#30 tag 24jam
Dunia Game Blockchain Memanas, Token Hamster Kombat Melejit 122 Persen
Hamster Kombat cetak keuntungan besar setelah pembaruan fitur baru. Harga token HMSTR melonjak di tengah momentum positif pasar kripto. [493] url asal
#dunia-game-blockchain #hamster-kombat #hmstr
(BlockChain-Media) 10/11/24 11:30
v/17970697/
Dunia game blockchain dibuat geger oleh performa token Hamster Kombat, HMSTR, yang melejit hebat, lebih dari 120 persen dan masih tampak kuat.
Lonjakan ini tampaknya mengikuti kemenangan Donald Trump dalam pemilihan Presiden AS dan langkah bank sentral AS yang memangkas suku bunga sebesar seperempat persen.
Lonjakan 120 Persen Token Hamster KombatData terbaru dari CoinMarketCap (CMC) menunjukkan bahwa harga HMSTR telah melesat sekitar 122,50 persen dalam 24 jam terakhir, mencapai nilai US$0,005776. Selain itu, volume transaksi hariannya melonjak lebih dari 3.600 persen, mencapai angka US$1 miliar.
Kenaikan ini mengikuti tren positif pasar kripto yang lebih luas, di mana kapitalisasi pasar global meningkat 2,65 persen menjadi US$2,65 triliun. Sementara itu, Bitcoin (BTC), aset kripto terbesar di dunia, diperdagangkan pada harga US$77.339 saat artikel ini ditulis.
Tren Positif di Tengah TantanganPerforma luar biasa HMSTR mencerminkan tren yang terjadi pada beberapa token game Web3 lain di jaringan TON, seperti Catizen (CATI) dan Notcoin (NOT), yang masing-masing mencatat kenaikan harian sebesar 27,10 persen dan 22,92 persen.
Sebelumnya, nilai HMSTR sempat mengalami penurunan drastis, jatuh lebih dari 70 persen dari harga tertingginya. Namun, lonjakan hari ini memberi sinyal potensi positif bagi token ini, terutama setelah sempat menghadapi tantangan dalam mempertahankan pengguna aktif.
Dampak Airdrop dan Tantangan Pengguna AktifGame Hamster Kombat, yang sempat viral sebagai clicker game berbasis Web3 di Telegram, menghadapi masalah setelah melaksanakan airdrop kontroversial yang mengakibatkan larangan bagi 2,3 juta pemain karena aksi curang.
Peristiwa ini berdampak besar pada basis pengguna Hamster Kombat, dengan kehilangan lebih dari 85 persen dari total 300 juta pemainnya sejak mencapai puncaknya beberapa bulan setelah peluncuran.
Dalam periode tiga bulan terakhir, jumlah pemain aktif menyusut hampir 260 juta, meskipun CEO Telegram, Pavel Durov, pernah menyebut Hamster Kombat sebagai layanan digital dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
Pembaruan Mini-Game Dorong Kenaikan Harga Token HMSTRPada hari Kamis lalu (6/11/2024), Hamster Kombat merilis pembaruan yang menarik perhatian komunitas.
Permainan ini menambahkan mini-game baru di mana pemain diminta untuk menggerakkan lilin perdagangan untuk meraih Hamster Key dalam waktu 60 detik.
Setiap pemain diberikan satu kesempatan bermain setiap 30 menit, dengan tambahan waktu tunggu satu jam setelah percobaan pertama. Pembaruan ini disambut positif oleh para penggemar, dan tampaknya menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga HMSTR hari ini.
Rencana Ambisius untuk Musim KeduaDi samping itu, Tim Hamster Kombat juga mengumumkan rencana ambisius untuk musim kedua game ini, termasuk integrasi sistem pembayaran eksternal dan peluncuran permainan baru yang akan memperluas ekosistem Hamster.
Rencana pengembangan ini diharapkan akan terlaksana sebelum akhir tahun 2024, memberikan harapan baru bagi kelangsungan dan pertumbuhan Hamster Kombat di pasar yang semakin kompetitif.
Peningkatan tajam nilai HMSTR menjadi sorotan di tengah fluktuasi pasar kripto yang dipicu oleh berbagai peristiwa global dan kebijakan ekonomi.
Langkah-langkah inovatif dari pengembang Hamster Kombat tampaknya berhasil menarik kembali minat pemain dan investor, meski tantangan besar dalam mempertahankan basis pengguna tetap menjadi perhatian utama bagi kelangsungan permainan ini ke depannya. [st]
4 Jenis Blockchain dan Manfaatnya yang Perlu Diketahui
Sebagai sebuah jaringan, Blockchain setidaknya terdiri dari empat jenis, yang meliputi Blockchain Publik, Privat, Konsorsium, dan Hybrid. [645] url asal
#blockchain #blockchain-adalah #apa-yang-dimaksud-dengan-blockchain #bagaimana-cara-kerja-dari-blockchain #apa-manfaat-dari-blockchain #blockchain-terdiri-dari-apa-saja #pengertian-blockchain #cara-ker
(Kompas.com) 10/11/24 02:35
v/17952792/
KOMPAS.com - Pengguna kiranya perlu mengetahui beberapa hal dasar soal Blockchain. Beberapa di antaranya seperti jenis-jenis Blockchain dan manfaatnya. Blockchain telah menjadi salah satu teknologi yang penting di masa sekarang.
Sebagian besar pengguna mungkin sudah mengenal Blockchain melalui mata uang kripto. Dalam perkembangannya, Blockchain memang lekat dengan mata uang kripto. Akan tetapi, seiring waktu, Blockchain terus berkembang.
Untuk itu, agar dapat mengikuti perkembangan dari teknologi yang penting ini, pengguna perlu mengetahui beberapa hal dasar soal Blockchain seperti jenis-jenis Blockchain dan manfaatnya.
Blockchain tidak hanya terdiri dari satu jenis jaringan, tetapi terdapat beberapa. Lantas, sebenarnya apa saja jenis-jenis Blockchain? Jika tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai
Pengertian Blockchain
Sebelum mengetahui jenis-jenisnya, ada baiknya pengguna memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan Blockchain. Sebab, dalam pengertian Blockchain, terdapat istilah atau konsep dasar yang bakal mempermudah memahami penjelasan jenis-jenisnya.
Lantas, apa yang dimaksud dengan Blockchain? Blockchain secara sederhana dapat dipahami sebagai basis data yang terdistribusi di seluruh jaringan komputer.
Akan tetapi, Blockchain punya mekanisme pengamanan dan pengelolaan data yang berbeda dari basis data pada umumnya.
Blockchain adalah sistem penyimpanan data digital yang tersusun dalam bentuk blok-blok yang saling terhubung. Setiap blok tersebut berisi sejumlah data atau informasi. Data yang tersimpan di blok dalam Blockchain itu aman karena dienkripsi menggunakan kriptografi.
Dengan begitu, data yang tersimpan di blok dalam Blockchain tidak dapat diubah atau dimanipulasi. Selain aman, data yang tersimpan di blok dalam Blockchain juga transparan karena dicatat secara terdesentralisasi.
Artinya, data yang tersimpan di blok dalam Blockchain tidak hanya dipegang oleh satu orang atau satu pengelola. Namun, data tersebut didistribusikan ke banyak pihak dalam jaringan yang saling berkolaborasi.
Jika dianalogikan, Blockchain mirip seperti buku besar yang dapat digunakan secara bersama. Setiap catatan atau data yang ditambahkan ke buku besar itu bakal dienkripsi menggunakan kriptografi dan tercatat secara terdesentralisasi.
Enkripsi kriptografi dan desentralisasi menjadi konsep penting dalam sistem penyimpanan data Blockchain. Blockchain mulanya dibuat untuk mendukung sistem jaringan transaksi keuangan yang aman dan transparan.
Dikutip dari Investopedia, Blockchain awalnya digunakan buat mengembangkan mata uang kripto Bitcoin pada sekitar 2009 oleh Satoshi Nakamoto, pembuat Bitcoin dengan identitas rahasia alias anonim.
Sejak diperkenalkannya Bitcoin pada tahun 2009, penggunaan Blockchain terus berkembang yang tak hanya terbatas pada mata uang kripto. Blockchain dapat digunakan dalam industri apa pun untuk membuat jaringan basis data yang aman.
Itulah penjelasan soal pengertian Blockchain. Sebagai sebuah jaringan penyimpanan atau pencatatan data, terdapat jenis-jenis Blockchain yang perlu diketahui. Untuk jenis-jenis Blockchain, penjelasannya bisa dibaca di bawah ini.
Jenis-jenis Blockchain
Blockchain setidaknya terdiri empat macam, yaitu Blockchain Publik, Blockchain Privat, Blockchain Konsorsium, dan Blockchain Hybrid. Macam-macam Blockchain itu dibedakan berdasar tipe jaringan yang dibuat.
Tiap macam Blockchain tersebut punya karakteristik dan kegunaan yang berbeda-beda. Dikutip dari Tech Target, adapun penjelasan dari macam-macam Blockchain itu adalah sebagai berikut.
1. Blockchain Publik
Blockchain publik adalah jenis blockchain yang bisa diakses oleh siapa saja tanpa ada pembatasan. Siapapun dapat berpartisipasi dalam jaringan Blockchain Publik. Contoh blockchain publik yang populer adalah Bitcoin dan Ethereum.
Peluang bagi Pelaku Usaha Perempuan di Bisnis Blockchain
Wirausahawan perempuan untuk mendapatkan peluang pendanaan hingga USD100.000. [399] url asal
#wirausaha #blockchain #peluang-pengusaha-wanita-mengembangkan-bisnis-blockchain
(MedCom - Ekonomi) 09/11/24 14:59
v/17883669/
Victoria: Wirausahawan perempuan untuk mendapatkan peluang pendanaan hingga USD100.000. Pendanaan ini disertai dengan bimbingan yang berharga dari para profesional yang berpengalaman di industri blockchain.| Baca juga: IBC 2024 Bahas Inovasi Blockchain dan Tantangan di Industri Perbankan |
Pendanaan ini untuk mengatasi kurangnya representasi pengusaha perempuan dalam blockchain serta untuk memberikan dukungan finansial dan profesional yang penting untuk sukses dalam lanskap yang kompetitif.
