Gerindra Bantah KIM Plus Dibentuk untuk Jegal Anies di Pilkada Jakarta
Gerindra menepis anggapan bahwa Koalisi Indonesia Maju Plus atau 'KIM Plus' dibentuk untuk menjegal pencalonan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024. Halaman all
(Kompas.com) 05/08/24 12:43 13372110
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menepis anggapan bahwa Koalisi Indonesia Maju Plus atau "KIM Plus" dibentuk untuk menjegal pencalonan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024.
Ia menyampaikan, KIM Plus menghormati kedaulatan partai politik untuk mengusung atau mencalonkan tokoh tertentu di Pilkada.
"KIM Plus ini dibentuk untuk kemajuan Indonesia ke depan. Tidak hanya sebatas Pilkada," kata Dasco ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (5/8/2024).
Dasco turut mengungkit Indonesia yang menerapkan demokrasi di atas segalanya.
Demokrasi itu, jelas Dasco, akan terlihat ketika tidak ada larangan kepada partai politik untuk mengusung calon tertentu.
"Sekarang ini alam demokrasi. Kalau partai politik ingin mencalonkan siapa kan kita juga enggak bisa melarang," ujar Wakil Ketua DPR ini.
Di sisi lain, ia juga mengeklaim tidak ada janji-janji yang diberikan kepada partai politik yang baru bergabung ke KIM.
Menurutnya, keputusan mereka bergabung ke KIM Plus untuk tujuan pembangunan Indonesia secara umum, dan Jakarta secara khusus.
"Ya enggak ada tukar guling-tukar guling. Yang ada bagaimana menyinkronkan KIM dan plusnya untuk membangun Indonesia yang lebih maju ke depan. Dan di Daerah Khusus Jakarta," pungkas Dasco.
Diberitakan sebelumnya, wacana "KIM Plus" untuk menghadapi Pilkada Jakarta 2024 dianggap masih lekat residu persaingan dalam pemilihan presiden (Pilpres) lalu.
Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah Putra, "KIM Plus" masih menargetkan supaya tetap bisa menguasai Jakarta karena kehendak buat menghalangi langkah Anies Baswedan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Nasdem.
"Keinginan KIM menghalangi Anies sangat mungkin kelanjutan Pilpres, terlebih KIM tetap sama dan berada di pengarahan Presiden yang juga sama," kata Dedi saat dihubungi Kompas.com, Senin.
"Sehingga sangat mungkin ada upaya untuk membuat Jakarta berada di kekuasaan mereka," sambung Dedi.
#anies-baswedan #pilkada-jakarta #koalisi-indonesia-maju #sinyal-nasdem-batal-dukung-anies #kim-plus #batal-dukung-anies