#30 tag 24jam
Bank Mandiri (BMRI) Catat Volume Transaksi Valas di Livin' Melesat 214%
Bank Mandiri (Persero) atau BMRI mencatat volume transaksi valas di Livin' by Mandiri mencapai Rp1,2 triliun per akhir kuartal III/2024. [439] url asal
#bank-mandiri #bmri #transaksi-bank-mandiri #transaksi-valas #valuta-asing #livin-039-by-mandiri #livin-mandiri #transaksi-livin-039-by-mandiri
(Bisnis.Com - Finansial) 08/11/24 20:35
v/17802612/
Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mencatat volume transaksi valuta asing (valas) di Livin' by Mandiri mencapai Rp1,2 triliun hingga akhir kuartal III/2024.
Realisasi itu meningkat signifikan yakni hingga 214% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/YoY).
Tercatat, rata-rata harian volume transaksi dari transfer valasremittancepada kuartal III/2024 mencapai Rp13,7 miliar, meningkat 62% dari rata-rata harian volume penjualan kuartal II 2024 yang sebesar Rp8,3 miliar.
Direktur Jaringan & Retail Banking Bank Mandiri, Aquarius Rudianto mengatakan Bank Mandiri terus memperkuat komitmennya dalam memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi nasabah dalam bertransaksi secara global dengan memperluas layanan transfer valas melalui aplikasi Livin' by Mandiri.
Guna meningkatkan layanan bagi nasabah, Bank Mandiri menambahkan tujuh mata uang baru pada fitur transfer luar negeri meliputi Yen Jepang (JPY), Won Korea (KRW), Ringgit Malaysia (MYR), Franc Swiss (CHF), Dirham Uni Emirat Arab (AED), Dong Vietnam (VND), Peso Filipina (PHP).
“Melalui inovasi ini, nasabah dapat melakukan transfer ke luar negeri dalam 17 mata uang asing yang mencakup hingga 180 negara, termasuk layanan pengiriman USD ke seluruh dunia,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (8/11/2024).
Dengan penambahan tujuh mata uang baru, nasabah memiliki lebih banyak opsi untuk melakukan transaksi, terutama bagi yang sering berhubungan dengan mitra bisnis atau keluarga di luar negeri.
Dirinya menjelaskan bahwa penambahan mata uang asing ini adalah langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan nasabah yang aktif dalam transaksi lintas negara. Melalui pengembangan ini, Bank Mandiri berharap dapat memberikan kemudahan dan fleksibilitas yang lebih bagi nasabah.
"Inovasi ini adalah bagian dari komitmen Bank Mandiri menghadirkan Solusi Pasti Valuta Asing yang lengkap untuk terus beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan finansial nasabah terutama dalam hal transaksi secara global," katanya.
Selain proses kirim uang ke luar negeri dan antar Bank Mandiri yang mudah dalam satu aplikasi melalui Livin’ by Mandiri, nasabah juga dapat menikmati kurs kompetitif dan biaya transfer yang murah.
Dengan sistem yang efisien, dana dapat diterima secara real-time (untuk mata uang tertentu), menjadikan layanan ini sangat tepat bagi nasabah yang membutuhkan kecepatan dalam bertransaksi.
Harapannya, lanjut Aquarius, dengan perluasan jangkauan mata uang asing untuk transaksi valas ini, Bank Mandiri dapat secara aktif mendukung nasabah menghadapi berbagai tantangan di pasar global serta memberikan akses yang lebih luas dan mudah untuk memenuhi kebutuhan transaksi di seluruh dunia.
Sebagai tambahan informasi, sejak diluncurkan pada Oktober 2021, Livin’ by Mandiri telah menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan. Hingga kuartal III/2024, pengguna aplikasi Livin' by Mandiri menembus angka 27,6 juta pengguna, naik 32% YoY.
Adapun, dari jumlah tersebut, total nilai transaksi Livin' by Mandiri telah mencapai Rp2.940 triliun dengan frekuensi transaksi 2,7 miliar transaksi.
Mobile Banking BRI, Mandiri, BCA Cs Makin Banyak Pengguna, Siapa Terbesar?
Pengguna mobile banking bank-bank besar, seperti BRI, BCA, Bank Mandiri, BNI, dan BSI masih terus tumbuh di tengah pengembangan super app. [866] url asal
#mobile-banking #pengguna-mobile-banking #pengguna-mobile-banking-terbesar #pengguna-m-banking-terbesar #bca-mobile #livin-039-by-mandiri #brimo #bni-mobile
(Bisnis.Com - Finansial) 07/11/24 21:18
v/17700892/
Bisnis.com, JAKARTA – Pengguna aplikasi perbankan alias mobile banking pada sejumlah bank besar tercatat meningkat pesat hingga kuartal III/2024 ini. Hal itu terjadi di tengah langkah bank untuk menyempurnakan layanan digitalnya melalui aplikasi super (super app).
Terbaru, PT Bank Syariah Indonesia Tbk. alias BSI (BRIS) sedang berancang-ancang meluncurkan super app Byond by BSI pada 9 November 2024.
Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar menegaskan transformasi digital ini seiring dengan program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menekankan visi digitalisasi sebagai pilar utama untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan memperkuat ketahanan nasional.
“Pemerintah berkomitmen untuk mengakselerasi digitalisasi, termasuk di industri syariah dengan tujuan mendorong ekonomi digital, serta menciptakan ekosistem yang inklusif dan kompetitif,” ujarnya dalam Byond by BSI Pre-Grand Launching Press Conference, Senin (4/11/2024).
Sementara itu, Senior Executive Vice President (SEVP) Digital Banking BSI Saut Parulian Saragih menjelaskan bahwa perseroan akan mengalihkan para nasabahnya dari aplikasi lama, BSI Mobile, ke aplikasi anyar tersebut.
Hingga September 2024, pengguna yang terdaftar dalam aplikasi BSI Mobile telah mencapai 7,57 juta, tumbuh 28,34% secara tahunan (year on year/YoY). Berdasarkan presentasi perusahaan, jumlah pengguna aktif di antaranya juga meningkat 25,36% menuju angka 3,46 juta pada periode yang sama.
Selain itu, perseroan juga mencatat transaksi melalui e-channel telah mencapai 97,94% dari transaksi keseluruhan hingga bulan kesembilan tahun ini. Total transaksi yang dibukukan mencapai 607 juta dengan volume senilai Rp709 triliun.
“Oleh karenanya BSI merespons pertumbuhan transaksi digital yang signifikan tersebut dan menjawab kebutuhan nasabah BSI yang menginginkan kemudahan, kecepatan, keamanan dan kenyamanan layanan digital perbankan lewat super app,” tutur Saut.
BCA
Senada, PT Bank Central Asia Tbk. atau BCA juga mencatatkan pertumbuhan jumlah pengguna mobile & internet banking menjadi 31,1 juta pada bulan kesembilan tahun ini. Jumlah itu naik 1% YoY dari angka 30,8 juta pengguna pada periode sama tahun lalu.
Berdasarkan presentasi perusahaan, bank berkode saham BBCA ini memiliki dua aplikasi yang dapat digunakan nasabah, yakni myBCA yang baru diluncurkan pada 2021 serta BCA (sejak 2011).
