Program Mandatori Biodiesel B40 Berbasis Sawit Bakal Dirilis Awal Tahun 2025
Kementerian ESDM menyatakan, program mandatori biodiesel B40 berbasis minyak sawit dirilis awal tahun depan.
(Kontan) 13/07/24 23:12 10681713
Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, program mandatori biodiesel B40 atau bauran solar dengan 40% bahan bakar nabati (BNN) berbasis minyak sawit akan dirilis awal tahun depan.
Pada tahun 2025, penerapan biodiesel B40 akan dilakukan sebagai kelanjutan B35 yang sudah berlaku tahun sebelumnya.
"Mudah-mudahan awal tahun, kita sudah siap. Uji coba sudah siap, teknis siap, pasokan juga sudah siap, pendanaan siap, tinggal launching saja," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif saat ditemui di Kementerian ESDM, Jumat (12/7).
Eniya Listiani Dewi, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menambahkan, saat ini program B40 masih tahap uji coba ke mesin non otomotif, setelah sebelumnya dilakukan uji coba ke mesin otomotif.
Kementerian ESDM memproyeksikan stok minimal minyak kelapa sawit mentah untuk menopang program B40 sekitar 17,57 juta kilo liter.
Asumsi ini mengacu kebutuhan solar tahun 2024 sebesar 38,04 juta kilo liter.
Sementara dengan asumsi pertumbuhan rata-rata produk domestik bruto (PDB) sebesar 5%, maka penyaluran B40 diperlukan stok CPO domestik sekitar 17,57 juta kilo liter atau sekitar 15,29 juta ton CPO.
#biodiesel #mandatori-biodiesel #biodiesel-40 #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #agribisnis #n-a