Baru 0,8% Klaim Asuransi Dibayar Secara Digital
Klaim dibayar secara digital pada kuartal I-2024 baru mencakup 0,83% atau senilai Rp 96 miliar. - Halaman all
(InvestorID) 25/07/24 06:30 12015406
JAKARTA, investor.id – Baru sebesar 0,83% klaim asuransi umum dibayarkan secara digital pada kuartal I-2024. Padahal, klaim secara digital diyakini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat karena kemudahan dan kesederhanaan prosesnya.
Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), nilai klaim yang dibayar melalui kanal digital sebesar Rp 96 miliar pada kuartal I-2024. Angka itu mencakup sekitar 0,83% dari total klaim sebesar Rp 11,56 triliun dari industri asuransi umum pada tiga bulan pertama tahun ini.
Presiden Direktur PLN Insurance, Moch Hirmas Fuady mengungkapkan, pelayanan dalam industri asuransi tidak terlepas dari proses klaim asuransi. Untuk itu PLN Insurance melakukan digitalisasi atau transformasi digital untuk meningkatkan proses klaim asuransi bagi para pelanggan. “Transformasi ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan densitas masyarakat Indonesia,” ungkap Hirmas dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (25/7/2024).
Pihaknya meyakini, transformasi digital merupakan hal yang harus dilakukan terlebih dalam industri asuransi. Hal ini dilakukan untuk mencapai tujuan bisnis melalui optimalisasi proses bisnis, pemanfaatan big data, serta menyediakan layanan yang inovatif.
Dengan demikian, pada gilirannya diharapkan tercipta kemudahan berasuransi bagi masyarakat, termasuk saat proses pengajuan hingga pembayaran klaim. Ini pula yang diharapkan dapat mendorong kepercayaan masyarakat dan minat berasuransi, sehingga densitas dan penetrasi asuransi terus meningkat.
Sebagaimana laporan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2023, densitas asuransi di Indonesia masih tergolong rendah. Sementara itu, untuk angka penetrasi asuransi Indonesia yang sebesar 2,76% juga tergolong rendah jika dibandingkan negara Asean lainnya.
Direktur eCentix, Agung Susanto menjelaskan, inti dari proses bisnis asuransi umum melibatkan proses pengembangan dan pemberian harga produk, underwriting risiko, mengelola polis dan klaim, memastikan kepatuhan pada peraturan, serta menjaga hubungan dengan pelanggan (customer relationship).
Dari sana, pihaknya mengembangkan sistem yang dikenal sebagai Customer Relationship Management (CRM) Collaborative untuk meningkatkan pengalaman pelanggan khususnya dalam proses klaim asuransi. “Sistem CRM dapat mengelola data pelanggan, memberikan personalisasi interaksi dengan pelanggan, serta memberikan analitik prediktif yang dapat memudahkan proses klaim baik untuk agen asuransi dan pelanggan,” kata Agung.
Dia menambahkan, eCentrix akan terus berinovasi untuk menyediakan sistem yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi bagi berbagai industri termasuk industri asuransi di Indonesia. Ini sesuai dengan komitmen perusahaan untuk berkontribusi bagi kemajuan industri contact center lokal dan turut serta dalam mewujudkan ekosistem Contact Center di Indonesia.
Editor: Prisma Ardianto (redaksi@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #klaim-asuransi #klaim-asuransi-digital #pembayaran-klaim-asuransi #asuransi-digital #pln-insurance #ecentix #aaui #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/finance/368058/baru-08-klaim-asuransi-dibayar-secara-digital