Lebih lanjut, frekuensi transaksi mobile banking dan internet banking dari kedua aplikasi itu mencapai 23 miliar, naik 24% YoY. Nilai transaksi juga naik 13% YoY, dari Rp18,197 triliun per September 2023 menjadi Rp20,560 triliun pada September 2024.
Sebelumnya, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menjelaskan bahwa hingga sembilan bulan 2024 berjalan, pengguna aplikasi myBCA telah tumbuh 8 kali dalam 2 tahun terakhir, menjadi lebih dari 6 juta.
“Optimalisasi myBCA terus berjalan secara konsisten melalui perluasan kerja sama serta penambahan berbagai fitur yang sesuai dengan kebutuhan nasabah,” katanya dalam paparan kinerja kuartal III/2024, Rabu (23/10/2024).
Bank Mandiri
Berdasarkan presentasi perusahaan, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mencatatkan pertumbuhan pengguna aplikasi yang terdaftar dalam Livin’ by Mandiri sebesar 33% YoY, mencapai 27,3 juta pengguna pada September 2024.
Frekuensi transaksi di Livin’ by Mandiri mencapai 2,8 miliar atau tumbuh 35% YoY, sedangkan nilai transaksi menembus Rp2.940 triliun yang tumbuh 25% YoY.
Sebelumnya, Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan transformasi digital dengan fokus pada inovasi untuk menghasilkan layanan terbaik bagi nasabah.
Dirinya pun optimistis bahwa kinerja solid akan terus ditampilkan Ban Mandiri seiring dengan perluasan ekosistem digital, salah satunya melalui penambahan fitur-fitur terbaru dalam aplikasi tersebut.
“Inovasi ini merupakan langkah kami untuk menjadikan Livin’ by Mandiri sebagai beyond super app yang memungkinkan nasabah untuk merasakan pengalaman perbankan yang lebih mudah, cepat dan personal,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (30/10/2024).
BNI dan BRI
BNI
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (BBNI) mencatatkan pertumbuhan pengguna layanan BNI Mobile Banking dan wondr by BNI meningkat 14,8% YoY menjadi 17,9 juta pengguna pada September 2024.
Berdasarkan presentasi perseroan, jumah itu seiring dengan pertumbuhan transaksi digital banking sebesar 40,9% YoY, mencapai 1,04 miliar transaksi. Total nilainya menyentuh Rp1.104 triliun atau tumbuh 26,2% YoY.
Wakil Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan juga menyebut bahwa transformasi digital menjadi pendorong utama untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada nasabah.
Hal ini salah satunya tecermin dari capaian penggunaan aplikasi wondr by BNI yang apik kendati baru diluncurkan kurang dari tiga bulan, atau tepatnya pada 5 Juli 2024 lalu.
“Sebanyak 70% dari nasabah tabungan BNI dikontribusikan oleh nasabah pengguna wondr by BNI. Pengguna aktif yang melakukan transaksi di platform ini mencapai 50%," katanya, Jumat (25/10/2024).
BRI
Terakhir, PT Bank Rakyat Indonesia atau BRI (BBRI) melalui aplikasi BRImo telah mencatatkan 37,14 juta pengguna hingga September 2024. Berdasarkan paparan perusahaan, jumlah itu naik 24,7% dari 29,8 juta pengguna pada September 2023.
Sementara itu, nilai transaksi aplikasi perbankan itu juga tumbuh positif 35,20% YoY, dari angka Rp2.984,2 triliun pada kuartal III/2023 menjadi Rp4.034,9 triliun pada kuartal III/2024.
Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan bahwa aplikasi BRImo, yang menjadi bagian dari transformasi digital perseroan, menjadi salah satu faktor utama dalam peningkatan penghimpunan dana murah.
Menurutnya, super apps BRImo telah menciptakan solusi perbankan yang terintegrasi dan mudah diakses oleh nasabah kapan saja dan di mana saja.
“Inovasi ini terbukti mampu mendorong peningkatan jumlah nasabah tabungan, khususnya di kalangan milenial dan generasi muda yang semakin digital-savvy,” tuturnya dalam keterangan mengenai kinerja BRI kuartal III/2024, Rabu (30/10/2024).
5 Hal yang Harus Dipersiapkan Jika Ingin Ekspansi Bisnis ke Asia
Ekspansi bisnis ke pasar internasional, terutama di Asia, menjadi salah satu strategi yang banyak diambil oleh perusahaan untuk memperluas jangkauan [841] url asal
#bank-mandiri #livin-039-by-mandiri #valuta-asing
(Bisnis.Com - Finansial) 27/10/24 10:54
v/17051131/
Bisnis.com, JAKARTA - Ekspansi bisnis ke pasar internasional, terutama di Asia, menjadi salah satu strategi yang banyak diambil oleh perusahaan untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan pendapatan. Kawasan Asia memiliki potensi besar dengan pasar yang terus tumbuh, serta peluang investasi yang menjanjikan. Namun, sebelum memutuskan untuk merambah pasar Asia, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan agar proses ekspansi berjalan lancar dan sukses.
1. Pemahaman Mendalam tentang Pasar Lokal
Setiap negara di Asia memiliki budaya bisnis yang unik, regulasi yang berbeda, dan preferensi konsumen yang bervariasi. Misalnya, perilaku konsumen di Jepang sangat berbeda dengan di Indonesia atau Korea Selatan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan riset pasar yang mendalam sebelum memasuki pasar baru.
Selain memahami perilaku konsumen, perusahaan juga harus memperhatikan regulasi setempat yang dapat memengaruhi operasi bisnis, seperti peraturan perpajakan, undang-undang perdagangan, dan aturan ketenagakerjaan. Memahami peraturan ini akan membantu perusahaan menghindari potensi masalah hukum yang dapat merugikan bisnis.
2. Penyusunan Strategi Keuangan dan Transfer Valas
Ekspansi ke luar negeri tidak hanya melibatkan biaya operasional dan logistik, tetapi juga membutuhkan strategi keuangan yang matang, terutama dalam hal pengelolaan valuta asing. Perusahaan perlu mempertimbangkan bagaimana mengelola solusi valas yang efisien, karena perbedaan kurs dan biaya transfer internasional dapat berdampak signifikan pada keuntungan.
Salah satu solusi yang dapat diandalkan adalah memanfaatkan fitur Transfer Valas di aplikasi Livin' by Mandiri. Fitur ini memungkinkan Anda untuk melakukan transfer ke 17 mata uang asing secara real-time, dan dengan biaya yang murah.
Dibandingkan dengan aplikasi perbankan lainnya, Livin' by Mandiri menawarkan pilihan mata uang yang paling lengkap untuk transfer valas, termasuk mata uang utama seperti US Dollar (USD), Euro (EUR), Singapore Dollar (SGD), hingga mata uang dari negara-negara Asia seperti Chinese Yuan (CNY), Indian Rupee (INR), dan Thai Baht (THB).
Baru-baru ini, Livin' by Mandiri menambahkan 7 mata uang asing tujuan baru, yaitu Japanese Yen (JPY), Korean Won (KRW), Malaysian Ringgit (MYR), Swiss Franc (CHF), United Arab Emirates Dirham (AED), Vietnamese Dong (VND), dan Philippine Peso (PHP), sehingga nasabah dapat melakukan transfer ke semakin banyak negara di Asia dan sekitarnya. Bahkan, sekarang Anda juga bisa mengirim USD ke seluruh dunia dengan proses yang mudah dan cepat melalui aplikasi ini.
