ID Food Mulai Salurkan Bantuan Telur dan Daging Ayam untuk 560.000 Keluarga Risiko Stunting

ID Food Mulai Salurkan Bantuan Telur dan Daging Ayam untuk 560.000 Keluarga Risiko Stunting

PT Rajawali Nusindo Indonesia, bagian dari Holding BUMN Pangan ID Food, mulai menyalurkan bantuan kepada 560.000 Keluarga Risiko Stunting (KRS). Halaman all

(Kompas.com) 09/08/24 15:35 13955164

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Rajawali Nusindo Indonesia, bagian dari Holding BUMN Pangan ID Food, mulai menyalurkan bantuan kepada 560.000 Keluarga Risiko Stunting (KRS) yang tersebar di berbagai provinsi.

VP Sekretaris Perusahaan ID Food Yosdian Adi Pramono mengungkapkan, dilibatkannya RNI dalam penyaluran bantuan ini untuk mempercepat pelaksanaan program strategis pemerintah.

Bantuan pangan secara keseluruhan akan disalurkan kepada 1,4 juta KRS di 7 provinsi. Nusindo meng-cover penyaluran kepada 560.000 KRS atau sekitar 40 persen dari total penyaluran,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat (9/8/2024).

Shutterstock/Sergey Ryzhov Ilustrasi daging ayam, menyimpan daging ayam mentah di kulkas.
Melalui penugasan ini, Rajawali Nusindo akan menyiapkan 560.000 paket bantuan, di mana masing-masing paket berisi 10 butir telur ayam dan 1 kilogram (kg) daging ayam beku.

“Nusindo berperan sebagai penyedia produk telur ayam dan daging ayam yang akan disalurkan. Selain itu, tim Nusindo juga akan melakukan pendampingan saat penyaluran bantuan ke KRS,” terangnya

Ia mengatakan, 560.000 paket bantuan tersebut disalurkan selama 3 bulan, yaitu bulan Agustus, September, dan Oktober 2024.

Perseroan akan fokus menyalurkan bantuan di 4 provinsi antara lain Jawa Timur sebanyak 374.000 KRS, Banten sebanyak 93.000 KRS, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 73.000 KRS, dan Sulawesi Barat sebanyak 20.000 KRS.
SHUTTERSTOCK/NP27 Ilustrasi telur ayam.
Kemudian untuk memastikan rantai pasok telur dan daging ayam agar tetap tersedia, Nusindo menggandeng koperasi, asosiasi, pelaku usaha, serta peternak mandiri melalui kerja sama penyerapan hasil ternak.

“Saat ini kerja sama telah dilakukan dengan 17 mitra yang terdiri dari UMKM, Koperasi, peternak, dan pelaku usaha lainnya. Diantaranya Asosiasi Pinsar Indonesia,” tuturnya.

Yosdian mengatakan, kerja sama dengan peternak mandiri ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga telur dan daging ayam di tingkat hulu (peternak).

“Sehingga para peternak mendapatkan kepastian harga beli yang stabil dan wajar,” sebutnya.

Selain menyediakan telur ayam dan daging ayam, Nusindo juga dipercaya untuk menyediakan 1,4 juta kantong kemasan yang akan dipergunakan dalam proses penyaluran bantuan pangan penanganan stunting di 7 provinsi.

“Keterlibatan Nusindo dalam pendistribusian bantuan pangan stunting ini membuktikan bahwa perusahaan dengan jaringan yang dimiliki bisa diandalkan oleh pemerintah dalam menjalankan berbagai penugasan, khususnya terkait distribusi bahan pangan secara tepat, cepat dan massif,” pungkasnya.

Adapun program bantuan pangan penanganan stunting ini diinisiasi oleh Badan Pangan Nasional dalam rangka membantu menyukseskan program pemerintah menurunkan prevalensi stunting, sebagaimana diamanatkan dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2021, tentang Percepatan Penurunan Stunting.

#stunting #bantuan-pangan #rajawali-nusindo #penanganan-stunting #id-food

http://money.kompas.com/read/2024/08/09/153538326/id-food-mulai-salurkan-bantuan-telur-dan-daging-ayam-untuk-560000-keluarga