Becak listrik gratis bakal dibagi-bagikan Presiden Prabowo Subianto. PT LEN yang diminta Prabowo untuk memproduksi becak-becak tersebut. Prabowo bilang secara bertahap ribuan becak bakal dibagikan ke seluruh Indonesia.
"Saya juga bekerja sama dengan industri pertahanan kita, dengan PT LEN, kita sudah bikin becak listrik dan akan kita bagikan bertahap," ungkap Prabowo saat pidato pada acara deklarasi GSN di Indonesia Arena Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (2/11/2024).
Eks Menteri Pertahanan itu bilang sudah ada 1.000 becak listrik yang diproduksi. Becak-becak ini siap dibagikan ke masyarakat.
"Sudah hampir 1.000 dibangun, dan akan dibagikan terus," tegas Prabowo.
Siapa yang bakal dapat becak listrik tersebut? Purnawirawan Jenderal TNI itu mengatakan dirinya menargetkan becak listrik gratis itu akan dibagikan kepada masyarakat lansia yang masih menarik becak.
"Kita prioritaskan warga negara yang menarik becak di atas 60 tahun kita prioritaskan kasih sepeda listrik," ungkap Prabowo.
Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan Wiranto yang pertama kali menyebut ratusan becak listrik dibagikan secara bertahap di seluruh Indonesia oleh Prabowo. Pria yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Persatuan Becak Listrik Indonesia (PBLI) itu mengatakan becak listrik dapat menjadi salah satu alat transportasi pariwisata.
Dia bilang Prabowo ingin para kusir tidak perlu lagi mengeluarkan tenaga lebih untuk mengayuh pedal seperti saat menarik becak tradisional. Ia menilai becak listrik juga ramah lingkungan.
"Untuk Bali spesifik, bisa memberikan salah satu dampak positif dalam mengembangkan kepariwisataan," imbuh Wiranto seusai meresmikan kantor PBLI di Denpasar, Selasa (29/10/2024) yang lalu.
Ketua Dewan Pembina Persatuan Becak Listrik Indonesia (PBLI) Jenderal TNI (Purn) Wiranto menilai bahwa inisiatif presiden terpilih Prabowo Subianto terkait ... [564] url asal
Ini program becak listrik ini bagus sekali. Apalagi ini diinisiasi oleh Pak Prabowo.
Jakarta (ANTARA) - Ketua Dewan Pembina Persatuan Becak Listrik Indonesia (PBLI) Jenderal TNI (Purn) Wiranto menilai bahwa inisiatif presiden terpilih Prabowo Subianto terkait becak listrik mampu mendorong ekonomi rakyat dan pariwisata berkelanjutan.
"Ini program becak listrik ini bagus sekali. Apalagi ini diinisiasi oleh Pak Prabowo. Ini sangat membantu ekonomi masyarakat bawah. Banyak implikasi selain mengangkat ekonomi, ada isu green energy, juga pariwisata," kata Wiranto dalam pertemuan dengan pengurus PBLI, di Jakarta, Rabu.
Program becak listrik sebagai inovasi transportasi ramah lingkungan diluncurkan atas inisiatif dari presiden terpilih Prabowo Subianto guna mendorong ekonomi rakyat dan meningkatkan pariwisata berkelanjutan di tanah air.
Melalui wadah PBLI, gerakan ini memiliki tujuan untuk mengurangi polusi dan kemacetan, becak listrik diharapkan menjadi solusi transportasi yang dapat memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat, khususnya bagi pengemudi becak tradisional.
Becak Listrik itu merupakan inovasi yang diproduksi di Kota Bandung dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 70 persen.
Program ini menargetkan penyebaran becak listrik di seluruh Indonesia, memberikan akses yang lebih baik kepada masyarakat di berbagai daerah. Becak listrik itu juga dilengkapi dengan throttle gas, kunci kontak, canopy, dan double sadel untuk kenyamanan penumpang.
Ketua PBLI Mayor Jenderal TNI (Purn) Glenny Kairupan mengatakan bawah becak listrik adalah langkah maju yang penting untuk mengatasi masalah transportasi di perkotaan.
"Selain ramah lingkungan, program ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan mereka,” ujar Glenny yang turut didampingi sejumlah Pengurus PBLI lainnya.
Persatuan Becak Listrik Indonesia (PBLI) menilai becak listrik inisiatif presiden terpilih Prabowo Subianto mampu mendorong ekonomi rakyat dan pariwisata berkelanjutan. ANTARA/HO-Humas PBLI Dalam konteks pariwisata, becak listrik menawarkan pengalaman unik bagi wisatawan untuk menjelajahi kawasan wisata dengan cara yang lebih berkelanjutan.
Destinasi-destinasi pariwisata akan lebih menarik dengan kehadiran becak listrik, menciptakan pengalaman yang lebih menarik dan ramah lingkungan.
"Dengan langkah ini, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan," katanya pula.
Menilik sejarah becak di Indonesia, dimana pertama kali muncul di Batavia (Jakarta) dan kemudian berkembang ke Surabaya pada tahun 1940.
Menurut Jawa Shimbun terbitan 20 Januari 1943, becak diperkenalkan dari Makassar ke Batavia pada akhir 1930-an.
Pascaperang, meskipun jalur dan moda transportasi semakin berkembang, becak tetap bertahan dan menyebar hampir di seluruh Indonesia.
Pada pertengahan hingga akhir 1950-an, tercatat ada sekitar 25.000 hingga 30.000 becak di Jakarta, dengan jumlah tertinggi mencapai 160 ribu pada tahun 1966.
Berikut susunan Pengurus Persatuan Becak Listrik Indonesia:
Ketua Dewan Pembina : Jenderal TNI (Purn) Wiranto
Ketua PBLI: Mayor Jenderal TNI (Purn) Glenny Kairupan
Sekjen PBLI: Michael Umbas
Bendahara Umum PBLI: Anton Ramli
Berikut spesifikasi becak listrik:
*Versi 1:*
Dinamo Tenaga / Motor: BLDC Baterai: SLA 12.000 mAh Tegangan: 48 Volt Kecepatan Maksimum: 15 KM/Jam Pengisian Baterai: 6 Jam Jarak Tempuh Full Listrik: 60 KM Jarak Tempuh Hybrid: 80 KM Berat Becak: 120 KG Berat Maksimum Penumpang: 200 KG Dimensi: 2m x 1m x 1,5m Rem: Tromol Kemiringan Tanjakan Maksimum: 10 Derajat Layar: LCD
*Versi 2:*
Motor: 1000 Watt Baterai: SLA 15.000 mAh Tegangan: 48 Volt Kecepatan Maksimum: 22 KM/Jam Pengisian Baterai: 7 Jam Jarak Tempuh Full Listrik: 60 KM Jarak Tempuh Hybrid: 100 KM Berat Becak: 100 KG Berat Maksimum Penumpang: 200 KG Dimensi: 1,8m x 0,9m x 1,5m Rem: Cakram Kemiringan Tanjakan Maksimum: 15 Derajat Layar: LCD + Speedometer