Jangan Tanya Soal

Jangan Tanya Soal "Work Life Balance" Saat Wawancara Kerja, Mengapa?

Ada beberapa pertanyaan yang menurutnya harus dihindari oleh kandidat saat wawancara kerja, Halaman all

(Kompas.com) 25/08/24 12:21 14697381

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat wawancara kerja, mengajukan pertanyaan memiliki dua fungsi. Pertama, ini adalah ajang Anda menunjukkan kepada HRD perusahaan bahwa Anda ingin diterima.

Kedua, mengajukan pertanyaan memberi Anda informasi yang dibutuhkan untuk memutuskan apakah Anda benar-benar menginginkan pekerjaan tersebut.

Dikutip dari CNBC, Minggu (25/8/2024), menurut Itu perekrut Google dan CEO perusahaan data gaji FairComp saat ini Nolan Church, kesalahan yang kerap terjadi adalah kandidat cenderung mengajukan pertanyaan yang sangat umum dan tidak penting yang bisa didapatkan secara daring.

SHUTTERSTOCK/FIZKES Ilustrasi melamar kerja, wawancara kerja.

Ia melakukan riset dan menemukan beberapa pertanyaan yang menurutnya harus dihindari oleh kandidat saat wawancara kerja, yakni sebagai berikut.

1. "Bagaimana perusahaan mendukung work life balance?"

Meskipun ini adalah pertanyaan yang relevan untuk mencari tahu apakah Anda menginginkan pekerjaan tersebut, wawancara kerja bukanlah waktu yang tepat untuk menanyakannya.

"Pertanyaan itu menunjukkan kepada saya bahwa Anda tidak ingin bekerja keras," kata Church.

Alih-alih menanyakan tentang misi perusahaan dan menunjukkan bahwa Anda sudah berusaha mencapai kesuksesan internal, Anda malah menanyakan berapa lama satu hari kerja.

"Itu tanda bahaya," tutur dia.

Menurut Church, pertanyaan ini harus diajukan setelah Anda menerima tawaran kerja. Itulah saat ketika Anda sudah mendapatkan pengaruh dan membuktikan bahwa Anda memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan itu.

SHUTTERSTOCK/FIZKES Ilustrasi wawancara kerja atau interview kerja.

"Jika tidak, saya rasa Anda tidak berhak bertanya," ujar dia.

2. "Peluang pengembangan profesional apa yang ditawarkan perusahaan?"

Church menyatakan, ada beberapa masalah dengan pertanyaan ini.

Pertama, pertanyaan itu menunjukkan alih-alih memberi kesan bahwa Anda adalah pemain tim yang ingin memecahkan masalah dan memajukan semua orang, Anda membuatnya terdengar seperti Anda hanya peduli dengan kemajuan Anda sendiri.

Masalah lain dengan pertanyaan ini adalah pertanyaannya cukup luas. Hal ini tidak serta merta memaksa HRD perusahaan untuk memberikan contoh spesifik yang pada akhirnya dapat membantu Anda membuat keputusan.

"Pertanyaan yang samar akan memberikan jawaban yang samar," sebut Church.

"Pertanyaan yang bagus biasanya sangat spesifik, sangat relevan, dan sangat tepat waktu," katanya.

Alih-alih bertanya tentang pengembangan profesional, tanyakan tentang sifat unggul dari para pekerja terbaik di perusahaan tersebut. Itu akan memberi Anda gambaran tentang apa yang dapat Anda upayakan dan menunjukkan bahwa Anda ingin berhasil.

#wawancara-kerja #work-life-balance #pekerjaan #tawaran-kerja

https://money.kompas.com/read/2024/08/25/122100226/jangan-tanya-soal-work-life-balance-saat-wawancara-kerja-mengapa-