesar ke-10 berdasarkan kapitalisasi pasar, menunjukkan kelemahan relatif pada 1 Agustus, mengalami penurunan kecil dalam 24 jam terakhir.
Penurunan ini terjadi setelah level resistensi US$0,46 yang ditemui sekitar dua minggu lalu dan diperparah oleh volatilitas rendah serta kekhawatiran pasar yang lebih luas.
Sektor kripto menghadapi kecemasan yang meningkat akibat kemungkinan penjualan massal Bitcoin oleh kreditur Mt. Gox, di mana 70 persen dari mereka telah menerima pengembalian. Likuidasi sekitar 50.000 BTC oleh pemerintah Jerman semakin menambah ketidakpastian pasar.
Indikator Teknikal Menunjukkan Sinyal Positif untuk CardanoMeskipun tantangan ini ada, optimisme untuk masa depan ADA tetap kuat, didorong oleh sinyal positif dari indikator teknikal penting.
Zycryptomelaporkan bahwa, analis di firma analisis kripto CryptoQuant, Burak Kesmesi, menyoroti potensi kenaikan harga ADA berdasarkan rasio Market Value to Realized Value (MVRV).
MVRV adalah metrik yang digunakan untuk mengevaluasi apakah sebuah aset dinilai terlalu tinggi atau terlalu rendah, dengan investor umumnya meraih keuntungan ketika skor MVRV di atas 1 dan mengalami kerugian ketika di bawah 1.
Saat ini, MVRV ADA berada di 0,77, sedikit di bawah rata-rata pergerakan sederhana 0,82. Ini menunjukkan bahwa harga telah mereda dan bisa mendekati peluang beli.
Kesmesi juga merekomendasikan untuk memantau penutupan rata-rata mingguan ADA di atas SMA 365 sebagai indikator potensial tren bullish yang berkelanjutan.

Pengembangan terbaru semakin memperkuat prospek bullish ADA. Rilis node 9.1.0 baru-baru ini menandai langkah penting menuju pembaruan Chang, yang akan memperkenalkan fitur-fitur tata kelola bertahap, memudahkan peran tata kelola baru untuk bergabung. Pembaruan ini diharapkan dapat meningkatkan fungsionalitas dan daya tarik Cardano.
Selain itu, amandemen baru-baru ini dalam gugatan SEC terhadap Binance yang menghapus beberapa kripto termasuk ADA, dari daftar sekuritas telah meningkatkan kepercayaan komunitas terhadap ADA, semakin memicu sentimen bullish saat ini. [st]
Pasar Berdadarah, Analis Prediksi Ada Kenaikan Besar untuk Cardano
Cardano (ADA) alami penurunan kecil, namun analis prediksi kenaikan besar. Optimisme meningkat dengan sinyal teknikal positif. [295] url asal
(BlockChain-Media) 03/08/24 11:00
v/13112552/
Cardano (ADA), kripto terbesar ke-10 berdasarkan kapitalisasi pasar, menunjukkan kelemahan relatif pada 1 Agustus, mengalami penurunan kecil dalam 24 jam terakhir.
Penurunan ini terjadi setelah level resistensi US$0,46 yang ditemui sekitar dua minggu lalu dan diperparah oleh volatilitas rendah serta kekhawatiran pasar yang lebih luas.
Sektor kripto menghadapi kecemasan yang meningkat akibat kemungkinan penjualan massal Bitcoin oleh kreditur Mt. Gox, di mana 70 persen dari mereka telah menerima pengembalian. Likuidasi sekitar 50.000 BTC oleh pemerintah Jerman semakin menambah ketidakpastian pasar.
Indikator Teknikal Menunjukkan Sinyal Positif untuk CardanoMeskipun tantangan ini ada, optimisme untuk masa depan ADA tetap kuat, didorong oleh sinyal positif dari indikator teknikal penting.
Zycryptomelaporkan bahwa, analis di firma analisis kripto CryptoQuant, Burak Kesmesi, menyoroti potensi kenaikan harga ADA berdasarkan rasio Market Value to Realized Value (MVRV).
MVRV adalah metrik yang digunakan untuk mengevaluasi apakah sebuah aset dinilai terlalu tinggi atau terlalu rendah, dengan investor umumnya meraih keuntungan ketika skor MVRV di atas 1 dan mengalami kerugian ketika di bawah 1.
