PT Honda Prospect Motor (HPM) mulai menguji jalan Honda e:N1 di Indonesia. Kendaraan tersebut kemungkinan besar akan menjadi Honda HR-V listrik di masa depan.
Momen Honda menguji jalan Honda e:N1 dibagikan langsung akun media sosial Yusak Billy selaku Direktur Pemasaran PT HPM. Dia sekali lagi menegaskan, mobil listrik tersebut akan meluncur di Indonesia tahun depan.
"Honda e:N1 on the road (dipakai di jalan raya). Siap meluncur tahun depan," demikian tulis Yusak Billy seperti dilihat detikOto, Sabtu (17/8).
Honda e:N1 diuji jalan. Foto: Doc. Istimewa.
Ketika diuji jalan, Honda e:N1 sama sekali tak ditutup stiker kamuflase seperti pengujian pada umumnya. Karuan saja, kendaraan tersebut sudah menampakkan wajahnya di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2024.
Dari gambar-gambar yang dibagikan, Honda e:N1 terlihat berada di parkiran gedung HPM, di stasiun pengisian daya dan di suatu jalan tol. Mobil tersebut juga bersanding dengan mobil listrik Honda lain yang belum dijual di Indonesia.
HPM berulang kali menegaskan, Honda e:N1 akan meluncur di Indonesia tahun depan. Hanya saja, mereka belum bisa memastikan kapan tanggal pastinya. Namun, yang pasti kuartal pertama atau awal tahun.
"Kalau harga belum ada, ini kan masih studi ya. Jadi masih proses. Saya malah mau tanya balik, berapa harga yang cocok untuk mobil ini?" kata Yusak Billy saat dikonfirmasi.
Honda e:n1 di GIIAS 2024. Foto: Andhika Prasetia
Sebelum muncul di Indonesia, mobil listrik Honda e:N1 telah melantai di Thailand. Bahkan, kendaraan tersebut telah lahir di China sebagai Honda e:NS1 dan Honda e:NP1. Menurut kabar yang beredar, Honda e:N1 kelak akan menjadi Honda HR-V listrik yang secara pasar cukup menjanjikan.
Pabrikan mengembangkan Honda e:N1 melalui platform e:N Architecture F dengan penggerak roda depan. Kendaraan tersebut menggunakan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 150 kW dan torsi 310 Nm. Kemudian mode berkendaranya ada tiga, yakni normal, sport dan ECON.
Honda e:N1 mampu melesat dari nol ke 100 km/jam hanya dalam waktu 7,6 detik dan memiliki kecepatan maksimal 160 km/jam. Baterainya berkapasitas 68,8 kWh yang punya jarak tempuh hingga 500 km.
Honda e:N1 punya dimensi panjang 4.390 mm, lebar 1.790 mm, dan tinggi 1.560 mm. Seperti HR-V, kendaraan itu punya konfigurasi lima penumpang dengan bagasi luas.
PT Honda Prospect Motor (HPM) telah mengenalkan Honda e:N1 di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2024. Kendaraan konsep tersebut kemungkinan besar akan menjadi Honda HR-V listrik di masa depan.
Yusak Billy selaku Direktur Pemasaran PT HPM menegaskan, versi produski Honda e:N1 akan meluncur di Indonesia tahun depan. Kini, pihaknya masih melakukan riset dan studi terkait kebutuhan konsumen akan kendaraan listrik.
"Honda e:N1 itu akan kita luncurkan di Indonesia tahun depan, kemungkinan kuartal pertama," ujar Yusak Billy saat ditemui di ICE BSD, Tangerang Selatan, belum lama ini.
PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali meramaikan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024. HPM memperkenalkan Honda Step WGN dan Honda e:N1 di ICE BSD City, Tangerang, Rabu (17/7/2024). Foto: Andhika Prasetia
Ketika ditanya mengenai bocoran harga, Yusak juga belum bisa mengungkapnya. Dia hanya memastikan, nominal yang ditawarkan akan sebanding dengan kualitas yang ditawarkan.
