#30 tag 24jam
Fitur Eksklusif Pixel dan Galaxy Akhirnya akan Tersedia di Ponsel Android Lain
Fitur Circle to Search akan tersedia di perangkat Android selain Pixel dan Samsung pada bulan Oktober. [268] url asal
#google #circle-to-search #samsung #android #tecno #google-pixel #teknologi
(MedCom) 16/09/24 18:26
v/15101586/
Jakarta: Pertama kali diperkenalkan pada tahun 2023 lalu, fitur Circle to Search memungkinkan pengguna untuk melingkari objek dan melakukan pencarian secara visual di mesin pencarian Google Search dan Google Lens.Sejak kemunculannya, fungsi ini telah tersedia di hanya di sejumlah perangkat merek Samsung dan ponsel Google Pixel. Namun hal ini akan segera berubah, sebab Tecno telah mengonfirmasi kepada sejumlah penonton Tecno V Fold 2 akan mendapatkan fitur Circle to Search.
Mengutip GSM Arena, fitur ini akan tersedia pada smartphone layar lipat bergaya tablet terbaru Tecno tersebut pada bulan Oktober mendatang. Artinya, Google berencana untuk menghadirkan fitur yang sebelumnya eksklusif untuk ponsel Pixel dan Samsung itu ke ponsel Android lainnya.
Kendati bukan konfirmasi resmi yang dirilis Google, informasi ini menjadi petunjuk bahwa pengguliran fitur Circle to Search ke perangkat Android lain akan dimulai paling lambat pada bulan Oktober mendatang.
Sebelumnya, Google menggulirkan empat fitur Android baru, dan fitur ini tidak hanya tersedia di perangkat bermerek Pixel. Selain itu, Google juga mengumumkan fitur bonus untuk perangkat bersistem operasi Wear OS.
Google juga meresmikan fitur Circle to Search, fitur berkemampuan untuk mengidentifikasi lagu yang dimainkan di sekitar atau di ponsel pengguna. Selain itu, pengguna juga dapat mendengarkan deskripsi halaman di Chrome, terlepas dari konten.
Sementara itu, program Bangkit 2024 kembali menerima lebih dari 4.500 mahasiswa untuk mengikuti pembekalan spesialisasi di bidang Machine Learning, Mobile Development, dan Cloud Computing secara gratis. Kurikulum program tahun ini sudah dilengkapi kompetensi AI pada tiap bidang pembelajarannya.
Google dengan dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), mitra universitas, dan mitra perusahaan seperti GoTo, Tokopedia, Traveloka, dan Deeptech, berupaya menghadirkan pengalaman belajar terbaik.
(MMI)
Makin Pintar, Samsung Galaxy Z Fold dan Flip 6 Bisa Kerjakan Soal Matematika
Fitur Google Circle to Search mendapat peningkatan kemampuan di Samsung Galaxy Z Fold dan Flip 6. Bisa kerjakan soal matematika hingga fisika. Halaman all [660] url asal
#google #matematika #samsung #fisika #circle-to-search #samsung-z-flip-6 #samsung-z-fold-6
(Kompas.com) 27/07/24 13:02
v/12296969/
KOMPAS.com - Samsung bekerja sama dengan Google meningkatkan kemampuan fitur "Circle to Search with Google" di duo ponsel lipat teranyarnya, Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z.
Kini, Circle to Search mampu memberikan petunjuk dan jawaban dari soal matematika dan fisika sederhana.
Circle to Search sedianya merupakan fitur yang menyediakan cara "googling" yang baru, yakni dengan melingkari apapun yang ada di layar. Jadi, pengguna bisa melakukan pencarian tanpa meninggalkan jendela apapun yang sedang dibuka/dilihat.
Jadi, dengan adanya kemampuan baru ini, siswa tinggal melingkari soal yang ada di lembar soal atau silabus digital yang ada di layarnya.
Nanti, Circle to Search akan membantu menguraikan soal. Yang menarik, fitur ini tidak hanya memberikan jawaban saja. Namun, hasil Circle to Search akan mencantumkan langkah-langkah yang perlu dilakukan siswa untuk mendapatkan jawaban yang benar.
KompasTekno sempat menjajal fitur Circle to Search di Samsung Z Fold 6 terbaru. Lihat demonstrasinya di video berikut ini.
@kompastekno kenapa fitur ini baru ada sekarang???????? #circletosearch#samsung#galaxyzfold6#galaxyzflip6#google#matematika#matematikamudah#fisika#fisikamenyenangkan? Gimme remix c?c phiêu - Ngh?a Thích Chill
Video demonstrasi Circle to Search untuk mengerjakan soal fisika bisa dilihat melalui tautan berikut.
Akhir tahun ini, Circle to Search disebut akan dapat membantu menyelesaikan masalah yang lebih rumit yang melibatkan rumus, diagram, grafik, dan banyak lagi.