Dengan menggunakan Livin' by Mandiri, perusahaan bisa mengirimkan dana untuk operasional atau pembayaran supplier di luar negeri tanpa perlu khawatir tentang biaya tersembunyi atau keterlambatan transfer. Prosesnya pun mudah, hanya perlu mengakses fitur Transfer Valas di aplikasi Livin' by Mandiri yang bisa dilakukan kapan saja, bahkan di luar jam operasional bank sekalipun. Anda juga dapat memilih untuk melakukan transfer langsung dari tabungan multicurrency yang sesuai dengan mata uang tujuan.
3. Menjalin Kemitraan dengan Pihak Lokal
Salah satu kunci keberhasilan dalam ekspansi bisnis adalah kemampuan untuk menjalin kemitraan yang kuat dengan pihak lokal. Dalam banyak kasus, bekerja sama dengan perusahaan atau individu yang sudah memiliki pengalaman di pasar yang dituju dapat mempermudah proses adaptasi. Pihak lokal tidak hanya akan membantu dalam memahami regulasi dan tren pasar, tetapi juga membuka akses ke jaringan bisnis yang lebih luas.
Kerja sama ini bisa dalam bentuk joint venture, distribusi produk, atau kolaborasi dalam proyek-proyek tertentu. Namun, dalam menjalin kemitraan, penting untuk memastikan bahwa ada keselarasan visi dan tujuan bisnis antara kedua belah pihak.
4. Menyusun Rencana Pemasaran yang Tepat
Setelah memahami pasar dan membangun kemitraan lokal, langkah selanjutnya adalah menyusun rencana pemasaran atau marketing plan yang sesuai dengan target pasar. Setiap negara memiliki pendekatan pemasaran yang berbeda. Misalnya, di negara-negara seperti Jepang dan Korea Selatan, pemasaran melalui platform digital seperti media sosial dan e-commerce sangat efektif.
Perusahaan perlu menyesuaikan pesan dan strategi pemasaran agar relevan dengan audiens setempat. Hal ini dapat melibatkan penyesuaian bahasa, visual, dan pendekatan komunikasi yang digunakan. Mengandalkan data lokal dan preferensi konsumen akan membantu perusahaan untuk menciptakan kampanye pemasaran yang tepat sasaran.
5. Mengelola Risiko Finansial
Saat berekspansi ke luar negeri, perusahaan harus siap menghadapi berbagai risiko, terutama yang berkaitan dengan fluktuasi nilai tukar. Jika tidak dikelola dengan baik, pergerakan mata uang asing bisa menggerus keuntungan perusahaan.
Disinilah pentingnya memiliki mitra keuangan yang dapat diandalkan.
Dengan menggunakan layanan transfer valas dari Livin' by Mandiri, perusahaan bisa lebih tenang dalam mengelola transaksi internasional. Selain karena kurs dan biaya transfer yang murah, pilihan mata uang yang lengkap memudahkan perusahaan dalam melakukan pembayaran internasional secara tepat waktu dan efisien. Dengan kemampuan untuk mengirimkan dana ke 17 mata uang asing tujuan, Livin' by Mandiri benar-benar memberikan solusi pasti valuta asing yang tak tertandingi di pasar perbankan.
Kesimpulan
Ekspansi bisnis ke Asia memang menjanjikan peluang besar, tetapi juga memerlukan persiapan yang matang. Mulai dari pemahaman pasar, strategi keuangan, hingga kemitraan lokal, semuanya harus diperhatikan dengan seksama. Dengan mengelola aspek-aspek tersebut dengan baik, perusahaan Anda bisa meraih kesuksesan di pasar internasional. Jangan lupa untuk memanfaatkan solusi pasti valuta asing yang tepat seperti Transfer Valas di Livin' by Mandiri untuk memastikan setiap transaksi internasional berjalan lancar dan efisien. Jika Anda berencana untuk memperluas bisnis ke luar negeri, pastikan untuk downloadaplikasi Livin' by Mandiri dan nikmati kemudahan transfer valas dengan berbagai mata uang tujuan. Aplikasi ini bisa Anda unduh di Google Play Store atau App Store
Livin’ by Mandiri Hadirkan Fleksibilitas Transaksi hingga Mancanegara
Bank Mandiri konsisten menghadirkan inovasi digital melalui fitur super app Livin’ by Mandiri [630] url asal
#bank-mandiri #livin-039-by-mandiri #valas
(Bisnis.Com - Finansial) 21/10/24 16:59
v/16791747/
Bisnis.com, JAKARTA - Bank Mandiri konsisten menghadirkan inovasi digital melalui fitur super app Livin’ by Mandiri. Lewat kehadiran berbagai pilihan sumber dana atau Multi Source of Fund (SoF) dan Solusi Valuta Asing (Valas), nasabah kini dapat menikmati kemudahan dan fleksibilitas transaksi sehari-hari, serta memberikan pengalaman perbankan yang lebih seamless.
Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi menyatakan, sejak kuartal pertama 2024, Livin' by Mandiri telah memperkenalkan ratusan fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, mulai dari menabung hingga investasi.
"Livin' by Mandiri tidak hanya menawarkan pengalaman perbankan modern yang lebih canggih, tetapi juga berperan sebagai mitra setia dalam memenuhi berbagai kebutuhan gaya hidup nasabah. Dengan fitur-fitur terbaru yang memudahkan akses finansial yang dipersonalisasi, kami berkomitmen untuk membantu nasabah mencapai tujuan finansial mereka dengan lebih cepat dan efisien," kata Darmawan dalam keterangan resminya, Senin (21/10).
Fitur Multi SoF merupakan salah satu inovasi terbaru yang memperlihatkan komitmen Livin' by Mandiri untuk memberikan fleksibilitas bagi nasabah dalam melakukan pembayaran berbagai tagihan. Dengan fitur ini, nasabah dapat dengan mudah bayar ke lebih dari 1800 biller dan dapat memilih tiga sumber dana berbeda untuk pembayaran tagihan menggunakan fitur Bayar/ VA, yakni Tabungan, Kartu Kredit, dan Paylater.
“Nasabah dapat mengatur keuangan sendiri dengan lebih baik dan sesuai kebutuhan. Sebagai contoh, nasabah dapat memilih untuk membayar tagihan menggunakan Kartu Kredit jika saldo tabungan tidak mencukupi, atau menggunakan Livin’ Paylater untuk kemudahan pembayaran di kemudian hari. Hadirnya opsi ini menjadikan Livin' by Mandiri sebagai aplikasi perbankan pertama di Indonesia yang menawarkan fleksibilitas pembayaran tagihan seperti ini”, paparnya.
Selain itu, Livin' by Mandiri juga memperkenalkan layanan Solusi Pasti Valuta Asing yang memungkinkan nasabah untuk bertransaksi tanpa batas di dalam maupun luar negeri. Dengan layanan ini, nasabah dapat membuka Tabungan Multicurrency dalam berbagai mata uang asing, termasuk USD, EUR, SGD, AUD, GBP, CAD, THB, INR, CNY, HKD, PHP, AED, CHF dan valuta lainnya yang akan ditambahkan sesuai kebutuhan nasabah dalam pengelolaan dana maupun transfer valuta asing secara efisien.
