JAKARTA, investor.id – Kepala Klaster Kajian Pembangunan Berkelanjutan Daya Makara Universitas Indonesia (DMUI) Bisuk Abraham Sisungkunon mengatakan, galon air minum dalam kemasan (AMDK) polikarbonat (PC) dapat mengurangi kebutuhan botol plastik sekali pakai. Menurut dia, satu galon polikarbonat yang digunakan berulang kali dapat menggantikan ratusan botol plastik sekali pakai, dan mengurangi jumlah sampah plastik yang dihasilkan.
“Galon guna ulang bisa mengurangi sampah kemasan sekali pakai hingga 316 ton setiap tahun," ujar dia.
Bahkan, penggunaan satu galon AMDK polikarbonat secara teratur dapat menggantikan sekitar 200 hingga 300 kemasan plastik sekali pakai setiap tahunnya. Oleh karenanya, dengan jutaan galon polikarbonat yang digunakan, dampaknya terhadap pengurangan sampah plastik dapat sangat signifikan.
Selain mengurangi sampah plastik, penggunaan galon polikarbonat juga berkontribusi terhadap penurunan jejak karbon. Pasalnya, produksi galon plastik sekali pakai memerlukan energi lebih besar dibandingkan pembuatan dan penggunaan galon polikarbonat..
“Penggunaan galon guna ulang juga membuat Indonesia mengurangi penggunaan plastik virgin untuk membuat kemasan galon baru. Ini berarti dalam jangka panjang, penggunaan galon yang lebih tahan lama dapat meminimalkan total energi yang dibutuhkan untuk produksi wadah plastik. Ada sekitar 4.152 ton plastik virgin yang bisa kita hindarkan karena adanya galon guna ulang,” tutur Bisuk.
Pemerintah melalui Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019 pun sesungguhnya telah membuat roadmap agar target pengurangan sampah oleh produsen sebesar 30% di 2029 dapat tercapai. Dengan melaksanakan Permen ini, perusahaan dapat memberikan kontribusi sekaligus menghemat emisi karbon dan menangani dampak polusi limbah plastik
"Kita semua sepakat untuk mengurangi pencemaran sampah plastik di lingkungan, tidak lagi menggunakan single-use plastic," kata Pakar Teknologi Lingkungan ITB, Prof Enri Damanhuri.
Sebagai informasi, plastik PC lebih fleksibel, sehingga lebih tahan dari risiko pecah/retak. Plastik jenis ini juga memiliki ketahanan gores dan benturan yang lebih baik dengan suhu transisi gelas (Tg) lebih tinggi (Tg PC=150 derajat celcius, Tg PET = 70 derajat celcius), sehingga tahan untuk dicuci dengan suhu panas antara 60-80 derajat celcius dengan penyikatan menggunakan sikat plastik tanpa menyebabkan kerusakan pada permukaan kemasan.
“Galon PC memiliki densitas sedikit lebih rendah dibandingkan galon lain. Artinya, jika botol galon dibuat dengan bentuk dan ukuran serta ketebalan yang sama, galon dari PC akan memiliki berat yang lebih ringan dibandingkan galon lainnya,” ujar Dosen dan peneliti di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan dan SEAFAST Center IPB, Nugraha Edhi Suyatma.
Editor: Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News