Saat ini, MVRV ADA berada di 0,77, sedikit di bawah rata-rata pergerakan sederhana 0,82. Ini menunjukkan bahwa harga telah mereda dan bisa mendekati peluang beli.
Kesmesi juga merekomendasikan untuk memantau penutupan rata-rata mingguan ADA di atas SMA 365 sebagai indikator potensial tren bullish yang berkelanjutan.

Pengembangan terbaru semakin memperkuat prospek bullish ADA. Rilis node 9.1.0 baru-baru ini menandai langkah penting menuju pembaruan Chang, yang akan memperkenalkan fitur-fitur tata kelola bertahap, memudahkan peran tata kelola baru untuk bergabung. Pembaruan ini diharapkan dapat meningkatkan fungsionalitas dan daya tarik Cardano.
Selain itu, amandemen baru-baru ini dalam gugatan SEC terhadap Binance yang menghapus beberapa kripto termasuk ADA, dari daftar sekuritas telah meningkatkan kepercayaan komunitas terhadap ADA, semakin memicu sentimen bullish saat ini. [st]
Adu Kuat Pertumbuhan Koin Meme BONK, Cardano hingga MOONHOP
Adu kuat pertumbuhan koin meme BONK dengan Cardano hingga yang terbaru MOONHOP, menjadi bahan perbincangan menarik di tengah investor kripto. [715] url asal
#bonk #cardano #harga #koin #kripto #meme #moonhop #pasar #presale
(BlockChain-Media) 30/07/24 18:40
v/12674166/
Adu kuat pertumbuhan koin meme BONK dengan Cardano hingga yang terbaru MOONHOP, menjadi bahan perbincangan menarik di tengah investor kripto.
Seperti diketahui, koin meme telah bertransisi dari sekadar lelucon internet menjadi saluran investasi signifikan dengan potensi pertumbuhan yang mengesankan untuk tahun 2024.
Saat investor bergegas untuk menentukan investasi crypto terbaik, koin meme Solana seperti BONK, bersama dengan platform inovatif seperti Cardano dan MOONHOP, menjadi sorotan.
Daya Tarik Koin Meme BONK dari Dukungan KomunitasBONK, sebuah koin meme yang berasal dari jaringan Solana, dengan cepat menjadi favorit dalam ekosistem kripto.
Popularitas BONK tidak hanya didorong oleh daya tarik meme-nya yang lucu tetapi juga oleh komunitasnya yang aktif dan dinamis.
Berbeda dengan banyak tren crypto jangka pendek, dukungan komunitas yang kuat dan keterlibatan aktif BONK menunjukkan bahwa koin ini memiliki potensi masa depan yang lebih stabil di pasar koin meme yang terkenal tidak dapat diprediksi.
Salah satu aspek yang membedakan BONK adalah potensinya untuk aplikasi nyata dalam jaringan Solana.
Konsolidasi Harga BONK: Apakah Penembusan Akan Terjadi?

Seiring dengan upaya Solana untuk memperluas penawaran DeFi (Decentralized Finance) dan dApp (decentralized applications), BONK memiliki peluang untuk menjadi instrumen penting dalam meningkatkan utilitas dan nilai jaringan tersebut.
BONK tidak hanya menawarkan humor dan hiburan, tetapi juga memiliki potensi untuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam ekosistem Solana.
Para penggemar koin meme yang tertarik dengan kombinasi humor dan potensi nyata, menemukan bahwa BONK adalah pilihan yang menarik. Masa depan BONK terlihat cerah, dengan kemungkinan untuk menjadi bagian penting dari pengembangan ekosistem Solana.
Sentimen Pasar Campur Aduk dari CardanoHarga Cardano (ADA) baru-baru ini mencapai US$0,4487, mencerminkan peningkatan kepercayaan di kalangan investor, didorong oleh kenaikan sebesar 41 persen pada tahun ini saja.
Pertumbuhan ini terjadi meskipun ada skeptisisme di pasar dan menunggu pelaksanaan hard fork Chang yang akan datang. Diharapkan bahwa hard fork ini akan secara signifikan meningkatkan kemampuan jaringan Cardano.
Hard forkChang diantisipasi akan membawa perubahan besar pada jaringan Cardano dengan meningkatkan skalabilitas dan keamanan.
