#30 tag 24jam
Diselenggarakan 16 November, International Golo Mori Jazz Hadirkan Eksotisme Alam Timur Indonesia dan Musik Romantis
International Golo Mori Jazz 2024 akan digelar di Golo Mori Convention Center (GMCC), The Golo Mori, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada 16 November [655] url asal
#konser-musik #jaz #media-partner #international-golo-mori-jazz-2024
(MedCom) 07/11/24 15:01
v/17676841/
Dengan mengusung tajuk “Jazz dari Timur, Eksotis!” event musik berskala internasional ini diharapkan dapat mendongkrak popularitas kawasan The Golo Mori, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan industri pariwisata. Hal ini menegaskan komitmen ITDC dalam menjalankan perannya untuk memajukan sektor pariwisata di Indonesia, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.
Sejalan dengan jargon Jazz Gunung Indonesia, yang menjadi mitra pelaksana event ini, International Golo Mori Jazz 2024 akan menghadirkan pengalaman unik menikmati “Indahnya Jazz, Merdunya Gunung." Dengan sentuhan musik dari para musisi Indonesia yang telah mendedikasikan diri untuk perkembangan musik Tanah Air, para penonton akan dimanjakan alunan International Golo Mori Jazz 2024 dengan latar pemandangan alam yang memukau, bukit dan lautan yang indah nan eksotis di The Golo Mori.
Sejumlah musisi lintas generasi, baik dari dalam maupun luar negeri, akan memeriahkan event ini. Mereka adalah Andien, Maliq & D’Essentials, Sheila Majid, dan Tohpati. Sebuah penampilan spesial juga akan ditampilkan oleh Tohpati dalam format orkestra, mengiringi kolaborasi internasional istimewa bersama Sheila Majid dan Andien, menjanjikan momen yang tak terlupakan bagi penikmat musik.
| Baca juga: InJourney Airports Sudah Layani 577.496 Penumpang |
Menikmati Maliq & D’Essentials dengan nuansa dan latar alam yang memukau akan menjadi pengalaman menarik yang tak terlupakan. Sejumlah hits yang akan mereka bawakan, turut memberikan memori manis, terutama bagi Anda yang datang bersama dengan orang-orang tersayang. Tentunya kita bikin romantis di International Golo Mori Jazz.
“Pokoknya, International Golo Mori Jazz ini spesial banget. Persiapannya serius dan khusus, supaya penonton bisa mendapatkan pengalaman menikmati musik yang berkualitas. Kami semua sudah siap dan tidak sabar menyuguhkan karya kami untuk penonton Internasional Golo Mori Jazz,” kata Andien.
Direktur Utama ITDC Ari Respati berharap event ini dapat semakin mempopulerkan pesona alam Golo Mori sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap seni pertunjukan.
"Untuk pertama kalinya International Golo Mori Jazz diadakan, dan kami berharap melalui event ini para penikmat seni musik dapat meningkatkan apresiasi terhadap seni pertunjukan, sekaligus menikmati keindahan alam di kawasan timur Indonesia. Event ini tidak hanya menghadirkan musik berkualitas, tetapi juga mengangkat pesona alam Golo Mori yang kaya akan keindahan eksotis dan keunikan budaya lokal," kata Ari Respati.
ITDC selaku member perusahaan Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney), berkomitmen untuk memajukan dan mengaktivasi kawasan The Golo Mori sebagai destinasi “Sustainable Marine-Based MICE Tourism Destination." Kawasan ini merupakan salah satu portofolio pengembangan kawasan oleh ITDC yang bertujuan untuk memperkuat daya tarik pariwisata di Indonesia Timur.
