#30 tag 24jam
Hari Sumpah Pemuda, Tokopedia Dorong Kemajuan Pelaku Usaha
Fesyen konsisten menjadi salah satu kategori produk paling laris di Tokopedia dan ShopTokopedia. [762] url asal
#tokopedia #umkm #hari-sumpah-pemudah #tokopedia-creators-lab #affiliate
(MedCom) 08/11/24 11:09
v/17759279/
Jakarta: Tokopedia dan ShopTokopedia merayakan Hari Sumpah Pemuda 2024 Oktober lalu dengan terus berupaya membantu pelaku usaha di Indonesia--termasuk anak muda--memulai dan membangun bisnis di era digital lewat pemanfaatan teknologi, demi bersama-sama berkontribusi terhadap perekonomian tanah air.Lebih lanjut, untuk makin mendorong kemajuan pelaku usaha muda di era digital, Tokopedia dan ShopTokopedia mencetak sebanyak-banyaknya kreator muda profesional yang diharapkan bisa membantu UMKM memperluas pasar dan memasarkan produk.
Head of Communications Tokopedia and TikTok E-commerce, Aditia Grasio Nelwan, mengatakan peringatan Hari Sumpah Pemuda 2024 bertemakan 'Maju Bersama Indonesia Raya'. Tema ini mengusung pesan kuat tentang kolaborasi dan menjunjung tinggi semangat gotong royong untuk mengakselerasi pembangunan negara.
"Hal tersebut sejalan dengan upaya kolaborasi Tokopedia dan ShopTokopedia bersama mitra strategis untuk membantu pelaku usaha muda mendapatkan panggung lebih luas sehingga produk mereka makin diminati masyarakat. Misalnya, dengan mengedepankan kampanye seperti Beli Lokal dan Melokal Dengan Batik. Kami juga mencetak lebih banyak kreator muda profesional lewat Creators Lab untuk membantu UMKM mempromosikan produk dengan cara yang lebih menarik dan relevan."
Fesyen konsisten menjadi salah satu kategori produk paling laris di Tokopedia dan ShopTokopedia. Pada kuartal III 2024, sejumlah kategori paling laris di Tokopedia, antara lain: Fesyen, Kecantikan dan Perawatan Tubuh, Kesehatan, Makanan dan Minuman, dan Rumah Tangga.
Sedangkan di ShopTokopedia, antara lain: Fesyen, Kecantikan dan Perawatan Tubuh, Makanan dan Minuman, Home Supplies, dan Elektronik. Khusus pada kategori Fesyen, terdapat beberapa produk terlaku di Tokopedia pada kuartal III 2024, yaitu: atasan, sepatu, dan bawahan. Sedangkan di ShopTokopedia, yaitu: atasan, hijab, dan bawahan.
"Guna makin mendorong kontribusi merek fesyen lokal--khususnya UMKM--terhadap perekonomian digital, Tokopedia dan ShopTokopedia bersama mitra strategis melakukan berbagai upaya. Contohnya lewat kampanye Beli Lokal yang bekerja sama dengan pemerintah untuk memberikan etalase khusus bagi merek lokal--termasuk fesyen--agar makin menjadi pilihan masyarakat. Ada pula kampanye Melokal Dengan Batik yang bekerja sama dengan pemerintah, institusi pendidikan, kreator, dan lembaga keuangan, untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas perajin dan UMKM batik di era teknologi," papar Aditia.
Brand lokal, termasuk dari bidang fesyen, yang dimotori oleh pelaku usaha muda dan ikut dalam berbagai kampanye di Tokopedia dan ShopTokopedia merasakan dampak positif. Contohnya, Dama Kara yang mengalami peningkatan penjualan 2 kali lipat berkat Beli Lokal, dan Batik Paduka yang mengalami kenaikan penjualan hingga 70% berkat berpartisipasi dalam Melokal Dengan Batik.
Untuk makin mendorong kemajuan pelaku usaha muda di era digital, Tokopedia dan ShopTokopedia mencetak sebanyak-banyaknya kreator muda profesional lewat Creators Lab. Kreator muda profesional diharapkan bisa membantu UMKM memperluas pasar dan memasarkan produk dengan cara yang lebih menarik dan relevan dengan menjadi affiliate creator Tokopedia dan ShopTokopedia.
Aditia menjelaskan, di era digital, affiliate creator bisa menjadi sebuah profesi berpenghasilan sekaligus menambah lapangan pekerjaan. Di tengah persaingan yang makin ketat, pelaku bisnis termasuk UMKM, perlu melakukan berbagai cara promosi dan pemasaran, salah satunya melibatkan affiliate creator. "Kolaborasi UMKM dan affiliate creator akan menguntungkan semua pihak. UMKM bisa meningkatkan penjualan sedangkan affiliate creator dapat memperoleh penghasilan. Oleh karena itu, kami menghadirkan inisiatif Creators Lab."