Exchange mata uang kripto dan perusahaan Web3 Bitget menyediakan eksposur bagi para wirausahawan Perempuan di ruang blockchain. Fokus mendukung perempuan di Web3 menjadi strategi untuk menciptakan peluang pendanaan dan pertumbuhan yang dapat diakses oleh pengusaha perempuan.
CEO Bitget Gracy Chen menuturkan Bitget adalah organisasi inklusif gender dengan lebih dari 45 persen peran manajemen dipegang oleh perempuan.
"Kami mendukung para pendiri perempuan dengan kesempatan untuk mendapatkan eksposur, bimbingan, dan pendanaan. Kami akan terus mengembangkan platform ini, menciptakan peluang pertumbuhan dan memperkuat startup yang dipimpin oleh perempuan di Web3," kata Chen dikutip Sabtu, 9 November 2024.
Program ini dibuat dalam kemitraan dengan organisasi-organisasi seperti World of Women, Women in Web3, dan Bitget Wallet, disusun untuk menawarkan peluang bagi para wirausahawan perempuan untuk menerima modal, bimbingan, dan eksposur yang diperlukan untuk meningkatkan proyek mereka.
Kemitraan tambahan dengan Foresight Ventures dan Morph menyoroti penekanan Bitget dalam menyatukan sumber daya dan bimbingan dari para pemimpin dalam ekosistem blockchain.
Selama program berlangsung, para peserta yang terpilih akan menjalani proses bimbingan dan pengembangan yang ketat.
Setelah babak pitching awal, para finalis akan menerima dukungan dalam hal strategi pasar, penskalaan, dan teknologi, yang dipimpin oleh para pakar industri.
Didirikan pada tahun 2018, Bitget merupakan exchange mata uang kripto dan perusahaan Web3 terkemuka di dunia.
Bitget sudah melayani lebih dari 45 juta pengguna di lebih dari 150 negara dan wilayah. Exchange Bitget menawarkan akses waktu nyata ke harga Bitcoin, harga Ethereum, dan harga mata uang kripto lainnya.
Konsep keuangan terdesentralisasi
Dalam industri keuangan, teknologi blockchain telah membuka jalan bagi konsep keuangan terdesentralisasi (DeFi). DeFi memungkinkan layanan keuangan seperti pinjaman dan investasi tanpa perantara tradisional.Data dari DeFi Pulse menunjukkan total nilai terkunci (TVL) dalam aplikasi DeFi telah mencapai lebih dari USD100 miliar pada 2024. Menurut Oscar, hal ini membuktikan bagaimana teknologi ini merevolusi cara kita mengelola dan berinteraksi dengan uang.
Teknologi blockchain juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Ini menunjukkan kepercayaan dan komitmen yang tinggi dari berbagai sektor industri terhadap potensi teknologi blockchain dalam menciptakan nilai ekonomi baru.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(SAW)
Cara Kerja Blockchain dalam Membuat Jaringan Penyimpanan Data yang Aman
Cara kerja Blockchain mirip spreadsheet dan basis data. Namun, Blockchain punya proses penyusunan data yang berbeda, yang membuatnya lebih aman. Halaman all [1,617] url asal
#blockchain #blockchain-adalah #apa-yang-dimaksud-dengan-blockchain #bagaimana-cara-kerja-dari-blockchain #apa-manfaat-dari-blockchain #blockchain-terdiri-dari-apa-saja #pengertian-blockchain #cara-ker
(Kompas.com) 09/11/24 02:35
v/17829944/
KOMPAS.com - Penggunaan Blockchain tampaknya terus mengalami perkembangan dari masa ke masa. Di tengah perkembangan ini, pengguna perlu mengetahui beberapa hal dasar soal Blockchain agar tak ketinggalan. Salah satunya seperti cara kerja Blockchain.
Blockchain terkenal sebagai sistem jaringan penyimpanan atau pengelolaan data yang aman dan transparan. Untuk membuat sistem tersebut, Blockchain pada dasarnya memiliki cara kerja tersendiri.
Cara kerja Blockchain penting diketahui untuk memahami bagaimana jaringan ini beroperasi. Lantas, bagaimana cara kerja Blockchain? Jika tertarik buat mengetahui lebih lanjut, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai cara kerja Blockchain.
Pengertian Blockchain
Sebelum mengetahui cara kerjanya, ada baiknya pengguna memahami dulu pengertian Blockchain. Pasalnya, pengertian Blockchain mengandung istilah atau konsep yang mempermudah pengguna memahami cara kerjanya nanti.
Lantas, apa yang dimaksud dengan Blockchain? Blockchain secara sederhana dapat dipahami sebagai basis data yang terdistribusi di seluruh jaringan komputer.
Akan tetapi, Blockchain punya mekanisme pengamanan dan pengelolaan data yang berbeda dari basis data pada umumnya.
Blockchain adalah sistem penyimpanan data digital yang tersusun dalam bentuk blok-blok yang saling terhubung. Setiap blok tersebut berisi sejumlah data atau informasi. Data yang tersimpan di blok dalam Blockchain itu aman karena dienkripsi menggunakan kriptografi.
Dengan begitu, data yang tersimpan di blok dalam Blockchain tidak dapat diubah atau dimanipulasi. Selain aman, data yang tersimpan di blok dalam Blockchain juga transparan karena dicatat secara terdesentralisasi.
Artinya, data yang tersimpan di blok dalam Blockchain tidak hanya dipegang oleh satu orang atau satu pengelola. Namun, data tersebut didistribusikan ke banyak pihak dalam jaringan yang saling berkolaborasi.
Jika dianalogikan, Blockchain mirip seperti buku besar yang dapat digunakan secara bersama. Setiap catatan atau data yang ditambahkan ke buku besar itu bakal dienkripsi menggunakan kriptografi dan tercatat secara terdesentralisasi.
Enkripsi kriptografi dan desentralisasi menjadi konsep penting dalam sistem penyimpanan data Blockchain. Blockchain mulanya dibuat untuk mendukung sistem jaringan transaksi keuangan yang aman dan transparan.
Dikutip dari Investopedia, Blockchain awalnya digunakan buat mengembangkan mata uang kripto Bitcoin pada sekitar 2009 oleh Satoshi Nakamoto, pembuat Bitcoin dengan identitas rahasia alias anonim.
Sejak diperkenalkannya Bitcoin pada tahun 2009, penggunaan Blockchain terus berkembang yang tak hanya terbatas pada mata uang kripto. Blockchain dapat digunakan dalam industri apa pun untuk membuat jaringan basis data yang aman.
Itulah penjelasan seputar pengertian Blockchain. Dari pengertian Blockchain ini, kita dapat memahami bahwa Blockchain sejatinya merupakan sistem penyimpanan data digital yang aman dan terdesentralisasi.
Blockchain memiliki cara kerja tersendiri untuk menyelenggarakan sistem tersebut. Untuk cara kerja Blockchain, penjelasannya bisa dibaca lebih lanjut di bawah ini.
Cara kerja Blockchain
Cara kerja Blockchain sebenarnya mirip dengan spreadsheet atau basis data. Ketiganya sama-sama memiliki proses memasukkan dan menyimpan data. Akan tetapi, Blockchain punya proses yang berbeda dengan spreadsheet dan basis data.
Perbedaan utama antara basis data atau spreadsheet tradisional dan blockchain adalah bagaimana data tersebut disusun dan diakses.
Secara sederhana, cara kerja Blockchain adalah menyimpan data dalam blok-blok yang kemudian dihubungkan satu sama lain dalam sebuah rantai (chain). Setiap kali transaksi baru terjadi, data dari transaksi tersebut akan direkam dalam blok baru.
Cara kerja Blockchain yang demikian bisa dilihat dari aktivitas transaksi pengguna dalam mata uang kripto. Saat pengguna memulai transaksi mata uang kripto, informasi transaksinya akan dikirimkan ke jaringan Blockchain.
Setelah itu, setiap node (komputer atau pengguna) dalam jaringan menerima informasi transaksi dan mulai melakukan verifikasi. Verifikasi ini dilakukan melalui konsensus, yang mana mayoritas node harus menyetujui bahwa transaksi tersebut valid.
Setelah transaksi diverifikasi, informasi tersebut akan dikelompokkan ke dalam blok baru bersama dengan transaksi lainnya. Blok ini kemudian mendapatkan hash, yaitu kode unik yang berfungsi sebagai sidik jari digital untuk blok tersebut.
Kemudian, blok yang telah terbentuk akan ditambahkan ke rantai blok yang sudah ada sebelumnya. Blok tersebut akan saling terhubung dengan blok lainnya melalui hash dari blok sebelumnya.
Setelah blok ditambahkan ke rantai, transaksi dianggap selesai dan tidak bisa diubah lagi. Informasi transaksi yang tersimpan dalam Blockchain tidak dapat dimodifikasi atau dihapus.
Itulah penjelasan mengenai cara kerja Blockchain dalam menyelenggarakan sistem penyimpanan data digital yang aman untuk berbagai keperluan, termasuk transaksi mata uang kripto.
Dengan mengetahui cara kerjanya, pengguna bakal lebih mudah memahami bagaimana Blockchain beroperasi. Sementara itu, untuk menambah wawasan, pengguna kiranya perlu juga mengetahui beberapa hal dasar lain soal Blockchain.
Misalnya, manfaat Blockchain, contoh penggunaannya, dan macam-macam Blockchain. Lantas, sebenarnya apa manfaat dari Blockchain? Untuk lebih lengkapnya, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai manfaat Blockchain.
Manfaat Blockchain
Dari pemaparan pengertian di atas, beberapa manfaat Blockchain sejatinya sudah bisa diketahui. Secara umum, manfaat Blockchain adalah menyediakan jaringan penyimpanan data yang aman dan terdesentralisasi.