Samsung bekerja sama dengan Google untuk menghadirkan kemampuan baru ini. Menurut Google, pihaknya menggunakan LearnLM, model AI baru yang disesuaikan untuk pembelajaran, untuk membuat kemampuan penyelesaian soal matematika dan fisika sederhana .
Belum ada informasi kapan kemampuan Circle to Search untuk memberikan petunjuk soal matematika dan fisika ini disebar ke ponsel lainnya.
Bisa googling dan translate
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Ilustrasi fitur Circle to Search Galaxy AI di Samsung Galaxy S24 series.Misalnya, ketika pengguna melihat street food Korea yang menggiurkan, tapi tidak tahu namanya. Atau ketika pengguna melihat vas unik, tapi sulit mendeskripsikannya.
Atau ketika pengguna ingin mengetahui merek sepatu yang digunakan orang asing di suatu acara, tanpa perlu benar-benar bertanya kepadanya. Bahkan, ketika mencari OOTD (baju, aksesori) yang digunakan oleh boyband/girlband/selebriti favorit.
Nah, di sinilah peran Circle to Search. Dengan fitur ini, pengguna bisa melakukan "googling" dari konten visual, baik dari foto/video di galeri ponsel, Instagram Stories, hingga video TikTok/YouTube/Shorts.
Setelah itu, Google menambah kemampuan Circle to Search untuk menerjemahkan konten yang ada di layar dari satu bahasa ke bahasa lain, secara instan tanpa perlu berpindah aplikasi.
Dengan kemampuan penerjemahan, pengguna tak perlu lagi melakukan copy-paste teks atau mengambil tangkapan layar, dan menerjemahkannya di Google Translate atau Google Lens.
Beberapa skenario pengguna Circle to Search bisa disimak melalui video TikTok di bawah ini.
@kompastekno Kepoin sepatu orang-orang yang dateng ke konser Coldplay Singapura. Kepoinnya pajai fitur Galaxy AI "Circle to Search" di Samsung S24 Ultra, satset ketemuu. sepatu andalan kalian apa kalo ngonserr?? #s24ultra#samsung#GalaxyAI#circletosearch#coldplaysingapore#coldplay? original sound - Tekno Kompascom
@kompastekno Samsung X Google is giving us simpliest way to do internet search thing. just hold home screen icon and circle it. definitely save times! #samsungunpacked#galaxyai#samsungs24#s24ultra#circletosearch#google? original sound - Tekno Kompascom
Samsung Ungkap Fitur Galaxy AI Favorit Orang Indonesia
Galaxy AI sudah dirilis ke sejumlah perangkat Samsung sekitar 7 bulan. Dari sederet fitur AI, beberapa di antaranya jadi favorit orang Indonesia. Halaman all [1,821] url asal
#samsung #galaxy-ai #note-assist #transcript-assist #generative-edit #circle-to-search #samsung-z-flip-6 #fitur-ai #samsung-z-fold-6
(Kompas.com) 27/07/24 09:02
v/12278106/
KOMPAS.com - Samsung kini fokus meningkatkan pengalaman pengguna ponsel Galaxy melalui solusi berbasis AI, dengan menghadirkan Galaxy AI.
Galaxy AI debut lewat peluncuran Galaxy S24 series dan sudah disebar ke setidaknya 20 smartphone dan tablet flagship Samsung yang menjalankan OneUI 6.1.
Yang paling baru, Samsung untuk pertama kalinya menyertakan fitur Galaxy AI yang lebih canggih ke ponsel lipat terbarunya, Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6 yang menjalankan OneUI 6.1.1 out of the box.
Selama kurang lebih 7 bulan hadir, Samsung melaporkan, Galaxy AI banyak dipakai pengguna Indonesia.
Head of MX Product Marketing Samsung Electronics Indonesia Selvia Gofar merinci, secara umum, ada dua fitur Galaxy AI terfavorit atau yang paling banyak digunakan di Indonesia, yaitu:
- Circle to Search: cara googling baru dengan melingkari apapun yang ada di layar.
- Generative Edit: memperbaiki angle foto, menghapus obyek.
"Untuk di smartphone, pengguna paling banyak menggunakan Circle to Search. Kemudian fitur Generative Edit untuk editing foto. Fitur Live Wallpaper juga banyak yang tertarik menggunakan," kata Selvia dalam acara peluncuran Galaxy Z Fold-Flip 6 di Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2024).
Sementara untuk di perangkat tablet, kata Selvia, pengguna lebih banyak memanfaatkan fitur Note Assist dan Web Assist.
"Jadi, fitur favorit Galaxy AI ini tergantung dengan jenis device-nya juga," lanjut Selvia.
Samsung Newsroom Di antara pengguna Samsung Galaxy di wilayah Asia Tenggara dan Oseania, sekitar dua pertiga menggunakan Galaxy AI, dengan fitur yang paling banyak digunakan adalah Circle to Search, Chat Assist, dan Generative Edit.Menurut Samsung, hal ini terkait dengan optimisme konsumen terhadap manfaat AI dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dan rasa berdaya mereka.
