#30 tag 24jam
Luncurkan Laporan Keberlanjutan 2023, Berikut Capaian APRIL Dukung SDGs
Laporan Keberlanjutan APRIL Group 2023 menampilkan capaian sustainable development goals sepanjang 2023 [874] url asal
#april-group #laporan-berkelanjutan #sustainable-development-goals-sdg #sdg01-tanpa-kemiskinan #sdg08-pekerjaan-layak-dan-pertumbuhan-ekonomi #sdg10-berkurangnya-kesenjangan #sdg11-kota-dan-permukima
(Kompas.com) 28/09/24 08:40
v/15672623/
KOMPAS.com - Sektor swasta semakin dituntut untuk menerapkan praktik bisnis berkelanjutan dalam kegiatan operasional. Inisiatif ini menjadi salah bentuk kontribusi positif sektor swasta terhadap lingkungan serta masyarakat.
Dalam konteks tersebut, transparansi menjadi sangat penting. Oleh karena itu, laporan kinerja memainkan peran tak terpisahkan dalam implementasi praktik bisnis berkelanjutan. Salah satunya, melalui Laporan Keberlanjutan atau Sustainability Report 2023.
Sebagai informasi, produsen serat, pulp, dan kertas yang beroperasi di Pangkalan Kerinci, Provinsi Riau, APRIL Group, baru baru saja merilis laporan keberlanjutan ke-20.
Laporan tersebut merangkum capaian APRIL dalam menjalankan operasional berkelanjutan berdasarkan kebijakan Sustainable Forest Management Policy (SFMP) 2.0. Laporan ini juga memuat pencapaian komitmen keberlanjutan satu dekade perusahaan APRIL 2030 yang juga mendukung target bersama Sustainable Development Goals (SDGs) pada 2030.
Sepanjang 2023, APRIL telah melaksanakan berbagai upaya untuk mencapai komitmen tersebut dan telah mencatatkan sejumlah kemajuan.
Meningkatkan penggunaan energi terbarukan
APRIL Group mendukung pencapaian target net zero emission (NZE) 2060 atau lebih cepat yang ditargetkan pemerintah. Inisiatif ini dilakukan melalui pengurangan emisi karbon di fasilitas produksi.
Pada 2023, perusahaan berhasil mengurangi intensitas emisi karbon produk 20 persen ketimbang garis dasar pada 2019. Selain itu, 88 persen kebutuhan energi operasional APRIL bersumber dari energi bersih dan terbarukan. Perusahaan menetapkan peningkatan target menjadi 90 persen pada 2030.
Salah satu langkah untuk mencapai target tersebut adalah melanjutkan instalasi panel surya sebagai solusi energi terbarukan.
DOK. APRIL Group. APRIL Group berkomitmen menerapkan praktik bisnis berkelanjutan dalam kegiatan operasional.Perusahaan telah memasang panel surya berkapasitas 13,5 megawatt (MW) pada 2022. Kemudian, per September 2024, total panel surya yang telah terpasang mencapai 26 MW. Sebagian instalasi tersebut dilakukan di atas closed landfill. Perusahaan menargetkan peningkatan panel surya menjadi 50 MW pada 2030.
Peringatan 10 tahun komitmen restorasi
APRIL Group memperingati 10 tahun berjalannya komitmen restorasi dan konservasi lewat program Restorasi Ekosistem Riau (RER) pada 2023.
Sejak 2013, APRIL berkomitmen menjaga hutan rawa gambut utuh terbesar di Sumatera, tepatnya di Semenanjung Kampar dan Pulau Padang. Kawasan ini memiliki luas mencapai 150.000 hektare (ha) atau sekitar dua kali wilayah Singapura.
APRIL melalui program RER mendukung komitmen pemerintah untuk melakukan konservasi dan keanekaragaman hayati di Indonesia. Program ini sejalan untuk menyukseskan target pemerintah dalam Forest and Other Land Uses (FOLU) Net Sink 2030.
Program tersebut melakukan berbagai aksinya nyata, seperti restorasi ekosistem terdegradasi, melakukan peningkatan perlindungan terhadap habitat alami dan pelestarian satwa liar, serta pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.
Sepanjang 10 tahun berdiri, RER mampu mengidentifikasi 893 spesies flora dan fauna di Semenanjung Kampar, termasuk kelompok spesies yang terancam punah secara global. Selain itu, RER juga mampu menjaga wilayah Semenanjung Kampar dari insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama 10 tahun berturut-turut.
