Bagi kalian yang ingin meminang motor listrik sekarang bisa dicicil lewat Pegadaian. Salah satu merek yang sudah menjalin kerja sama adalah Tangkas Motor Listrik, program ini memiliki uang muka yang terjangkau.
Tangkas Motor Listrik dan PT Pegadaian sudah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) per 9 Agustus 2024. Jadi konsumen bisa langsung datang ke Pegadaian atau Showroom untuk bisa melakukan skema kredit dengan down payment (DP) minimal 10 persen.
"Tangkas Motor Listrik menerapkan sistem subsidi pada DP yang membuat DP menjadi sangat ringan, sejauh ini diketahui bahwa Pegadaian men-charge minimal DP 10 persen dari nilai jual motor tersebut dengan bunga yang sangat kompetitif, namun ke depannya Tangkas Motor Listrik bisa melakukan subsidi dalam DP sehingga masyarakat lebih mudah untuk memiliki motor listrik" ujar Founder dan CEO Tangkas Motor Listrik Don Papank dalam keterangannya dikutip Minggu (11/8/2024).
Don Papank juga mengapresiasi terdapat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki fitur pembiayaan kendaraan bermotor listrik, hal ini bertujuan untuk mendukung Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan.
"Sejauh ini tidak ada satupun multi finance yang mendukung industri yang didukung oleh pemerintah ini, rata- rata multi finance yang mendukung adalah dari Fintech dan P2P Lending. Jadi ini merupakan kabar gembira bagi Tangkas Motor Listrik khususnya dan Industri Motor Listrik pada umumnya karena telah ada multi finance BUMN yang berani mensupport kebijakan pemerintah sesuai INPRES No.7 Tahun 2022," tambah Don Papank.
Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Pegadaian ditandatangani di Kantor Pusat Tangkas Motor Listrik Cibubur, Jakarta Timur Foto: Dok. Tangkas Motor Listrik
Dia berharap lewat skema kredit motor listrik ini semakin terjangkau oleh masyarakat.
Disitat dari laman resmi, saat ini Tangkas Motor Listrik sudah memiliki beberapa model, antara lain X7 yang dijual Rp 22,3 juta, P6 Pro Rp 16,8 juta, E6 Box Rp 14,5 juta, V8 New Rp 13,6 juta, dan V8 Rp 16,1 juta.
Dua model yang didaftarkan sudah memenuhi syarat dalam laman TKDN Kemenperin adalah P6 Pro dan E6 Box. Yang artinya motor tersebut sudah masuk barisan yang mendapatkan program bantuan pembelian motor listrik Rp 7 juta dari pemerintah.
Dalam kesempatan yang sama, Senior Vice President Unit Usaha Syariah Holilur Rohma mengatakan bahwa kerjasama ini dilakukan, lantaran Tangkas Motor Listrik memiliki izin lengkap sebagai produsen motor listrik di Indonesia.
"Kami bekerja sama dengan Tangkas Motor Listrik karena memang Tangkas Motor Listrik memiliki izin yang sangat lengkap sehingga masuk dalam kategori GCG (Good Corporate Government) yang bisa bekerja sama dengan BUMN sekelas Pegadaian," tukas Holilur.
Sekadar informasi, PT The Agung Pamungkas juga membuka franchise bagi pengusaha di seluruh Tanah Air yang ingin bergabung menjadi mitra atau partner motor listrik Tangkas.
Konsumen dapat langsung datang ke Pegadaian atau ke Showroom resmi Tangkas Motor Listrik untuk melakukan skema kredit dengan bunga yang sangat rendah. Halaman all [420] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com – PT The Agung Pamungkas (Tangkas) dan PT Pegadaian baru saja melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk pembiayaan motor listrik.
Lewat kerja sama ini, konsumen calon pengguna dapat melakukan kredit motor listrik dengan biaya yang lebih terjangkau.
Founder dan CEO Tangkas Motor Listrik Agung Pamungkas, mengatakan, konsumen dapat langsung datang ke Pegadaian atau ke showroom resmi Tangkas Motor Listrik untuk melakukan skema kredit dengan bunga yang sangat rendah.
Dok. Tangkas Motor Listrik PT The Agung Pamungkas (Tangkas) dan PT Pegadaian baru saja melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk pembiayaan motor listrik.
