#30 tag 24jam
BlackRock Bitcoin Spot ETF Melesat, Lampaui Emas
BlackRock Bitcoin Spot ETF (IBIT) berhasil melampaui iShares Gold ETF, mencapai aset bersih lebih dari US$33 miliar. [268] url asal
#bitcoin #bitcoin-dan-emas #bitcoin-etf #bitcoin-spot-etf #etf
(BlockChain-Media) 09/11/24 17:00
v/17893150/
Produk Bitcoin Spot ETF (IBIT) dari BlackRock kini telah melampaui iShares Gold ETF (IAU) dalam hal aset yang dikelola. Capaian ini terjadi hanya beberapa bulan setelah peluncuran IBIT, mengalahkan emas yang telah ada hampir 20 tahun. Dengan nilai aset bersih mencapai lebih dari US$33 miliar, Bitcoin ETF kini menjadi salah satu peluncuran paling sukses dalam sejarah.
Bitcoin Spot ETFLampaui EkspetasiIShares Bitcoin Spot ETF, yang diperdagangkan dengan simbol IBIT, telah mencatatkan nilai aset bersih sekitar US$33,17 miliar pada penutupan pasar Kamis, 7 November 2024. Angka ini menjadikannya lebih besar daripada IAU, yang telah beroperasi sejak Januari 2005 dan kini memiliki aset bersih sekitar US$32,9 miliar.
Kemenangan Trump dan Pemotongan Suku BungaPada 7 November, iShares Bitcoin Spot ETF (IBIT) mencatatkan aliran dana bersih sebesar US$1,1 miliar dalam satu hari, mencetak rekor baru.
Riset Tunjukkan Milenial Lebih Suka ETF – Schwab Hal ini tercermin dalam tren yang terus berkembang, di mana ETF menjadi salah satu cara yang semakin diminati oleh investor milenial untuk memulai perjalanan investasi mereka.
Potensi Masa DepanBitcoin Spot ETFKeberhasilan BlackRock Bitcoin Spot ETF menunjukkan bahwa investasi dalam cryptocurrency semakin diterima oleh berbagai kalangan investor. Dengan aset yang terus berkembang dan minat yang tinggi dari para investor institusional serta generasi milenial, ETF ini berpotensi terus berkembang dan melampaui capaian-capaian sebelumnya.
Kebijakan suku bunga rendah dan kondisi pasar yang mendukung turut mempengaruhi momentum yang dimiliki oleh Bitcoin ETF. Investor yang sebelumnya mungkin enggan berinvestasi di cryptocurrency kini semakin yakin dengan potensi pasar ini. Pasar ETF tampaknya akan semakin matang, dengan lebih banyak peluncuran lain yang berfokus pada aset kripto di masa depan. [dp]
Negara Bagian AS Ini Berinvestasi pada Ethereum Spot ETF!
Tak disangka, ternyata salah satu negara bagian AS baru saja masuk jajaran pemegang terbesar Ethereum Spot ETF! [341] url asal
#bitcoin-spot-etf #eth #ethereum #ethereum-etf #ethereum-spot-etf
(BlockChain-Media) 05/11/24 13:00
v/17504235/
Ethereum ETF kembali mencuri perhatian setelah negara bagian Michigan tercatat sebagai salah satu dari lima pemegang terbesar dalam produk investasi ini. Mengungkapkan peningkatan minat institusional, laporan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) menunjukkan bahwa dana pensiun Michigan berinvestasi sebesar US$10 juta di Grayscale Ethereum Spot ETF. Meski begitu, harga Ethereum belum menunjukkan kenaikan yang signifikan.
Michigan MasukTop5Holder Ethereum Spot ETF!Sebuah perkembangan besar terjadi dalam dunia investasi institusional ketika negara bagian Michigan mengambil langkah berani untuk mengalokasikan dana pensiun mereka ke Ethereum ETF.
Berdasarkan data terbaru dari laporan Formulir 13F yang diajukan kepada SEC, Michigan kini tercatat sebagai salah satu dari lima pemegang terbesar dalam Grayscale Ethereum Spot ETF dengan memiliki sekitar 460.000 shares pada masing-masing produknya, yang menunjukkan minat signifikan terhadap produk investasi berbasis ETH ini.