Peningkatan ini sangat penting untuk integrasi Cardano ke dalam aplikasi blockchain yang lebih luas.
Dengan kemampuan yang lebih baik, Cardano bisa menjadi pilihan utama untuk berbagai aplikasi desentralisasi, termasuk DeFi (Decentralized Finance) dan dApp (decentralized applications).
Cardano Siap Hadapi Era Voltaire dengan Hard Fork Chang
Meskipun ada peningkatan yang signifikan, harga ADA masih berjuang dengan persepsi pasar. Cardano saat ini berada tepat di luar sepuluh cryptocurrency teratas berdasarkan kapitalisasi pasar.
Sentimen pasar yang campur aduk ini mencerminkan ketidakpastian di antara investor mengenai masa depan ADA.
Beberapa investor mungkin masih ragu tentang kemampuan Cardano untuk memenuhi janji-janji peningkatannya, sementara yang lain optimis melihat potensi besar yang dimilikinya.
Dengan hard fork Chang yang akan datang, ada harapan bahwa perubahan signifikan dalam jaringan Cardano akan mengubah trajektori harganya.
Jika peningkatan yang dijanjikan berhasil diimplementasikan, ADA bisa melihat lonjakan harga yang lebih tinggi dan mendapatkan kembali posisinya di antara sepuluh besar cryptocurrency.
Potensi MOONHOP Siap Adu Kuat Pertumbuhan TinggiMOONHOP sedang membangun posisi unik di dunia koin meme melalui presale dan strategi yang berfokus pada komunitasnya.
Pendekatan keuangan yang terstruktur dengan baik, yang dikenal sebagai “HOPENOMICS,” memastikan pertumbuhan yang adil dan memberikan manfaat besar bagi pendukung awal.
Peta jalan MOONHOP mencakup rencana untuk listing di bursa terdesentralisasi (DEX) dan terpusat (CEX), yang akan meningkatkan aksesibilitas dan likuiditasnya.
Listing awal di DEX dirancang untuk menawarkan peluang perdagangan bagi investor awal, sementara listing di CEX bertujuan untuk memperluas jangkauan koin dan menarik basis investor yang lebih luas.
Strategi ini bertujuan untuk memastikan bahwa MOONHOP tidak hanya menjadi tren sementara, tetapi juga memiliki posisi strategis saat adu kuat di pasar kripto.
“HOPENOMICS” adalah pendekatan keuangan yang diterapkan oleh MOONHOP untuk memastikan pertumbuhan yang adil dan berkelanjutan.
Pendekatan ini mencakup presale yang terstruktur dengan baik dan strategi berfokus pada komunitas, yang telah membantu MOONHOP mengumpulkan dana yang signifikan dan menarik perhatian banyak investor.
Dengan dukungan komunitas yang kuat dan keterlibatan aktif, MOONHOP berpotensi menawarkan lebih dari sekadar keuntungan spekulatif.
Dalam pasar koin meme yang padat, MOONHOP menonjol dengan rencana pertumbuhan strategis dan keterlibatan komunitas yang aktif.
Kendati BONK dan Cardano menawarkan opsi menarik, keberhasilan awal dan peta jalan yang jelas dari MOONHOP menjadikannya pilihan menarik bagi investor berpengalaman maupun pendatang baru yang tertarik mengulas adu kuat pertumbuhan ketiga proyek kripto, termasuk koin meme tersebut.
Dengan potensi pertumbuhan yang signifikan dan pendekatan yang berfokus pada komunitas, MOONHOP menawarkan pengalaman investasi yang menyenangkan dan menguntungkan. [ab]
Transaksi ADA Melejit, Whales Bersiap untuk Hard Fork Cardano
Cardano bersiap untuk hard fork Chang dengan lonjakan aktivitas ADA dan optimisme pasar, menunjukkan potensi besar. [489] url asal
(BlockChain-Media) 28/07/24 11:30
v/12404984/
Cardano mendekati tonggak sejarah penting dengan hard fork Chang yang akan datang. Momen penting ini mengikuti pembaruan perangkat lunak validasi node baru-baru ini sebelum hard fork aktif.
Saat ekosistem Cardano bersiap untuk pembaruan besar ini, jaringan mengalami lonjakan aktivitas yang dapat menentukan arah masa depannya dalam beberapa minggu mendatang.