Untuk pendanaan program konservasi dan restorasi, APRIL mengalokasikan 1 dollar AS untuk setiap ton serat yang dipasok. APRIL telah menginvestasikan hampir 15 juta dollar AS untuk komitmen konservasi dan restorasi ini pada 2023.
Selain komitmen restorasi, APRIL mendukung kemitraan budi daya dengan masyarakat lokal di lahan seluas 43.471 ha. Kawasan ini digunakan untuk membudidayakan hasil hutan kayu dan nonkayu serta tanaman lain yang mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Prioritaskan kesejahteraan anak
APRIL Group juga berkomitmen terhadap pemberdayaan masyarakat di sekitar area operasionalnya di Pangkalan Kerinci, Provinsi Riau. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah memastikan kesejahteraan anak di bawah usia 18 tahun yang ikut tinggal di estate hutan tanaman industri (HTI) APRIL.
Pada 2023, APRIL Group merilis Kode Praktik Kesejahteraan Anak (Children’s Welfare Code of Practice) untuk memastikan anak-anak di estate mendapatkan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan. Program ini berfokus pada lima pilar, yaitu pengasuhan, pendidikan, perlindungan, kesejahteraan, serta kesehatan dan gizi.
Berdasarkan kode praktik baru tersebut, APRIL Group menyediakan layanan penitipan anak, pendidikan dasar untuk anak usia 2-6 tahun, serta sistem sekolah keliling (mobile school) untuk anak usia 6-18 tahun di Estate Pelalawan dan Teso.
Rencananya, proyek tersebut akan diintegrasikan dengan sekolah negeri dan tempat penitipan anak di seluruh estate APRIL pada 2027.
Pemanfaatan kembali limbah pabrik
Dalam kegiatan produksi, APRIL menerapkan praktik produksi sirkular untuk pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab. Pada 2023, APRIL telah mengurangi 47 persen limbah padat yang dikirim ke tempat pembuangan akhir (TPA). Perusahaan telah mendaur ulang 323.000 ton limbah untuk digunakan kembali.
DOK. APRIL Group. APRIL Group berkomitmen menerapkan praktik bisnis berkelanjutan dalam kegiatan operasional.Salah satu cara untuk memanfaatkan kembali limbah adalah mengolahnya sebagai bahan bakar energi atau proses waste-to-energy. Serat cokelat hasil dari produksi pulp dan sludge dari fasilitas pengelolaan air limbah digunakan sebagai bahan bakar boiler.
Bottom ash yang dihasilkan dari boiler pembangkit listrik juga digunakan kembali sebagai campuran dasar untuk jalan dan beton. Selain itu, campuran fly ash dan sludge seng digunakan sebagai pupuk mikronutrien. Produk ini telah diuji coba di hutan tanaman industri (HTI) yang dikelola APRIL.
Pabrik kertas kemasan baru
Sebagai bagian dari upaya diversifikasi, APRIL juga mendirikan pabrik kertas kemasan atau paperboard melalui PT Riau Andalan Paperboard International (RAPI). Pabrik ini diproyeksikan dapat memproduksi 1,2 juta ton kertas kemasan setiap tahun dan menciptakan lebih dari 600 lapangan kerja baru saat beroperasi secara penuh.
Per awal 2024, APRIL telah melakukan uji coba operasional pabrik kertas kemasan baru. Pabrik ini akan memproduksi produk kertas kemasan dengan merek BoardOne dan Silverpak, karton kemasan lipat (folding boxboard), cupstock, dan art board yang dapat digunakan untuk berbagai jenis kemasan dan aplikasi grafis.
Luncurkan Laporan Keberlanjutan 2023, Berikut Capaian APRIL Dukung SDGs
Laporan Keberlanjutan APRIL Group 2023 menampilkan capaian sustainable development goals sepanjang 2023 Halaman all [874] url asal
#april-group #laporan-berkelanjutan #sustainable-development-goals-sdg #sdg01-tanpa-kemiskinan #sdg08-pekerjaan-layak-dan-pertumbuhan-ekonomi #sdg10-berkurangnya-kesenjangan #sdg11-kota-dan-permukima
(Kompas.com - Money) 28/09/24 08:40
v/15671930/
KOMPAS.com - Sektor swasta semakin dituntut untuk menerapkan praktik bisnis berkelanjutan dalam kegiatan operasional. Inisiatif ini menjadi salah bentuk kontribusi positif sektor swasta terhadap lingkungan serta masyarakat.