Selain itu, terdapat beberapa manfaat Blockchain yang lain secara spesifik. Adapun beberapa manfaat Blockchain adalah sebagai berikut.
1. Transparansi
Manfaat Blockchain yang pertama adalah menyediakan basis data yang transparan. Setiap transaksi yang dilakukan melalui Blockchain tercatat secara permanen dan dapat diakses oleh siapa saja yang berpartisipasi dalam jaringan.
Dengan skema tersebut, artinya tidak ada pihak yang bisa memanipulasi atau mengubah data tanpa sepengetahuan pihak lain.
2. Keamanan
Blockchain menggunakan teknologi kriptografi yang memastikan bahwa data yang disimpan di dalamnya aman. Setiap blok di dalam rantai memiliki tanda unik (hash) yang dihasilkan berdasarkan data di dalamnya dan blok sebelumnya.
Sistem keamanan dalam Blockchain itu membuat hampir tidak mungkin bagi seorang hacker untuk memodifikasi data tanpa terdeteksi.
3. Desentralisasi
Blockchain tidak bergantung pada satu pengelola terpusat. Jaringan ini bekerja dengan model peer-to-peer (P2P), yang mana setiap orang dalam jaringan memiliki salinan lengkap dari semua data yang tersimpan di dalam Blockchain.
4. Efisiensi biaya
Dengan Blockchain, transaksi dapat dilakukan tanpa perantara seperti bank atau lembaga keuangan lainnya sehingga biaya transaksi bisa lebih efisien. Selain itu, proses transaksi juga menjadi lebih cepat karena tidak perlu melalui banyak tahapan verifikasi.
5. Privasi
Banyak jaringan Blockchain beroperasi sebagai basis data publik, yang berarti siapa pun dapat melihat daftar riwayat transaksi jaringan. Kendati demikian, mereka bakal sulit mengakses informasi identitas tentang pengguna yang melakukan transaksi tersebut.
Itulah manfaat Blockchain yang perlu diketahui. Penggunaan Blockchain kini telah berkembang pesat. Meski dulunya hanya dipakai untuk mendukung layanan mata uang kripto, Blockchain sekarang sudah dimanfaatkan di berbagai bidang.
Lantas, Blockchain digunakan untuk apa? Jika tertarik buat mengetahui lebih lanjut, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai beberapa contoh Blockchain dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh Blockchain
Blockchain kini banyak dimanfaatkan di berbagai bidang. Blockchain tidak hanya dipakai untuk mendukung transaksi dalam mata uang kripto. Adapun beberapa contoh Blockchain di berbagai bidang adalah sebagai berikut.
1. Mata uang kripto
Contoh penggunaan Blockchain pertama yang paling populer adalah dalam mata uang kripto, seperti Bitcoin, Ethereum, dan lainnya. Mata uang kripto ini memungkinkan transaksi langsung tanpa perantara dan memberikan keamanan serta anonimitas.
2. Sistem Voting
Blockchain juga mulai diaplikasikan dalam sistem pemilihan suara elektronik (e-voting). Dengan teknologi ini, pemilu bisa dilakukan dengan lebih aman dan transparan karena setiap suara yang masuk akan tercatat di dalam Blockchain dan tidak bisa dimanipulasi.
3. Supply Chain
Blockchain dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam rantai pasokan. Setiap langkah dalam proses pengiriman barang dapat tercatat di dalam Blockchain. Ini memungkinkan pelacakan barang secara real-time dan mengurangi risiko pemalsuan.
4. Smart Contracts
Smart Contracts adalah program dalam blockchain untuk memfasilitasi transaksi. Kontrak pintar beroperasi berdasarkan serangkaian kondisi yang disetujui pengguna. Jika kondisi tersebut terpenuhi, kontrak pintar akan menjalankan transaksi otomatis buat pengguna.
5. Layanan kesehatan
Penyedia layanan kesehatan dapat memanfaatkan blockchain untuk menyimpan catatan medis pasien mereka dengan aman. Saat catatan medis dibuat dan ditandatangani, catatan tersebut dapat ditulis ke dalam blockchain.
Dengan disimpan di Blockchain, catatan tersebut punya jaminan tidak dapat diubah.
Catatan kesehatan pribadi ini dapat dikodekan dan disimpan di blockchain dengan kunci pribadi sehingga hanya dapat diakses oleh orang tertentu yang membuat privasi terjamin.
Itulah beberapa contoh penggunaan Blockchain, yang kini tidak hanya terbatas pada mata uang kripto. Untuk diketahui, dalam menyediakan penyimpanan data yang aman, Blockchain memiliki beberapa jenis.
Lantas, apa saja macam-macam Blockchain? Jika tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai macam-macam Blockchain.
Macam-macam Blockchain
Blockchain setidaknya terdiri empat macam, yaitu Blockchain Publik, Blockchain Privat, Blockchain Konsorsium, dan Blockchain Hybrid. Macam-macam Blockchain itu dibedakan berdasar tipe jaringan yang dibuat.
Tiap macam Blockchain tersebut punya karakteristik dan kegunaan yang berbeda-beda. Dikutip dari Tech Target, adapun penjelasan dari macam-macam Blockchain itu adalah sebagai berikut.
1. Blockchain Publik
Blockchain publik adalah jenis blockchain yang bisa diakses oleh siapa saja tanpa ada pembatasan. Siapapun dapat berpartisipasi dalam jaringan Blockchain Publik. Contoh blockchain publik yang populer adalah Bitcoin dan Ethereum.
2. Blockchain Privat
Blockchain privat adalah jaringan blockchain yang hanya dapat diakses oleh pihak-pihak yang memiliki izin. Jenis ini biasanya digunakan oleh perusahaan untuk kebutuhan internal. Blockchain privat memberikan lebih banyak kontrol terhadap data yang disimpan.
3. Blockchain Konsorsium
Blockchain Konsorsium adalah jenis blockchain yang dikendalikan oleh sekelompok organisasi atau perusahaan. Jaringan ini cocok untuk sektor-sektor industri di mana banyak pihak perlu bekerja sama, tetapi dengan kontrol yang lebih terpusat.
4. Blockchain Hybrid
Blockchain Hybrid menggabungkan elemen-elemen dari blockchain publik dan privat. Sebagian data dan transaksi dapat diakses secara publik, sedangkan data sensitif disimpan di dalam jaringan privat yang hanya bisa diakses oleh pihak tertentu.
Ronin Wallet: Solusi Praktis Investor Kripto Indonesia di Game Blockchain
Ronin Wallet tawarkan pengalaman transaksi cepat, murah, dan aman di ekosistem kripto Axie Infinity yang menarik bagi investor Indonesia. [765] url asal
#dompet-kripto #game-blockchain #ronin-wallet
(BlockChain-Media) 08/11/24 12:00
v/17765890/
Ronin Wallet, dompet digital yang dikembangkan oleh Sky Mavis, perusahaan di balik game popular Axie Infinity, kini menjadi pilihan menarik bagi investor kripto Indonesia, khususnya bagi mereka yang tertarik pada ekosistem game berbasis blockchain.
Melalui inovasi pada jaringan Ronin, Ronin Wallet menawarkan sejumlah keunggulan yang membedakannya dari dompet kripto lain.
Bukan hanya sekadar dompet, Ronin Wallet dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan transaksi di game blockchain, memungkinkan efisiensi lebih tinggi dengan biaya transaksi yang rendah.
Keunggulan Ronin Wallet dalam Ekosistem Game BlockchainBerdasarkan laporan dari Tokocrypto, salah satu keunggulan utama Ronin Wallet adalah kemampuannya untuk terintegrasi dengan mulus dalam ekosistem Axie Infinity.

Dalam ekosistem ini, Ronin Wallet memungkinkan pemain untuk mengakses aset dalam game seperti Axies, token Axie Infinity Shard (AXS) dan Smooth Love Potion (SLP) tanpa biaya gas yang tinggi.
Ini menjadi solusi efisien bagi para pemain Axie Infinity yang aktif melakukan transaksi dalam game, misalnya untuk membeli dan menjual Axies atau item terkait.
Tidak seperti dompet berbasis Ethereum, dompet tersebut berjalan pada jaringan Ronin, sebuah sidechain Ethereum yang dirancang untuk mengurangi kemacetan dan biaya transaksi.
Ini memungkinkan transaksi yang cepat dan hampir bebas biaya, sehingga menarik perhatian para investor kripto, terutama di Indonesia, yang tertarik untuk mengoptimalkan keuntungan dari dunia game berbasis blockchain tanpa terbebani biaya gas yang tinggi.
Mempermudah Transaksi Kripto dengan Biaya RendahDompet ini juga menghadirkan pengalaman transaksi kripto yang lebih lancar dan hemat biaya. Dalam jaringan Ethereum, biaya transaksi bisa menjadi penghalang bagi pengguna dengan modal kecil.
Namun, jaringan Ronin menawarkan biaya transaksi yang sangat rendah, atau bahkan gratis dalam beberapa kasus, karena efisiensi yang tinggi. Ini menjadi salah satu faktor yang menarik bagi pemain game dan investor kripto, yang tidak ingin keuntungan mereka habis oleh biaya transaksi yang tinggi.
Dalam ekosistem Ronin, semua transaksi dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Pengguna bisa mengirim atau menerima aset seperti Wrapped Ether (WETH) atau USDC di dalam jaringan dengan biaya yang minimal.
Bagi pemain Axie Infinity, biaya transaksi yang rendah ini memungkinkan mereka untuk memaksimalkan keuntungan dalam game tanpa harus mengeluarkan biaya besar setiap kali mereka melakukan transaksi.
Kemudahan Penggunaan untuk Pemula dan Investor Kripto BerpengalamanRonin Wallet dirancang dengan antarmuka yang sederhana, sehingga dapat digunakan oleh siapa pun, baik pemain yang baru mengenal dunia kripto maupun investor berpengalaman.