“Bagi nasabah yang ingin transfer uang ke luar negeri dan antar Bank Mandiri dengan cepat bisa memanfaatkan fitur Transfer Valas di Livin’ by Mandiri. Tanpa biaya konversi kurs dan uang akan diterima utuh secara real-time*. Fitur ini juga mendukung pengiriman uang tanpa batasan jam operasional dalam 13 mata uang asing untuk transfer valas luar negeri dan 12 mata uang asing untuk transfer sesama Mandiri,” tambah Darmawan.
Sejak diluncurkan pada kuartal I 2023, transaksi valas melalui Livin' by Mandiri terus mengalami peningkatan. Hingga akhir kuartal II 2024, volume penjualan transaksi valas di Livin' by Mandiri melesat dengan kenaikan luar biasa sebesar 196,5% secara year on year (YoY) dengan tren yang semakin positif. Tak hanya itu, rata-rata harian volume penjualan dari transfer valas remittance pada kuartal II 2024 mencapai Rp8,3 miliar, meningkat 11% dari rata-rata harian volume penjualan kuartal I 2024 yang sebesar Rp7,5 miliar.
Selain itu, adanya fitur Tap to Pay memberikan kemudahan dalam bertransaksi cepat dan praktis di mana saja. Nasabah dapat dengan mudah melakukan pembayaran hanya dengan melakukan tap dari smartphone Android ke mesin pembayaran, berkat dukungan jaringan Visa dan Mastercard yang tersedia di seluruh dunia. Fitur ini dapat digunakan baik untuk pembayaran domestik maupun internasional, menawarkan pengalaman pembayaran yang cepat, mudah, dan aman.
Dengan inovasi-inovasi tersebut, Bank Mandiri terus berkomitmen memberikan pengalaman perbankan yang lebih baik bagi nasabah. Harapannya, inovasi yang telah dihadirkan tidak hanya mempermudah transaksi harian, tetapi juga memperkaya lifestyle nasabah, menjadikan Livin' by Mandiri sebagai beyond super app yang andal.
Sebagai informasi, sejak diluncurkan pada Oktober 2021, Livin’ by Mandiri telah menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan. Hingga Agustus 2024, angka pengguna Livin’ by Mandiri telah mencapai 27 juta pengguna, naik 33% secara year on year (YoY) dengan total transaksi Rp2.589 triliun dan 2,4 miliar volume transaksi year to date (ytd).
Livin' by Mandiri Gabungkan Mobile Banking dan Investasi Saham
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, layanan Investasi Saham dalam fitur Livin' Investasi berkolaborasi dengan Growin' by Mandiri Sekuritas. [459] url asal
#bank-mandiri #mandiri #bmri #livin-039-by-mandiri #bnr #brandnewsroom
(CNN Indonesia - Ekonomi) 18/10/24 14:16
v/16650637/
Bank Mandiri kembali menunjukkan inovasinya dengan meluncurkan fitur investasi saham terbaru di aplikasi Livin' by Mandiri. Melalui fitur ini, nasabah dapat melakukan transaksi jual beli saham secara langsung.
Melalui fitur ini, menjadikan Livin' by Mandiri sebagai aplikasi perbankan pertama di Indonesia yang mengintegrasikan layanan mobile banking dengan investasi saham dalam satu platform.
Selain itu, fitur ini memudahkan nasabah mengelola seluruh portofolio keuangan mereka tanpa perlu berpindah aplikasi, menghadirkan pengalaman investasi yang lebih efisien dan nyaman.
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, layanan Investasi Saham dalam fitur Livin' Investasi yang berkolaborasi dengan Growin' by Mandiri Sekuritas memberikan kemudahan yang belum pernah ada sebelumnya.
Di mana nasabah dapat memaksimalkan perencanaan finansial mereka dengan lebih fleksibel, mulai dari memantau portofolio investasi, mengakses informasi pasar saham, hingga melakukan jual beli saham kapan dan di mana saja.
"Layanan Investasi Saham ini juga hadir dengan user interface yang intuitif dan berbagai opsi transaksi saham yang praktis, sehingga memudahkan nasabah mengelola investasi mereka," kata Darmawan dikutip Rabu (9/10).
"Nasabah juga bisa melakukan deposit dan penarikan dana kapan saja secara real-time ke rekening tanpa biaya tambahan," lanjut Darmawan.
Ia menambahkan, peluncuran fitur ini juga sejalan dengan tren pertumbuhan investor di pasar modal Indonesia. Menurut data terbaru dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), hingga akhir Juli 2024, jumlah investor di pasar modal mengalami peningkatan sebesar 17 persen mencapai 13,34 juta investor, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Dari jumlah tersebut, lanjut Darmawan, sebesar 55,20 persen diantaranya berasal dari kalangan generasi Z, yang kini semakin mendominasi demografi investor di Indonesia.
"Pertumbuhan jumlah investor muda di pasar modal Indonesia menunjukkan tren yang positif bahwa sekarang ini generasi muda semakin tertarik untuk berinvestasi dan Bank Mandiri ingin mendukung tren tersebut dengan menghadirkan solusi investasi yang mudah diakses dan tepat sasaran. Dengan pemahaman yang lebih matang, para investor muda bisa membuat keputusan investasi lebih bijak," paparnya.
Kehadiran layanan Investasi Saham diharapkan dapat mendorong peningkatan investasi melalui aplikasiLivin' by Mandiri.
Hingga Agustus 2024, Livin' by Mandiri sendiri mencatatkan performa investasi yang mengesankan dengan total sales volume mencapai Rp22,75 triliun dan frekuensi transaksi sebanyak 772 ribu kali secara year to date (ytd).
Dari total transaksi tersebut, sebesar 92 persen di antaranya berasal dari nasabah retail, yang menunjukkan tingginya minat dari investor individu untuk memanfaatkan aplikasi Livin' by Mandiri sebagai platform utama mereka dalam berinvestasi.
Ke depan, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus menyediakan solusi keuangan dan investasi yang lebih seamless, aman, dan terintegrasi dalam Livin' by Mandiri.
Sejak diluncurkan pada Oktober 2021, pertumbuhan jumlah pengguna Livin' by Mandiri terus meningkat signifikan, mencapai 27 juta pengguna hingga Agustus 2024, naik 33 persen secara year on year (YoY) dengan total transaksi Rp2.589 triliun dan 2,4 miliar volume transaksi ytd.
Jadi Pionir Transformasi Digital Berkelanjutan, Bank Mandiri Raih detikcom Awards
Bank Mandiri menjadi pionir transformasi digital berkelanjutan dengan aplikasi Livin' by Mandiri. Inovasi ini meningkatkan efisiensi dan pengalaman nasabah. [354] url asal
#transformasi-digital #bank-mandiri #detikcom-awards #aplikasi-perbankan #livin-039-by-mandiri #inovasi-perbankan #indonesia #kopra-by-mandiri #transformasi #unggulan #livin-by-mandiri #generasi #raih #pionir-tra
(detikFinance - Terbaru) 17/10/24 21:50
v/16618023/
Jakarta - Dalam lanskap perbankan yang terus berevolusi, bank dituntut untuk selalu beradaptasi dalam memberikan layanannya kepada nasabah. Di era digital saat ini contohnya, bank harus mampu menyediakan aplikasi perbankan dengan fitur pelayanan yang lengkap, berkelanjutan dan ramah pengguna.
