OJK: Anti-Scam Center akan Blok Rekening Sekaligus Kejar Pelaku

OJK: Anti-Scam Center akan Blok Rekening Sekaligus Kejar Pelaku

OJK segera meluncurkan anti-scam center untuk mengatasi maraknya kasus penipuan di sektor keuangan yang merugikan masyarakat. - Halaman all

(InvestorID) 10/08/24 19:13 14073415

PARAPAT, investor.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera melakukan soft launching pusat antipenipuan atau anti-scam center pada bulan ini. Inisiatif tersebut hadir untuk merespons banyaknya aduan masyarakat terkait pengalaman tidak menyenangkan di sektor keuangan.

Aduan masyarakat tersebut menurut data layanan yang dihimpun OJK per 1 Januari 2024 meliputi lima isu utama. Pertama, menyangkut perilaku penagihan dengan total aduan mencapai 62.406. Kedua, isu tentang sistem layanan informasi keuangan (SLIK) dengan total aduan mencapai 56.835.

Isu ketiga terkait penipuan (pembobolan rekening, skimming, phising dan social engineering) dengan total aduan mencapai 14.101. Sementara is lainnya yang sering diadukan masyarakat yaitu restrukturisasi pembiayaan/pinjaman dengan total aduan sebanyak 9.590, dan terakhir mengenai legalitas non-OJK dengan total 9.126 aduan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK  Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan anti-scam center merupakan inisiatif lanjutan dari yang sebelumnya dikenal Satgas Waspada Investasi atau Satgas Pasti untuk bekerjasama dengan lembaga lain.

"Jadi, di sini (anti-scam center) kami meng-empower lagi. Kita memperbesar lagi jadi 16 kementerian atau lembaga," ujar Kiki, sapaan akrab Friderica di acara media gathering di Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, Jumat (9/8/2024) malam.

Kementerian atau lembaga yang bersinergi di dalam anti scam-center di antaranya Kemenkumham, BIN, Kementerian Sosial karena banyak kasus yang berkedok undian-undian berhadiah. Kemudian Kominfo, Kementerian Koperasi, Kepolisian, Kejaksaan, dan lain-lain.

Menurut Kiki, kementerian dan lembaga tersebut sudah bersepakat untuk mendukung penuh inisiatif pembentukan Anti-Scam Center guna mencegah kerugian masyarakat yang lebih dahsyat lagi.

"Jadi, ini (anti-scam center) adalah salah satu bentuk kerja sama Satgas Pasti dengan lembaga terkait lainnya untuk menjadi forum koordinasi dalam menunjukkan penanganan yang cepat, timely, dan berefek jera terhadap penipuan scam di sektor keuangan di Indonesia," tegas Kiki.

Dalam impelementasinya, anti-scam center ini bukan sekadar memblokir rekening atau mencegah kerugian yang lebih besar, tetapi juga diharapkan dapat mengejar pelaku penipuan. Namun, untuk sampai pada tahap tersebut akan dilakukan bertahap karena memerlukan banyak waktu.

"Target soft launching (anti-scam center) kami di bulan ini sebetulnya. Tapi soft launching ini kita ingin running smooth dulu, baru kami akan big launching," sanmbung Kiki.

"Tetapi (anti-scam center) inikan sifatnya seperti kalau ada kejadian, dia akan memberi tahu kami dan kami cegah. Harapannya, ke depan (anti-scam center) ini bisa menjadi preventif," imbuhnya.

Yang jelas, agar keberadaan anti-scam center ini lebih optimla diperlukan kerja sama intensif di antara semua pihak.  Bahkan, OJK sudah berbicara dengan asosiasi perbankan dan mereka ingin supaya anti-scam center segera dibuat.

"Seperti saya sampaikan, ini butuh waktu untuk bisa running smooth dan sesuai harapan. Bahkan, dari kepolisian juga sangat membantu untuk inisiatif ini dan ini akan menjadi satu inisiatif bersama," tandas Kiki.

Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #otoritas-jasa-keuangan-ojk #anti-scam-center #friderica-widyasari-dewi #friderica-widyasari-dewi-ojk #penipuan-keuangan #peluncuran-anti-scam-center #berita-ekonomi

https://investor.id/finance/369760/ojk-antiscam-center-akan-blok-rekening-sekaligus-kejar-pelaku