Proses pembuatan akun di Ronin Wallet cukup mudah, pengguna hanya perlu mengunduh ekstensi dompet ini untuk browser atau aplikasi selularnya.
Setelah itu, pengguna dapat membuat dompet baru dengan kata sandi dan Secret Recovery Phrase yang terdiri dari 12 kata, yang harus disimpan dengan aman untuk menghindari kehilangan akses.
Aplikasi Ronin Wallet yang ramah pengguna ini tidak hanya membantu pemain baru, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi para investor kripto yang ingin memanfaatkan peluang di game blockchain.
Bagi pemain Axie Infinity, Ronin Wallet memungkinkan mereka untuk mengelola aset dengan lebih mudah dan efisien.
Menghubungkan Ronin Wallet dengan Axie InfinityUntuk mengakses Axie Infinity, pengguna cukup menghubungkan Ronin Wallet mereka ke marketplace Axie Infinity. Setelah terhubung, pemain bisa langsung mulai bermain dan melakukan transaksi seperti membeli, menjual, atau membiakkan Axies.
Ini tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga memberikan pengalaman yang seamless bagi para pemain yang ingin fokus pada strategi permainan mereka tanpa khawatir tentang biaya tambahan atau kendala teknis.
Ronin Wallet juga mendukung berbagai aplikasi terdesentralisasi (dApp) lain yang berjalan pada jaringan Ronin, memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna yang ingin menjelajahi dunia kripto dan NFT selain Axie Infinity.
Ini menjadikan Ronin Wallet sebagai pilihan menarik bagi investor dan pemain yang ingin memperluas portofolio mereka di dunia dApp.
Keamanan yang Lebih Baik dengan Sistem Non-KustodianKeamanan menjadi salah satu perhatian utama bagi pengguna dompet kripto. Dalam hal ini, dompet tersebut menawarkan sistem non-kustodian, artinya pengguna memiliki kontrol penuh atas kunci pribadi dan aset mereka.
Dengan demikian, keamanan Ronin Wallet bergantung pada pengguna sendiri, di mana selama mereka menyimpan Secret Recovery Phrase dengan aman dan tidak membagikannya kepada siapa pun, aset mereka akan tetap terlindungi.
Bagi investor kripto di Indonesia, sistem non-kustodian ini memberikan jaminan bahwa aset mereka aman dan tidak dipegang oleh pihak ketiga. Ini berbeda dengan dompet kripto kustodian di mana pengguna menyerahkan kendali atas aset mereka kepada penyedia layanan.
Di Ronin Wallet, pengguna bertanggung jawab penuh atas keamanan aset, membuatnya lebih transparan dan aman untuk transaksi jangka panjang.
Dengan meningkatnya minat terhadap game berbasis blockchain dan NFT, Ronin Wallet berpotensi menjadi dompet kripto pilihan utama bagi pengguna di Indonesia.
Integrasi Ronin Wallet dengan ekosistem Axie Infinity tidak hanya memberikan kemudahan, tetapi juga memungkinkan pengguna untuk mendapatkan keuntungan finansial dari dunia game blockchain.
Selain itu, kemudahan penggunaan dan biaya rendah membuat Ronin Wallet ideal bagi investor baru yang ingin menjajaki dunia kripto tanpa terbebani oleh biaya tinggi. [st]
Bank Swiss Sukses Integrasikan Blockchain ke Sistem Pembayaran
UBS sukses integrasikan blockchain dalam pembayaran lintas batas dengan UBS Digital Cash untuk efisiensi dan transparansi. [529] url asal
#blockchain #cbdc #mata-uang-digital-bank-sentral
(BlockChain-Media) 07/11/24 21:00
v/17699538/
UBS, bank asal Swiss, telah sukses menguji solusi pembayaran berbasis blockchain yang dinamai UBS Digital Cash. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan memungkinkan otomatisasi dalam pergerakan dana bagi klien korporat dan institusional.
Hal tersebut ini menegaskan komitmen UBS untuk memperkuat solusi pembayaran lintas batas yang didukung teknologi blockchain, serta sejalan dengan inisiatif untuk mengembangkan CBDC guna menciptakan sistem pembayaran yang lebih maju.
Pada 7 November 2024, UBS mengumumkan keberhasilan mereka dalam menjalankan UBS Digital Cash, yang mencakup transaksi dengan klien multinasional dan bank, baik di Swiss maupun secara lintas negara.
“UBS telah mengembangkan dan berhasil menguji coba UBS Digital Cash, sebuah solusi pembayaran berbasis blockchain,” jelas pengumuman tersebut, Kamis (07/11/2024).

Uji coba ini menggunakan berbagai mata uang seperti Dolar AS, Swiss Franc, Euro, dan Yuan Tiongkok, dan diharapkan menjadi langkah awal dalam mendukung mata uang digital seperti CBDC di masa depan.
Transaksi berbasis blockchain ini memungkinkan klien UBS untuk mengelola likuiditas dengan lebih efisien, meningkatkan transparansi atas posisi kas mereka, dan mempercepat proses penyelesaian transaksi.
Andy Kollegger, Kepala Perbankan Institusional & Multinasional UBS, menyatakan bahwa solusi pembayaran berbasis teknologi blockchain untuk transaksi lintas batas merupakan fokus strategis bagi UBS dalam mempercepat transformasi keuangan digital.
“Ke depannya, UBS Digital Cash bertujuan untuk memungkinkan klien kami melakukan pembayaran lintas batas dengan cara yang jauh lebih efisien dan transparan,” jelasnya.
AI dan DeFi: Transformasi Keuangan Digital yang Lebih Baik
UBS Digital Cash menunjukkan bahwa teknologi blockchain dapat mengatasi keterlambatan dalam pembayaran lintas batas, yang sering menyebabkan pandangan likuiditas perusahaan menjadi terbatas. Sistem ini memungkinkan perusahaan memantau posisi kas dengan lebih akurat dan menyesuaikan buffer likuiditas..
Janko Hahn, Kepala Operasi Keuangan di Autoneum, peserta uji coba, mengatakan bahwa sistem pembayaran UBS yang berbasis blockchain menjadi sistem yang unggul dan memungkinkan transaksi lintas batas menjadi lebih efisein.
“Pilot UBS Digital Cash menunjukkan keunggulan utama dari solusi pembayaran berbasis blockchain. Mereka membuat transaksi lintas batas lebih cepat, tepat waktu, dan memberikan keterlacakan yang mulus, yang merupakan manfaat besar ketika beroperasi di pasar global,” jelasnya.
Hal ini relevan bagi pengembangan CBDC, yang diharapkan dapat mengatasi hambatan serupa pada transaksi internasional.
Mata Uang Digital CBDC: Inovasi Revolusioner dengan Tantangan yang Besar
Di sisi lain, Xiaonan Zou, Kepala Aset Digital UBS, berkomentar bahwa interoperabilitas antara UBS Digital Cash dan inisiatif digital cash lainnya sangat penting bagi masa depan industri keuangan yang lebih baik.
“Kami melihat interoperabilitas antara UBS Digital Cash dan inisiatif uang digital lainnya sebagai kunci bagi industri keuangan,” tuturnya.
UBS Digital Cash memanfaatkan jaringan blockchain privat yang hanya dapat diakses oleh klien berizin khusus. Dengan dukungan smart contract, sistem ini secara otomatis menjalankan pembayaran ketika persyaratan tertentu terpenuhi, memungkinkan transaksi berlangsung secara real-time.
Program ini menjadi bagian dari upaya UBS mendukung berbagai inisiatif pasar seperti Proyek Helvetia oleh Bank Nasional Swiss, yang berfokus pada pengembangan mata uang digital Swiss franc wholesale (wCBDC), serta Proyek Agorá yang dipimpin oleh Bank for International Settlements (BIS) untuk memperluas akses CBDC dan deposito token di berbagai bank sentral.
UBS adalah bank universal terkemuka di Swiss dengan cakupan aset global yang semakin luas, terutama setelah mengakuisisi Credit Suisse. Dengan total aset kelolaan mencapai US$5,7 triliun pada Q4 2023, UBS memegang posisi penting di pasar keuangan dunia. [dp]
Begini Prospek Perkembangan Sistem Pembayaran di RI
Sistem pembayaran saat ini terus berkembang di Indonesia dan di pasar global. [461] url asal
#sektor-perbankan #cimb-niaga #ernest-leung #hubungan #altotalk #protelindo-group #santoso-liem #paradigm-shift #peran-indonesia #gdp-venture #aspi #seabank #roadmaps #blockchain #produk-andalan-alto #trends #from-i
(detikFinance - Terbaru) 07/11/24 16:15
v/17685975/
Jakarta - Sistem pembayaran saat ini terus berkembang di Indonesia dan di pasar global. Termasuk dari sisi konsumen, teknologi sampai sisi regulator.
Direktur Bisnis ALTO Network Rangga Wiseno mengungkapkan tahun 2024 menjadi tahun penuh pencapaian bagi ALTO, dengan pertumbuhan transaksi yang luar biasa. Hingga September 2024 (Year to Date), total transaksi yang diproses melalui ALTO meningkat hingga 642%, dan transaksi QRIS yang menjadi produk andalan ALTO mengalami peningkatan signifikan sebesar 218%.
Dia mengungkapkan selain itu, ALTO juga berhasil memperluas ekosistemnya dengan menambah member baru, baik dari sektor perbankan dan non-perbankan," kata Rangga dalam siaran pers ditulis Kamis (7/11/2024).
Pertumbuhan ini menunjukkan kekuatan ALTO dalam mendukung berbagai transaksi digital yang terus berkembang dan semakin memantapkan langkah ALTO untuk memperluas bisnisnya di panggung internasional Penghargaan ALTOGETHER.
Penghargaan ini mempertegas apresiasi ALTO atas kontribusi yang luar biasa dari para membernya dalam mendukung pertumbuhan dan kesuksesan bersama. Dengan memilih untuk tidak menggunakan penyelenggara acara pihak ketiga, ALTO menghadirkan pengalaman yang langsung dan autentik, yang mencerminkan nilai-nilai inti dari kemitraan dan dedikasi.