“Bukan hanya dana pensiun Michigan membeli Ethereum ETF, tetapi mereka juga membeli lebih banyak daripada Bitcoin Spot ETF, sebesar US$10 juta dibandingkan US$7 juta, meskipun Bitcoin naik tajam dan Ether turun,” ungkapnya di X.
Reaksi dari komunitas kripto pun beragam. Sebagian kalangan melihat langkah ini sebagai tanda positif yang bisa mendukung Ethereum dalam jangka panjang, namun ada pula yang skeptis dan mempertanyakan mengapa Michigan lebih memilih ETH dibandingkan BTC.
Ethereum telah menunjukkan volatilitas harga yang tinggi, tetapi minat institusional yang meningkat seperti ini bisa memberikan sinyal positif bagi ekosistem ETH, meskipun harganya saat ini tetap berada di bawah tekanan.
Minat Meningkat Tapi Harga ETH Tetap LesuMeskipun minat terhadap Ethereum Spot ETF di kalangan institusi besar meningkat, harga ETH saat ini justru kembali mengalami penurunan, turun ke sekitar US$2.400 dalam sepekan terakhir setelah sebelumnya tertahan di level US$2.500.
Pola Repetitif Penurunan Ethereum – Benjamin Cowen Ada kemungkinan besar bahwa pola yang sama akan terulang, dengan satu penurunan lagi sebelum akhir tahun sebelum memasuki fase bullish.
Walaupun tren harga ETH masih menurun, ada optimisme terhadap masa depan Ethereum ETF di kalangan institusional. Langkah berani Michigan ini tidak hanya memberikan dorongan psikologis tetapi juga menandakan adanya minat yang berkelanjutan dari entitas besar terhadap Ethereum meskipun volatilitas harganya masih tinggi. [dp]
Harga Ethereum Siap Terbang Tinggi? Akumulasi ETH Capai 19 Juta!
Ethereum mencapai 19 juta ETH di accumulation addresses; Spot ETF meningkatkan harapan kenaikan harganya di masa depan. [498] url asal
#eth #ethereum #ethereum-spot-etf #prediksi-harga-ethereum
(BlockChain-Media) 20/10/24 16:53
v/16745746/
Ethereum saat ini memperlihatkan tanda-tanda kuat untuk potensi kenaikan harga di masa depan. Jumlah yang terkumpul di accumulation addresses telah mencapai lebih dari 19 juta ETH, mencerminkan peningkatan sebesar 65 persen sejak awal tahun.
Hal tersebut semakin menguatkan kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang cryptocurrency tersebut, menjadi faktor penting dalam berbagai prediksi harga Ethereum ke depannya. Selain itu, tren positif pada Ethereum Spot ETF turut mendukung potensi kenaikan harganya, menarik minat lebih banyak investor.
Peningkatan Akumulasi ETH Sepanjang 2024Menurut data dari CryptoQuant, jumlah Ethereum yang terkunci di dalam alamat-akumulasi terus bertambah sejak Januari 2024, ketika totalnya sekitar 11,5 juta ETH.

Accumulation addresses ini adalah dompet milik investor jangka panjang yang tidak melakukan penarikan. Artinya, mereka memegang ETH untuk jangka waktu yang lebih panjang, yang menunjukkan keyakinan pada prospek positif Ethereum di masa depan.
Kenaikan jumlah ETH di alamat tersebut juga dipengaruhi oleh antisipasi peluncuran Ethereum Spot ETF pada Juli lalu.
Peluncuran ini menarik minat investor institusional yang ingin mendapatkan eksposur ke ETH tanpa harus langsung membeli mata uang kripto tersebut.
Analis dari CryptoQuant, Burakkesmeci juga memperkirakan bahwa jumlah total ETH yang terkunci di accumulation addresses akan meningkat sangat pesat dalam waktu dekat.
“Saya perkirakan alamat-alamat ini akan menyimpan lebih dari 20 juta ETH pada akhir tahun,” jelasnya.
Hal ini menjadi dasar penting bagi berbagai prediksi harga Ethereum untuk mencapai level yang lebih tinggi.