Kinerja Harga Kripto CardanoDi tengah aktivitas yang meningkat ini, kripto Cardano, ADA, menunjukkan kinerja harga yang menarik. ADA telah mengalami aksi harga positif dalam 24 jam terakhir, mencerminkan optimisme pasar yang meningkat.
NewsBTC melaporkan bahwa, kenaikan harga ini terjadi setelah peningkatan volume transaksi, terutama dari pemegang ADA besar atau dikenal sebagai whale.
Data on-chain terbaru menunjukkan bahwa kelompok trader ini secara signifikan meningkatkan transaksi mereka, dengan volume transaksi mencapai puncaknya di 17 milyar koin ADA.
Pergerakan dari pemegang besar ini tercatat di dashboard IntoTheBlock melalui metrik yang melacak jumlah dan volume transaksi lebih dari US$100.000 dalam periode 24 jam.
Menariknya, metrik ini menunjukkan bahwa jumlah transaksi besar telah menurun sejak awal minggu.
Namun, lonjakan aktivitas menciptakan volume perdagangan 17,78 milyar ADA pada hari Jumat (26/7/2024), setara dengan US$7 milyar koin yang dipertukarkan di antara alamat whale.

Peningkatan aktivitas ini terus berlangsung, dengan 15,43 milyar ADA senilai US$6,28 milyar dipindahkan di antara pemegang besar dalam 24 jam terakhir.
Meskipun lonjakan aktivitas dan volume perdagangan ini bisa berarti transfer besar ke bursa kripto untuk potensi penjualan, data on-chain menunjukkan sebaliknya.
Wawasan dari metrik Large Holders Inflow milik IntoTheBlock mengungkapkan bahwa whale ADA dengan cepat mengakumulasi koin ini.
Metrik ini secara khusus melacak arus masuk ADA ke dompet yang memiliki setidaknya 0,1 persen dari total pasokan yang beredar, memberikan gambaran yang jelas tentang perilaku pemegang besar.
Akumulasi Signifikan oleh Whale ADAData menunjukkan bahwa dompet-dompet ini mengalami peningkatan arus masuk sebesar 579 persen dalam tujuh hari terakhir dan 173 persen dalam 30 hari terakhir.
Akumulasi signifikan ini menyebabkan peningkatan aliran bersih, yang memperhitungkan arus masuk dan keluar koin dari alamat besar.
Secara khusus, ada peningkatan aliran bersih sebesar 720,62 persen dalam tujuh hari terakhir dan peningkatan dramatis sebesar 2.580 persen dalam 30 hari terakhir.
Angka-angka ini menunjukkan bahwa pemegang besar tidak hanya mengakumulasi lebih banyak ADA, tetapi juga mempertahankan kepemilikan mereka, menghasilkan aliran bersih positif yang substansial.
Tren ini mencerminkan fase akumulasi yang kuat di antara whale ADA, menunjukkan kepercayaan dan komitmen jangka panjang mereka terhadap jaringan Cardano.
Era Voltaire dan Prospek Masa DepanSebagian besar akumulasi ini dapat dikaitkan dengan hard fork Cardano yang akan datang, yang akan menandai era Voltaire. Voltaire adalah fase terakhir dari roadmap asli Cardano dalam menciptakan ekosistem blockchain yang sepenuhnya terdesentralisasi.
Saat hardfork Chang semakin dekat, komunitas kripto dengan cermat memantau perkembangan ini, mengantisipasi bagaimana hal ini akan mempengaruhi lanskap keseluruhan jaringan Cardano dan kinerja pasarnya.
Selain itu, ada rumor bahwa Cardano mungkin akan menjadi kripto berikutnya yang mendapatkan ETF spot sendiri setelah persetujuan ETF Ethereum spot baru-baru ini. [st]
Cardano Siap Hadapi Era Voltaire dengan Hard Fork Chang
Cardano siap untuk era baru Voltaire dengan hard fork Chang, membawa tata kelola desentralisasi bagi pemegang ADA. Apa yang akan berubah? [522] url asal
#ada #cardano #chang #hard-fork-chang
(BlockChain-Media) 26/07/24 11:00
v/12169602/
Cardano bersiap untuk melangkah maju dengan hard fork Chang yang akan datang, memperkenalkan era baru tata kelola terdesentralisasi yang dikenal sebagai Voltaire.