Creators Lab memberikan pemahaman utuh mengenai prinsip afiliasi dan strategi pemasaran di platform digital kepada generasi muda untuk membantu pemasaran produk UMKM lewat kreativitas konten. Creators Lab terdiri dari sejumlah modul, yaitu: (1) Afiliasi dan Personal Branding, (2) Perancangan Skrip Video, (3) Strategi Konten dan Persiapan Live Streaming, (4) Evaluasi Performa Konten. Creators Lab diluncurkan Juli 2024 di Surabaya, Jawa Timur, bersama Surabaya Next Leader.
Pada bulan September 2024, Creators Lab dilakukan di Tegal, Jawa Tengah, bersama BNI. "Hingga kini, kami telah memberikan pelatihan kepada ratusan generasi muda untuk menjadi affiliate creator yang andal. Sejalan dengan semangat gotong royong Sumpah Pemuda, Tokopedia dan ShopTokopedia, bersama para mitra strategis, akan terus berupaya menghadirkan Creators Lab di berbagai wilayah lain di Indonesia," tambah Aditia.
"Tokopedia dan ShopTokopedia pun sangat mengapresiasi affiliate creator muda yang konsisten memberdayakan masyarakat lewat konten edukatif, sekaligus membantu pelaku usaha memperluas pasar dan memasarkan produk," kata Aditia. Salah satunya, Ravenna Ravika (Vika). Vika merupakan PCOS survivor, sekaligus ibu satu anak, yang fokus mengedukasi komunitas mengenai kesehatan reproduksi lewat konten di media sosial.
Vika juga mempromosikan produk dari para pelaku usaha untuk menjaga kesehatan reproduksi. Berkat menjadi affiliate creator Tokopedia dan ShopTokopedia, Vika mengaku memiliki waktu lebih banyak dengan keluarga dan bisa mendapatkan penghasilan yang bahkan melebihi saat bekerja sebagai karyawan.
Berkat affiliate creator muda, salah satunya Vika, transaksi produk kesehatan di Tokopedia dan ShopTokopedia mengalami pertumbuhan yang positif. Pada kuartal III 2024, beberapa produk kesehatan paling laris di Tokopedia, yaitu: obat-obatan, perlengkapan medis, serta vitamin dan suplemen. Sedangkan di ShopTokopedia, antara lain: vitamin dan suplemen, masker dan perlengkapan medis.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
Tokopedia Genjot UMKM Lewat Banyak Program, Pedagang Bisa Cuan 4 Kali Lipat
Tokopedia mendukung UMKM dengan kampanye beli lokal, pelatihan konten kreator, dan live shopping. Upaya ini meningkatkan penjualan dan peluang di era digital. [724] url asal
#umkm #tokopedia #digital-marketing #beli-lokal #live-shopping #nurdini-prihastiti #papar #jangkauan-pasar #indonesia #creators-lab #fitur #kapabilitas #tokopedia-genjot #batik-dama-kara #kolaborasi-umkm-tokopedi
(detikFinance - Ekonomi dan Bisnis) 28/10/24 17:02
v/17110084/
Jakarta - Tokopedia terus berkomitmen mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam menciptakan peluang bisnis di era digital. Salah satunya melalui kampanye beli lokal hingga pelatihan konten kreator dan live shopping serta pemanfaatan fitur teknologi digital lainnya.
Head of Communication Tokopedia and TikTok E-commerce, Aditia Grasio Nelwan, menjelaskan berbagai upaya ini selaras dengan visi-misi perusahaan untuk berkolaborasi dan memajukan para pelaku usaha lokal, khususnya kaum muda yang baru memulai bisnisnya di era digital ini.
"Kalau dari kami memang dari Tokopedia dan juga ShopTokopedia kami senantiasa membantu para pelaku usaha di Indonesia, termasuk juga anak muda yang mau memulai dan membangun bisnis di era digital melalui pemanfaatan teknologi jadi bersama-sama kita bisa berkontribusi terhadap perekonomian di Tanah Air," kata Aditya dalam konferensi pers Tokopedia, Senin (28/10/2024).
"Jadi memang dari kami, dari Tokopedia dan ShopTokopedia senantiasa mengedepankan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk membantu pelaku usaha muda, termasuk yang bergerak di bidang fashion, untuk menemukan panggung yang lebih luas sehingga produk mereka makin diminati masyarakat di seluruh Indonesia," ucapnya lagi.
