Nostalgia Diusung pada 2019, Jokowi: Dukungan Nasdem Tanpa Mahar
Presiden Jokowi mengaku didukung penuh oleh Partai Nasdem selama 10 tahun terakhir memimpin Indonesia. - Halaman all
(InvestorID) 25/08/24 20:36 14720510
JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bernostalgia saat diusung Partai Nasional Demokrat (Nasdem) pada 2019 silam. Ia menyebut dukungan kepadanya itu diberikan Nasdem tanpa mahar.
Jokowi menyampaikan, Nasdem merupakan partai yang pertama kali mendeklarasikan dirinya untuk maju sebagai bakal calon presiden pada tahun 2014. Kala itu, ia pun terpilih menjadi Presiden RI untuk periode 2014-2019.
Selanjutnya pada 2019, Partai Nasdem kembali mempercayakan dukungan politik kepada Jokowi untuk kembali mencalonkan sebagai presiden Indonesia. Meski jadi kali kedua bagi Nasdem memberi dukungan, tapi keputusan Nasdem itu didorong tanpa meminta mahar politik.
“Kemudian pada tahun 2019, Nasdem juga kembali mencalonkan saya, dengan dukungan tanpa mahar, politik tanpa mahar. Itu yang saya kira sangat bagus untuk pendidikan perpolitikan di negara kita, Indonesia,” ungkap Presiden Jokowi dalam Pembukaan Kongres III Partai Nasdem di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Minggu (25/8/2024).
Dalam kesempatan itu, Jokowi secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh dan kepada Partai Nasdem itu sendiri.
“Karena 2014, 2019, mulai pencalonan setelah terpilih, dan dalam menjalankan pemerintahan dalam 10 tahun ini, saya sangat merasa sangat didukung penuh oleh Partai Nasdem,” ujar Jokowi.
Menurut dia, berdiri untuk berpidato dihadapan Surya Paloh dan para kader Partai Nasdem adalah suatu nostalgia. Perasaannya masih sama seperti pertama kali melakukan hal itu, satu dekade lalu.
“Rasanya seperti, rasa dulu yang pernah ada. Apalagi saat tadi kita mendengarkan Bank Surya berorasi. Saya seperti ditarik kembali ke masa lalu. Karena suara, intonasi, pembawaan, dan semangat Bank Surya, tidak ada satupun yang berubah. Iya, rasanya masih sama, isinya juga masih sama, sama seperti dulu awal mula kami bertemu,” ungkap Jokowi.
Dia pun menyinggung bahwa hanya Surya Paloh merupakan satu-satunya ketua partai yang sempat dipayungi seorang presiden dikala hujan dalam kurun 10 tahun terakhir. Inisiatif Jokowi memayungi Surya Paloh itu bukan tanpa arti, melainkan cerminan sejarah dan cerita panjang antar keduanya.
“Hujan deras sekali, saya memayungi Bank Surya. Tapi katanya karena terlalu basah bajunya, beliau agak masuk angin. Karena memang secara pribadi, saya memiliki sejarah dan cerita panjang bersama Bank Surya, dan bersama partai Nasdem,” pungkas Presiden Jokowi.
Editor: Prisma Ardianto (redaksi@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #presiden-jokowi #jokowi #partai-nasdem #surya-paloh #mahar-politik #kongres-iii-nasdem #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/national/371301/nostalgia-diusung-pada-2019-jokowi-dukungan-nasdem-tanpa-mahar