PolaBullishdan Prediksi Harga EthereumSelain akumulasi, grafik harga juga menunjukkan pola bullish. Berdasarkan prediksi harga Ethereum yang diungkapkan oleh Basictradingtv pada platform TradingView, saat ini ETH masih berada pada jalur uptrend dan berada di support level yang penting.
“Ethereum masih berada pada titik pertemuan dukungan tetapi perlahan-lahan bergerak lebih tinggi dan lebih tinggi,” ungkapnya.
Pola ini memberikan kesempatan bagi investor untuk membeli sebelum potensi kenaikan harga lebih lanjut. Kenaikan sebesar 700 persen di masa lalu menjadi acuan bagi banyak analis, yang mendukung prediksi harga Ethereum jika tren saat ini terus berlanjut.
Dia juga menambahkan bahwa pola memperlihatkan bahwa ETH dapat mencapai target harga yang lebih tinggi dalam beberapa bulan mendatang.
“Ini masih merupakan terobosan bullish yang valid dan retest, dan tren keseluruhan jelas mengarah ke atas,” tambahnya.

Lonjakan ini mengindikasikan bahwa sentimen positif sedang menguat di kalangan investor institusional. Inflow yang tinggi tersebut mencerminkan kepercayaan yang lebih besar terhadap potensi jangka panjang coin crypto tersebut, yang pada akhirnya mempengaruhi berbagai prediksi harga Ethereum.
Burakkesmeci menambahkan bahwa tren positif pada Ethereum Spot ETF dapat menciptakan tekanan beli lebih lanjut di pasar.
“Regulasi meningkatkan kepercayaan, menjadikan Ethereum mainstream. Tidak hanya untuk penggemar teknologi, institusi dan individu melihatnya sebagai bagian penting dari masa depan keuangan,” tuturnya.
Prospek Cerah ETH di Akhir 2024Dengan peningkatan akumulasi dan pola teknikal yang mendukung, banyak analis memandang optimis terhadap harga Ethereum di akhir 2024.
Investor yang mempertahankan kepemilikan jangka panjang mereka menunjukkan keyakinan bahwa ETH masih memiliki potensi untuk melanjutkan kenaikannya.
Meskipun pasar kripto terkenal dengan volatilitasnya, sentimen positif yang berkembang saat ini bisa menjadi penopang bagi berbagai prediksi harga Ethereum untuk bergerak lebih tinggi di masa depan. [dp]
Katalis Harga Bitcoin Sudah di Depan Mata
Bitcoin Spot ETF Option yang baru saja mendapatkan lampu hijau di AS, dapat ditafsirkan sebagai katalis harga Bitcoin berikutnya. [1,238] url asal
#bitcoin #bitcoin-spot-etf #btc #bursa-efek #bursa-kripto #crypto-exchange #derivatif #etf #option #sec
(BlockChain-Media) 19/10/24 22:11
v/16715975/
Spot Bitcoin ETF Option yang baru saja mendapatkan lampu hijau di AS, dapat ditafsirkan sebagai katalis harga Bitcoin berikutnya.
Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat (AS) baru saja memberikan lampu hijau kepada Bursa Efek New York (NYSE) dan CBOE untuk mulai me-listing dan memperdagangkan produk derivatif Spot Bitcoin ETF Option. Keputusan ini menjadi langkah signifikan dalam meningkatkan keberagaman instrumen investasi bernilai kripto besar itu, yang dapat diakses oleh investor dan trader, baik oleh individu maupun institusi di Negeri Paman Sam itu.
Untuk NYSE, SEC mengizinkan produk option terhadap ETF berikut ini: Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund, ARK21Shares Bitcoin ETF, Invesco Galaxy Bitcoin ETF, Franklin Bitcoin ETF, VanEck Bitcoin Trust, WisdomTree Bitcoin Fund, Grayscale Bitcoin Trust, Grayscale Bitcoin Mini Trust, Bitwise Bitcoin ETF, iShares Bitcoin Trust ETF, dan Valkyrie Bitcoin Fund.
Sedangkan untuk CBOE adalah: Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund, ARK21Shares Bitcoin ETF, Invesco Galaxy Bitcoin ETF, Franklin Bitcoin ETF, VanEck Bitcoin Trust, WisdomTree Bitcoin Fund, Grayscale Bitcoin Trust BTC, Bitwise Bitcoin ETF, iShares Bitcoin Trust ETF, dan Valkyrie Bitcoin Fund, menurut pengajuan yang diunggah pada Jumat (18/10/2024).