Dalam konteks tersebut, transparansi menjadi sangat penting. Oleh karena itu, laporan kinerja memainkan peran tak terpisahkan dalam implementasi praktik bisnis berkelanjutan. Salah satunya, melalui Laporan Keberlanjutan atau Sustainability Report 2023.
Sebagai informasi, produsen serat, pulp, dan kertas yang beroperasi di Pangkalan Kerinci, Provinsi Riau, APRIL Group, baru baru saja merilis laporan keberlanjutan ke-20.
Laporan tersebut merangkum capaian APRIL dalam menjalankan operasional berkelanjutan berdasarkan kebijakan Sustainable Forest Management Policy (SFMP) 2.0. Laporan ini juga memuat pencapaian komitmen keberlanjutan satu dekade perusahaan APRIL 2030 yang juga mendukung target bersama Sustainable Development Goals (SDGs) pada 2030.
Sepanjang 2023, APRIL telah melaksanakan berbagai upaya untuk mencapai komitmen tersebut dan telah mencatatkan sejumlah kemajuan.
Meningkatkan penggunaan energi terbarukan
APRIL Group mendukung pencapaian target net zero emission (NZE) 2060 atau lebih cepat yang ditargetkan pemerintah. Inisiatif ini dilakukan melalui pengurangan emisi karbon di fasilitas produksi.
Pada 2023, perusahaan berhasil mengurangi intensitas emisi karbon produk 20 persen ketimbang garis dasar pada 2019. Selain itu, 88 persen kebutuhan energi operasional APRIL bersumber dari energi bersih dan terbarukan. Perusahaan menetapkan peningkatan target menjadi 90 persen pada 2030.
Salah satu langkah untuk mencapai target tersebut adalah melanjutkan instalasi panel surya sebagai solusi energi terbarukan.
DOK. APRIL Group. APRIL Group berkomitmen menerapkan praktik bisnis berkelanjutan dalam kegiatan operasional.Perusahaan telah memasang panel surya berkapasitas 13,5 megawatt (MW) pada 2022. Kemudian, per September 2024, total panel surya yang telah terpasang mencapai 26 MW. Sebagian instalasi tersebut dilakukan di atas closed landfill. Perusahaan menargetkan peningkatan panel surya menjadi 50 MW pada 2030.
Peringatan 10 tahun komitmen restorasi
APRIL Group memperingati 10 tahun berjalannya komitmen restorasi dan konservasi lewat program Restorasi Ekosistem Riau (RER) pada 2023.
Sejak 2013, APRIL berkomitmen menjaga hutan rawa gambut utuh terbesar di Sumatera, tepatnya di Semenanjung Kampar dan Pulau Padang. Kawasan ini memiliki luas mencapai 150.000 hektare (ha) atau sekitar dua kali wilayah Singapura.
APRIL melalui program RER mendukung komitmen pemerintah untuk melakukan konservasi dan keanekaragaman hayati di Indonesia. Program ini sejalan untuk menyukseskan target pemerintah dalam Forest and Other Land Uses (FOLU) Net Sink 2030.
Program tersebut melakukan berbagai aksinya nyata, seperti restorasi ekosistem terdegradasi, melakukan peningkatan perlindungan terhadap habitat alami dan pelestarian satwa liar, serta pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.
Sepanjang 10 tahun berdiri, RER mampu mengidentifikasi 893 spesies flora dan fauna di Semenanjung Kampar, termasuk kelompok spesies yang terancam punah secara global. Selain itu, RER juga mampu menjaga wilayah Semenanjung Kampar dari insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama 10 tahun berturut-turut.
Untuk pendanaan program konservasi dan restorasi, APRIL mengalokasikan 1 dollar AS untuk setiap ton serat yang dipasok. APRIL telah menginvestasikan hampir 15 juta dollar AS untuk komitmen konservasi dan restorasi ini pada 2023.
Selain komitmen restorasi, APRIL mendukung kemitraan budi daya dengan masyarakat lokal di lahan seluas 43.471 ha. Kawasan ini digunakan untuk membudidayakan hasil hutan kayu dan nonkayu serta tanaman lain yang mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Prioritaskan kesejahteraan anak
APRIL Group juga berkomitmen terhadap pemberdayaan masyarakat di sekitar area operasionalnya di Pangkalan Kerinci, Provinsi Riau. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah memastikan kesejahteraan anak di bawah usia 18 tahun yang ikut tinggal di estate hutan tanaman industri (HTI) APRIL.