Lebih lanjut Aditia mengatakan sejak awal tahun hingga kuartal III 2024 ini (Januari-September), fesyen menjadi salah satu kategori produk paling laris di Tokopedia dan ShopTokopedia. Dalam hal ini produk atasan dan
"Di kuartal III 2024 sejumlah kategori paling laris di Tokopedia itu fashion, kecantikan dan perawatan tubuh, ada kesehatan, makanan-minuman, dan produks rumah tangga," kata Aditya.
Sementara di ShopTokopedia, yang kategori paling laris di kuartal III 2004 itu ada fashion juga, ada kecantikan perawatan tubuh, perawatan minuman, rumah tangga, dan elektronik," jelasnya lagi.
Menurutnya peningkatan ini tidak lepas dari uapaya dan kampanye perusahaan seperti 'Beli Lokal' dan 'Melokal Dengan Batik', yang mana kedua platform jual-beli perusahaan menyediakan etalase khusus untuk produk-produk UMKM. Melalui program ini Tokopedia dan ShopTokopedia juga turut bekerja sama dengan berbagai pihak guna memperluas jangkauan pasar UMKM lokal.
"Contohnya lewat kampanye Beli Lokal yang bekerja sama dengan pemerintah untuk memberikan etalase khusus bagi merek lokal, termasuk fesyen, agar makin menjadi pilihan masyarakat. Ada pula kampanye Melokal Dengan Batik yang bekerja sama dengan pemerintah, institusi pendidikan, kreator, dan lembaga keuangan, untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas perajin dan UMKM batik di era teknologi," papar Aditia.
Di luar itu, secara umum Tokopedia dan ShopTokopedia juga melakukan pelatihan konten kreator dan live shopping melalui program Creators Lab. Di mana melalui program ini memberikan pemahaman utuh mengenai prinsip afiliasi dan strategi pemasaran di platform digital kepada generasi muda untuk membantu pemasaran produk UMKM lewat kreativitas konten.
"Hingga kini, kami telah memberikan pelatihan kepada ratusan generasi muda untuk menjadi affiliate creator yang andal. Sejalan dengan semangat gotong royong Sumpah Pemuda, Tokopedia dan ShopTokopedia, bersama para mitra strategis, akan terus berupaya menghadirkan Creators Lab di berbagai wilayah lain di Indonesia," paparnya.
Berbagai upaya Tokopedia dan ShopTokopedia ini terbukti memberikan dampak positif kepada para pengusaha. Hal ini seperti yang dirasakan oleh pemilik usaha batik lokal batik Dama Kara, Nurdini Prihastiti.
Nurdini mengaku sebelum bergabung dengan Tokopedia, ia harus menerima pesanan secara manual melalui pesan WhatsApp (WA) satu-satu. Kondisi ini membuatnya sulit untuk menerima banyaknya pesanan hingga kerap mendapat komplain dari pelanggan.
Namun setelah bergabung Tokopedia, ia mengaku bisa dengan mudah menavigasi setiap pesanan melalui sistem PO (pre-order). Selain itu, berkat produknya yang juga masuk dalam etalase khusus Tokopedia dan ShopTokopedia, jumlah pesanan yang diterimanya turut meningkatkan drastis.
"Sebelum kita pakai Tokopedia, terus dapat banyak komplain dari konsumen karena balesinnya lama banget nih, buat dapetin totalan mereka mau order gitu," ucapnya.
"Tapi ketika kita udah di Tokopedia terus mereka udah bisa mulai, yasudah mereka pesan langsung klik klik klik klik bayar gitu kan, terus akhirnya kita juga ngerasain banget order yang sebelumnya belum pakai Tokopedia, terus pas lagi udah pakai Tokopedia tuh kita langsung growth 220%," jelasnya lagi.
Kemudian ada juga pemilik usaha sarung batik Batik Paduka yang didirikan oleh Ardi Sanjaya turut mendapatkan dampak positif dari berbagai upaya pemberdayaan dan kolaborasi UMKM Tokopedia dan ShopTokopedia ini.
Ardi mengaku toko Batik Paduka miliknya secara rutin melakukan live shopping 2-3 kali sehari dengan durasi minimal 2 jam di ShopTokopedia. Berkat itu dirinya mampu meningkatkan penjualan hingga 3-4 kali lipat dibandingkan saat tidak live shopping.
"Live shopping ini bagi Batik Paduka itu sangat mempengaruhi penjualan banget sih. Jadi kalau dibandingkan ketika kita live shopping penjualan bisa meningkat 3-4 kali lipat dibandingkan kalau nggak live shopping," ucapnya.
(fdl/fdl)