SEC menyetujui Spot Bitcoin ETF tersebut pada Januari 2024. Badan tersebut pertama kali menyetujui pencatatan produk option terhadap iShares Bitcoin Trust (IBIT) besutan BlackRock di bursa efek Nasdaq pada September 2024.
Spot Bitcoin ETF Option dapat ditafsirkan sebagai katalis harga Bitcoin yang sudah di depan mata. Terlebih-lebih, pasalnya, AS adalah pasar keuangan dan sekuritas terbesar di dunia, termasuk pasar ETF dan regulated, sehingga tingkat likuiditasnya sangat tinggi.
Namun demikian, tak sedikit di antara kita yang masih bingung apa sebenarnya Spot Bitcoin ETF Option itu. Artikel ini akan membahasnya secara lengkap namun sederhana.
Apa Itu Spot Bitcoin?Sebelum kita membahas perihal option bernilai ETF itu, kita kembali dulu kepada pemahaman inti dari Spot Bitcoin.
Spot Bitcoin merujuk pada aset BTC yang dibeli atau dijual secara langsung dengan harga saat itu di pasar. Transaksi ini diselesaikan segera, dan kepemilikan Bitcoin langsung berpindah tangan.
Analoginya, membeli Spot dapat diibaratkan seperti membeli sayuran segar di pasar. Anda pergi ke pasar, melihat harga sayuran yang Anda inginkan, dan membayar untuk membawanya pulang. Begitu transaksi selesai, sayuran tersebut langsung menjadi milik Anda. Ya, seperti istilahnya, on-the spot, Anda memperoleh barang itu secara langsung di tempat.
Misalkan seorang investor ingin membeli 1 Bitcoin dengan harga spot saat ini senilai US$65.000 di sebuah crypto exchanger alias bursa kripto. Investor tersebut melakukan pembelian langsung 1 Bitcoin menggunakan stablecoin USDT. Setelah transaksi selesai, Bitcoin tersebut langsung menjadi milik investor, dan mereka dapat menyimpannya di dompet digital pribadi, di luar dompet digital di bursa kripto. Hal yang sama kelak jika sang investor ingin menjualnya.
Di Indonesia, istilah spot diterjemahkan sebagai “fisik”, karena perdagangan komoditi dan barang sebelum ada fasilitas elektronik, dilakukan secara fisik di pasar secara langsung. Itulah sebabnya crypto exchange di Indonesia disebut Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) dalam relasinya mereka sebagai anggota di bursa derivatif (pasar turunan) aset kripto CFX. Di Indonesia kripto dikategorikan sebagai aset komoditi atau cukup disebut dengan “aset kripto” saja.
Apa Itu Spot Bitcoin ETF?Jika Spot Bitcoin adalah pembelian BTC secara langsung, maka Spot Bitcoin Exchange-Traded Fund (ETF) adalah cara untuk membeli aset BTC secara tidak langsung, yang diwakili oleh perusahaan tertentu (penerbit ETF) dalam bentuk saham yang diperdagangkan di bursa efek.
ETF itu sendiri mirip seperti reksadana, yang memungkinkan investor untuk membeli sekumpulan aset dalam satu produk investasi. Di Indonesia, kita mengenalnya dengan istilah reksadana ETF. Namun, perbedaan utamanya adalah bahwa ETF diperdagangkan di bursa efek seperti saham, sehingga investor dapat membeli dan menjualnya sepanjang hari dengan harga yang bervariasi, sedangkan reksadana biasanya diperdagangkan hanya sekali sehari setelah pasar tutup dengan harga yang ditentukan pada saat itu.
Dengan kata lain, SpotBitcoin ETF adalah dana yang diperdagangkan di bursa yang melacak (tracking) harga Bitcoin di pasar spot secara langsung. Dengan membeli saham ETF ini, investor mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga Bitcoin tanpa harus membeli Bitcoin secara langsung.