"Para penampil telah mengkonfirmasi kehadiran mereka dan sedang saat ini tengah mempenampilan khususnya. Persiapan dan survei teknis telah dilakukan lebih dari tiga kali di kawasan The Golo Mori, Labuan Bajo, dan sekitarnya. Sistem tata suara terbaik buatan anak bangsa juga akan menjadi pelengkap sajian di International Golo Mori Jazz tahun ini,” ucap Bagas Indyatmono selaku Direktur Jazz Gunung Indonesia dan penyelenggara acara.
| Baca juga: PGN Kembangkan Jargas di Industri Pariwisata Bersama ITDC |
International Golo Mori Jazz merilis harga tiket dan paket yang tersedia dengan harga dan kategori sebagai berikut.
Platinum: Rp6.500.000
Diamond: Rp4.700.000
Gold: Rp2.700.000
Silver: Rp1.300.000
Bronze: Rp800.000
Harga tiket di atas tidak termasuk akomodasi dan tiket pesawat. Bagi pemegang tiket Platinum, Diamond, Gold, dan Silver akan mendapatkan makan malam. Untuk semua kategori tiket sudah termasuk layanan antar-jemput dari Pusat Kota Labuan Bajo (detail lokasi menyusul).
Sementara bagi Anda yang ingin mendapatkan paket dengan penerbangan (pulang-pergi) dan penginapan (3 hari 2 malam), penyelenggara juga menjual paket khusus di kategori Gold dan Silver. Masing-masing dibandrol dengan harga Rp9.100.000 dan Rp7.700.000 per orang. Harga tiket tersebut sudah termasuk dinner saat acara dan layanan antar-jemput.
Untuk Anda penggemar musik dan wisata, ini saatnya mengamankan tiket dengan membeli melalui WhatsApp 08112626550 atau melalui situs https://www.golomorijazz.com/.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(ROS)
Sukses Konser KLa Project Aeternitas, Kenangan dan Harapan Sang Idola
KLa Project sukses menggelar konser konser bertajuk Aeternitas, di Istora Senayan, Jakarta, pada Jumat, 25 Oktober 2024. [597] url asal
#kla-project #media-partner #musik-indonesia #konser-musik
(MedCom) 28/10/24 23:28
v/17126444/
Jakarta: KLa Project sukses menggelar konser konser bertajuk Aeternitas, di Istora Senayan, Jakarta, pada Jumat, 25 Oktober 2024. Katon Bagaskara (vokal), LiLo (gitar), dan Adi Adrian (piano) menepati janji menghadirkan musik spesial untuk para penggemar dalam perayaaan HUT ke-36 KLa Project.Panggung megah dan ditonton tak kurang dari 4.000 penonton ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa hampir empat dekade, Katon dan kawan-kawan masih bertaji.
Konser dibuka dengan lagu “Gerimis” pada pukul 20.30 WIB. Single hits tahun 1997 ini seolah menjadi lagu pembuka yang manis sebagai latar yang membawa suasana pas lantara jalanan sekitar Senayan memang basah sehabis diguyur hujan sebelumnya.
"Konser ini istimewa. Karena biasanya kita bikin lima tahun sekali. Tapi ini baru setahun, kita bikin konser tunggal lagi. Tahu enggak kenapa, Kak LiLo?" kata Katon di atas panggung membuka kata.
"Karena tahun ini saya genap berusia 60 tahun. Jadi, ini sponsornya….,” sambut LiLo sambil menyebut sejumlah brand yang menjadi ‘teman’ kalangan senior alias kaum-kaum sepuh.
Pada menit-menit awal konser, Katon dan kawan-kawan menggeber dengan sejumlah hits “Menjemput Impian” hingga “Dekadensi."
| Baca juga: Rayakan HUT ke-36, KLa Project Gelar Konser AETERNITAS |
"Jangan panggil kita Pakde ya ,” ucap LiLo menanggapi penonton yang menyapanya demikian.
“Iya, panggil kita Om aja,” kata Katon di sela-sela lagu.
"Selama kita enggak dipanggil KPK dan Kejaksaan, kita asyik-asyik aja kok dipanggil dipanggil apapun,” ucap Lilo, lagi-lagi disambut riuh tawa KLanese, sapaan akrab penggemar band asal Jakarta ini.