Hal inilah yang dilakukan Bank Mandiri, yang berhasil menjadi pionir transformasi digital di dunia perbankan melalui aplikasi Livin' by Mandiri, dengan fitur transaksi keuangan yang unggul, berkelanjutan dan mudah digunakan oleh nasabahnya.
Transformasi digital yang dilakukan oleh Bank Mandiri secara tidak langsung juga memancing bank-bank lain di Indonesia untuk mengikuti jejaknya dalam menciptakan aplikasi perbankan berkelanjutan, sehingga digitalisasi sektor perbankan yang berkelanjutan bisa terwujud.
Oleh karena itu Bank Mandiri mendapat anugerah detikcom Awards 2024 sebagai Pionir Transformasi Digital Berkelanjutan di Sektor Perbankan.
Bank Mandiri telah membuktikan dirinya sebagai pionir dalam transformasi digital berkelanjutan di sektor perbankan melalui inovasi, teknologi, kolaborasi, dan tanggung jawab sosial. Pencapaian ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional bank tetapi juga memberikan dampak positif bagi nasabah dan masyarakat luas.
Bank Mandiri juga membuktikan bahwa transformasi perbankan bisa terus dilakukan mengikuti derasnya perkembangan era digital. Mulai dari Livin' by Mandiri, Kopra by Mandiri dan sistem lainnya.
Memiliki tagline #BeyondSuperAPP, Livin' by Mandiri terus melakukan inovasi di fitur-fitur pelayanannya. Hal itu membuat aplikasi super ini layak mendapatkan julukan sebagai supper app paling inovatif dan akrab dengan generasi muda.
Bank Mandiri menghadirkan tiga pilar utama, yaitu Everyday Banking and More, Beyond Banking, dan The Next Level of Banking Experience. Livin' by Mandiri tidak hanya menawarkan solusi keuangan komprehensif yang memadukan pengalaman perbankan dengan kebutuhan gaya hidup dalam satu aplikasi, tetapi terus memperkenalkan layanan terbaik dan inovatif dalam setiap aspek kehidupan.
Selain itu Bank Mandiri juga berinovasi dengan menghadirkan Kopra by Mandiri. Produk ini merupakan solusi keuangan digital terintegrasi yang melayani segmen bisnis korporasi. Inovasi ini digadang-gadang menjadi market leader solusi digital korporasi berkat berbagai pencapaiannya.
Kopra by Mandiri telah mencapai rekor transaksi sepanjang 2023 sebesar Rp 19.100 triliun dan Rp 4.800 triliun hingga kuartal pertama 2024. Ada 3 layanan unggulan dari Kopra by Mandiri, mulai dari Kopra Cash Management, Kopra Value Chain, hingga Kopra Trade.
(ily/rir)
Terapkan ESG, Bank Mandiri Gencarkan Kampanye Pemprosesan Data Pribadi
Guna meningkatkan penerapan transparansi pemrosesan data, Bank Mandiri melakukan kampanye persetujuan pemrosesan data [369] url asal
#bank-mandiri #livin-039-by-mandiri #esg
(Bisnis.Com - Finansial) 17/10/24 13:32
v/16602655/
Bisnis.com, JAKARTA – Guna meningkatkan penerapan transparansi pemrosesan data, Bank Mandiri melakukan kampanye persetujuan pemrosesan data. Langkah ini merupakan wujud nyata kepatuhan Bank Mandiri terhadap Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) No.27/2022 yang akan berlaku efektif pada 17 Oktober 2024.
Penerbitan UU PDP bertujuan memberikan perlindungan yang memadai guna menjamin hak konstitusional subjek Data Pribadi terhadap penggunaan dan keamanan data pribadi.
Bank Mandiri secara konsisten mengedepankan keamanan dan kenyamanan layanan dengan memastikan seluruh informasi yang disampaikan kepada nasabah telah terverifikasi sesuai preferensi nasabah. Untuk menegaskan komitmen ini, Bank Mandiri mengkampanyekan persetujuan pemrosesan data pribadi bagi seluruh nasabah, sebagai bentuk penerapan transparansi pemrosesan data yang selaras dengan UU PDP.
Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Danis Subyantoro menegaskan bahwa kampanye ini bertujuan untuk memastikan bahwa nasabah memahami dan menyetujui Kebijakan Privasi (privacy policy) terbaru yang telah disesuaikan dengan UU PDP.
"Kami mengajak seluruh nasabah untuk melakukan persetujuan pemrosesan data pribadi mereka melalui aplikasi Livin' by Mandiri atau dengan mengunjungi cabang terdekat. Langkah ini penting agar nasabah tetap dapat menikmati layanan yang lebih personalized," ujar Danis dalam keterangan resminya, Rabu (16/10).
Dalam kampanye ini, Bank Mandiri akan memanfaatkan dua metode komunikasi. Pertama, melalui kanal komunikasi resmi seperti direct notification melalui WhatsApp, email, dan aplikasi Livin', serta public campaign melalui media sosial, ATM, cabang, dan LED yang tersebar di seluruh Indonesia.
Danis juga menegaskan, bagi nasabah yang belum melakukan persetujuan pemrosesan data, tetap dapat menggunakan layanan perbankan seperti biasa. Namun akan berimplikasi terhadap layanan lebih personal dan penawaran produk sesuai dengan profil nasabah, menjadi tidak dapat diberikan secara optimal.
Adapun, kampanye ini diharapkan agar seluruh nasabah dapat segera memperbarui persetujuan mereka agar Bank Mandiri dapat terus memberikan layanan yang optimal dan sesuai dengan kebutuhan setiap nasabah.
"Bank Mandiri selalu berkomitmen untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh nasabah kami. Melalui kampanye ini, kami memastikan bahwa seluruh proses pemrosesan data dilakukan secara transparan, sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh UU PDP no.27 tahun 2022 dan juga sekaligus penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) dari sisi tata kelola data nasabah (privacy policy)," pungkas Danis.
Untuk pertanyaan lebih lanjut, nasabah dapat mengakses informasi terkait persetujuan pemrosesan data pribadi pada tautan berikut bmri.id/pembaruanpdp atau menghubungi Mandiri Call 14000.
Bank Mandiri Rilis Fitur Livin'poin di Livin by Mandiri, Tukar Poinnya!
Di tengah semangat perayaan ulang tahun ke-26, Bank Mandiri terus membuktikan komitmennya untuk menjadi bank yang adaptif dan solutif [489] url asal
#bank-mandiri #livin-039-by-mandiri #perbankan
(Bisnis.Com - Finansial) 16/10/24 16:42
v/16560362/
Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah semangat perayaan ulang tahun ke-26, Bank Mandiri terus membuktikan komitmennya untuk menjadi bank yang adaptif dan solutif, sejalan dengan tema besar perayaan tahun ini.
Melalui inovasi-inovasi digital yang selalu menjadi andalan, Bank Mandiri memperkenalkan fitur terbaru dalam Beyond Super App Livin' by Mandiri, yakni Livin'poin. Dengan adanya Livin’poin di Livin by Mandiri diharapkan dapat meningkatkan pengalaman loyalty point yang lebih mudah didapatkan dan ditukarkan oleh nasabah Bank Mandiri.