Hal ini merupakan temuan Samsung dalam survei bertajuk "Samsung’s Consumer Marketing Insights Study on AI Perception".
Dalam studi tersebut, pengguna perangkat Galaxy di SEAO juga menyatakan kepuasan dengan kemampuan Galaxy AI yang berfokus pada efisiensi dan produktivitas, dengan tiga fitur Galaxy AI terfavorit, yaitu:
- Circle to Search
- Transcript Assist
- Generative Edit
Di antara pengguna Samsung Galaxy di SEAO, sekitar dua pertiga menggunakan Galaxy AI. Adapun fitur terfavorit atau yang paling banyak digunakan oleh pengguna ponsel Galaxy di SEAO adalah:
- Circle to Search
- Chat Assist
- Generative Edit
Masih dari laporan yang sama, Samsung menemukan bahwa Galaxy AI berhasil mendorong minat empat dari lima pengguna non-Samsung di wilayah Asia Tenggara dan Oseania (SEAO) untuk beralih ke smartphone Galaxy.
"Tujuannya tak lain untuk bisa mencoba fitur-fitur Galaxy AI terbaru," tulis Samsung di salah satu posting di Samsung Newsroom.
Galaxy AI dorong pengiriman HP Samsung Galaxy
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Ilustrasi Galaxy AI, serangkaian teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bikinan Samsung untuk smartphone.Hal ini sebagaimana di laporan sejumlah firma riset pasar seperti IDC, Couterpoint Research, dan Canalys.
"Galaxy AI dipakai sebagai momentum bagi Samsung untuk membuat Galaxy S24 Series menjadi ponsel AI, dan hal ini juga meningkatkan daya saing dan nilai ponsel tersebut di pasar ponsel premium," kata Analis Senior Canalys, Sanyam Chaurasia dalam laporan kuartal I-2024.
Hal senada juga dikatakan analis dari Counterpoint Research.
"Performa yang kuat dari Galaxy S24 series boleh jadi karena perilisan yang lebih awal serta upaya Samsung dalam teknologi AI generatif," kata Counterpoint Research dalam laporan kuartal I-2024.
Sementara itu, IDC menyebut bahwa posisi teratas yang diraih Samsung pada kuartal II-2024 dengan pangsa pengiriman 18,9 persen, salah satunya didorong oleh produk unggulan dan strategi AI yang kuat.
Fungsi fitur Galaxy AI
Berikut rincian fungsi fitur-fitur Galaxy AI yang disukai di Indonesia maupun di wilayah SEAO.
Circle to Search
Samsung Fitur Circle to Search Galaxy AI.Misalnya, ketika kami melihat street food Korea yang menggiurkan, tapi tidak tahu namanya. Atau ketika kami melihat vas unik, tapi sulit mendeskripsikannya.
Atau ketika kami ingin mengetahui merek sepatu yang digunakan orang asing di suatu acara, tanpa perlu benar-benar bertanya kepadanya. Bahkan, ketika mencari OOTD (baju, aksesori) yang digunakan oleh boyband/girlband/selebriti favorit.
Nah, di sinilah peran Circle to Search. Dengan fitur ini, kami bisa melakukan "googling" dari konten visual, baik dari foto/video di galeri ponsel, Instagram Stories, hingga video TikTok/YouTube/Shorts.
Saat ini, Samsung menambah kemampuan Circle to Search untuk menerjemahkan apapun yang muncul di layar. Khusus di Samsung Z Flip 6 dan Samsung Z Fold 6, Circle to Search juga mampu mengerjakan persamaan matematika.
Transcript Assist
Teknologi AI ini memungkinkan perangkat mentranskrip rekaman suara secara verbatim atau kata per kata. Transcript Assist ini juga mampu merangkum dan menerjemahkan rekaman suara.
Fitur ini bekerja secara on-device. Pengguna cukup membuka aplikasi voice recorder di ponsel dan tablet Galaxy yang didukung Galaxy AI. Kemudian merekam audio. Selanjutnya, buka hasil rekamanan audio dan pilih opsi "Transcribe".
Generative Edit untuk foto
KOMPAS.com/ GALUH PUTRI RIYANTO Fitur generative edit mampu mengenali dan memindahkan obyek ke lokasi lain dalam gambar. Kekosongan di tempat awal kemudian diisi oleh AIUntuk menyesuaikan angle, pengguna biasanya memutar, menggeser foto agar angle pas. Namun, masalahnya, kadang, ada latar belakang foto yang mau tak mau terpotong.
Di sinilah peran Generative edit, fitur ini bisa mengisi "kekosongan" di latar belakang dengan AI generatif. Generative AI juga memungkinkan pengguna untuk memindahkan serta membesarkan/mengecilkan objek di dalam sebuah foto jadi.