Chit-chat KLa Project dengan penonton menjadi salah satu ciri khas pada setiap konser tunggal band ini. Sebagai entertainer, para Pakde atau Om ini tahu benar membangun kedekatan emosi dengan penggemar mereka yang sudah terjalin 30 tahun lebih.
Saat press conference di Jakarta, beberapa waktu lalu sebelum konser, Adi Adrian sempat menuturkan selalu berusaha menampilkan aransemen musik yang baru di setiap konser bersama kedua rekannya.
Adi sebagai arsitek musik di konser-konser band yang melejit lewat tembang “Tentang Kita” ini, sukses memanjakan batas pendengaran penggemar dengan aransemen musik.
Dalam tembang “Waktu Tersisa," disuguhkan kolaborasi apik KLa Project dengan gamelan Sunda dan rampak kendang. Suara tingkahan suling dan rebab berpadu indah. Penonton seperti dibawa ke suasana magis namun manis di sela-sela lantunan lirik lagu yang dinyanyikan Katon.
| Baca juga: KLa Project Ajak KLanese Bernostalgia Lewat Konser Aeternitas |
KLanese disuguhi new experience surround dalam konser yang dipromotori KLa Corporation dan Kestone CLE Indonesia. Edy Khemod bertindak sebagai creative director, yang menyuguhkan visual keren dan apik. Dua layar LED besar di samping kanan dan kiri panggung, tidak hanya membidik aksi panggung masing-masing personel secara close up.
Mengusung tema “Resonansi Regenerasi: Musik Abadi, Jembatan Antargenerasi," panggung musik kali ini benar-benar memadukan bukan saja kenangan, tapi juga harapan. Aeternitas, tajuk konser ini dimaknai sebagai simfoni yang abadi, jembatan yang menghubungkan generasi ke generasi dan menyajikan pertunjukkan yang akan dikenang selamanya.
Faktanya, penonton konser musik ini tidak hanya didominasi kalangan Generasi X, tapi juga Gen Milenial dan bahkan Gen Z. KLa Project berhasil membuktikan biduk pelayaran bermusik mereka bisa merengkuh penggemar dar beragam generasi.
Sebagai informasi tambahan, sekaligus mengingatkan memori penggemar, sebenarnya KLa Project berulang tahun setiap tanggal 23 Oktober. Pada tanggal tersebut, video klip tembang “Tentang Kita” ditayangkan perdana di layar TVRI, tahun 1988. Lagu tersebut meledak sebagai debut Katon dan kawan-kawan.
Tak lama, Katon meninggalkan profesinya sebagai pramugara maskapai penerbangan kondang dan fokus bermusik bersama dua sahabatnya. Pilihannya itu tak salah. Lirik-lirik puitis yang ditorehkan Katon di hampir semua lagu KLa Project menjadi ciri khas dan kekuatan dahsyat band tersebut dan membawa mereka berjaya melintasi waktu hingga kini.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(ROS)
Canisius College Cup XXXIX Dihadiri Ribuan Pengunjung, Tiket Ludes dalam 2 Menit
Canisius College Cup merupakan satu-satunya kegiatan dengan kepanitiaan yang melibatkan seluruh siswa Kolese Kanisius dari kelas 7 hingga 12. [504] url asal
#sekolah #media-partner #canisius-college-cup-xxxix #kolese-kanisius
(MedCom) 15/10/24 12:45
v/16497733/
Jakarta: Canisius College Cup kembali diselenggarakan tahun ini dengan mengusung nama Canisius College Cup XXXIX. Canisius College Cup merupakan satu-satunya kegiatan dengan kepanitiaan yang melibatkan seluruh siswa Kolese Kanisius dari kelas 7 hingga 12.Selain itu, Canisius College Cup juga menjadi tempat kerja sama dan kolaborasi antara siswa SMP dan SMA. Karena hal-hal tersebut, Canisius College Cup juga menjadi sarana penting untuk menanamkan nilai leadership kepada siswanya yang sejalan dengan visi misi sekolah.
