[POPULER NASIONAL] PDI-P Sebut Ahok Tak Punya Cela Buat Maju Pilkada Jakarta | PDI-P Kritik Gibran Baru Mundur dari Wali Kota Solo
Sikap PDI-P yang menilai Ahok layak buat bersaing di Pilkada Jakarta 2024 karena tak punya cela memuncaki berita terpopuler. Halaman all
(Kompas.com) 18/07/24 05:00 11143931
JAKARTA, KOMPAS.com - Sikap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang masih mempertimbangkan sosok Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) buat diusung dalam Pilkada Jakarta 2024 menjadi sorotan utama pembaca.
PDI-P menyampaikan hal itu menanggapi hasil jajak pendapat Litbang Kompas yang memaparkan Ahok berada pada posisi kedua sebagai sosok favorit warga Jakarta buat maju di Pilkada Jakarta 2024.
Di sisi lain, PDI-P mempertanyakan keputusan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka yang baru mengundurkan diri dari jabatan Wali Kota Solo.
1. Ahok Favorit Kedua untuk Maju Pilkada Jakarta Menurut Survei Kompas, PDI-P: Dia Tidak Punya Cela
Ketua DPP PDI-P Bidang Pemenangan Pemilu Eksekutif, Deddy Yevri Sitorus mengungkapkan bahwa tentu partainya mempertimbangkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.
Hal ini disampaikannya dalam merespons hasil jajak pendapat Litbang Kompas terkini yang memaparkan Ahok menempati posisi dua sebagai sosok yang difavoritkan masyarakat Jakarta untuk maju di Pilkada Jakarta 2024.
"Ya kalau dipertimbangkan pasti dipertimbangkan lah. Dia kader (PDI-P), dia tidak punya cela, kecuali menjadi korban hasutan. Ya kan?" kata Deddy saat dihubungi, Selasa (16/7/2024).
"Apa salahnya gitu lho (dipertimbangkan)? Kecuali dia bekas koruptor ya mungkin sulit lah," kata dia.
2. Gibran Mundur dari Wali Kota Solo, Politikus PDI-P: Patut Dipertanyakan Motifnya
Ketua DPP PDI-P Bidang Pemenangan Pemilu Eksekutif Deddy Yevri Sitorus menilai, keputusan Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wali Kota Solo aneh karena baru dilakukan sekarang.
Ia pun heran mengapa hal itu tidak dilakukan Gibran ketika masuk masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Pada Pilpres 2024, Gibran maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) dan kemudian menjadi pemenang bersama Prabowo Subianto.
"Menurut saya aneh kalau dia mundur sekarang. Karena harusnya dia mundur kan sebaiknya waktu masuk masa kampanye dong. Ya, harusnya, menurut saya etikanya harusnya ada di sana," kata Deddy saat dihubungi, Selasa (16/7/2024).
Ia juga menilai, Gibran semestinya menuntaskan pekerjaannya di Solo menjelang akhir jabatan.
"Masak, di ujung mundur begitu ya. Kalau kemarin enggak mundur atau cuti pas kampanye, ya harusnya sekarang selesaikan saja (tugas sebagai Wali Kota Solo). Toh enggak ada yang urgent sehingga Beliau harus mundur kan?" ucap Deddy.
#gibran-rakabuming #partai-demokrasi-indonesia-perjuangan-pdi-p #basuki-tjahaja-purnama-ahok #pilkada-jakarta-2024