DPR Buka Peluang Renovasi Pagar Usai Dirobohkan Massa
DPR bisa saja memutuskan merenovasi pagar apabila pagar tersebut sudah tidak kuat Halaman all
(Kompas.com) 23/08/24 07:45 14538780
JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan melakukan evaluasi setelah beberapa bagian pagarKompleks Parlemen roboh pada aksi unjuk rasa menolak revisi Undang-Undang Pilkada pada Kamis (22/8/2024) kemarin.
"Mengenai pagar yang roboh mungkin kita akan evaluasi pada kesekjenan," kata Wakil Ketu DPRSufmi Dasco Ahmad dalam jumpa pers di Gedung DPR, Kamis malam.
Dasco menyebutukan, Sekretariat Jenderal DPR akan menentukan sikap soal pagar yang dirobohkan oleh massa tersebut.
Menurut dia, bisa saja DPR memutuskan merenovasi pagar apabil pagar tersebut dianggap sudah tidak kuat.
"Apakah sudah waktunya direnovasi atau memang kemudian masih cukup kuat," kata politikus Partai Gerindra itu.
Diberitakan sebelumnya, pengunjuk rasa yang menolak revisi UU Pilkada berhasil menjebol pagar gedung DPR di Komleks Parlemen, Jakarta, Kamis.
Awalnya, para demonstran berhasil menyingkirkan kawat penghalau yang dipasang oleh petugas.
Namun, para demonstran tetap berupaya merangsek ke dalam dengan menjebol pagar gedung DPR.
"Buka, buka, buka pintu, buka pintunya, sekarang juga," kata mereka.
Tak lama berselang, para demonstran pun berhasil merobohkan pagar gedung DPR.
Setelah pagar dijebol, sejumlah demonstran pun merangsek ke bagian dalam pagar area Kompleks Parlemen.
#pagar #kompleks-parlemen #dpr #sufmi-dasco-ahmad #revisi-uu-pilkada