Canisius College Cup merupakan perlombaan olahraga dan seni yang diselenggarakan oleh Kolese Kanisius setiap tahunnya. Kegiatan ini diakhiri dan dimeriahkan dengan konser sebagai daya tarik. Acara ini memiliki nilai strategis yang tinggi. Banyaknya pengunjung pada kegiatan ini secara tidak langsung mempromosikan sekolah dan menjadi daya tarik untuk sponsor. Selain meningkatkan keterampilan dan potensi para remaja sekitar Jabodetabek, kegiatan ini juga meningkatkan kemampuan berorganisasi seluruh Kanisian.
Canisius College Cup tahun ini juga menjadi kedua kalinya seluruh unit SMP dan SMA bekerja sama dalam satu kepanitiaan. Kegiatan Canisius College Cup XXXIX diharapkan mampu mengajak setiap orang untuk mengasah, melatih, dan terus menggali potensi yang berada dalam diri, baik dalam bidang olahraga, seni, pengetahuan, maupun bahasa.
Tema dari kegiatan Canisius College Cup XXXIX adalah “Pengelan Penyalet Kenei Bioq." Tema ini diambil dari bahasa Dayak yang berarti “Harapan dan Kekuatan Tumbuh." Diharapkan tema tersebut menjadi penyemangat harapan dan kekuatan dalam Canisius College Cup XXXIX.
| Baca juga: Mewujudkan Lingkungan Satuan Pendidikan Aman, Nyaman, dan Inklusif melalui PPKSP |
Adapun closing Canisius College Cup XXXIX mengambil tema “Bahalap." Tema ini diambil dari bahasa Dayak yang berarti “indah, cantik, dan positif." Sesuai dengan tema yang diangkat maka diharapkan closing Canisius College Cup XXXIX akan menjadi sebuah kenangan yang indah, cantik, dan berubah positif bagi orang-orang yang mengikutinya.
"Sebagai bagian dari seksi acara yang mengatur berjalannya kegiatan, tentu ada banyak tantangan yang ditemui dalam proses perencanaan ataupun saat berjalannya CC Cup tahun ini. Namun, saat kegiatan selesai hal ini merupakan suatu kebanggan bagi kami selaku seksi acara karena berhasil mengatur berjalannya kegiatan sebesar ini, dan bisa melihat wajah puas dari para pengunjung di akhir kegiatan," kata Panitia Seksi Acara Canisius College Cup XXXIX Clement Darielle Tjhang.
Penonton Closing Canisius College Cup XXXIX, Darren Gudfried, mengatakan bahwa closing Canisius College Cup pada tahun ini sesuai tema "Bahalap."
"Area konser yang merupakan lapangan basket dan voli ternyata memberikan keunikan tersendiri bagi konser pada tahun ini. Tidak hanya itu, nuansa yang hangat serta kebersamaan yang terjadi memberikan kenangan yang begitu indah serta positif bagi kami para penonton," tutur Darren.
Sementara itu Panitia Ticketing Canisius College Cup XXXIX Rafael Antasena Kurniatmoko mengatakan menjadi bagian dari panitia kegiatan Canisius College Cup 2024 merupakan kebanggaan tersendiri.
"Dengan melihat antusiasme dari banyak orang di mana tiket untuk closing CC Cup 2024 terjual habis hanya dalam 2 menit, serta melihat bagaimana area Kolese Kanisius dipenuhi oleh sekitar 2.800 orang yang berkumpul bersama, memberikan rasa kebanggaan tersendiri di hati kami para panitia bahwa kami dapat menggelar suatu kegiatan yang memberikan kenangan serta efek positif bagi banyak orang," ucap Rafael.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(ROS)