ALTO Network sukses menggelar acara tahunan ALTOGETHER 2024, sebuah pertemuan eksklusif yang dirancang khusus untuk Member dan Partner Bisnis terpilih.
Dengan tema "From Indonesia to The Global Stage", acara ini menegaskan komitmen ALTO dalam menjalin hubungan yang lebih dalam dan personal dengan para partnernya, serta menampilkan kesiapan Indonesia untuk bersaing di pasar internasional.
Acara yang berlangsung selama empat hari tiga malam di sebuah resor mewah di Da Nang ini dihadiri oleh para pemimpin industri dari institusi terkemuka seperti Bank Central Asia (BCA), Bank Negara Indonesia (BNI), Commerce International Merchant Bankers (CIMB) Niaga, Seabank, dan Protelindo Group, serta mitra global Visa dan Mastercard.
ALTOGETHER 2024 menjadi ajang untuk memperkuat sinergi antara sektor finansial Indonesia dan Asia Tenggara, serta menghadirkan kolaborasi untuk menjawab tantangan global dalam industri pembayaran digital.
Didukung oleh asosiasi penting seperti Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), acara ini memperlihatkan komitmen ALTO terhadap inovasi, teknologi, dan pertumbuhan di pasar global yang terus berkembang.
Consumer Behavior in New Digital Era: A Paradigm Shift Arturo Planell, Group Country Manager Visa untuk Asia Tenggara, dan Ernest Leung, Group Chief Operating Officer WeLab, membahas perubahan perilaku konsumen yang dipengaruhi oleh teknologi digital dan peningkatan transaksi digital di seluruh dunia.
Technology Trends in New Digital Era: A Paradigm Shift Martin Hartono, CEO GDP Venture, dan Ari Sarker, Asia Pacific President Mastercard memberikan wawasan mendalam tentang tren teknologi terbaru yang membentuk ekosistem pembayaran global, termasuk kemajuan AI, blockchain, dan fintech.
Regulatory Roadmaps in New Digital Era: A Paradigm Shift Santoso Liem, Ketua ASPI, bersama Leo Koesmanto, President Director Bank Saqu, membahas peta regulasi yang berkembang di era digital, serta bagaimana regulasi tersebut mempengaruhi inovasi dan ekspansi bisnis pembayaran. ALTOTALK menyediakan wadah penting untuk berbagi perspektif dan strategi dalam mengangkat peran Indonesia di pasar digital global.
(kil/kil)
Peluang Pendanaan hingga USD100 Ribu buat Startup yang Dipimpin Perempuan
Bitget, exchange mata uang kripto dan perusahaan Web3 menyediakan eksposur bagi para wirausahawan Perempuan di ruang blockchain. Bitget, exchange mata uang kripto... | Halaman Lengkap [451] url asal
#teknologi-blockchain #perempuan-pengusaha #pendanaan #perdagangan-aset-kripto #startup
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 07/11/24 15:55
v/17681869/
JAKARTA - Bitget, exchange mata uang kripto dan perusahaan Web3 meluncurkan "Pitch n Slay", sebuah inisiatif khusus di bawah program Blockchain4Her yang diselenggarakan untuk menyediakan eksposur bagi para wirausahawan perempuan di ruang blockchain .Dibangun di atas proyek besar Bitget melalui program Blockchain4Her senilai USD10 juta, program ini memperluas dukungan yang ditargetkan untuk startup yang dipimpin oleh Perempuan dengan menawarkan mereka kesempatan untuk mendapatkan pendanaan hingga USD100.000 dari Foresight Ventures. Pendanaan ini disertai dengan bimbingan yang berharga dari para profesional yang berpengalaman di industri blockchain.
Program "Pitch n Slay", yang dibuat dalam kemitraan dengan organisasi-organisasi seperti World of Women, Women in Web3, dan Bitget Wallet, disusun untuk menawarkan peluang bagi para wirausahawan perempuan untuk menerima modal, bimbingan, dan eksposur yang diperlukan untuk meningkatkan proyek mereka. Kemitraan tambahan dengan Foresight Ventures dan Morph menyoroti penekanan Bitget dalam menyatukan sumber daya dan bimbingan dari para pemimpin dalam ekosistem blockchain.
Selama program berlangsung, para peserta yang terpilih akan menjalani proses bimbingan dan pengembangan yang ketat. Setelah babak pitching awal, para finalis akan menerima dukungan dalam hal strategi pasar, penskalaan, dan teknologi, yang dipimpin oleh para pakar industri termasuk Gracy Chen, CEO Bitget, Taya A, CEO dari World of Women, Min Xu, Partner dari Foresight Ventures, Tess Hau, Pendiri dari Tess Ventures, dan para pemimpin Web3 lainnya.
Diselenggarakan pada tanggal 15 November di Bangkok, Thailand, para finalis program "Pitch n Slay" akan mempresentasikan proyek-proyek yang telah disempurnakan di hadapan panel investor dan juri. Dari tiga pemenang utama startup yang dijalankan oleh perempuan yang terpilih akan mendapatkan hibah untuk memajukan perjalanan startup mereka.
Pemenang pertama akan membawa pulang USD5.000, juara kedua akan mendapatkan USD3.000 dan juara ketiga akan mendapatkan USD2.000. Ketiganya akan memenuhi syarat untuk pitching lebih lanjut ke Foresight Ventures, jika kesepakatan disetujui, masing-masing dapat menerima pendanaan hingga USD100 ribu dalam bentuk pra-pendanaan.
Fokus konstan Bitget dalam mendukung perempuan di Web3 adalah bagian dari strateginya untuk menciptakan peluang pendanaan dan pertumbuhan yang dapat diakses oleh pengusaha perempuan yang dipimpin oleh CEO perusahaan, Gracy Chen
?Bitget adalah organisasi inklusif gender yang membanggakan, dengan lebih dari 45% peran manajemen kami dipegang oleh perempuan. Melalui Blockchain4Her, merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk mendukung para pendiri Perempuan dengan kesempatan untuk mendapatkan eksposur, bimbingan, dan pendanaan. Kami akan terus mengembangkan platform ini, menciptakan peluang pertumbuhan dan memperkuat startup yang dipimpin oleh perempuan di Web3," kata Chen.
Inisiatif Pitch n' Slay secara langsung membahas kurangnya representasi pengusaha Perempuan dalam blockchain, memberikan dukungan finansial dan profesional yang penting untuk sukses dalam lanskap yang kompetitif.
Pengajuan terbuka untuk startup yang dipimpin oleh perempuan yang memenuhi syarat. Untuk lebih jelasnya, kunjungi laman program ini dengan kata kunci ?Pitch n Slay Bitget? di mesin pencarian yang digunakan.
Local Government Blockchain Forum & Festival 2024 Direspons Positif ASN
Local Goverment Blockchain Forum and Festival (LGBF) 2024 mendapat respons positif dari para peserta aparatur sipil negara (ASN). [344] url asal
(Bisnis.Com - Terbaru) 07/11/24 14:43
v/17671572/
Bisnis.com, BANDUNG--Local Goverment Blockchain Forum and Festival (LGBF) 2024 mendapat respons positif dari para peserta aparatur sipil negara (ASN).
Acara yang digagas Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar mengangkat tema penggunaan teknologi blockchain dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Salah satu peserta, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Majalengka Gatot Sulaeman mengatakan, dengan blockchain ini keamanan data pemerintahan bisa ditingkatkan, sehingga masyarakat akan lebih percaya pada pengolahan data yang dilakukan pemerintah.
Gatot mencontohkan, semua pihak yang berkepentingan bisa mengetahui tracking data, tetapi yang bisa mengubah data hanya si pemilik data.
"Contohnya di dana pensiun, tracking datanya bisa diketahui pemerintah, kemudian pihak bank, tetapi yang bisa mengubah data tersebut jika diperlukan, hanya si pemilik akun atau pemilik datanya sendiri," ujar Gatot Sulaeman di Pullman Hotel, Kota Bandung, Rabu (6/11/2024).
Gatot meyakini, blockchain akan mempermudah sekaligus meningkatkan manajemen data di sektor pemerintahan. Menurutnya, implementasi blockchain di sektor pemerintahan akan sangat bermanfaat dalam bidang kepegawaian.
LGBF 2024 semakin meriah dengan gelaran e-sport sebagai selingan dan memberikan pengalaman berbeda kepada para peserta dari kalangan ASN.
E-sport yang dimaksud adalah pertandingan games Mobile Legends (ML) antar - diskominfo se - Jabar. E - sport ML digelar paralel dengan empat sesi diskusi teknologi blockchain.
"Sebenarnya ini juga untuk menarik minat para pegawai Diskominfo di daerah untuk mengenal lebih jauh tentang teknologi blockchain, hanya kita menarik minatnya dengan pertandingan game ini," ujar Dita Andistiarama, Kepala Bidang Organisasi e-Sport Jabar.
Menurutnya, diskominfo kabupaten/kota mengirim masing-masing satu tim untuk bertanding, ditambah satu tim dari Diskominfo Jabar.
"Jadi semuanya ada 28 tim yang bertanding. Mereka melalui babak kualifikasi, yang menang masuk ke babak final dan memainkan tiga versi ML untuk menentukan juaranya," terang Dita.
Dita juga menjelaskan, pertandingan ML tersebut juga untuk mengubah stigma negatif masyarakat tentang games. Bahwa saat ini games juga sudah masuk ke kategori olahraga dan bisa menjadi ajang prestasi.
Peserta LGBF 2024 berasal dari tingkat daerah maupun nasional, termasuk diskominfo kabupaten/kota, bappeda kabupaten/kota, disdukcapil kabupaten/kota, kecamatan, serta kementerian dan lembaga, seperti Kementerian PANRB, Kementerian Komunikasi dan Digital, Bappenas, Dirjen Dukcapil, dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
VAP Group Gelar Global Blockchain Show di Dubai
VAP Group mengumumkan menggelar perhelatan Global Blockchain Show, yang akan digelar di Dubai pada 12-13 November 2024 mendatang. [461] url asal
#berita #blockchain-event #crypto-event #dubai #seminar
(BlockChain-Media) 06/11/24 18:44
v/17593955/
VAP Group mengumumkan menggelar perhelatan Global Blockchain Show, yang akan digelar di Dubai pada 12-13 November 2024 mendatang. Sejumlah pembicara utama ternama akan hadir di acara internasional itu.
