Semester I/2024, Klaim Kesehatan Industri Asuransi Jiwa Masih Menanjak

Semester I/2024, Klaim Kesehatan Industri Asuransi Jiwa Masih Menanjak

Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), klaim kesehatan asuransi jiwa naik 26% YoY pada semester I/2024.

(Bisnis.Com) 28/08/24 22:28 14796043

Bisnis.com, JAKARTA— Industri asuransi jiwa masih mencatatkan kenaikan klaim kesehatan pada semester I/2024.

Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), klaim kesehatan asuransi jiwa mencapai senilai Rp11,83 triliun.

Angka tersebut naik 26% apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, senilai Rp9,39 triliun. Pada tahun sebelumnya kenaikan klaim juga terjadi mencapai 35,5% dari sebelumnya Rp6,94 triliun pada semester I/2023.

Ketua Bidang Literasi & Perlindungan Konsumen AAJI Freddy Thamrin menyebut klaim kesehatan perorangan menjadi salah satu komponen yang peningkatannya cukup signifikan, di mana naik sebesar 29,3% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp7,62 triliun. Sementara untuk klaim kesehatankumpulan, peningkatannya juga signifikan mencapai 20,3% yoy menjadi Rp4,21 triliun.

“Peningkatan klaim kesehatan ini menyebabkan rasio klaim asuransi kesehatanterhadap pendapatan premi untuk produk tersebut mencapai 105,7%. Artinya,jumlah klaim yang dibayarkan oleh industri asuransi jiwa lebih besar daripada premiyang diterima, yang menandakan adanya tekanan keuangan yang signifikan bagiperusahaan asuransi,” kata Freddy dalam paparan Kinerja Asuransi Jiwa pada Semester I/2024 di Jakarta, Rabu (28/8/2024).

Freddy menyebut inflasi medis yang terus meningkat menjadi tantangan besar bagi industri asuransijiwa. Namun demikian, dia memastikan bahwa industri memiliki langkah-langkah strategis untukmenghadapi tren tersebut.

Asosiasi berkomitmen memastikan bahwa pemegang polis menerima layananfasilitas kesehatan terbaik, berkualitas tinggi, dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

“AAJI terus berkoordinasi secara intensif dengan berbagai pihak, termasuk OJK,Kementerian Kesehatan, serta penyedia layanan kesehatan seperti rumah sakit,untuk bersama-sama mencari solusi atas tantangan dalam pengelolaan klaimasuransi kesehatan. Kolaborasi ini bertujuan menciptakan keseimbangan yangberkelanjutan antara industri asuransi dan sektor kesehatan,” katanya.

Sementara itu, secara total industri asuransi jiwa membayarkan klaim sebesar Rp77,67 triliun pada Januari—Juni 2024. Jumlah tersebut disalurkan kepada lebih dari 9,82 juta penerima manfaat asuransi jiwa.

Secara umum, total klaim yang dibayarkan oleh industri asuransi jiwa cenderungmenurun. Tren tersebut ini berbanding terbalik dengan jumlah klaim kesehatan yangterus meningkat pada semester I/2024.

“Penurunan total klaim didorong oleh turunnya klaim nilai tebus [surrender] danklaim meninggal dunia masing-masing sebesar 13,5% dan 5,1%. Sementara klaimkesehatan menunjukkan peningkatan sebesar 26,0% atau menjadi sekitar Rp11,83triliun,” papar Freddy.

#klaim-kesehatan #klaim-asuransi-jiwa #klaim-kesehatan-asuransi-jiwa #inflasi-medis #biaya-kesehatan #asuransi #asuransi-jiwa #aaji

https://finansial.bisnis.com/read/20240828/215/1795016/semester-i2024-klaim-kesehatan-industri-asuransi-jiwa-masih-menanjak