Chat Assist
Samsung Fitur Chat Assist Galaxy AI di HP Galaxy S24 series.Nantinya, pengguna akan melihat ikon bintang khas Galaxy AI di sebelah ikon smile. Ketika diklik, pengguna akan melihat tiga opsi Chat Assist di layar, yakni Chat translation (terjemahan pesan), Writing style (gaya penulisan), hingga ejaan dan tata bahasa.
Ketika memilih opsi Chat Translation, pengguna bisa menerjemahkan isi chat dari pengirim yang mengirim chat dengan bahasa asing.
Opsi Writing style memberikan pengguna rekomendasi penulisan untuk kalimat yang ingin dituliskan pengguna sebagai balasan.
Misalnya, pengguna ingin menuliskan "where are you? (dimana kamu?)" di kolom chat. Nanti, fitur Chat Assist akan memberikan rekomendasi gaya penulisan profesional, kasual, sopan, dengan emoji. Bila rekomendasi dirasa cocok, pengguna tinggal mengeklik menu "copy" (salin) atau "insert" (sisipkan) untuk gaya penulisan tertentu.
Note Assist
Samsung Fitur Note Assist Galaxy AI.Ada juga opsi "Auto format" di mana Galaxy AI akan mengubah format catatan pengguna menjadi bentuk poin-poin atau format notulen meeting.
Note Assist juga menggunakan teknologi AI membuat cover yang memberi preview singkat untuk tiap catatan.
Web/browsing Assist
Samsung Fitur Browsing Assist di Galaxy AI.Saat ini, fitur Galaxy AI ini baru mendukung beberapa bahasa di antaranya bahasa Korea, Inggris, Jerman, Hindi, Italia, Jepang, China.
Demokratisasi AI dengan menyebar ke 200 juta ponsel
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto TM Roh mengatakan Samsung punya misi mendemokratisasi AI ke lebih banyak pengguna.Demokratisasi AI ini termasuk upaya memperluas aksesibilitas teknologi Galaxy AI ke perangkat yang lebih banyak, basis pengguna yang lebih luas, serta dukungan bahasa yang lebih banyak.
"Tahun lalu, saya menyatakan kepada seluruh bisnis MX (Mobile Experience Samsung) bahwa kami bukan lagi bisnis ponsel pintar "biasa", melainkan bisnis smartphone AI. Kami akan memfokuskan semua upaya pada implementasi AI," kata TM Roh, Kamis (11/7/2024) di Paris.
Hal ini diungkap TM Roh ketika sesi interview eksklusif bersama jurnlalis Kompas.com Galuh Putri Riyanto dan empat jurnalis lainnya di sela-sela rangkaian acara "Galaxy Unpacked" Paris 2024.
TM Roh mengatakan, teknologi AI memungkinkan konsumen dan pelanggan atau orang-orang di seluruh dunia mendapatkan pengalaman yang lebih baik.
AI juga dapat membantu menyelesaikan masalah. Dengan AI pula, orang bisa mengakses fitur-fitur "profesional" dengan lebih mudah dan nyaman. Kehadiran AI di perangkat mobile, membuat teknologi juga lebih mudah dijangkau dan diakses sehari-hari.
"Itulah sebabnya, kami menerapkan teknologi AI dalam bentuk Galaxy AI untuk perangkat seluler. Kami sangat yakin dengan manfaat AI dan ingin menjadikan hal ini tersedia dan mendemokratisasi AI ke sebanyak mungkin orang," kata Bos Samsung.
Setelah Galaxy AI debut awal tahun 2024, Samsung memperluas fitur Galaxy AI ke lebih banyak perangkat, termasuk segmen flagship yang lebih lawas.
Kemudian, yang paling baru, Samsung juga menghadirkan Galaxy AI secara bawaan di Samsung Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6.
Berikut daftar perangkat Galaxy yang kebagian Galaxy AI per Juli 2024:
- Galaxy S24 series
- Galaxy S23 series
- Galaxy S22 series
- Galaxy Z Fold6 dan Z Flip6
- Galaxy Z Fold5 dan Z Flip5
- Galaxy Z Fold4 dan Z Flip4
- Galaxy Tab S9, S9+, S9 Ultra
- Galaxy Tab S8, S8+, S8 Ultra
- Galaxy Watch 7
- Galaxy Watch Ultra
- Galaxy Book 4 Edge
Ini merupakan langkah konkret Samsung mendemokratisasi AI ke lebih banyak pengguna perangkat Galaxy.
Dalam keynote Galaxy Unpacked Paris, TM Roh mengatakan bahawa fitur Galaxy AI mendukung 16 bahasa, dan akan bertambah menjadi 20 bahasa per akhir 2024. Selain itu, TM Roh menyebut, Galaxy AI akan tersedia di 200 juta perangkat Galaxy pada akhir 2024.
Per Januari 2024 dilaporkan ada sekitar 1 miliar pengguna ponsel Galaxy secara global. Artinya, Samsung akan membuat Galaxy AI tersedia di 1/5 perangkatnya yang ada di pasar smartphone global dalam kurun waktu setahun setelah debut.
