ICW Minta Pansel Jadikan Seleksi 2019 Bahan Evaluasi agar Tak Hasilkan Pimpinan KPK Bermasalah

ICW Minta Pansel Jadikan Seleksi 2019 Bahan Evaluasi agar Tak Hasilkan Pimpinan KPK Bermasalah

Seleksi pada 2019 lalu dianggap buruk karena menghasilkan sejumlah pimpinan KPK yang bermasalah. Halaman all

(Kompas.com) 12/07/24 16:35 10541225

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) 2024 menjadikan seleksi tahun 2019 sebagai evaluasi agar kesalahan yang sama tidak terulang.

Pasalnya, seleksi pada 2019 dianggap buruk karena menghasilkan sejumlah pimpinan KPK yang bermasalah.

“ICW sering kali mengatakan kalau ingin berhasil proses seleksi 2024, evaluasi dulu apa yang terjadi di 2019,” kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam acara diskusi yang ditayangkan YouTube KPK, Jumat (12/7/2024).

Kurnia menuturkan, pansel capim KPK pada 2019 tidak mengedepankan nilai integritas.

Ia mencontohkan, saat itu masyarakat sipil hingga internal KPK telah mengingatkan rekam jejak Firli Bahuri yang pernah melanggar etik saat menjabat sebagai deputi di KPK.

Namun, pansel capim KPK mengabaikan hal itu dan tetap meloloskan Firli hingga dilantik menjadi ketua KPK.

Selama menjabat, Firli pun sempat tersandung masalah etik hingga akhirnya terjerat kasus pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang membuatnya berstatus sebagai tersangka.

“Maka dari itu, Pak Firli Bahuri bisa terpilih padahal sudah pernah terbukti melanggar kode etik yang bahkan dugaan masyarakat itu terbukti,” kata Kurnia.

Kurnia menyatakan, Pansel Capim KPK harus menempatkan integritas sebagai pertimbangan utama dalam menyeleksi peserta.

Misalnya, pansel harus berani mencoret peserta Capim KPK yang berasal dari penyelenggara negara namun tidak patuh menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

“Ketika ada pendaftar yang tidak patuh LHKPN Pansel harus berani mencoret sejak tahap-tahap pertama. Jangan biarkan kesempatan mengikuti tahap-tahap selanjutnya,” ujar Kurnia.

Hingga Jumat siang ini, pansel mencatat ada 107 orang yang mendaftar sebagai calon pimpinan KPK dan 87 orang mendaftar jadi calon anggota Dewan Pengawas KPK.

Pendaftaran capim dan calon anggota Dewas KPK sudah dibuka pada 26 Juni 2024 dan akan berakhir pada 15 Juli 2024 atau tiga hari lagi.

#icw #capim-kpk #pansel-capim-kpk

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/12/16354221/icw-minta-pansel-jadikan-seleksi-2019-bahan-evaluasi-agar-tak-hasilkan