Membeli saham Bitcoin Spot ETF dapat dianalogikan dengan membeli tiket konser. Anda tidak perlu memiliki band atau artis itu sendiri secara langsung. Tetapi dengan tiket, Anda mendapatkan akses untuk menikmati penampilan mereka. Sama halnya, dengan membeli saham ETF, Anda tidak memiliki Bitcoin secara langsung, tetapi Anda dapat menikmati keuntungan dari pergerakan harganya.
Misalkan sebuah Spot Bitcoin ETF diperdagangkan di bursa saham Nasdaq dengan simbol “IBIT.” Seorang investor membeli 10 saham dari ETF ini pada harga US$40 per saham. Jika harga Bitcoin naik menjadi US$60.000, maka nilai saham ETF juga kemungkinan besar akan meningkat. Dalam hal ini, underlying value dari ETF itu adalah pergerakan harga BTC di pasar spot.

Sementara itu, Spot Bitcoin ETF Option adalah kontrak perdagangan di pasar derivatif yang memberikan hak, tetapi bukan kewajiban, bagi pemegangnya untuk membeli atau menjual saham dari Spot Bitcoin ETF pada harga yang telah ditentukan dalam jangka waktu tertentu. Option ini memungkinkan investor untuk berspekulasi terhadap pergerakan harga ETF Bitcoin.
Membeli Spot Bitcoin ETF Option dapat diibaratkan dengan membeli voucher diskon untuk belanja. Misalnya, jika voucher memungkinkan Anda membeli barang seharga US$50, tetapi harga pasar saat ini adalah US$70, Anda akan mendapatkan keuntungan sebesar US$20 jika Anda menggunakan voucher tersebut.
Dalam konteks Spot Bitcoin ETF Option, jika Anda memiliki option untuk membeli ETF dengan harga yang lebih rendah daripada harga pasar, Anda bisa membeli ETF dengan harga strike price (harga spesifik) yang lebih rendah dan menjualnya di pasar dengan harga yang lebih tinggi, sehingga mendapatkan keuntungan dari selisih harga tersebut.
Contohnya lainnya begini, seorang investor membeli call option (berspekulasi harga Spot Bitcoin ETF akan meningkat) dengan strike price US$55 pada Spot Bitcoin ETF yang saat ini diperdagangkan di US$50. Jika harga ETF naik di atas US$55, investor dapat menggunakan option itu untuk “berhak” membeli saham ETF dengan harga lebih rendah, sehingga menghasilkan keuntungan saat menjualnya di pasar. Kebalikan dari call option adalah put option.
Option dan ETF, adalah dua dari beragam produk di pasar derivatif secara umum di dunia keuangan, lainnya adalah, Futures Contracts (kontrak berjangka), Swaps, Forwards Contracts, Exotic Options, Credit Derivatives, Exchange-Traded Notes (ETNs), Warrants, dan Contracts for Difference (CFDs). Masing-masing menawarkan kelebihan dan keunggulan masing-masing.
Pasar derivatif dikenal sebagai pasar dua arah, karena memberikan kesempatan kepada para pelaku pasar untuk mengambil posisi baik dalam kenaikan maupun penurunan harga aset yang mendasarinya.
Para spekulan juga menggunakan pasar derivatif untuk mengambil keuntungan dari pergerakan harga, baik dengan mengharapkan kenaikan atau penurunan. Ini memberikan likuiditas dan kesempatan bagi mereka untuk berpartisipasi dalam pasar tanpa harus memiliki aset fisiknya, terlebih-lebih memungkinkan penggunaan fitur leverage.
Harga Bitcoin (BTC) Bisa Segera Jadi US$100 Ribu, Ini Alasannya!
Katalis Harga Bitcoin, dengan Potensi SpekulasiPengenalan produk derivatif seperti Spot Bitcoin ETF Option ini dapat meningkatkan likuiditas pasar, memberikan lebih banyak pilihan bagi investor untuk berinvestasi dalam Bitcoin dan produk terkait. Selain itu, keberadaan produk yang menyasar “pemain besar” ini ini juga dapat meningkatkan volatilitas pasar, karena lebih banyak spekulasi dapat terjadi, dengan investor yang mencoba memanfaatkan fluktuasi harga.
Keputusan SEC untuk mengizinkan listing dan perdagangan Spot Bitcoin ETF Option membuka peluang baru, khususnya bagi investor di AS dan tidak tertutup kemungkinan investor global melalui broker besar di Negeri Paman Sam.