Nasabah kini dapat dengan mudah mendapatkan Livin’poin dari berbagai aktivitas perbankan mereka sehari-hari, mulai dari buka dan top up saldo tabungan, transaksi melalui Livin’, kartu debit atau kartu kredit, dan transaksi perbankan lainnya dengan Bank Mandiri. Nasabah juga bisa melihat jumlah Livin’poin yang terkumpul secara real-time, hingga menukarkan Livin’poin tersebut dengan berbagai hadiah menarik langsung di aplikasi.
Direktur Jaringan dan Retail Banking Aquarius Rudianto menyampaikan bahwa inovasi ini mencerminkan komitmen Bank Mandiri untuk memberikan The Next Level Banking Experience yang benar-benar memprioritaskan kenyamanan dan kepuasan nasabah.
"Kehadiran Livin'poin di Livin’ by Mandiri merupakan langkah strategis yang sejalan dengan visi besar Bank Mandiri dalam memberikan layanan perbankan yang lebih dari sekadar transaksi. Kami percaya bahwa dengan memberikan berbagai pilihan menarik dan fleksibilitas dalam program loyalitas, nasabah akan semakin terlibat dan merasa dihargai," ungkap Aquarius di Jakarta, Rabu (16/10).
Selain memberikan kesempatan bagi nasabah untuk mengumpulkan livin’poin dengan lebih mudah, fitur ini juga memungkinkan nasabah menambah poin lebih dari transaksi perbankan biasa, seperti challenges dan games, sehingga peluang memperoleh livin’poin menjadi lebih beragam dan menarik.
Aquarius menambahkan, fitur Livin’poin memberikan excitement tersendiri karena setiap poin yang terkumpul dapat langsung ditukarkan dengan berbagai hadiah langsung yang bebas dipilih oleh nasabah. Menariknya, Livin'poin menawarkan fleksibilitas yang luar biasa dalam hal penukaran poin. Nasabah dapat menukarkan poin dengan berbagai hadiah menarik mulai dari voucher diskon, perangkat elektronik, hingga airline miles.
Semua ini dapat dilakukan melalui fitur Livin'poin pada menu Katalog dan Konversi poin, kemudian pilih produk yang diinginkan dan tukarkan sesuai dengan jumlah Livin’poin yang dimiliki. "Fleksibilitas redeem poin ini memberikan kebebasan pada nasabah untuk memilih hadiah yang paling sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka. Kami percaya fitur ini memberikan tingkat kenyamanan dan kepuasan yang lebih tinggi bagi nasabah. Nasabah tidak lagi sekadar melakukan transaksi, melainkan turut menikmati rewarding experience dalam setiap aktivitas perbankan mereka," lanjutnya.
Melalui inovasi Livin'poin, Bank Mandiri membuktikan diri sebagai bank dengan aset terbesar di Indonesia yang adaptif dan selalu siap menghadirkan solusi digital yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman. Inovasi yang dihadirkan tidak hanya meningkatkan keterlibatan nasabah, tetapi juga membawa pengalaman perbankan ke level berikutnya.
Sebagai informasi, sejak diluncurkan pada Oktober 2021, Livin’ by Mandiri telah menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan. Hingga Agustus 2024, angka pengguna Livin’ by Mandiri telah mencapai 27 juta pengguna, naik 33% secara year on year (YoY) dengan total transaksi Rp2.589 triliun dan 2,4 miliar volume transaksi year to date (ytd).
Wajah Baru Livin' by Mandiri, Bank Mandiri Tawarkan Pengalaman Personal
Merayakan perjalanan 26 tahun yang penuh inovasi, Bank Mandiri meluncurkan ‘wajah baru’ aplikasi Livin' by Mandiri [615] url asal
#bank-mandiri #livin-039-by-mandiri #bmri
(Bisnis.Com - Finansial) 08/10/24 11:00
v/16146297/
Bisnis.com, JAKARTA - Merayakan perjalanan 26 tahun yang penuh inovasi, Bank Mandiri meluncurkan ‘wajah baru’ aplikasi Livin' by Mandiri. Pembaruan ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman nasabah dalam melakukan transaksi secara lebih mulus, intuitif, dan personal, yang disesuaikan dengan kebiasaan dan preferensi setiap nasabah.
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menyampaikan, inovasi ini menjadi wujud komitmen Bank Mandiri untuk terus menghadirkan solusi finansial yang tidak hanya canggih, tetapi juga setiap fiturnya relevan dan dekat dengan nasabah.
Melalui Livin’ versi terbaru ini, nasabah diberikan kemudahan untuk menyesuaikan tampilan halaman utama Livin’ mereka, menampilkan fitur-fitur favorit seperti transfer, bayar/VA, setor tarik, dan top-up dompet digital, pulsa dan token listrik di posisi terdepan. Tampilan baru ini dirancang lebih mudah dan nyaman digunakan bagi semua kalangan.
“Tampilan terbaru ini juga dirancang lebih mudah dan nyaman digunakan oleh berbagai kalangan nasabah, baik yang sudah terbiasa dengan teknologi digital maupun yang baru saja mengadopsinya,” terang Darmawan dalam keterangan resminya, Selasa (8/10)
Kemudahan lain yang dihadirkan di pembaruan ini, nasabah dapat memantau seluruh rekening dari tabungan, deposito, pinjaman, kartu kredit, paylater hingga investasi dalam satu menu, Portofolio. Dalam menu ini, nasabah juga dapat melakukan pembukaan rekening tambahan, pengajuan pinjaman, konversi cicilan kartu kredit hingga pembelian berbagai produk investasi, termasuk saham.
Tidak hanya itu, tampilan baru Livin' by Mandiri juga semakin memudahkan nasabah untuk melakukan pembayaran belanja online. Dalam menu khusus e-commerce di halaman utama Livin' by Mandiri, nasabah bisa langsung checkout tagihan e-commerce favorit tanpa harus mencari biller-nya terlebih dahulu.
Untuk semakin memudahkan nasabah dalam melakukan pembayaran sehari-hari di berbagai merchant kesayangan, nasabah dapat langsung mengakses fitur QRIS di menu utama Livin’ by Mandiri. Nasabah tidak perlu lagi mencari fitur QRIS di daftar fitur, tinggal klik dan scan.
Sejalan dengan peluncuran Livin’ versi terbaru ini, Bank Mandiri juga memperkenalkan beberapa fitur baru seperti Investasi Saham yang memungkinkan nasabah membuka rekening dana nasabah (RDN), melakukan transaksi saham, hingga memantau portofolio langsung dari aplikasi.
Ditambah lagi, terdapat pembaruan fitur Livin'poin dalam menu Loyalty. Di fitur ini, nasabah dapat mengumpulkan poin melalui berbagai transaksi yang dilakukan mulai dari transaksi kartu debit dan kredit di ATM, EDC maupun e-commerce hingga berbagai transaksi finansial di Livin’ by Mandiri seperti QRIS, bayar/VA, dan top-up. Selain itu, nasabah juga dapat mengumpulkan Livin’poin dengan cara menyelesaikan tantangan dan permainan di menu Loyalty.
Keseluruhan Livin’poin yang telah diperoleh dapat dipantau langsung serta ditukarkan dengan berbagai hadiah sesuai keinginan, antara lain voucher games, produk elektronik, logam mulia, kendaraan bermotor serta dapat dikonversi juga menjadi mileage seperti Krisflyer dan GarudaMiles secara real-time.