Meski, belum ada informasi apakah lini ponsel kelas menengah Samsung seperti Galaxy A-series, Galaxy F-series, Galaxy M-series akan ikut kebagian juga.
Jika dibandingkan dengan kompetitor lain, Samsung boleh dibilang menjadi perusahaan yang paling agresif menghadirkan fitur-fitur AI bawaan di ponsel dan menghadirkannya ke perangkat flagship yang lebih lawas untuk saat ini.
Samsung Galaxy Z Fold 6 Meluncur, Bodi Makin Tipis dan Galaxy AI Lebih Canggih
Samsung meluncurkan ponsel lipat Galaxy Z Fold 6. Ini menjadi seri Galaxy Z Fold paling tipis di antara 'saudaranya'. Halaman all [2,369] url asal
#samsung #galaxy-unpacked #snapdragon-8-gen-3 #galaxy-ai #galaxy-unpacked-2024 #live-translate #circle-to-search #galaxy-z-fold-6 #samsung-galaxy-z-fold-6 #harga-samsung-z-fold-6 #spesifikasi-samsung-z
(Kompas.com) 10/07/24 20:00
v/10338494/
PARIS, KOMPAS.com - Samsung meluncurkan ponsel lipat Galaxy Z series generasi terbarunya secara global pada Rabu (10/7/2024) 15.00 waktu Paris, Perancis atau pukul 20.00 WIB. Salah satu yang diperkenalkan adalah Samsung Galaxy Z Fold 6.
Jurnalis KompasTekno, Galuh Putri Riyanto berkesempatan menyaksikan langsung debut Samsung Galaxy Z Fold 6 dalam acara Galaxy Unpacked 2024 yang diselenggarakan di Carrousel du Louvre, Paris, Prancis.
Samsung Galaxy Z Fold 6 membawa banyak peningkatan dari pendahulunya, Galaxy Z Fold 5. Peningkatan yang paling istimewa adalah bodi yang lebih ringan dan beragam fitur berbasis kecerdasan buatan Galaxy AI bawaan yang lebih canggih.
Samsung Galaxy Z Fold 6 juga dibekali skema engsel (hinge) anyar, chipset lebih baru, serta pembaruan sistem operasi (upgrade OS) Android sebanyak 7 generasi.
KOMPAS.com/Galuh Putri Riyanto President and Head of MX Business Samsung Electronics, TM Roh, di atas panggung Galaxy Unpacked 2024. Dalam acara yang digelar pada Rabu (10/7/2024) di Paris , Perancis ini, Samsung merilis ponsel lipat Galaxy Z Fold 6 dan Z Flip 6Seri Z Fold paling tipis dan paling ringan
Samsung Galaxy Z Fold 6 kini hadir dengan dimensi bodi panjang 132,6 x 153,5 x 5,6mm dalam keadaan terbuka (unfolded).
Sementara dalam keadaan terlipat (folded), ponsle ini memiliki dimensi panjang 68,1 mm, lebar 153,5 mm, ketebalan 12,1mm dengan bobot yang sama. Adapun bobot bodi Galaxy Z Fold 6 secara keseluruhan adalah 239 gram.
KOMPAS.com/Galuh Putri Riyanto Annika Bizon, Brand and Channel Marketing Samsung, di atas panggung Galaxy Unpacked mengatakan bahwa Samsung Galaxy Z Fold 6 adalah ponsel lipat seri Fold yang paling tipis di antara yang lain."Samsung Galazy Z Fold 6 menjadi ponsel lipat kami yang paling tipis dan ringan," kata Annika Bizon Brand & Channel Marketing Samsung di atas panggung Galaxy Unpacked.
Dimensi dan bobot tersebut membuat Samsung Galaxy Z Fold 6 menjadi seri Z Fold paling ringan di antara "saudaranya". Sebagai bukti, berikut perbandingan dimensi Galaxy Z Fold yang semakin tipis dan ringan dari masa ke masa:
| Z Fold series | Ketebalan saat terbentang (unfolded) | Ketebalan saat terlipat (folded) | Berat |
| Samsung Galaxy Z Fold 6 (2024) | 5,6 mm | 12,1 mm | 239 gram |
| Samsung Galaxy Z Fold 5 (2023) | 6,1 mm | 13,4 mm | 253 gram |
| Samsung Galaxy Z Fold 4 (2022) | 6,9 mm | 15,9-17,1 mm | 263 gram |
| Samsung Galaxy Z Fold 3 (2021) | 6,9 mm | 15,9-17,1 mm | 271 gram |
| Samsung Galaxy Z Fold 2 (2020) | 6,9 mm | 13,8-16,8 mm | 282 gram |
| Samsung Galaxy Z Fold (2019) | 6,9 mm | 15,5 mm | 276 gram |
Sementara dari segi desain, Samsung Galaxy Z Fold 6 tidak terlalu banyak berubah dari generasi sebelumnya. Namun, ponsel ini memiliki bingkai sisi kanan dan kiri yang lebih datar dibandingkan Galaxy Z Fold 5.
Spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold 6
KOMPAS.com/Galuh Putri Riyanto Dalam keadaan terlipat, dimensi Samsung Galaxy Z Fold 6 adalah 68.1 x 153.5 x 12.1mm. Sementara ketika dibentangkan, dimensinya menjadi 132.6 x 153.5 x 5.6mm. Ponsel ini memiliki berat 239 gram.Untuk mendukung seluruh perfoma Galaxy AI, produktivitas, dan lainnya, Galaxy Z Fold 6 ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy.
Embel-embel "for Galaxy" tersebut menandai bahwa chipset terkuat Qualcomm ini didesain khusus untuk seri Galaxy Z Fold-Flip 6. Misalnya, membawa peningkatan NPU untuk pemrosesan AI yang efisien.
Chipset Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy ini juga dibenamkan di trio Galaxy S24 series.
Di Samsung Samsung Z Fold 6, chipset Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy ini dipadukan dengan RAM 12 GB dan opsi penyimpanan 256 GB, 512 GB, dan 1 TB.
Untuk layar, Samsung Galaxy Z Fold 6 dibekali layar utama Dynamic AMOLED 2x 7,6 inci dengan resolusi QXGA+, adaptif refresh rate 1-120 Hz, tingkat kecerahan puncak 2.600 nits, kerapatan piksel 374 ppi, rasio aspek 20,9:18.
Sementara layar sekunder alias cover screen-nya mengusung panel Dynamic AMOLED 2x 6,3 inci dengan resolusi HD Plus, refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan puncak 2.600 nits, kerapatan piksel 410 ppi, rasio aspek 22,1:9.
View this post on Instagram
Untuk sektor kamera, ponsel ini memiliki kamera depan dan belakang yang sama dengan Galaxy Z Fold 5. Untuk kamera belakang, ada kamera utama 50 MP (f/2.2), kamera ultrawide 12 MP (f/2.2), dan kamera telefoto 10 MP (f/2.4, zoom optis 3x, PDAF, OIS).
Untuk kamera depan terdiri dari kamera selfie 10 MP di layar sekunder (cover screen) dan kamera selfie 4 MP di bawah layar utama.
Samsung Z Fold 6 memiliki sistem pendinginan vapor chamber yang 1,6x lebih besar dibandingkan Z Fold5. Dengan ini, Samsung meyakini pengguna akan merasakan kemampuan bermain game lebih lama tanpa mengurangi performa di Galaxy Z Fold 6.
Selebihnya, Samsung Galaxy Z Fold 6 dibekali baterai berkapasitas 4.400 mAh didukung pengisian cepat (fast charging) 25 watt lewat port USB-C. Dengan ini, daya ponsel bisa terisi dari 0-50 persen dalam 30 menit.
Ponsel ini menjalankan sistem operasi Android 14 dilapisi antarmuka OneUI 6.1.1. Fitur lain yang dibawa Samsung Z Fold 6 meliputi dukungan koneksi 5G, WiFi 6E, Bluetooth 5.3.
Fitur Galaxy AI lebih canggih
Samsung juga saat ini masih fokus pada dukungan teknologi Galaxy AI untuk ponsel buatannya. Samsung Galaxy Z Fold 6 menjadi sebagai model Z Fold pertama yang dibekali fitur Galaxy AI secara bawaan.
Fitur kecerdasan buatan Galaxy AI sendiri hadir perdana bersamaan dengan peluncuran Galaxy S24 series pada Januari 2024.
Setelah itu, Samsung mulai memperluas ketersediaan Galaxy AI ke ponsel flagship lain, termasuk ke Galaxy Z Fold generasi sebelumnya, seperti Galaxy Z Fold 5, Z Fold 4, dan Z Fold 3 lewat pembaruan OneUI 6.1.
Hal yang istimewa adalah Galaxy AI di Samsung Z Fold 6 ini lebih baru dan lebih canggih dari fitur-fitur Galaxy AI yang sudah ada sebelumnya (Circle to Search, Note Assist, Interpreter, Live Translate, Chat Assist, Generative Edit, Transcript Assit, Browsing Assist).
Ada serangkaian fitur Galaxy AI baru maupun yang ditingkatkan di Samsung Galaxy Z Fold 6. Berikut beberapa fitur yang dijadikan highlight utama:
1. Sketch to Image
Fitur ini memungkinkan pengguna membuat gambar menggunakan AI. Hal menarik fitur ini bisa digunakan di foto di galeri dan di Samsung Notes.
Di galeri, pengguna bisa menggunakan Sketch to Image untuk menambahkan obyek pada gambar yang sudah ada.
Caranya, pengguna buka foto yang ingin diedit. Lalu klik ikon bintang Galaxy AI. Lalu, klik "Sketch to Image" yang ada di pojok kiri bawah. Selanjutnya, gambar obyek yang diinginkan, misalnya bunga, mahkota, bintang, dll.
