Dana Pensiun Lari dari Saham, Sudah 5 Tahun dan Masih Berlanjut

Dana Pensiun Lari dari Saham, Sudah 5 Tahun dan Masih Berlanjut

Porsi penempatan investasi saham oleh dana pensiun turun dari 11% menjadi sekitar 6%. - Halaman all

(InvestorID) 21/07/24 21:16 11586166

JAKARTA, investor.id – Penempatan investasi saham dari dana pensiun terus menurun setidaknya dalam lima tahun belakangan atau pada periode 2018-2023. Tren tersebut berlanjut pada tahun 2024 ini.

Mengacu Statistik Dana Pensiun OJK, nilai investasi dana pensiun di instrumen saham sempat mencapai Rp 31,06 triliun pada tahun 2018 silam. Angka ini mewakili porsi 11,83% dari total investasi dana pensiun kala itu yang mencapai Rp 262,52 triliun.

Dalam perjalanannya, nilai investasi dana pensiun di instrumen saham kembali menurun pada 2019 menjadi Rp 30,60 triliun, dengan porsi 10,74% terhadap total investasi mencapai Rp 284,78 triliun.

Kemudian, penempatan investasi saham oleh dana pensiun sempat bertambah pada tahun 2020 menjadi Rp 32,18 triliun. Meski begitu, penambahan nominal itu tidak ikut menambah porsi penempatan saham terhadap total investasi dana pensiun, lantaran komposisinya tercatat menurun jadi 10,45% dari total investasi yang mencapai Rp 308,01 triliun.

Lalu di akhir 2021, nilai investasi saham oleh dana pensiun turun lagi menjadi Rp 30,71 triliun. Sementara total investasi dana pensiun tetap naik menjadi Rp 319,37 triliun, sehingga porsi saham tergerus di bawah level 10% atau tepatnya 9,62%.

Penurunan berlanjut pada 2022, dimana dana pensiun mencatat porsi investasi saham 8,54% senilai Rp 28,69 triliun. Lagi-lagi, penurunan ini tidak sejalan dengan total investasi dana pensiun yang sebenarnya kembali naik menjadi Rp 335,93 triliun.

Adapun pada 2023, total investasi dana pensiun tercatat kembali meningkat menjadi Rp 357,34 triliun. Sedangkan investasi di instrumen saham menurun sedikit jadi Rp 28,12 triliun, sehingga porsinya juga ambles ke level 7,87%.

Apa Alasannya?

Dalam kurun lima tahun atau pada 2018-2023, dana pensiun lebih aktif menambah penempatan investasi di instrumen surat berharga negara dan deposito. Porsi dari dua instrumen ini meningkat signifikan dari 50% pada 2018, lalu menyentuh 61% pada 2023. Nilainya bertambah dari Rp 132,41 triliun menjadi Rp 219,62 triliun.

Tren dalam lima tahun itu pun masih berlanjut pada tahun 2023 ini, khususnya sampai dengan bulan Mei. Penempatan dana pensiun ke instrumen investasi saham tercatat longsor 12,39% year to date (ytd) menjadi Rp 24,64 triliun pada Mei 2024, sehingga porsinya kini cuma 6,85% dari total investasi.

Sedangkan penempatan investasi SBN dan deposito meningkat 2,67% (ytd) menjadi sebesar Rp 225,50 triliun. Nominal kedua instrumen tersebut mengambil bagian dari investasi dana pensiun sebesar 62,74% dari total Rp 359,39 triliun.

OJK dalam Statistik Dana Pensiun 2022 menjelaskan beberapa alasan mengenai tren penempatan investasi dari dana pensiun. Sebagai gambaran, penempatan di deposito menjadi pilihan sebagai langkah dana pensiun untuk memperkuat sisi likuiditas. Selain itu, deposito dipilih khususnya oleh para peserta Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) karena pendekatan yang konservatif.

Sementara penempatan pada instrumen SBN punya porsi terbesar dalam komposisi investasi dana pensiun, mengingat kewajiban dana pensiun untuk menempatkan investasi di SBN sesuai aturan yang berlaku.

Sedangkan penempatan pada instrumen saham lebih banyak dilakukan Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK), baik yang menjalankan Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) maupun Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP). Mereka pun terbilang aktif dalam transaksi jual-beli di pasar.

OJK secara khusus berharap investasi pada instrumen saham dapat memberikan keuntungan bagi dana pensiun baik melalui perolehan dividen maupun capital gain dari transaksi. Terutama bagi DPPK PPMP yang memiliki target bunga teknis yang harus dicapai pada umumnya memiliki karakteristik risk appetite yang cukup agresif.

Editor: Prisma Ardianto (redaksi@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #dana-pensiun #investasi-dana-pensiun #investasi-saham-dana-pensiun #investasi-saham #investasi-sbn #investasi-deposito #dplk #dppk-ppip #dppk-ppmp #berita-ekonomi-terk

https://investor.id/finance/367661/dana-pensiun-lari-dari-saham-sudah-5-tahun-dan-masih-berlanjut