JAKARTA, investor.id – Presiden terpilih periode 2024-2029 sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan investasi, sehingga diperlukan iklim dan pemerintahan yang baik. Hal ini disampaikannya dalam peluncuran Geoportal Kebijakan Satu Peta 2.0 di The St. Regis Jakarta Selatan pada Kamis, (18/7/2024).
Lulusan Akademi Militer pada 1970 ini menyampaikan bahwa pemerintah yang efektif adalah elemen penting untuk menyerap investasi. Elemen ini semakin mendesak kala kondisi geopolitik dan geoekonomi sangat tidak menentu, dimana antar negara bertarung sangat keras.
“Sehingga negara dan bangsa yang dapat memberi suatu kepastian dan iklim usaha yang paling efisien dan paling baik. Itulah yang akan meraih investasi. Kita butuh investasi, untuk itu kita perlu iklim yang baik, untuk itu kita perlu governance yang baik,” ujar Prabowo.
Saat prasyarat itu terpenuhi, ia berani menaruh sasaran yang lebih tinggi untuk membawa perekonomian tanah air tumbuh hingga 8% di masa kepemimpinannya nanti. Target ini terbilang agresif dibandingkan beberapa pihak lain, termasuk target pemerintahan saat ini.
“Saudara-saudara, percepatan pembangunan vital bagi masa depan bangsa kita. Tadi Menteri Perekonomian menyatakan bahwa kita optimis bisa mencapai lebih dari 5% pertumbuhan. Kalau saya lebih berani lagi, kita harus berani menaruh sasaran yang lebih tinggi. Kalau saya optimis kita bisa mencapai 8% pertumbuhan,” ungkap Prabowo.
Prabowo menambahkan, ke depan kebijakan Indonesia harus dikelola dengan baik, masuk akal, dan bertekad untuk memitigasi kebocoran hingga penyelewengan. Ini pentingnya Geoportal Kebijakan Satu Peta 2.0 diluncurkan hari ini, Kamis (18/7/2024).
“Mitigasi kebijakan-kebijakan yang tidak menguntungkan kepentingan nasional dan kepentingan rakyat. Dengan program-program semacam ini, one map policy, dengan e-catalog, dengan teknologi di semua bidang, kita sangat mungkin untuk mengurangi ketidakefisienan,” jelas Prabowo.
Editor: Prisma Ardianto (redaksi@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News