Lalu, klik "Generate". Nanti, Galaxy AI akan menyulap gambar tangan pengguna menjadi beberapa gambar digital yang unik yang menyerupai gambar tangan di awal. Klik opsi "Save to copy" untuk menyimpan foto dengan tambahan gambar dari Galaxy AI.
Untuk Samsung Notes, pertama, pengguna harus menggambar obyek dengan manual. Selanjutnya, klik logo bintang Galaxy AI, lalu pilihan Sketch to Image. Pengguna bisa memilih gambar ingin disulap menjadi tipe yang seperti apa, apakah tipe gambar "watercolor", "illustration", "Sketch", "Pop art", atau "cartoon".
Lalu klik "Generate". Nanti, Galaxy AI akan menyulap pengguna menjadi tipe gambar yang dipilih.
Sepengalaman KompasTekno, hasil obyek tambahan dari Sketch to Image di galeri maupun Samsung Notes terlihat rapi dan sesuai dengan yang digambar secara manual oleh pengguna.
2. Portrait Studio
Fitur ini memungkinkan pengguna menyulap foto menjadi ala "comic", "3D cartoon", "watercolor", dan "sketch".
Caranya, pilih foto di galeri, lalu klik ikon bintang Galaxy AI. Selanjutnya, pilih gaya yang diinginkan, kemudian klik "Generate".
Nanti, Galaxy AI akan menyulap foto asli pengguna ke gaya yang dipilih. Misalnya, jika memilih gaya sketsa, maka foto akan diubah ke sketsa hitam putih. Jika memilih kartun, foto asli pengguna bakal diubah menjadi mirip seperti tokoh di film kartun.
Sepengalaman KompasTekno, fitur ini asik dicoba untuk mendapatkan foto profil media sosial atau profile WhatsApp bikinan AI yang juga lagi ngetren belakang.
3. Composer
fitur ini memungkinkan pengguna membuat teks unik berdasarkan perintah teks sederhana untuk email, perpesanan, dan media sosial. Misalnya, pengguna ingin memberikan ucapan ulang tahun ke seseorang. Pengguna bisa menggunakan fitur Composer untuk hasil ucapan ulang tahun yang unik.
Pengguna tinggal buka Samsung Notes > klik logo bintang Galaxy AI > klik "Composer" > masukkan perintah seperti "ucapan ultah yang romantis untuk suami".
Pengguna bisa memili opsi bahasa menjadi lebih "profesional", "kasual", atau "sopan". Selain itu, pengguna bisa memilih peruntukan teks yang akan dibuat, seperti peruntukan "standar", "email", "komentar", dan "media sosial".
Selanjutnya, pengguna perlu mengeklik "Generate". Nanti, Galaxy AI Composer akan memberikan hasil ucapan yang diminta. Pengguna bisa mengeklik "Refresh" untuk mendapatkan hasil lain.
Perlu dicatat, fitur Composer mendukung bahasa Indonesia di Samsung Keyboard. Jadi pengguna di Indonesia bisa langsung menjajal fitur ini dengan bahasa ibunya.
View this post on Instagram
4. Interpreter baru
KOMPAS.com/Galuh Putri Riyanto Fitur Interpreter di Galaxy AI Samsung Galaxy Z Fold 6 mendapatkan pembaruan dengan hadirnya dua opsi baru, yakni conversation mode dan listening mode. Yang menarik, kini, tampilan Interpreter lebih intuitif karena bisa ditampilkan di layar sekunder sekaligus di layar utama.Fitur interpreter kini mendapatkan pembaruan dengan hadirnya dua opsi baru, yakni "conversation mode" dan "listening mode".
Conversation mode atau mode percakapan diperuntukkan saat pengguna melakukan percakapan dengan orang asing, misalnya, ketika menanyakan rekomendasi makanan/tempat populer ketika jalan-jalan ke luar negeri.
Yang menarik, kini, tampilan Interpreter lebih intuitif karena bisa ditampilkan di layar sekunder sekaligus di layar utama.
Dengan dukungan cover screen, masing-masing orang yang sedang berbincang bisa melihat hasil terjemahan dari layar utama dan cover screen secara bergantian, sehingga percakapan dengan orang asing menjadi lebih natural.
Ini membawa pengalaman berbincang dengan orang berbahasa asing yang baru karena pengguna tak perlu lagi menyodorkan ponsel ke lawan bicara secara berulang kali untuk berbicara dalam bahasa ibunya dan melihat hasil translate dari bahasa yang kita ucapkan kepada lawan bicara.
Untuk "Listening mode", opsi ini memungkinkan pengguna mentranskrip dan menerjemahkan audio. Contoh penggunannya seperti saat dosen memberikan materi kuliah, teman memberikan presentasi, pengguna mengikuti seminar, atau saat mendengarkan konten audio.