Dalam hal promosi, Livin’ by Mandiri membawa personalisasi ke level selanjutnya. Promosi yang ditawarkan kini lebih relevan, disesuaikan dengan preferensi nasabah, sehingga mereka dapat menikmati penawaran promo dan layanan finansial yang tepat sasaran, sekaligus tetap merasakan kemudahan dalam bertransaksi.
“Dengan memanfaatkan teknologi machine learning dan analisis data perilaku transaksi nasabah, kami ingin menjadikan Livin’ by Mandiri sebagai Beyond Super App yang bisa menawarkan promo dan layanan finansial yang semakin terpersonalisasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing nasabah,” ungkap Darmawan.
Ke depannya, bank berkode emiten BMRI ini berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga memperkaya gaya hidup digital nasabah. Darmawan berharap Livin' by Mandiri dapat menjadi financial super app terdepan yang adaptif dan solutif demi memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin dinamis.
Sebagai informasi, sejak diluncurkan pada Oktober 2021, Livin’ by Mandiri telah menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan. Sebagai tambahan informasi, hingga Agustus 2024, pengguna aplikasi Livin' by Mandiri menembus angka 27 juta pengguna, naik 33% secara YoY. Dari jumlah tersebut, total nilai transaksi Livin' by Mandiri telah mencapai Rp 2.589 triliun dengan volume transaksi 2,4 miliar transaksi.
Viral Livin' Mandiri Error, Manajemen Minta Maaf
Bank Mandiri meminta maaf atas gangguan pada layanan Livin' karena sedang dalam pemeliharaan sistem. Kini Livin' terpantau sudah normal. [257] url asal
#bank-mandiri #livin-039-by-mandiri #aplikasi-livin-by-mandiri-eror #livin-039-mandiri-eror
(CNN Indonesia - Ekonomi) 01/10/24 15:16
v/15815348/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk meminta maaf kepada nasabah atas gangguan pada layanan Livin' by Mandiri.
Perseroan menjelaskan eror yang terjadi pada aplikasi tersebut karena tengah melakukan pemeliharaan sistem.
"Nasabah yang terhormat, kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Saat ini kami sedang melakukan pemeliharaan sistem," tulis pengumuman Bank Mandiri dalam website resminya, Selasa (1/10).
Perseroan menyebut selama proses itu berjalan akan ada beberapa layanan terganggu. Namun, Bank Mandiri memastikan seluruh dana dan transaksi para nasabah aman.
"Kami pastikan seluruh dana dan transaksi Anda pada saat pemeliharaan ini akan tetap aman," tulisnya.
Kini, Livin' by Mandiri kembali normal. CNNIndonesia.com mencoba log in pada pada pukul 15.00 WIB dan melakukan transaksi transfer uang. Semuanya berjalan lancar.
Sekitar dua jam lalu, gangguan Livin' error sempat trending di media sosial X, dulunya Twitter. Para nasabah Bank Mandiri mengeluh mereka tidak bisa bertransaksi seperti mengirim uang maupun membayar via QRIS lantaran Livin' error.
Pukul 14.50 WIB, akun resmi Bank Mandiri di X, yakni @mandiricare, mengumumkan layanan Livin' telah kembali normal. Jika aplikasi itu masih eror, Mandiri menyarankan untuk mencoba lagi secara berkala, serta memastikan jaringan internet stabil.
"Mohon mencoba kembali secara berkala dengan pastikan sudah melakukan force close/paksa henti aplikasi dan pastikan untuk jaringan yang digunakan stabil (tidak menggunakan wifi)," tulis @mandiricare.
Nasabah juga diimbau menjaga kerahasiaan data perbankan seperti PIN, CVV, OTP, serta jangan sampai kartu debitnya berpindah tangan.
"Untuk kemudahan transaksi kapanpun dan di manapun dapat dilakukan melalui aplikasi Livin' by Mandiri. Semoga proses kedepannya berjalan lancar," pungkas BUMN tersebut.
Bank Mandiri Dukung Perempuan Indonesia Berdaya lewat Program 1MPACT
Bank Mandiri kembali mempertegas komitmennya untuk menjadi motor penggerak pembangunan di Indonesia [574] url asal
#bank-mandiri #livin-039-by-mandiri #inklusi-keuangan #umkm
(Bisnis.Com - Finansial) 25/09/24 10:26
v/15527591/
Bisnis.com, JAKARTA - Bank Mandiri kembali mempertegas komitmennya untuk menjadi motor penggerak pembangunan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendorong inklusi keuangan dan meningkatkan literasi finansial, Bank Mandiri resmi menjadi mitra perbankan untuk Project 1MPACT yang diinisiasi oleh Supermom Indonesia, dengan dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Melalui dukungan ini, Bank Mandiri bakal mengintegrasikan produk digital perseroan, yakni aplikasi Livin’ by Mandiri, pada program pelatihan dan pemberdayaan kaum ibu yang menjadi peserta Project 1MPACT. Nantinya, setiap peserta akan dapat memanfaatkan aplikasi Livin’ untuk mendukung berbagai transaksi keuangan dalam setiap kurikulum pelatihan.
Project 1MPACT sendiri merupakan inisiatif strategis yang dirancang untuk memberdayakan 1 juta ibu di Indonesia, dengan fokus pada peningkatan kemandirian finansial, terutama melalui pengembangan keterampilan digital agar dapat turut menjadi key player di era digital. Harapannya, para ibu dapat berkontribusi lebih dalam keluarga, masyarakat, serta turut berperan aktif dalam memperkuat perekonomian Indonesia.
Vice President Bank Mandiri Rolland Setiawan mengatakan, program ini diharapkan mampu melahirkan perempuan-perempuan yang lebih berdaya, mandiri, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan ekonomi keluarga dan masyarakat. Bank berlogo pita emas menilai, program ini sangat selaras dengan upaya Bank Mandiri untuk meningkatkan literasi keuangan di Tanah Air, melalui pengelolaan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan di masa mendatang.
“Bank Mandiri mendukung penuh Project 1MPACT, terutama dalam menciptakan para ibu yang tidak hanya paham akan keuangan pribadi, tetapi juga mempunyai semangat untuk berkontribusi terhadap ekonomi nasional,” ujar Rolland dalam keterangan resminya, Rabu (25/9).
Sementara itu, Country Director Supermom Indonesia Hellen Katherina menjelaskan peluncuran Project 1MPACT ini didasari oleh kegelisahan Supermom Indonesia terhadap rendahnya literasi digital diantara para Ibu. Sebagai sebuah platform yang memposisikan diri sebagai wadah para Ibu untuk learning (belajar), sharing (berbagi) dan earning (mendapatkan penghasilan), Supermom Indonesia ingin memberdayakan para ibu untuk turut serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang saat ini bertumbuh sangat pesat.
“Pemerintah Indonesia memproyeksi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia akan menembus angka US$ 228 miliar pada tahun 2027 dan menjadi salah satu kontributor terbesar di GDP Indonesia. Dalam konteks tersebut, kami ingin memastikan bahwa para Ibu di Indonesia bisa merasakan dampak positifnya secara langsung bagi kesejahteraan keluarga mereka. Dan kami sangat mengapresiasi dukungan dan kerjasama dengan Bank Mandiri dalam hal ini,” jelas Hellen.