Edisi kedua Global Blockchain Show akan digelar pada 12 dan 13 Desember 2024 di Grand Hyatt Exhibition Centre, Dubai. Diselenggarakan oleh konsultan raksasa Web3 dan kecerdasan buatan VAP Group, acara dua hari ini menawarkan kesempatan untuk berjejaring dengan 1 persen teratas komunitas Web3, dengan mempertemukan para pendiri, penyedia solusi, pakar, dan penggemar dari seluruh dunia dalam satu tempat.
“Global Blockchain Show bukan sekadar acara satu kali. Ini dirancang sebagai pertemuan blockchain utama di mana para peserta akan mengalami perjalanan berkelanjutan melalui dunia teknologi blockchain yang dinamis dan bersantai dengan para tokoh terkemuka di industri ini,” kata Vishal Parmar, Pendiri dan CEO VAP Group dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/11/2024).
Menurut Parmar ada sejumlah pembicara ternama dan berkompeten di bidangnya, yakni Yat Siu (Co-Founder dan Chairman, Animoca Brands), Dr Marwan Alzarouni (CEO/CEO AI, Dubai Blockchain Center/Dubai Economy & Tourism), H.E. Justin Sun (Founder/Global Advisory Board, TRON/HTX Global Advisory Board), Rachel Conlan (Global Chief Marketing Officer Binance), Ahmed Bin Sulayem (Executive Chairman dan CEO DMCC), Jason Allegrante (Chief Legal and Compliance Officer Fireblocks), Pierre Samaties (Chief Business Officer, DFINITY), Marcello Mari (Founder & CEO SingularityDAO), David Palmer (Chief Product Officer dan Co-Founder Vodafone), Alicia Kao (Managing Director KuCoin) dan masih banyak lagi yang akan menyampaikan pandangan dan informasi berharga menarik.

Tema-tema seperti mata uang digital, regulasi blockchain, dan Web3 gaming akan dibahas dalam konteks penerapan dan use case sungguhan. Menurut Parmark, untuk sesi lokakarya akan menyediakan kerangka kerja praktis tentang cara, model, panduan penerapan, dan serta sejumlah takaran keberhasilan.
Ia menambahkan, Global Blockchain Show adalah satu-satunya acara yang memberikan road map lengkap tentang bagaimana individu dapat memanfaatkan teknologi blockchain secara efektif.
Dan acara ini tidak berhenti sampai di situ. Diskusi meja bundar virtual bulanan, laporan triwulanan, pertemuan proyek privat, dan banyak lagi akan diadakan sepanjang tahun untuk memastikan dampak, inovasi, dan integrasi blockchain terkomunikasikan secara menyeluruh.
Selain itu, Global Blockchain Show dipimpin oleh dewan penasihat lintas sektor, yang terdiri dari para pemimpin industri dan pakar seperti Ida Mok (Chief Strategy Officer W3GG dan President Women in Blockchain Asia), Christian Gleich (International Ambassador di European Blockchain Association), Nena Dokuzov (Koordinator, Strategi Transformasi Digital Ekonomi yang juga Kementerian Ekonomi, Pariwisata, dan Olahraga Slovenia), dan lain sebagainya. Dewan ini akan rutin bertemu untuk membahas perkembangan utama industri sepanjang tahun serta mengarahkan diskusi yang berlangsung langsung di atas panggung.
“Dengan komunitas lebih dari 110.000 orang, Ultimate Blockchain Season Finale siap membuka peluang untuk berjejaring dengan beberapa suara paling berpengaruh di industri, semua berkumpul di satu tempat,” ujar Vishal Parmar.
Informasi selengkapnya dan pemesan tiket, silahkan buka situs ini. [ps]
5 Manfaat Blockchain sebagai Jaringan Penyimpanan Data yang Perlu Diketahui
Sebagai jaringan penyimpanan data, ada beberapa manfaat Blockchain yang perlu diketahui, salah satunya memberikan privasi dan keamanan pada data. Halaman all [1,553] url asal
#blockchain #blockchain-adalah #apa-yang-dimaksud-dengan-blockchain #bagaimana-cara-kerja-dari-blockchain #apa-manfaat-dari-blockchain #blockchain-terdiri-dari-apa-saja #pengertian-blockchain #cara-ker
(Kompas.com) 06/11/24 02:35
v/17544298/
KOMPAS.com - Pengguna kiranya perlu mengetahui beberapa hal dasar soal Blockchain. Salah satunya seperti manfaat Blockchain. Blockchain telah menjadi teknologi yang cukup penting di masa sekarang dan masa depan.
Blockchain tak bisa dimungkiri sangat lekat sebagai basis teknologi dari mata uang kripto. Akan tetapi, sebagai jaringan penyimpanan data, Blockchain punya manfaat yang lebih luas di berbagai bidang.
Untuk itu, pengguna perlu buat mengetahui manfaat Blockchain. Lantas, sebenarnya apa manfaat dari Blockchain? Jika tertarik buat mengetahui lebih lanjut, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai manfaat Blockchain.
Pengertian Blockchain
Sebelum mengetahui manfaatnya, ada baiknya pengguna memahami dulu apa yang dimaksud dengan Blockchain. Sebab, pengertian Blockchain bakal berisi konsep atau istilah yang dapat mempermudah pengguna memahami manfaatnya.
Lantas, apa yang dimaksud dengan Blockchain? Blockchain secara sederhana dapat dipahami sebagai basis data yang terdistribusi di seluruh jaringan komputer.
Akan tetapi, Blockchain punya mekanisme pengamanan dan pengelolaan data yang berbeda dari basis data pada umumnya.
Blockchain adalah sistem penyimpanan data digital yang tersusun dalam bentuk blok-blok yang saling terhubung. Setiap blok tersebut berisi sejumlah data atau informasi. Data yang tersimpan di blok dalam Blockchain itu aman karena dienkripsi menggunakan kriptografi.
Dengan begitu, data yang tersimpan di blok dalam Blockchain tidak dapat diubah atau dimanipulasi. Selain aman, data yang tersimpan di blok dalam Blockchain juga transparan karena dicatat secara terdesentralisasi.
Artinya, data yang tersimpan di blok dalam Blockchain tidak hanya dipegang oleh satu orang atau satu pengelola. Namun, data tersebut didistribusikan ke banyak pihak dalam jaringan yang saling berkolaborasi.
Jika dianalogikan, Blockchain mirip seperti buku besar yang dapat digunakan secara bersama. Setiap catatan atau data yang ditambahkan ke buku besar itu bakal dienkripsi menggunakan kriptografi dan tercatat secara terdesentralisasi.
Enkripsi kriptografi dan desentralisasi menjadi konsep penting dalam sistem penyimpanan data Blockchain. Blockchain mulanya dibuat untuk mendukung sistem jaringan transaksi keuangan yang aman dan transparan.
Dikutip dari Investopedia, Blockchain awalnya digunakan buat mengembangkan mata uang kripto Bitcoin pada sekitar 2009 oleh Satoshi Nakamoto, pembuat Bitcoin dengan identitas rahasia alias anonim.
Sejak diperkenalkannya Bitcoin pada tahun 2009, penggunaan Blockchain terus berkembang yang tak hanya terbatas pada mata uang kripto. Blockchain dapat digunakan dalam industri apa pun untuk membuat jaringan basis data yang aman.
Itulah penjelasan mengenai pengertian Blockchain. Untuk manfaat Blockchain sebagai jaringan penyimpanan data, penjelasannya bisa dibaca lebih lanjut di bawah ini.
Manfaat Blockchain
Dari pemaparan pengertian di atas, beberapa manfaat Blockchain sejatinya sudah bisa diketahui. Secara umum, manfaat Blockchain adalah menyediakan jaringan penyimpanan data yang aman dan terdesentralisasi.
Selain itu, terdapat beberapa manfaat Blockchain yang lain secara spesifik. Adapun beberapa manfaat Blockchain adalah sebagai berikut.
1. Transparansi
Manfaat Blockchain yang pertama adalah menyediakan basis data yang transparan. Setiap transaksi yang dilakukan melalui Blockchain tercatat secara permanen dan dapat diakses oleh siapa saja yang berpartisipasi dalam jaringan.
Dengan skema tersebut, artinya tidak ada pihak yang bisa memanipulasi atau mengubah data tanpa sepengetahuan pihak lain.
2. Keamanan
Blockchain menggunakan teknologi kriptografi yang memastikan bahwa data yang disimpan di dalamnya aman. Setiap blok di dalam rantai memiliki tanda unik (hash) yang dihasilkan berdasarkan data di dalamnya dan blok sebelumnya.
Sistem keamanan dalam Blockchain itu membuat hampir tidak mungkin bagi seorang hacker untuk memodifikasi data tanpa terdeteksi.
3. Desentralisasi
Blockchain tidak bergantung pada satu pengelola terpusat. Jaringan ini bekerja dengan model peer-to-peer (P2P), yang mana setiap orang dalam jaringan memiliki salinan lengkap dari semua data yang tersimpan di dalam Blockchain.
4. Efisiensi biaya
Dengan Blockchain, transaksi dapat dilakukan tanpa perantara seperti bank atau lembaga keuangan lainnya sehingga biaya transaksi bisa lebih efisien. Selain itu, proses transaksi juga menjadi lebih cepat karena tidak perlu melalui banyak tahapan verifikasi.
5. Privasi
Banyak jaringan Blockchain beroperasi sebagai basis data publik, yang berarti siapa pun dapat melihat daftar riwayat transaksi jaringan. Kendati demikian, mereka bakal sulit mengakses informasi identitas tentang pengguna yang melakukan transaksi tersebut.
