Demi Lindungi Konsumen, Industri Wajib Patuhi Peraturan BPOM Soal Label Risiko Pelepasan BPA

Demi Lindungi Konsumen, Industri Wajib Patuhi Peraturan BPOM Soal Label Risiko Pelepasan BPA

Pemerintah mendorong produsen AMDK ikut berkontribusi dalam mencerdaskan konsumen dengan menyediakan informasi yang valid terkait risiko pelepasan BPA Halaman all

(Kompas.com) 10/09/24 10:45 14950757

KOMPAS.com – Paparan senyawa kimia Bisfenol A (BPA) yang berasal dari kemasan bahan pangan, seperti botol dan peralatan makan bayi, galon air minum guna ulang, dan makanan kaleng, menghadirkan risiko kesehatan bagi masyarakat.

Oleh karena itu, semua pihak, termasuk pelaku industri, perlu mendukung pelaksanaan regulasi pelabelan risiko pelepasan BPA yang telah diberlakukan pada air minum dalam kemasan (AMDK) berbahan plastik polikarbonat.

"Saya kira polemik seputar risiko (pelepasan) BPA dan pelabelannya tak perlu lagi diteruskan. Ini karena pemerintah telah mengeluarkan kebijakan terobosan berupa pencantuman label peringatan risiko (pelepasan) BPA pada kemasan pangan," kata pendiri MedicarePro Asia dr Dien Kurtanty dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (9/9/2024).

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengesahkan peraturan terkait hal tersebut.

Dalam Pasal 61A Peraturan BPOM Nomor 6 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan BPOM Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan disebutkan bahwa air minum dalam kemasan yang menggunakan plastik polikarbonat wajib mencantumkan tulisan “dalam kondisi tertentu, kemasan polikarbonat dapat melepaskan BPA pada air minum dalam kemasan” pada Label.

BPA merupakan salah satu zat yang biasa digunakan sebagai bahan baku produksi plastik polikarbonat dan zat kimia resin epoksi. Zat ini dapat berpindah atau bermigrasi dari kemasan ke produk pangan sehingga berisiko terkonsumsi masyarakat.

Menurut dr Dien, poin penting dari pelabelan tersebut adalah pemerintah menaruh perhatian serius pada perlindungan konsumen.

Menurut dr Dien, poin penting dari pelabelan tersebut adalah pemerintah menaruh perhatian serius pada perlindungan konsumen.

"Uji toksikologi di berbagai negara menunjukkan, BPA membawa risiko tersendiri terhadap perkembangan dan kesehatan tubuh. BPA bisa memicu berbagai penyakit, jika terpapar secara akumulatif selama bertahun-tahun,” kata dr Dien dalam seminar bertajuk “BPA Free: Perilaku Sehat, Reproduksi Sehat, Keluarga Sehat” di Jakarta Selatan, Rabu (5/9/2024).

Oleh karena itu, dr Dien berharap, pelaku usaha, kalangan ahli, dan peneliti untuk memberikan informasi yang jujur dan transparan kepada konsumen terkait risiko pelepasan BPA pada AMDK.

Pada acara sama, Ketua Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Provinsi Bali dr Oka Negara menilai, regulasi BPOM tentang pelabelan risiko pelepasan BPA sebagai langkah terobosan dalam perlindungan kesehatan masyarakat.

“Konsumen berhak untuk mendapatkan informasi yang jelas atas produk yang dijual di pasaran, terutama produk telah mengantongi izin edar BPOM. Dengan adanya pelabelan, konsumen bisa mengenal dan mewaspadai risiko paparan BPA pada kesehatan,” kata dr Oka.

Menurut dr Oka, paparan BPA dalam jangka panjang bisa memicu gangguan keseimbangan hormon dalam tubuh, terutama yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Contohnya, risiko pubertas dini dan gangguan menstruasi pada perempuan.

"BPA itu risikonya akumulatif. Tidak terjadi dalam jangka pendek, tetapi jika terpapar atau terjadi migrasi di tubuh secara terus-menerus. Oleh karena itu, jika ingin menuju negara sehat, kemasan pangan bebas BPA (BPA free) harus menjadi prioritas," ujar dr Oka.

Sementara itu, Direktorat Standardisasi Pangan Olahan BPOM Yeni Restiani menjelaskan, kebijakan pelabelan risiko pelepasan BPA saat ini hanya berlaku khusus bagi AMDK yang menggunakan kemasan plastik polikarbonat.

"Sejak 5 April 2024, semua AMDK yang beredar di Indonesia wajib mengikuti ketentuan dalam Peraturan BPOM Nomor 6 Tahun 2024," katanya.

Dia menegaskan, pemerintah mendorong produsen AMDK untuk ikut berkontribusi dalam mencerdaskan konsumen dengan menyediakan informasi yang valid terkait risiko pelepasan BPA.

#air-minum-dalam-kemasan-amdk #bisfenol-a #bpa #galon-guna-ulang

https://money.kompas.com/read/2024/09/10/104500126/demi-lindungi-konsumen-industri-wajib-patuhi-peraturan-bpom-soal-label-risiko