KOMPAS.com/Galuh Putri Riyanto Fitur interpreter Galaxy AI di Samsung Galay Z Fold 6 lebih mudah digunakan. Sebab, tampilan Interpreter lebih intuitif karena bisa ditampilkan di layar sekunder sekaligus di layar utama.5. Circle to Search untuk soal matematika
Circle to Search di Samsung Z Fold 6 bisa digunakan untuk mengerjakan soal matematika. Pengguna cukup membidik soal dengan kamera Galaxy Z Fold 6. Lalu klik tombol "Home". Selanjutnya, lingkari soal matematika yang ingin diselesaikan.
Setelah itu, Circle to Search akan memberikan hasil jawaban yang benar, sekaligus dengan langkah-langkah menyelesaikannya.
6. Live Translate
Samsung menambah dukungan fitur Live Translate. Kini, di Galaxy Z Fold 6, pengguna mampu menerjemahkan panggilan telepon secara real-time dan langsung pada device lewat aplikasi pihak ketiga seperti WhatsApp, Google Duo, dan Instagram.
Saat debut di Galaxy S24 series, fitur Live Translate hanya bisa digunakan saat berteleponan lewat fitur telepon natif di ponsel, tidak mendukung aplikasi pihak ketiga.
Verry mengatakan, cara menggunakan Live Translate di aplikasi pihak ketiga itu mudah.vMisalnya, di WhatsApp, pengguna tinggal melakukan panggilan telepon seperti biasa. Nanti, di sebelah kiri atas, ada opsi "Live Translate".
Setelah diklik, Galaxy AI akan otomatis mendeteksi bahasa yang digunakan oleh masing-masing pengguna dan menerjemahkan ketika ngobrol.
7. PDF overlay translation
Dengan fitur ini, Samsung Notes mampu membuat terjemahan, rangkuman dan format otomatis untuk semakin memudahkan pengguna dalam mencatat isi meeting.
Fitur transkrip terbaru juga disematkan untuk membantu melakukan transkripsi, menerjemahkan dan merangkum rekaman suara di Samsung Notes.
Yang baru, kini Note Assist di Samsung Galaxy Z Fold 6 bisa menerjemahkan dokumen PDF secara langsung dengan rapi dengan fitur PDF overlay translation pada Notes. Fitur ini mendukung teks di dalam image dan grafis.
Dengan fitur ini, hasil terjemahan tidak lagi ditampilkan seperti label yang ditindih di atas teks berbahasa asing. Namun, teks PDF itulah yang diterjemahkan langsung ke bahasa yang dipilih.
Durabilitas dengan dual engsel baru
Selain bodi yang lebih ringan dan fitur AI yang makin canggih, Samsung turut meningkatkan durabilitas layar Samsung Galaxy Z Fold 6.
Salah satunya dengan menggunakan struktur dual rail hinge dan folding edge yang diperkuat. Menurut Samsung, dengan peningkatan ini, layar ponsel mampu mendistribusikan dampak dari benturan eksternal dengan lebih baik.
Selain itu, lapisan layar Galaxy Z Fold 6 juga ditingkatkan untuk membantu mengurangi lipatan (crease) sekaligus mempertahankan kekuatan layar.
Layar Galaxy Z Fold 6 juga dilengkapi kaca pelindung Corning Gorilla Glass Victus 2. Sementara bingkainya (frame) menggunakan material Armor Aluminum 2.
Upgrade Android hingga 7 generasi
Samsung kini menjamin Galaxy Z Fold 6 mendapatkan pembaruan (upgrade) OS Android sebanyak 7 generasi.
Ketika dirilis, Galaxy Z Fold 6 menjalankan sistem operasi (OS) Android 14 dilapisi antarmuka Samsung paling baru OneUI 6.1.1 out of the box. Artinya, OS di ponsel ini bisa di-upgrade hingga Android 21 pada 2031 mendatang (catatan: bila sistem penamaan Android masih sama dan berurutan).
Ini merupakan peningkatan signifikan dari komitmen Samsung sebelumnya, di mana Samsung memberikan jaminan upgrade OS Android hingga 4 generasi pada Galaxy Z Fold 5.
Samsung Z Fold 6 juga dijamin mendapatkan pembaruan keamanan hingga 7 tahun. Sebagai perbandingan, Samsung memberikan jaminan security update hingga 5 tahun di generasi sebelumnya.
Harga Samsung Galaxy Z Fold 6
Setelah diperkenalkan secara global, Samsung Indonesia langsung membuka keran pemesanan atau sesi pre-order Samsung Galaxy Z Fold 6 untuk konsumen di Tanah Air mulai Rabu, 10 Juli 2024 pukul 20.00 WIB hingga Selasa, 30 Juli 2024 pukul 23.59 WIB.
Harga Samsung Galaxy Z Fold 6 di Indonesia dibanderol mulai Rp 26,5 juta. Informasi lengkap harga dan varian Samsung Z Fold 6 dapat disimak dari artikel ini.