PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan Synergy Quest International Limited (SQIL) menandatangani Akta Jual Beli Saham atau Sales Purchase Agreement (SPA). [290] url asal
PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan Synergy Quest International Limited (SQIL) menandatangani Akta Jual Beli Saham atau Sales Purchase Agreement (SPA) untuk PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (PT JKC), anak usaha Jasa Marga yang mengelola Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran.
Melalui penandatanganan tersebut, Jasa Marga melakukan pembelian saham SQIL di PT JKC sebesar 10%. Dengan demikian komposisi pemegang saham PT JKC saat ini yaitu sebesar 88,67% dimiliki Jasa Marga yang merupakan pemegang saham mayoritas, 11,01% dimiliki PT Triputra Utama Selaras dan 0,32% dimiliki PT Nindya Karya.
"Aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi korporasi yang dilakukan Jasa Marga melalui program asset recycling untuk mengoptimalkan portofolio bisnis, dalam rangka menyeimbangkan pertumbuhan dan menjaga kesinambungan bisnis perusahaan," kata Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur dalam keterangan tertulis, Selasa (9/7/2024).
Subakti mengatakan bahwa Jasa Marga telah melakukan diskusi intens dengan Manajemen SQIL, sehingga sepakat untuk melanjutkan penandatanganan SPA PT JKC yang dinilai memberikan manfaat untuk semua pihak.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada SQIL yang telah menjadi mitra strategis Jasa Marga dalam pengusahaan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran," ucapnya.
Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran merupakan jalur strategis sepanjang 14,19 kilometer (km) yang terintegrasi dengan Jalan Tol Sedyatmo, Jalan Tol Jakarta-Tangerang dan Jalan Tol Kunciran-Serpong sehingga dapat mempersingkat waktu dan jarak tempuh menuju Bandara Soekarno-Hatta, serta diharapkan dapat memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi dan kawasan pada Kota Tangerang dan sekitarnya.
Dengan adanya Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran, saat ini pengguna jalan dari wilayah Bekasi, Bogor, Depok dan sekitarnya mempunyai jalur alternatif baru menuju Serpong, Tangerang hingga Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, dengan melewati Jalan Tol JORR 2. Dengan terintegrasi penuh, Jalan Tol JORR 2 dapat memangkas waktu perjalanan pengguna jalan dengan lebih cepat lagi.
KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan Synergy Quest International Limited (SQIL) secara resmi menandatangani Akta Jual Beli Saham atau Sales Purchase Agreement (SPA) untuk PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (PT JKC), anak usaha Jasa Marga yang mengelola Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran (CBK) pada Senin (8/7/2024).
Penandatanganan SPA PT JKC dilakukan oleh Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur dan Direktur SQIL Mohamad Akmal Johari.
Dengan wujud komitmen kedua belah pihak untuk melalui penandatanganan SPA, secara resmi Jasa Marga melakukan pembelian saham SQIL di PT JKC sebesar 10 persen.
Setelah penandatanganan SPA, komposisi pemegang saham PT JKC saat ini yaitu sebesar 88,67 persen dimiliki PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang merupakan pemegang saham mayoritas, 11,01 persen dimiliki oleh PT Triputra Utama Selaras, dan 0,32 persen dimiliki oleh PT Nindya Karya.
Aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi korporasi yang dilakukan Jasa Marga melalui program asset recycling untuk mengoptimalkan portofolio bisnis, dalam rangka menyeimbangkan pertumbuhan dan menjaga kesinambungan bisnis perusahaan.
Dalam sambutannya, Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur menyampaikan, Jasa Marga telah melakukan diskusi intens dengan Manajemen SQIL, sehingga sepakat untuk melanjutkan penandatanganan SPA PT JKC yang tentunya memberikan manfaat untuk semua pihak.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada SQIL yang telah menjadi mitra strategis Jasa Marga dalam pengusahaan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Direktur SQIL Mohamad Akmal Johari juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Jasa Marga atas kerja sama yang terjalin sangat baik sebagai mitra dalam pengusahaan Jalan Tol CBK.
“Saya juga berharap semoga PT JKC senantiasa menjaga, selalu menjadi perusahaan jalan tol yang berkinerja tinggi, dengan pelayanan jalan tol yang sangat baik sehingga dapat menjaga sustainability of business-nya” ujar Mohamad Akmal Johari.
Sebagai informasi, PT JKC merupakan pengelola Jalan Tol CBK sepanjang 14,19 km.
Jalan tol ini melewati Kota Tangerang yang merupakan dominasi wilayah sektor industri dan tempat tinggal, sehingga Jalan Tol CBK menjadi alternatif pilihan angkutan industri.
Selain itu, Jalan Tol CBK juga memberikan kepastian waktu sehingga waktu tempuh menjadi lebih singkat dan biaya operasional kendaraan menjadi lebih hemat baik kepada penumpang Bandara Soekarno-Hatta maupun komuter Tangerang-Jakarta.
Dengan adanya Jalan Tol CBK, saat ini pengguna jalan dari wilayah Bekasi, Bogor, Depok dan sekitarnya mempunyai jalur alternatif baru menuju Serpong, Tangerang hingga Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, dengan melewati Jalan Tol JORR 2.
Dengan terintegrasi penuh, Jalan Tol JORR 2 dapat memangkas waktu perjalanan pengguna jalan dengan lebih cepat lagi.