Itulah penjelasan soal beberapa manfaat Blockchain yang perlu diketahui. Untuk menambah wawasan, pengguna kiranya perlu mengetahui pula beberapa hal dasar soal Blockchain, seperti cara kerja Blockchain, contoh penggunaannya, dan macam-macam Blockchain.
Untuk menghasilkan jaringan penyimpanan data yang aman dan transparan, Blockchain memiliki cara kerja tersendiri. Lantas, bagaimana cara kerja dari Blockchain? Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah cara kerja Blockchain.
Cara kerja Blockchain
Cara kerja Blockchain sebenarnya mirip dengan spreadsheet atau basis data. Ketiganya sama-sama memiliki proses memasukkan dan menyimpan data. Akan tetapi, Blockchain punya proses yang berbeda dengan spreadsheet dan basis data.
Perbedaan utama antara basis data atau spreadsheet tradisional dan blockchain adalah bagaimana data tersebut disusun dan diakses.
Secara sederhana, cara kerja Blockchain adalah menyimpan data dalam blok-blok yang kemudian dihubungkan satu sama lain dalam sebuah rantai (chain). Setiap kali transaksi baru terjadi, data dari transaksi tersebut akan direkam dalam blok baru.
Cara kerja Blockchain yang demikian bisa dilihat dari aktivitas transaksi pengguna dalam mata uang kripto. Saat pengguna memulai transaksi mata uang kripto, informasi transaksinya akan dikirimkan ke jaringan Blockchain.
Setelah itu, setiap node (komputer atau pengguna) dalam jaringan menerima informasi transaksi dan mulai melakukan verifikasi. Verifikasi ini dilakukan melalui konsensus, yang mana mayoritas node harus menyetujui bahwa transaksi tersebut valid.
Setelah transaksi diverifikasi, informasi tersebut akan dikelompokkan ke dalam blok baru bersama dengan transaksi lainnya. Blok ini kemudian mendapatkan hash, yaitu kode unik yang berfungsi sebagai sidik jari digital untuk blok tersebut.
Kemudian, blok yang telah terbentuk akan ditambahkan ke rantai blok yang sudah ada sebelumnya. Blok tersebut akan saling terhubung dengan blok lainnya melalui hash dari blok sebelumnya.
Setelah blok ditambahkan ke rantai, transaksi dianggap selesai dan tidak bisa diubah lagi. Informasi transaksi yang tersimpan dalam blockchain tidak dapat dimodifikasi atau dihapus. Itulah penjelasan mengenai cara kerja Blockchain.
Dengan kemampuan untuk menyediakan sistem penyimpanan data yang aman, Blockchain terus berkembang penggunaannya. Lantas, sebenarnya Blockchain digunakan untuk apa? Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah contoh penggunaan Blockchain.
Contoh Blockchain
Blockchain kini banyak dimanfaatkan di berbagai bidang. Blockchain tidak hanya dipakai untuk mendukung transaksi dalam mata uang kripto. Adapun beberapa contoh Blockchain di berbagai bidang adalah sebagai berikut.
1. Mata uang kripto
Contoh penggunaan Blockchain pertama yang paling populer adalah dalam mata uang kripto, seperti Bitcoin, Ethereum, dan lainnya. Mata uang kripto ini memungkinkan transaksi langsung tanpa perantara dan memberikan keamanan serta anonimitas.
2. Sistem Voting
Blockchain juga mulai diaplikasikan dalam sistem pemilihan suara elektronik (e-voting). Dengan teknologi ini, pemilu bisa dilakukan dengan lebih aman dan transparan karena setiap suara yang masuk akan tercatat di dalam Blockchain dan tidak bisa dimanipulasi.
3. Supply chain
Blockchain dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam rantai pasokan. Setiap langkah dalam proses pengiriman barang dapat tercatat di dalam Blockchain. Ini memungkinkan pelacakan barang secara real-time dan mengurangi risiko pemalsuan.
4. Smart Contracts
Smart Contracts adalah program dalam blockchain untuk memfasilitasi transaksi. Kontrak pintar beroperasi berdasarkan serangkaian kondisi yang disetujui pengguna. Jika kondisi tersebut terpenuhi, kontrak pintar akan menjalankan transaksi otomatis buat pengguna.
5. Layanan kesehatan
Penyedia layanan kesehatan dapat memanfaatkan blockchain untuk menyimpan catatan medis pasien mereka dengan aman. Saat catatan medis dibuat dan ditandatangani, catatan tersebut dapat ditulis ke dalam blockchain.
Dengan disimpan di Blockchain, catatan tersebut punya jaminan tidak dapat diubah.
Catatan kesehatan pribadi ini dapat dikodekan dan disimpan di blockchain dengan kunci pribadi sehingga hanya dapat diakses oleh orang tertentu yang membuat privasi terjamin.
Itulah beberapa contoh penggunaan Blockchain, yang kini tidak hanya terbatas pada mata uang kripto. Untuk diketahui, dalam menyediakan penyimpanan data yang aman, Blockchain memiliki beberapa jenis.
Lantas, apa saja macam-macam Blockchain? Jika tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai macam-macam Blockchain.
Macam-macam Blockchain
Blockchain setidaknya terdiri empat macam, yaitu Blockchain Publik, Blockchain Privat, Blockchain Konsorsium, dan Blockchain Hybrid. Macam-macam Blockchain itu dibedakan berdasar tipe jaringan yang dibuat.
Tiap macam Blockchain tersebut punya karakteristik dan kegunaan yang berbeda-beda. Dikutip dari Tech Target, adapun penjelasan dari macam-macam Blockchain itu adalah sebagai berikut.
1. Blockchain Publik
Blockchain publik adalah jenis blockchain yang bisa diakses oleh siapa saja tanpa ada pembatasan. Siapapun dapat berpartisipasi dalam jaringan Blockchain Publik. Contoh blockchain publik yang populer adalah Bitcoin dan Ethereum.
2. Blockchain Privat
Blockchain privat adalah jaringan blockchain yang hanya dapat diakses oleh pihak-pihak yang memiliki izin. Jenis ini biasanya digunakan oleh perusahaan untuk kebutuhan internal. Blockchain privat memberikan lebih banyak kontrol terhadap data yang disimpan.
3. Blockchain Konsorsium
Blockchain Konsorsium adalah jenis blockchain yang dikendalikan oleh sekelompok organisasi atau perusahaan. Jaringan ini cocok untuk sektor-sektor industri di mana banyak pihak perlu bekerja sama, tetapi dengan kontrol yang lebih terpusat.
4. Blockchain Hybrid
Blockchain Hybrid menggabungkan elemen-elemen dari blockchain publik dan privat. Sebagian data dan transaksi dapat diakses secara publik, sedangkan data sensitif disimpan di dalam jaringan privat yang hanya bisa diakses oleh pihak tertentu.
Blockchain: Pengertian, Manfaat, Cara Kerja, Contoh, dan Macam-macamnya
Blockchain adalah teknologi pencatatan informasi digital yang jamak digunakan saat ini. Blockchain tidak hanya dimanfaatkan buat mata uang kripto. Halaman all [1,611] url asal
#blockchain #blockchain-adalah #apa-yang-dimaksud-dengan-blockchain #bagaimana-cara-kerja-dari-blockchain #apa-manfaat-dari-blockchain #blockchain-terdiri-dari-apa-saja #pengertian-blockchain #cara-ker
(Kompas.com) 05/11/24 14:35
v/17507529/
KOMPAS.com- Pengguna kiranya perlu mengetahui beberapa hal dasar soal Blockchain, seperti pengertian Blockchain, manfaat, cara kerja, contoh, dan macam-macamnya. Hal itu perlu dipelajari sebab Blockchain kini menjadi salah satu teknologi yang penting.
Blockchain menjadi salah satu teknologi yang memiliki peran besar di masa sekarang hingga beberapa waktu ke depan. Sebagian besar pengguna mungkin mengenali Blockchain dari mata uang kripto.
Akan tetapi, penggunaan Blockchain telah berkembang pesat dan tak hanya dimanfaatkan untuk mata uang kripto. Dengan perkembangan ini, ada baiknya pengguna buat mempelajari beberapa hal dasar soal Blockchain.
Lantas, pertama-tama, apa yang dimaksud dengan Blockchain? Jika tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai pengertian Blockchain.
Pengertian Blockchain
Blockchain secara sederhana dapat dipahami sebagai basis data yang terdistribusi di seluruh jaringan komputer. Akan tetapi, Blockchain punya mekanisme pengamanan dan pengelolaan data yang berbeda dari basis data pada umumnya.
Blockchain adalah sistem penyimpanan data digital yang tersusun dalam bentuk blok-blok yang saling terhubung. Setiap blok tersebut berisi sejumlah data atau informasi. Data yang tersimpan di blok dalam Blockchain itu aman karena dienkripsi menggunakan kriptografi.
Dengan begitu, data yang tersimpan di blok dalam Blockchain tidak dapat diubah atau dimanipulasi. Selain aman, data yang tersimpan di blok dalam Blockchain juga transparan karena dicatat secara terdesentralisasi.
Artinya, data yang tersimpan di blok dalam Blockchain tidak hanya dipegang oleh satu orang atau satu pengelola. Namun, data tersebut didistribusikan ke banyak pihak dalam jaringan yang saling berkolaborasi.
Jika dianalogikan, Blockchain mirip seperti buku besar yang dapat digunakan secara bersama. Setiap catatan atau data yang ditambahkan ke buku besar itu bakal dienkripsi menggunakan kriptografi dan tercatat secara terdesentralisasi.
Enkripsi kriptografi dan desentralisasi menjadi konsep penting dalam sistem penyimpanan data Blockchain. Blockchain mulanya dibuat untuk mendukung sistem jaringan transaksi keuangan yang aman dan transparan.
Dikutip dari Investopedia, Blockchain awalnya digunakan buat mengembangkan mata uang kripto Bitcoin pada sekitar 2009 oleh Satoshi Nakamoto, pembuat Bitcoin dengan identitas rahasia alias anonim.