Pada 2023, APRIL Group merilis Kode Praktik Kesejahteraan Anak (Children’s Welfare Code of Practice) untuk memastikan anak-anak di estate mendapatkan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan. Program ini berfokus pada lima pilar, yaitu pengasuhan, pendidikan, perlindungan, kesejahteraan, serta kesehatan dan gizi.
Berdasarkan kode praktik baru tersebut, APRIL Group menyediakan layanan penitipan anak, pendidikan dasar untuk anak usia 2-6 tahun, serta sistem sekolah keliling (mobile school) untuk anak usia 6-18 tahun di Estate Pelalawan dan Teso.
Rencananya, proyek tersebut akan diintegrasikan dengan sekolah negeri dan tempat penitipan anak di seluruh estate APRIL pada 2027.
Pemanfaatan kembali limbah pabrik
Dalam kegiatan produksi, APRIL menerapkan praktik produksi sirkular untuk pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab. Pada 2023, APRIL telah mengurangi 47 persen limbah padat yang dikirim ke tempat pembuangan akhir (TPA). Perusahaan telah mendaur ulang 323.000 ton limbah untuk digunakan kembali.
DOK. APRIL Group. APRIL Group berkomitmen menerapkan praktik bisnis berkelanjutan dalam kegiatan operasional.Salah satu cara untuk memanfaatkan kembali limbah adalah mengolahnya sebagai bahan bakar energi atau proses waste-to-energy. Serat cokelat hasil dari produksi pulp dan sludge dari fasilitas pengelolaan air limbah digunakan sebagai bahan bakar boiler.
Bottom ash yang dihasilkan dari boiler pembangkit listrik juga digunakan kembali sebagai campuran dasar untuk jalan dan beton. Selain itu, campuran fly ash dan sludge seng digunakan sebagai pupuk mikronutrien. Produk ini telah diuji coba di hutan tanaman industri (HTI) yang dikelola APRIL.
Pabrik kertas kemasan baru
Sebagai bagian dari upaya diversifikasi, APRIL juga mendirikan pabrik kertas kemasan atau paperboard melalui PT Riau Andalan Paperboard International (RAPI). Pabrik ini diproyeksikan dapat memproduksi 1,2 juta ton kertas kemasan setiap tahun dan menciptakan lebih dari 600 lapangan kerja baru saat beroperasi secara penuh.
Per awal 2024, APRIL telah melakukan uji coba operasional pabrik kertas kemasan baru. Pabrik ini akan memproduksi produk kertas kemasan dengan merek BoardOne dan Silverpak, karton kemasan lipat (folding boxboard), cupstock, dan art board yang dapat digunakan untuk berbagai jenis kemasan dan aplikasi grafis.
Menilik Dampak Investasi APRIL Group di Pangkalan Kerinci
Transformasi Pangkalan Kerinci dari dusun kecil menjadi produsen pulp dan kertas dunia dalam tiga dekade berkat investasi APRIL Group. Halaman all [624] url asal
#lapangan-kerja #tenaga-kerja #pulp #april-group #pabrik-kertas #sdg01-tanpa-kemiskinan #sdg08-pekerjaan-layak-dan-pertumbuhan-ekonomi #sdg10-berkurangnya-kesenjangan #sdg11-kota-dan-permukiman-yang-be
(Kompas.com) 30/07/24 18:48
v/12673222/
KOMPAS.com – Pangkalan Kerinci, Ibu Kota Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, telah mengalami transformasi besar dalam tiga dekade terakhir.
Dari sebuah dusun kecil dengan 200 kepala keluarga dan akses terbatas, kota tersebut kini telah berkembang menjadi salah satu pusat kontribusi ekonomi berkelas dunia.
Perubahan signifikan itu tidak terlepas dari kehadiran APRIL Group, produsen kertas PaperOne, yang membangun pabrik pulp dan kertas di Pangkalan Kerinci pada 1994.
Riau Kompleks, lokasi operasional APRIL di Pangkalan Kerinci, kini menjadi rumah bagi berbagai unit produksi terafiliasi APRIL. Selain pulp dan kertas, unit produksi lainnya mencakup pabrik rayon viscose dan pabrik kertas kemasan yang menjadi fasilitas terbaru perusahaan.