"Kalau harga belum ada, ini kan masih studi ya. Jadi masih proses. Saya malah mau tanya balik, berapa harga yang cocok untuk mobil ini?" kata Yusak Billy.
Pada kesempatan yang sama, selain mengenalkan Honda e:N1, PT HPM turut menampilkan Honda Step WGN. Namun, kendaraan tersebut kemungkinan besar tak akan meluncur dalam waktu dekat.
Spesifikasi Calon Honda HR-V Listrik
Sebelum muncul di Indonesia, mobil listrik Honda e:N1 telah melantai di Thailand. Bahkan, kendaraan tersebut telah lahir di China sebagai Honda e:NS1 dan Honda e:NP1. Menurut kabar yang beredar, Honda e:N1 kelak akan menjadi Honda HR-V listrik yang secara pasar cukup menjanjikan.
PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali meramaikan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024. HPM memperkenalkan Honda Step WGN dan Honda e:N1 di ICE BSD City, Tangerang, Rabu (17/7/2024). Foto: Andhika Prasetia
Pabrikan mengembangkan Honda e:N1 melalui platform e:N Architecture F dengan penggerak roda depan. Kendaraan tersebut menggunakan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 150 kw dan torsi 310 Nm. Kemudian mode berkendaranya ada tiga, yakni normal, sport dan ECON.
Honda e:N1 mampu melesat dari nol ke 100 km/jam hanya dalam waktu 7,6 detik dan memiliki kecepatan maksimal 160 km/jam. Baterainya berkapasitas 68,8 kWh yang punya jarak tempuh hingga 500 km.
Honda e:N1 punya dimensi panjang 4.390 mm, lebar 1.790 mm, dan tinggi 1.560 mm. Seperti HR-V, kendaraan itu punya konfigurasi lima penumpang dengan bagasi luas. Sementara warna yang dipamerkan di GIIAS 2024 adalah Premium Opal White P.
HR-V listrik atau yang punya nama asli Honda e:N1 sudah melantai di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024. Penampilannya saat ini masih pajangan namun bagian dari persiapan rencana penjualannya pada 2025.
Bagi Honda Prospect Motor, e:N1 didaulat menjadi mobil listrik pertama berlogo Honda yang dijual di Indonesia.
"Model ini dipilih Honda sebagai mobil listrik pertamanya setelah berhasil melakukan riset mendalam mengenai penggunaan mobil listrik di Indonesia," kata Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director HPM, Kamis (18/7).
e:N1 dirancang dengan bodi sepanjang 4,3 meter, lebar 1,7 meter, tinggi 1,5 meter dan wheelbase 2,607 meter. Dimensi ini identik HR-V yang dijual di Indonesia.
e:N1 mengusung baterai lithium-ion berkapasitas 68.8 kWh sehingga dapat digunakan untuk jarak tempuh maksimum 500 km sekali pengisian daya. Pengisian daya bisa dilakukan secepat 50 menit dari nol hingga 80 persen menggunakan teknologi fast charging.
SUV listrik Honda ini pertama kali diperkenalkan di China pada 2022 dengan nama Honda e:NS1 dan e:NP1. Kemudian diperkenalkan untuk pasar Eropa pada pertengahan 2023 dengan nama Honda e:NY1.
Sementara untuk kawasan asia tenggara, model ini sudah diproduksi mulai akhir 2023 dan secara resmi diperkenalkan pada pasar Thailand pada awal 2024 lalu.
"Sebagai sebuah mobil listrik SUV, Honda e:N1 cocok untuk digunakan di berbagai daerah di Indonesia yang memiliki karakter jalan yang beragam," ucap Billy.
Honda di Indonesia juga akan mengumumkan peluncuran produk baru pada 2025 termasuk produk yang akan diproduksi di Indonesia.
Honda secara global juga akan memperkenalkan setidaknya 30 model berbasis elektrik hingga 2030, dengan total produksi menjadi 2 juta unit per tahunnya.
"Honda berusaha mewujudkan netralitas karbon untuk semua produk dan aktivitas perusahaan pada tahun 2050," tandas Billy.