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang Spot Bitcoin, Spot Bitcoin ETF, dan Spot Bitcoin Option, investor dapat mengambil keputusan yang lebih cerdas dan memanfaatkan keberagaman instrumen investasi yang tersedia. Dengan katalis harga Bitcoin yang kini semakin dekat, investor diharapkan lebih siap untuk meraih potensi pertumbuhan yang ada. [ps]
Indodax: Pasar kripto punya daya tarik kuat di kalangan investor
CEO Indodax Oscar Darmawan berpendapat pemulihan harga Bitcoin (BTC) dan kenaikan Ethereum (ETH) menunjukkan bahwa pasar kripto masih memiliki daya tarik kuat ... [408] url asal
#ethereum #bitcoin #btc #kripto #spot-etf
(Antara) 24/07/24 08:48
v/11896821/
....Ini adalah tanda bahwa pasar kripto semakin matang dan siap menghadapi tantangan besar,
Jakarta (ANTARA) - CEO Indodax Oscar Darmawan berpendapat pemulihan harga Bitcoin (BTC) dan kenaikan Ethereum (ETH) menunjukkan bahwa pasar kripto masih memiliki daya tarik kuat di kalangan investor, baik di ritel maupun institusional.
"Meskipun ada kekhawatiran mengenai distribusi aset dari salah satu exchange terbesar di luar negeri (Mt.Gox), saya yakin bahwa pasar dapat mengatasi likuidasi ini dengan baik mengingat kedalaman dan likuiditas yang ada saat ini. Ini adalah tanda bahwa pasar kripto semakin matang dan siap menghadapi tantangan besar, ” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.
Pemulihan pasar kripto dari titik rendah pekan lalu menunjukkan tanda-tanda berkelanjutan. Hal ini ditunjukkan dengan harga BTC dalam empat minggu terakhir ke level 66,920 dolar Amerika Serikat (AS) pada 23 Juli 2024, meskipun sempat turun di bawah 63 ribu dolar AS pada hari-hari sebelumnya.
Di lain sisi, institusi data pasar kripto Kaiko justru memproyeksikan ETH dapat mengungguli BTC secara relatif pasca peluncuran spot Exchange-Traded Fund (ETF) di AS.
Pasar juga dinilai menantikan produk spot ETH dengan optimisme tinggi, terutama pascatercatatnya aliran dana institusional sebelum peluncuran. Meskipun sempat mengalami penurunan setelah persetujuan 19b-4 oleh Securities and Exchange Commission (SEC), investor tetap optimis terhadap prospek jangka panjang dari aset tersebut.
Secara rasio, ETF ETH mendorong harga aset tumbuh lebih cepat daripada BTC. Dengan rasio harga yang meningkat antara ETB dan BTC dari sebelumnya 0,045 ke 0,05, menunjukkan nilai ETH semakin tinggi pascapersetujuan 19b-4 oleh SEC.
Karena itu, spot ETF ETH diperkirakan akan menarik aliran dana institusional ke pasar yang berujung pada peningkatan minat investor tradisional pada koin tersebut karena fungsionalitas smartcontract dan banyaknya aplikasi terdesentralisasi (DApps) dalam ekosistem.
Selain mendominasi pasar dengan miliaran dana dari investor, lanjutnya, spot ETF telah membuka optimisme baru bagi pasar yang belum mendapatkan keuntungan pasca penerapan spot BTC ETF yang diberlakukan sejak 11 Januari 2024. Kesuksesan produk BTC di kala itu menarik minat investor masuk ke dalam ETH dengan optimisme kejadian ini yang akan berlanjut di spot ETF ETH.
ETH dalam 24 jam terakhir diperdagangkan di angka 3,519 dolar AS, harga terendah dan tertinggi aset dalam 24 jam terakhir adalah 3,430 dolar AS dan 3,519 dolar AS.
“Dengan peluncuran spot ETF Ethereum di Amerika Serikat, fungsionalitas dari smartcontract dan ekosistem aplikasi terdesentralisasi yang kaya dapat membuat Ethereum sangat menarik bagi investor institusional,” ucap Oscar.
Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Nusarina Yuliastuti
Copyright © ANTARA 2024