"Sejauh ini tidak ada satupun multi finance yang mendukung industri yang didukung oleh Pemerintah ini, rata-rata multi finance yang mendukung adalah dari Fintech dan P2P Lending,” ujar Agung, dalam keterangan resmi (10/8/2024).
“Jadi ini merupakan kabar gembira bagi Tangkas Motor Listrik khususnya dan Industri Motor Listrik pada umumnya karena telah ada multi finance BUMN yang berani men-support kebijakan pemerintah sesuai INPRES No. 7 Tahun 2022," kata dia yang akrab disapa Don Papank.
Don Papank menambahkan, bahwa sudah seharusnya BUMN apalagi Multi Finance berani melakukan terobosan dengan melakukan pembiayaan bagi konsumen yang ingin menyicil motor listrik agar daya beli masyarakat meningkat.
"Apalagi Tangkas Motor Listrik menerapkan system subsidi pada DP yang membuat DP menjadi sangat ringan, sejauh ini diketahui bahwa Pegadaian men-charge minimal DP 10 persen dari nilai jual motor tersebut dengan bunga yang sangat kompetitif,” ucap Don Papank.
“Namun ke depannya Tangkas Motor Listrik bisa melakukan subsidi dalam DP sehingga masyarakat lebih mudah untuk memiliki Motor Listrik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Unit Usaha Syariah PT Pegadaian Holilur Rohman mengatakan, kerjasama ini dilakukan lantaran Tangkas Motor Listrik memiliki izin lengkap sebagai produsen Motor Listrik di Indonesia.
"Kami bekerja sama dengan Tangkas Motor Listrik karena memang Tangkas Motor Listrik memiliki izin yang sangat lengkap sehingga masuk dalam kategori GCG (Good Corporate Government) yang bisa bekerja sama dengan BUMN sekelas Pegadaian," kata dia.
JAKARTA, KOMPAS.com – Penjualan motor listrik berdasarkan data dari situs penyaluran subsidi Sisapira (Sistem Informasi Bantuan Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Roda Dua) pada tahun ini mengalami pertumbuhan dibandingkan periode sebelumnya.
Pada semester I-2024, penyaluran motor listrik subsidi mencapai 24.042 unit. Perolehan ini meraih dua kali lipat capaian pada sepanjang 2023, yakni 11.532 unit.
Meski begitu, efek peningkatan penjualan tersebut belum dirasakan industri pembiayaan. FIFGROUP yang mendukung kredit motor Honda misalnya, belum mengalami dampak signifikan dari kehadiran motor listrik.
Dok. Wahana Honda Honda EM1 e: mendapat sambutan positif selama PEVS 2024
“Pembiayaan motor listrik, karena kami spesialis Honda, kami ikut Honda. Saya rasa hampir cash 95 persen kalau motor listrik,” ujar Siswadi, Chief Executive Officer FIFGROUP di Jakarta, Senin (8/7/2024).
“Tapi yang setahu saya angkanya cash masih besar untuk yang motor listrik. (Komposisi pembiayaan motor) masih lebih banyak yang konvensional,” kata dia.
Sebelumnya, dalam rangka mendukung penggunaan motor listrik di Indonesia, FIFGROUP memberikan layanan pembiayaan sepeda motor listrik Honda EM1 e: dan EM1 e: Plus.
”FIFGROUP menawarkan kredit sepeda motor listrik Honda dengan DP mulai dari 10 persen, calon konsumen dapat menyicil mulai dari Rp 1,4 juta setiap bulan dengan variasi tenor hingga 3 tahun,” ujar Ronald Bintoro, NMC Financing Marketing Regional II Division Head FIFGROUP, beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, Ronald menyebutkan bahwa pada setiap daerah memiliki daya tarik tersendiri pada skema kredit yang ditawarkan oleh FIFGROUP.
Pada tahun 2024, FIFGROUP menargetkan untuk menyalurkan pembiayaan kepada 1.500 sepeda motor listrik.
"Tentu ini diharapkan dapat mendorong peningkatan penggunaan sepeda motor listrik Honda yang memiliki keunggulan tanpa menggunakan bahan bakar dan lebih ramah lingkungan,” kata Ronald.