Peningkatan penting ini dinamai untuk menghormati Phil Chang, seorang pendukung setia Cardano yang meninggal pada tahun 2022.
Tujuan Utama Hard Fork Chang CardanoTujuan utama dari hard fork Chang adalah mentransfer kontrol blockchain dari beberapa entitas terpusat ke komunitas pemegang token ADA yang lebih luas.
Pergeseran ini merupakan langkah signifikan menuju desentralisasi sejati dan tata kelola yang digerakkan oleh komunitas.
Pada tanggal 25 Juli, Cardano meluncurkan versi node baru, Node 9.1.0, yang berisi semua komponen yang diperlukan untuk menerapkan hard fork Chang.
Versi ini memperkenalkan beberapa pembaruan dan peningkatan penting. Yang paling mencolok, Node 9.1.0 mewajibkan penggunaan file genesis Conway sejak awal, yang sebelumnya bersifat opsional.
Selain persyaratan ini, versi node baru membawa perbaikan bug dan peningkatan pada Command Line Interface (CLI) dan Application Programming Interface (API). Salah satu tambahan yang mencolok adalah perintah query treasury, yang tidak ada pada versi sebelumnya.
Pembaruan ini dirancang secara strategis untuk memastikan kesiapan jaringan terhadap perubahan yang akan datang, selaras dengan proposal seperti CIP69 dan CIP119.
Model Tata Kelola BaruCryptopolitan melaporkan bahwa, implementasi hard fork Chang akan mengubah secara radikal pengelolaan jaringan Cardano. Hingga saat ini, kontrol sebagian besar terpusat pada Cardano Foundation, Emurgo dan Input Output Global (IOG).
Model tata kelola baru yang diperkenalkan oleh hard fork Chang akan mendemokratisasi kontrol ini, memberikan suara kepada pemegang ADA dalam operasi blockchain.
Model ini bisa diibaratkan seperti demokrasi digital di mana para pemangku kepentingan dapat memberikan suara pada perubahan dan mengelola anggaran jaringan.
Persiapan Stake Pool Operator (SPO)Saat ini, stake pool operator (SPO) sedang bekerja keras memperbarui sistem mereka ke perangkat lunak baru. Menurut PoolTool, dasbor staking Cardano, sekitar 27 persen node telah diperbarui sejauh ini.
Hard fork hanya akan berlanjut ketika 70 persen dari semua SPO telah menyelesaikan pembaruan. Setelah ambang batas ini tercapai, model tata kelola baru akan diperkenalkan secara resmi.
Perjalanan menuju titik ini tidaklah tanpa tantangan. Hard fork Chang awalnya dijadwalkan untuk kuartal kedua tahun 2024 tetapi menghadapi penundaan.
Setback seperti ini umum terjadi di sektor blockchain, di mana peningkatan teknis sering menghadapi masalah yang tidak terduga.
Keberhasilan model tata kelola baru ini akan bergantung pada partisipasi aktif pemegang ADA. Tanpa keterlibatan komunitas yang kuat, sistem ini mungkin tidak berfungsi seperti yang diharapkan.
Selain itu, ada risiko inheren yang terkait dengan peningkatan blockchain besar. Masalah teknis dapat muncul selama fase implementasi, mengharuskan tim pengembangan Cardano untuk waspada dan siap menangani masalah apa pun dengan cepat.
Dari perspektif pasar, data historis menunjukkan bahwa hard fork dapat berdampak positif pada nilai kripto.

Misalnya, hard fork Alonzo pada tahun 2021 melihat harga ADA melonjak dari US$1,35 menjadi US$3,10 dalam waktu satu bulan. Meskipun hasil masa depan tidak pasti, hard fork Chang berpotensi memiliki efek serupa, terutama jika meningkatkan kepercayaan pada masa depan Cardano.
Pendiri Cardano, Charles Hoskinson, melihat perkembangan ini sebagai tonggak yang menunjukkan kematangan ekosistem Cardano, bergerak menuju model yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Implementasi sukses dari hard fork Chang bisa menjadi langkah signifikan bagi Cardano, memperkuat posisinya sebagai platform blockchain terkemuka. [st]