Sejak diperkenalkannya Bitcoin pada tahun 2009, penggunaan Blockchain terus berkembang yang tak hanya terbatas pada mata uang kripto. Blockchain dapat digunakan dalam industri apa pun untuk membuat jaringan basis data yang aman.
Itulah penjelasan mengenai pengertian Blockchain. Lantas, berikutnya apa manfaat dari Blockchain? Untuk lebih lengkapnya, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai beberapa manfaat Blockchain.
Manfaat Blockchain
Dari pemaparan pengertian di atas, beberapa manfaat Blockchain sejatinya sudah bisa diketahui. Secara umum, manfaat Blockchain adalah menyediakan jaringan penyimpanan data yang aman dan terdesentralisasi.
Selain itu, terdapat beberapa manfaat Blockchain yang lain secara spesifik. Adapun beberapa manfaat Blockchain adalah sebagai berikut.
1. Transparansi
Manfaat Blockchain yang pertama adalah menyediakan basis data yang transparan. Setiap transaksi yang dilakukan melalui Blockchain tercatat secara permanen dan dapat diakses oleh siapa saja yang berpartisipasi dalam jaringan.
Dengan skema tersebut, artinya tidak ada pihak yang bisa memanipulasi atau mengubah data tanpa sepengetahuan pihak lain.
2. Keamanan
Blockchain menggunakan teknologi kriptografi yang memastikan bahwa data yang disimpan di dalamnya aman. Setiap blok di dalam rantai memiliki tanda unik (hash) yang dihasilkan berdasarkan data di dalamnya dan blok sebelumnya.
Sistem keamanan dalam Blockchain itu membuat hampir tidak mungkin bagi seorang hacker untuk memodifikasi data tanpa terdeteksi.
3. Desentralisasi
Blockchain tidak bergantung pada satu pengelola terpusat. Jaringan ini bekerja dengan model peer-to-peer (P2P), yang mana setiap orang dalam jaringan memiliki salinan lengkap dari semua data yang tersimpan di dalam Blockchain.
4. Efisiensi biaya
Dengan Blockchain, transaksi dapat dilakukan tanpa perantara seperti bank atau lembaga keuangan lainnya sehingga biaya transaksi bisa lebih efisien. Selain itu, proses transaksi juga menjadi lebih cepat karena tidak perlu melalui banyak tahapan verifikasi.
5. Privasi
Banyak jaringan Blockchain beroperasi sebagai basis data publik, yang berarti siapa pun dapat melihat daftar riwayat transaksi jaringan. Kendati demikian, mereka bakal sulit mengakses informasi identitas tentang pengguna yang melakukan transaksi tersebut.
Itulah beberapa manfaat Blockchain. Untuk menjalankan manfaat-manfaat itu, Blockchain memiliki cara kerja tersendiri. Lantas, bagaimana cara kerja Blockchain? Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah cara kerja Blockchain.
Cara kerja Blockchain
Cara kerja Blockchain sebenarnya mirip dengan spreadsheet atau basis data. Ketiganya sama-sama memiliki proses memasukkan dan menyimpan data. Akan tetapi, Blockchain punya proses yang berbeda dengan spreadsheet dan basis data.
Perbedaan utama antara basis data atau spreadsheet tradisional dan blockchain adalah bagaimana data tersebut disusun dan diakses.
Secara sederhana, cara kerja Blockchain adalah menyimpan data dalam blok-blok yang kemudian dihubungkan satu sama lain dalam sebuah rantai (chain). Setiap kali transaksi baru terjadi, data dari transaksi tersebut akan direkam dalam blok baru.
Cara kerja Blockchain yang demikian bisa dilihat dari aktivitas transaksi pengguna dalam mata uang kripto. Saat pengguna memulai transaksi mata uang kripto, informasi transaksinya akan dikirimkan ke jaringan Blockchain.
Setelah itu, setiap node (komputer atau pengguna) dalam jaringan menerima informasi transaksi dan mulai melakukan verifikasi. Verifikasi ini dilakukan melalui konsensus, yang mana mayoritas node harus menyetujui bahwa transaksi tersebut valid.
Setelah transaksi diverifikasi, informasi tersebut akan dikelompokkan ke dalam blok baru bersama dengan transaksi lainnya. Blok ini kemudian mendapatkan hash, yaitu kode unik yang berfungsi sebagai sidik jari digital untuk blok tersebut.
Kemudian, blok yang telah terbentuk akan ditambahkan ke rantai blok yang sudah ada sebelumnya. Blok tersebut akan saling terhubung dengan blok lainnya melalui hash dari blok sebelumnya.
Setelah blok ditambahkan ke rantai, transaksi dianggap selesai dan tidak bisa diubah lagi. Informasi transaksi yang tersimpan dalam blockchain tidak dapat dimodifikasi atau dihapus. Itulah penjelasan mengenai cara kerja Blockchain.
Dengan kemampuan untuk menyediakan sistem penyimpanan data yang aman, Blockchain terus berkembang penggunaannya. Lantas, sebenarnya Blockchain digunakan untuk apa? Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah contoh penggunaan Blockchain.
Contoh Blockchain
Blockchain kini banyak dimanfaatkan di berbagai bidang. Blockchain tidak hanya dipakai untuk mendukung transaksi dalam mata uang kripto. Adapun beberapa contoh Blockchain di berbagai bidang adalah sebagai berikut.
1. Mata uang kripto
Contoh penggunaan Blockchain pertama yang paling populer adalah dalam mata uang kripto, seperti Bitcoin, Ethereum, dan lainnya. Mata uang kripto ini memungkinkan transaksi langsung tanpa perantara dan memberikan keamanan serta anonimitas.
2. Sistem voting
Blockchain juga mulai diaplikasikan dalam sistem pemilihan suara elektronik (e-voting). Dengan teknologi ini, pemilu bisa dilakukan dengan lebih aman dan transparan karena setiap suara yang masuk akan tercatat di dalam Blockchain dan tidak bisa dimanipulasi.
3. Supply chain
Blockchain dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam rantai pasokan. Setiap langkah dalam proses pengiriman barang dapat tercatat di dalam Blockchain. Ini memungkinkan pelacakan barang secara real-time dan mengurangi risiko pemalsuan.
4. Smart Contracts
Smart Contracts adalah program dalam blockchain untuk memfasilitasi transaksi. Kontrak pintar beroperasi berdasarkan serangkaian kondisi yang disetujui pengguna. Jika kondisi tersebut terpenuhi, kontrak pintar akan menjalankan transaksi otomatis buat pengguna.
5. Layanan kesehatan
Penyedia layanan kesehatan dapat memanfaatkan blockchain untuk menyimpan catatan medis pasien mereka dengan aman. Saat catatan medis dibuat dan ditandatangani, catatan tersebut dapat ditulis ke dalam blockchain.
Dengan disimpan di Blockchain, catatan tersebut punya jaminan tidak dapat diubah.
Catatan kesehatan pribadi ini dapat dikodekan dan disimpan di blockchain dengan kunci pribadi sehingga hanya dapat diakses oleh orang tertentu yang membuat privasi terjamin.
Itulah beberapa contoh penggunaan Blockchain, yang kini tidak hanya terbatas pada mata uang kripto. Untuk diketahui, dalam menyediakan penyimpanan data yang aman, Blockchain memiliki beberapa jenis.
Lantas, apa saja macam-macam Blockchain? Jika tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai macam-macam Blockchain.
Macam-macam Blockchain
Blockchain setidaknya terdiri empat macam, yaitu Blockchain Publik, Blockchain Privat, Blockchain Konsorsium, dan Blockchain Hybrid. Macam-macam Blockchain itu dibedakan berdasar tipe jaringan yang dibuat.
Tiap macam Blockchain tersebut punya karakteristik dan kegunaan yang berbeda-beda. Dikutip dari Tech Target, adapun penjelasan dari macam-macam Blockchain itu adalah sebagai berikut.
1. Blockchain Publik
Blockchain publik adalah jenis blockchain yang bisa diakses oleh siapa saja tanpa ada pembatasan. Siapapun dapat berpartisipasi dalam jaringan Blockchain Publik. Contoh blockchain publik yang populer adalah Bitcoin dan Ethereum.
2. Blockchain Privat
Blockchain privat adalah jaringan blockchain yang hanya dapat diakses oleh pihak-pihak yang memiliki izin. Jenis ini biasanya digunakan oleh perusahaan untuk kebutuhan internal. Blockchain privat memberikan lebih banyak kontrol terhadap data yang disimpan.
3. Blockchain Konsorsium
Blockchain Konsorsium adalah jenis blockchain yang dikendalikan oleh sekelompok organisasi atau perusahaan. Jaringan ini cocok untuk sektor-sektor industri di mana banyak pihak perlu bekerja sama, tetapi dengan kontrol yang lebih terpusat.
4. Blockchain Hybrid
Blockchain Hybrid menggabungkan elemen-elemen dari blockchain publik dan privat. Sebagian data dan transaksi dapat diakses secara publik, sedangkan data sensitif disimpan di dalam jaringan privat yang hanya bisa diakses oleh pihak tertentu.
Itulah penjelasan mengenai macam-macam Blockchain. Dengan penjelasan tersebut, artikel ini artinya telah rampung dalam memaparkan beberapa hal dasar soal Blockchain. Blockchain telah menjadi salah satu teknologi penting di masa sekarang dan masa depan.
Blockchain sekarang tidak hanya dimanfaatkan untuk mata uang kripto, tetapi telah diaplikasikan dalam berbagai bidang lain, seperti supply chain, voting, dan kontrak pintar. Ke depan, pengaplikasian Blockchain sangat mungkin menjadi lebih luas lagi.
Dengan perkembangan ini, pengguna menjadi penting buat mengetahui beberapa hal dasar soal Blockchain. Demikianlah penjelasan lengkap seputar pengertian Blockchain, manfaat, cara kerja, contoh, dan macam-macamnya, semoga bermanfaat.