Honda Scoopy baru telah meluncur di Indonesia, Selasa (5/11). Meski secara desain dan fitur banyak berubah, namun skuter matik tersebut tetap menggunakan rangka model sebelumnya, yakni eSAF atau enhanced Smart Architecture Frame.
PT Astra Honda Motor (AHM) telah menyematkan rangka eSAF di Honda Scoopy generasi kelima atau empat tahun lalu. Mereka memutuskan tetap mempertahankan rangka tersebut di generasi keenam yang baru saja meluncur di Indonesia.
"Jadi mengenai pemakaian frame eSAF, kami memang tetap gunakan untuk di model baru ini. Karena kami juga menyesuaikan dengan kebutuhan di step floor dan part-part terkait lainnya," ujar Naoki Kajino selaku Marketing Director AHM saat sesi tanya-jawab di Cikarang, Jawa Barat.
Honda Scoopy baru tetap pakai rangka eSAF. Foto: Septian Farhan Nurhuda / detikOto
Kajino menjelaskan, eSAF tak hanya digunakan di produk-produk Honda di Indonesia, melainkan di negara lainnya. Dia memastikan, rangka tersebut sejauh ini tak ada masalah di luar negeri.
"Kemudian apakah ada masalah terkait dengan rangka eSAF di negara lain, tidak ada. Di negara lain tidak ada masalah," kata dia.
Sebagai catatan, rangka eSAF sempat dikeluhkan segelintir pihak tahun lalu. Namun, AHM langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan pemeriksaan, optimalisasi rangka dan memberikan garansi lima tahun tanpa batasan jarak.
Spesifikasi Honda Scoopy Baru
Honda Scoopy baru merupakan generasi keenam yang banyak berubah dibandingkan model sebelumnya. Perubahan yang paling kentara dari kendaraan tersebut berada di bagian desain atau tampilan.
Honda Scoopy baru kini menggunakan headlamp atau lampu utama dengan desain crystal block. Selain itu, sepasang seinnya punya tampilan anyar dengan posisi yang agak ke bawah.
Bagian setang Honda Scoopy baru kini tak lagi telanjang, melainkan dipasangkan cover atau pelindung tambahan. Kemudian ada aksen lubang udara baru di bagian wajah kendaraan.
Bukan hanya depan, bagian belakangnya juga berubah. Pabrikan membekalinya dengan lampu ekor baru dengan aksen lengkungan yang membelah area sentral. Sementara sepasang seinnya dibuat lebih lebar dan dominan. Kemudian pelek rodanya kini menganut model palang lima.
Fiturnya juga berubah. Honda Scoopy baru sekarang menggunakan panel instrumen full digital yang memadukan kesan retro dan canggih. Kemudian soket charger ponselnya kini mengadopsi model tipe-C.
Perubahan lainnya terdapat di console box yang kini volume-nya 4 liter atau 1,3 liter lebih lega dibandingkan generasi kelima. Hal tersebut membuat pengendara bisa menaruh barang berdimensi panjang seperti botol minum.
Honda Scoopy baru tersedia dalam empat varian berbeda, yakni Fashion dan Energetic yang dijual seharga Rp 22,5 jutaan, serta Stylish dan Prestige yang dibanderol Rp 23,3 jutaan. Seluruhnya berstatus on the road Jakarta.
New Honda PCX 125 MY (model year) 2025 memiliki sedikit ubahan di bagian fascia, serta penggunaan speedometer baru, termasuk model setang yang kini pakai cover. [488] url asal
New Honda PCX model 2025 resmi meluncur di Eropa. Tapi bukan varian mesin 160 cc, melainkan PCX varian mesin 125 cc yang diperbarui. Di Eropa, New Honda PCX 125 MY (model year) 2025 memiliki sedikit ubahan di bagian fascia, serta penggunaan speedometer baru, termasuk model setang yang kini pakai cover seperti Honda Forza.
Seperti dilihat detikOto di laman Motorcycle News, New Honda PCX 125 2025 kini memiliki tampang lebih agresif dengan model dual headlamp. Selain itu bagian fairing dibuat lebih lebar dan agresif dengan tambahan lekukan-lekukan. Sama seperti generasi sebelumnya, generasi PCX 125 terbaru juga memiliki fitur lampu DRL LED.
New Honda PCX 125 2025 Foto: Dok. Honda
Geser ke bagian belakang, ada sedikit perubahan desain pada lampu rem dan lampu seinnya. Kini lampu remnya berbetuk huruf 'V', berubah dari sebelumnya yang bentuknya mirip huruf 'X'. Sementara itu lampu seinnya menjorok ke bawah, jadi seperti taring.
Nah, yang menarik, area setang yang biasanya telanjang mirip setang motor sport, kini menggunakan cover seperti Honda Forza. Ini tentunya menghilangkan identitas Honda PCX yang sebelumnya selalu menggunakan setang model telanjang. Cover setang PCX 125 2025 ini menggunakan paduan warna hitam dan silver.
New Honda PCX 125 2025 juga ditawarkan dalam varian DX. Varian DX ini memiliki panel instrumen atau speedometer baru. Menggunakan layar TFT ukuran 5 inci, panel layar ini bisa menjalankan fungsi konektivitas smartphone Honda RoadSync.
New Honda PCX 125 2025 Foto: Dok. Honda
Soal jantung pacu, New Honda PCX 125 2025 menggendong mesin 125 cc, eSP+, yang bisa menghasilkan tenaga 12,3 dk dan torsi 11,7 Nm. Soal konsumsi bahan bakar, bisa mencatatkan konsumsi rata-rata 47,6 km/liter.
New Honda PCX 125 juga dilengkapi beberapa fitur penting lainnya, seperti Idling Stop System (ISS) dan juga Honda Selectable Torque Control (HSTC), untuk mencegah roda belakang tergelincir saat kehilangan traksi.
Pertanyaannya, apakah model baru Honda PCX 160 di Indonesia juga akan memiliki desain dan fitur yang sama dengan New Honda PCX 125 di Eropa?