Selama periode 1994-2020, total investasi APRIL sedikitnya mencapai Rp 100 triliun. Hal ini menunjukkan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pengembangan Pangkalan Kerinci.
Serap ribuan tenaga kerja
Investasi APRIL memiliki kontribusi terhadap perekonomian nasional dan daerah. Salah satu aspek paling menonjol adalah penciptaan lapangan kerja.
Saat ini, APRIL mempekerjakan lebih dari 14.000 karyawan secara langsung di berbagai kegiatan operasional, mulai dari pabrik pulp dan kertas, pengelolaan hutan tanaman industri (HTI), hingga program konservasi dan restorasi.
Selain serapan tenaga kerja secara langsung, keberadaan APRIL juga turut membuka kesempatan kerja di berbagai sektor yang terkait dengan operasional perusahaan, seperti transportasi kayu, penyediaan pasokan listrik, hingga penjualan produk.
Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), untuk periode 2016-2022, operasional perusahaan diperkirakan telah menciptakan kesempatan kerja bagi 257.436 orang di tingkat nasional dan 146.986 orang di Provinsi Riau.
Dok. APRIL Group Fasilitas produksi pulp, kertas, rayon dan kertas kemasan di kompleks APRIL di Pangkalan Kerinci, Provinsi Riau.Efek berganda pada perekonomian masyarakat sekitar
Kegiatan operasional APRIL juga memiliki efek berganda pada perekonomian masyarakat setempat, terutama sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Melalui program Community Development, APRIL memberdayakan 242 mitra UMKM yang terkait langsung dengan operasional perusahaan. Para mitra UMKM ini menciptakan sekitar 6.000 lapangan kerja.
Selain itu, APRIL melakukan pendampingan terhadap 109 mitra UMKM di luar operasional perusahaan yang bergerak di bidang kerajinan, mode, kuliner, dan bidang jasa lain.
Contoh konkret dampak positif tersebut terlihat di Estate Ukui, Kabupaten Pelalawan. Usaha milik masyarakat setempat menyediakan lapangan kerja untuk penanaman dan pemanenan tanaman serta penyedia kebutuhan air bersih bagi operasional perusahaan.
APRIL juga mendorong pengembangan UMKM yang tidak berkaitan langsung dengan operasional perusahaan, seperti UMKM Ratu Penyengat di Kampung Penyengat, Kabupaten Siak, Riau.
UMKM tersebut kini menjadi pelopor nastar premium di Kampung Penyengat berkat pelatihan diversifikasi produk nanas yang diberikan oleh perusahaan.
Dok. APRIL Group Contoh produksi kertas kemasan berkelanjutan yang akan dihasilkan dalam merek BoardOne.Dorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau
Komitmen APRIL untuk terus mendukung perekonomian daerah dan nasional semakin diperkuat dengan realisasi investasi terbaru.
Pada awal 2024, perusahaan melakukan uji coba operasional pabrik kertas kemasan atau paperboard melalui PT Riau Andalan Paperboard International (RAPI).
Investasi untuk pabrik baru itu beserta fasilitas penunjangnya mencapai Rp 33,4 triliun. Hal ini menjadikannya salah satu investasi manufaktur terbesar di Sumatera dalam satu dekade terakhir.
Pabrik tersebut diproyeksikan dapat memproduksi 1,2 juta ton kertas kemasan setiap tahun dan menciptakan lebih dari 600 lapangan kerja baru ketika telah mencapai kapasitas operasional penuh.
Efek ganda dari investasi itu pun diyakini akan semakin memperkuat perekonomian, khususnya di Provinsi Riau.
Tak hanya itu, APRIL Group juga berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah melalui pajak. Baru-baru ini, APRIL melalui unit operasionalnya PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) meraih dua penghargaan pada Pelalawan Tax Award 2024 sebagai Perusahaan Wajib Pajak Terpatuh dan Perusahaan dengan Kontribusi Pajak Tertinggi di Kabupaten Pelalawan pada 2023.
Transformasi Pangkalan Kerinci dari dusun kecil menjadi pusat industri dalam tiga dekade merupakan bukti nyata dampak positif investasi jangka panjang. Tak hanya berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, tapi juga penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan masyarakat lokal.