#30 tag 24jam
Harga Tiket Pesawat Masih Mahal, Jadi PR Menteri Pariwisata Baru
Ragam penyebab mahalnya harga tiket pesawat domestik akan menjadi tantangan menteri pariwisata selanjutnya. Halaman all [1,387] url asal
#tiket-pesawat-mahal #harga-tiket-pesawat-mahal #alasan-tiket-pesawat-mahal #mengapa-harga-tiket-pesawat-mahal #penyebab-harga-tiket-pesawat-mahal #tantangan-menteri-pariwisata-baru
(Kompas.com - Travel) 19/10/24 11:01
v/16689139/
KOMPAS.com - Keluhan mahalnya harga tiket pesawat domestik terdengar selama beberapa tahun belakangan.
Hal itu bisa dilihat dari kata kunci "tiket pesawat mahal" di media sosial. Contohnya, X (Twitter). Warganet berkali-kali mengeluhkan harga tiket pesawat domestik yang mahal mencapai Rp 4 jutaan untuk sekali jalan.
Menurut pantauan Kompas.com di situs online travel agent (OTA) Tiket.com pada Jumat (18/10/2024) malam, harga tiket pesawat Jakarta-Sorong mencapai Rp 4,2 juta sekali jalan. Ada juga rute Jakarta-Manado berkisar mulai dari Rp 2,7 juta sekali jalan.
Sementara itu, harga tiket pesawat internasional lebih murah. Misalnya, rute penerbangan Jakarta-Bangkok dijual mulai Rp 1,7 juta.
Adapun rute Jakarta-Malaysia (Penang) mulai dari Rp 1 jutaan untuk penerbangan pada hari yang sama di satu OTA.
- Wacana Kemenparekraf Turunkan Harga Tiket Pesawat hingga 10 Persen pada Akhir Oktober 2024
- Efek Bola Salju Harga Tiket Pesawat: Mengguncang Fondasi Pariwisata Indonesia
Penyebab harga tiket pesawat mahal
SHUTTERSTOCK IlustrasiPengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio pernah menjelaskan alasan di balik mahalnya harga tiket pesawat domestik.
Ia menuturkan, sebenarnya Kementerian Perhubungan sudah menetapkan tarif batas atas maskapai penerbangan.
Tarif tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 20 Tahun 2019 tentang Tata Cara dan Formulasi Perhitungan Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal dalam Negeri.
"Semua maskapai (penerbangan) tidak boleh melebihi tarif batas atas, sekarang sudah banyak yang melebih tapi tidak ada tindakan dari Kemenhub (Kementerian Perhubungan)," kata Agus melalui sambungan telepon, dikutip dari Kompas.com, Rabu (27/3/2024).
Peraturan tarif batas atas tersebut ditetapkan lima tahun silam, tepatnya pada 2019. Jadi, menurut Agus, tarif tersebut tak lagi cocok diterapkan pada tahun ini.
Pasalnya, nilai tokar dollar Amerika Serikat (ASK) ke rupiah masih Rp 13.000 pada 2019, sedangkan saat ini nilainya melemah hingga Rp 16.000 per dollar.
Hanya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang berhak mengubah aturan tersebut, seperti disampaikan Agus.
- Update Harga Tiket Pesawat Domestik, Maskapai Baru Diharapkan Bantu Turunkan Harga
- Kenapa Harga Tiket Pesawat Last Minute Lebih Mahal? Ini Penjelasannya
Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ilustrasi wisatawan di Indonesia."Sesuai dengan keputusan Presiden terhadap menteri perhubungan, tugasnya adalah mengurus transportasi umum dan mengawasi. Kalau tarif, itu tidak diatur oleh Kemenhub, kecuali penyesuaian tarif batas atas," jelas dia.
Pengamat Penerbangan, Alvin Lie juga menyampaikan hal serupa. Menurut dia, tarif batas atas tiket pesawat seharusnya ditinjau setiap enam sampai 12 bulan sekali.
Hal itu sebenarnya tertera dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 20 Tahun 2019 Bab V Pasal 23 Ayat 1 huruf a, ditulis bahwa Direktur Jenderal melakukan evaluasi terhadap besaran tarif yang telah ditetapkan dengan ketentuan: dilaksanakan secara berkala setiap tiga bulan.
Sementara itu, pada Pasal 23 Ayat 1 huruf b ditulis bahwa evaluasi tarif ditetapkan jika sewaktu waktu terjadi perubahan signifikan yang mempengaruhi kelangsungan kegiatan badan usaha angkutan udara.
Pasal 23 Ayat 2 dijelaskan, adapun perubahan signifikan yang dimaksud yaitu perubahan yang menyebabkan kenaikan total biaya operasi pesawat udara hingga paling sedikit 10 persen yang disebabkan adanya perubahan.
Perubahan tersebut meliputi harga avtur, nilai tukar rupiah, dan biaya komponen lainnya.
Lebih lanjut, Alvin menuturkan, harga tiket pesawat yang dibayar oleh penumpang bukanlah sepenuhnya murni harga penerbangan, melainkan sudah termasuk retribusi pesawat di bandara.
Misalnya, biaya retribusi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Setiap kali keberangkatan pesawat, setiap penumpang dikenai biaya retribusi sekitar Rp 170.000.
"Jadi kalau harga tiketnya Rp 800.000, itu sudah termasuk yang Rp 170.000 (biaya retribusi), bukan harga tiket saja," ujar Alvin.
- Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat Dibentuk, Sudah Ada Penugasan
- Harga Tiket Pesawat Ditargetkan Turun Sebelum Oktober 2024
Jumlah pesawat minim
Kompas.com/ Suci Wulandari Putri Menteri Pariwisata dah Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat ditemui awak media usai kegiatan The Final Episode of Weekly Brief with Sandi Uno di Balairung Soesilo Soedirman, Gedung Sapta Pesona Kemenparekraf, Jakarta Pusat, Senin (14/10/2024).Penyebab tiket pesawat domestik mahal, juga disebut-sebut berasal dari minimnya jumlah pesawat setelah pandemi Covid-19.
Alasan ini disebut berulang kali oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno setiap ditanya soal harga tiket pesawat domestik yang mahal.
"Sebelum pandemi, kita punya 700 pesawat, sekarang di angka 400 lebih. Kita ada di sekitar 65 persen," kata Sandiaga di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, dikutip dari Kompas.com, Rabu (27/3/2024).
Menurut Sandiaga, jumlah pesawat di Indonesia per 2024 semestinya sudah mencapat 70 persen dari total pesawat sebelum pandemi.
"Sementara di kawasan (negara) lain, sudah 90-100 persen (jumlah pesawat). Malah sudah ada yang melebihi angka sebelum pandemi. Jadi PR (pekerjaan rumah) kita besar, menjawab pertanyaan kenapa harga tiket pesawat mahal," terangnya.
- Tiket Pesawat Masih Mahal, Sandiaga Sebut Tambahan Penerbangan Belum Tuntas
- Jumlah Pesawat Indonesia Masih Belum Bertambah sejak Pandemi Covid-19
SHUTTERSTOCK/ZINAIDASOPINA Ilustrasi penerbangan, tiket pesawat.Langkah penambahan jumlah pesawat juga mulai terlihat. Misalnya, saat maskapai penerbangan baru, BBN Airlines Indonesia, muncul pada September 2024.
"Paling tidak, kalau suplainya semakin banyak, pilihan (pesawatnya) juga semakin banyak," kata Adyatama Kepariwisataan & Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Nia Niscaya, dikutip dari Kompas.com, Senin (30/9/2024).
Dikutip dari laman resmi BBN Airlines Indonesia, ada rencana mendatangkan 40 pesawat pada 2027 mendatang untuk memenuhi kebutuhan penerbangan di Indonesia.
Satgas penurunan harga tiket pesawat
Saking seriusnya masalah harga tiket pesawat domestik, pemerintah membentuk satuan tugas (satgas) penurunan harga tiket pesawat pada Juli 2024.
"Itu (satgas) sudah diadakan rapat koordinasinya, dan sudah diperintahkan ada sembilan langkah ke depan, termasuk pembentukan satgas untuk penurunan (harga) tiket pesawat," kata Sandiaga, dilaporkan oleh Kompas.com, Senin (15/7/2024).
Nia menambahkan, satgas penurunan harga tiket pesawat ini berada di bawah koordinasi Kemenkomarves (Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi) dan melibatkan berbagai stakeholders (pemangku kepentingan) yang terlibat.
Dalam bulan yang sama, Juli 2024, Sandiaga juga menargetkan penurunan harga tiket pesawat sebelum Oktober 2024.
"Kalau semuanya bisa kita lakukan cepat, perkiraaan dua (hingga) tiga bulan ke depan mudah-mudahan sebelum bulan Oktober, akhir pemerintahan (Jokowi-Ma'ruf) juga bisa (turun harga tiket pesawat)," kata Sandiaga.
Setidaknya, ia menargetkan penurunan harga tiket pesawat 10 persen sampai akhir Oktober 2024 lewat pengurangan biaya pajak.
"Termasuk mengenai (mengurangi) pajak, bea, dan juga avtur. Harapannya ini bisa menurunkan tiket di akhir Oktober sekitar 10 persen," kata Sandiaga dalam berita Kompas.com, Sabtu (21/9/2024).
Tantangan menteri pariwisata baru
KOMPAS.com/ Suci Wulandari Putri Lokasi terminal kalayang di Terminal 3 Bandara Soetta
Harga tiket pesawat mahal menjadi tantangan baru bagi pengganti Sandiaga Uno nantinya alias menteri pariwisata baru.
Pasalnya, harga tiket pesawat domestik akan berdampak pada pergerakan wisatawan dalam negeri.
Dilaporkan Kompas.com, Senin (15/7/2024), Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, harga tiket pesawat di Indonesia termahal kedua di dunia.
Hal tersebut disampaikan lewat akun instagram pribadinya @luhut.pandjaitan pada Minggu (14/7/2024).
Kemenparekraf pun mendorong transportasi selain pesawat demi mencapai target jumlah pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 1,4 miliar-1,5 miliar pada 2024.
"Kalau dari Kemenparekraf tentunya akan terus mendorong untuk promosi destinasi pariwisata dan pengembangan destinasi lain yang bisa didatangi tidak hanya melalui penerbangan," kata Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf, Wisnu Sindhustrisno.
"Misalnya, lewat jalan darat menggunakan kereta atau kalau di Bintan, Batam, Lombok, dan Bali, bisa memakai kapal feri," tambah dia dalam berita Kompas.com, Senin (23/9/2024).