Tambang untuk Ormas Keagamaan: Undangan Pesta atau Cuci Piring? Halaman all

Tambang untuk Ormas Keagamaan: Undangan Pesta atau Cuci Piring? Halaman all

Tren harga batu bara terus menurun, sementara kerusakan lingkungan luar biasa. Jadi, konsesi tambang untuk ormas undangan pesta atau cuci piring? Halaman all?page=all

(Kompas.com) 24/08/24 06:21 14621312

SUDAH menjadi pengetahuan umum sepanjang 2022, terjadi lonjakan harga komoditi pertambangan, khususnya batu bara, yang membuat terjadinya pesta keuntungan bagi para pengusahanya.

Ironinya, pesta ini muncul akibat perang Rusia-Ukraina yang memicu terjadinya krisis energi.

Selain itu, pesta terjadi selang dua bulan pasca-Konferensi Perubahan Iklim di Glasgow pada November 2021, yang melahirkan komitmen 23 negara, termasuk Indonesia, untuk meninggalkan batu bara.

Ketika hubungan Rusia-Ukraina mulai memanas di Januari 2022, harga batu bara di Index Newcastle masih sekitar 150 dollar AS per ton.

Di penghujung tahun, harganya naik hampir tiga kali lipat ke angka sekitar 400 dollar AS, dengan puncaknya pada September 2022 mencapai 457 dollar AS per ton.

Pesta ini berhasil membuat laba tahunan beberapa perusahaan naik berkali-kali lipat. Bayan Resources misalkan, laba bersih tahun 2019-2021, jika digabung hanya sekitar Rp 25 triliun. Sementara laba bersih tahun 2022 naik menjadi Rp 34 triliun.

Kondisi ini sempat menjadikan pemilik saham utamanya, Low Tuck Kwong, menjadi orang terkaya di Indonesia versi Forbes.

TBS Energi Utama, yang terafiliasi dengan keluarga Luhut Pandjaitan, laba tahun 2019-2021 jika digabung berjumlah Rp 1,3 triliun. Sedangkan pada 2022, labanya hampir mencapai Rp 1 triliun.

PT Bukit Asam, perusahaan plat merah milik pemerintah, mendapatkan laba bersih bersih Rp 14,4 triliun dari tahun 2019-2021. Sementara pada 2022 saja, laba bersihnya mencapai Rp 12,6 triliun.

Paling sensasional tentu saja Adaro Energy Indonesia. Jika laba 2019 sampai 2021 digabung, jumlahnya hanya sekitar Rp 20 triliun.

Sementara pada 2022, perusahaan yang terafiliasi dengan Boy Thohir (Kakak Erick Thohir) dan Sandiaga Uno ini, meraup laba hampir Rp 39 triliun. Naik hampir dua kali lipat.

Sebenarnya masih banyak perusahaan lain yang menikmati pesta ini, baik yang sudah melantai di Bursa Efek Indonesia, maupun yang belum.

Empat perusahaan besar ini, menurut saya, sudah cukup untuk jadi gambaran bagaimana pesta panen batu bara tahun 2022.

Namun anehnya, di Desember 2022, Presiden menerbitkan Peraturan Presiden Pengganti Undang-Undang (PERPU) No 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja, dengan dalih perang Rusia-Ukraina telah membawa dampak buruk bagi perekonomian Indonesia (CNN Indonesia, 2022).

Pesta ini menjadi semakin menarik dicermati, karena Mei lalu, tiba-tiba Pemerintah melalui Kementerian Investasi/BKPM mengumumkan akan ada revisi Peraturan Pemerintah yang di dalamnya akan ada pasal soal izin bagi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Keagamaan untuk memiliki Izin Usaha Pertambangan. Alasannya, agar pengelolaan tambang semakin inklusif.

#muhammadiyah #nahdlatul-ulama #tambang-batu-bara #ormas-kelola-tambang #konsesi-tambang

https://money.kompas.com/read/2024/08/24/062134726/tambang-untuk-ormas-keagamaan-undangan-pesta-atau-cuci-piring?page=all