Lebih lanjut, lewat program ini, Bank Mandiri tak hanya menggandeng pemerintah dan lembaga keuangan lainnya untuk memperkuat UMKM, tetapi juga memanfaatkan teknologi digital guna mendukung pengembangan usaha perempuan. “Dengan program-program tersebut, Bank Mandiri tidak hanya memberikan akses ke produk dan layanan keuangan, tetapi juga berperan dalam membentuk masyarakat yang lebih melek finansial, mandiri secara ekonomi, dengan perencanaan matang,” imbuh Rolland.
Pemanfaatan teknologi digital lanjutnya, menjadi komponen penting dalam mendukung literasi keuangan. Untuk itu, Bank Mandiri melalui aplikasi Livin' by Mandiri menawarkan fitur-fitur yang memudahkan pengguna dalam mengelola keuangan secara digital, termasuk pelacakan pengeluaran, tabungan, dan investasi.
Super apps ini diharapkan mampu memfasilitasi para ibu untuk lebih efektif dalam mengelola keuangan pribadi maupun usaha lewat beragam fitur yang Adaptif dan Solutif. Terbukti, hingga akhir Agustus 2024 jumlah pembukaan rekening di Bank Mandiri terus meningkat sebesar 6,9% secara year on year (YoY), dengan nilai menembus Rp475 triliun.
Hal ini tidak terlepas dari keandalan Livin’ by Mandiri yang memudahkan nasabah untuk melakukan pembukaan rekening, terlihat dari jumlah pengguna yang telah mencapai 27 juta hingga Agustus 2024. “Melalui kolaborasi ini, Bank Mandiri optimistis dapat memberikan dampak signifikan dalam pengembangan bisnis, baik dari sisi pertumbuhan nasabah, peningkatan pemanfaatan layanan digital, hingga mendukung inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi perempuan,” pungkas Rolland.
Adaptif dan Solutif: Livin' Sukha Permudah Kebutuhan Finansial - Hiburan
Bank Mandiri terus mengukuhkan posisinya sebagai pelopor inovasi di sektor perbankan melalui fitur unggulan Livin’ Sukha di Super App Livin’ by Mandiri [601] url asal
#bank-mandiri #livin-039-by-mandiri #perbankan
(Bisnis.Com - Finansial) 20/09/24 14:41
v/15288673/
Bisnis.com, JAKARTA - Bank Mandiri terus mengukuhkan posisinya sebagai pelopor inovasi di sektor perbankan melalui fitur unggulan Livin’ Sukha di Super App Livin’
by Mandiri. Mengusung konsep beyond banking, Livin’ Sukha menghadirkan pengalaman yang menggabungkan layanan perbankan dengan kebutuhan harian
dan gaya hidup nasabah dalam satu aplikasi yang praktis dan mudah digunakan.
Melalui fitur Livin’ Sukha, nasabah dapat menikmati berbagai layanan, mulai dari berbelanja di merchant terkemuka hingga menikmati konten-konten menarik di SukhaTV, SukhaReels, dan SukhaNews. Aplikasi ini juga menyediakan berbagai pilihan untuk pembelian tiket transportasi, hotel, hingga voucher game, sehingga
nasabah tidak perlu berpindah aplikasi untuk memenuhi semua kebutuhan mereka.
Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri, Aquarius Rudianto meyakinkan bahwa pencapaian Livin’ by Mandiri dengan terus berinovasi memberikan pengalaman terbaik bagi para pengguna. Dengan akselerasi digital melalui Livin’ Sukha, semua kebutuhan transaksi finansial hingga lifestyle nasabah dapat
terpenuhi secara mudah, nyaman, dan aman sejalan dengan upaya Bank Mandiri untuk selalu Adaptif dan Solutif.
Keunggulan Livin’ Sukha dalam memenuhi kebutuhan gaya hidup secara lebih seamless juga terlihat dari kesuksesannya dalam memfasilitasi penjualan tiket untuk berbagai acara besar. Tahun ini, konser "Bruno Mars Live in Jakarta" yang akan berlangsung pada September 2024 di Jakarta International Stadium (JIS) mencatatkan penjualan spektakuler dengan total 94.975 tiket terjual.
Tak cuma itu, pada akhir tahun 2023, Bank Mandiri juga menjadi Official Banking Partner untuk event bergengsi Golden Disc Awards (GDA). Dari event ini, Bank Mandiri berhasil menjual sebanyak 14.723 tiket dalam periode penjualan dari November hingga Desember 2023.
Livin' Sukha kembali menunjukkan keandalannya dengan menjual sebanyak 17.500 tiket untuk konser NCT Dream pada Februari 2023. Keberhasilan ini sebelumnya
juga diikuti oleh konser Westlife di Jakarta, yang tiketnya ludes terjual sebanyak 25.000 di tahun 2022. Melihat antusiasme yang luar biasa ini, para penikmat hiburan dapat menantikan event-event lainnya yang tidak kalah menarik di tahun ini dengan kemudahan pembelian tiket melalui Livin' Sukha.
"Melalui Livin' Sukha, kami tidak hanya menawarkan kemudahan pembelian tiket transportasi, hotel, dan voucher game, tetapi juga memberikan nilai tambah dalam
memenuhi kebutuhan hiburan para nasabah untuk menonton konser favorit mereka. Jadi, bagi para pencinta musik kini tidak perlu khawatir ketinggalan tiket karena semua dapat dilakukan dengan mudah dan cepat bersama Livin’ by Mandiri, ” kata Aquarius dalam keterangan resminya (18/9).
Fitur yang terintegrasi dengan berbagai platform penjualan tiket acara terkemuka ini memungkinkan nasabah untuk memilih dan membeli tiket langsung melalui fitur
Livin’ Sukha. Tidak hanya itu, sistem pembayaran yang terhubung dengan rekening Bank Mandiri nasabah membuat proses transaksi menjadi lebih cepat dan praktis,
tanpa perlu repot pindah aplikasi atau mengisi data berulang kali.
Proses pembelian tiket melalui Livin' Sukha sendiri sangat mudah dan cepat. Pengguna cukup membuka aplikasi Livin' by Mandiri, memilih acara dan jumlah tiket yang diinginkan, kemudian melakukan pembayaran dalam beberapa langkah sederhana. Selain itu, tersedia juga tiga pilihan sumber dana yang bisa digunakan
sesuai kebutuhan, yaitu Tabungan, Kartu Kredit, dan Livin’ Paylater.
Sejak diluncurkan pada Oktober 2021, Livin’ by Mandiri telah menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan. Hingga Agustus 2024, aplikasi ini telah menembus 27 juta pengguna, naik 33% secara year-on-year (YoY). Dari jumlah tersebut, total nilai transaksi yang dicapai juga sangat mengesankan, mencapai Rp2.589 Triliun dengan volume transaksi sebesar 2,4 miliyar transaksi secara year to date (ytd).
Dengan fitur Livin' Sukha yang ada di dalam Livin’ by Mandiri, Bank Mandiri sekali lagi mempertegas komitmennya dalam memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan solusi perbankan yang relevan dengan kebutuhan nasabah di era digital. Ke depannya, Bank Mandiri akan terus menghadirkan inovasi yang dapat memenuhi kebutuhan nasabah secara holistik dan memberikan pengalaman beyond banking dengan layanan yang adaptif dan solutif.