Kredit Properti Terbang Tinggi

Kredit Properti Terbang Tinggi

Kredit properti tumbuh dalam kisaran tinggi pada Juli 2024, menjadi yang tertinggi selama 18 bulan terakhir. - Halaman all

(InvestorID) 09/09/24 17:32 14953051

JAKARTA, investor.id – Kredit properti melesat pada level tertinggi yaitu sebesar 11,20% pada Juli 2024. Ini adalah pertumbuhan kredit tertinggi untuk sektor properti selama 18 bulan terakhir.

Berdasarkan data Statistik Sistem Keuangan Indonesia (SSKI) dari Bank Indonesia (BI), kredit di sektor properti tercatat mencapai Rp 915,93 triliun. Angka ini tumbuh 11,20% year on year (yoy) dan sebesar 7,60% year to date (ytd).

Pertumbuhan double digit secara tahunan ini sebenarnya telah dicatatkan sejak Mei 2024 lalu. Adapun pertumbuhan sampai 11,20% pada Juli 2024 menjadi yang tertinggi selama 18 bulan atau sejak Februari 2023 lalu, dimana sebelumnya yaitu pada Januari 2023 kredit properti sempat melesat di level 21,52%.

Tren pada kredit properti ini disokong penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) tapak yang meningkat 13,94% (yoy) pada Juli 2024. Sebagai perbandingan, KPR tapak meningkat dari nominal Rp 618,19 triliun menjadi Rp 704,36 triliun.

Hampir semua tipe KPR dalam berkontribusi positif. Pertama, KPR tipe >70 m² bertumbuh tinggi 19,68% (yoy) menjadi Rp 217,24 triliun. Kedua, KPR tipe 22 s.d 70 m² meningkat 12,88% (yoy) menjadi Rp 460,87 triliun. Namun, KPR tipe s.d 21 m² turun 7,55% (yoy) menjadi Rp 26,24 triliun.

Di samping rumah tapak, kredit properti ruko/rukan juga tumbuh tinggi sampai dengan Juli 2024. Lini kredit ini naik 28,71% (yoy) menjadi sebesar Rp 36,42 triliun, baik kredit dengan kategori pemilikan ruko/rukan maupun kredit konsumsi beragun ruko/rukan.

Secara kualitas, kredit properti juga dalam rentang yang terjaga. Tingkat kredit macet atau rasio non performing loan (NPL) kredit properti berada di level 2,68% pada Juli 2024. Posisi NPL tersebut lebih rendah dari Juli 2023 di level 2,81% tetapi lebih tinggi dari Desember 2023 sebesar 2,47%.

Kredit properti berpeluang melanjutkan pertumbuhan tinggi di masa mendatang. Hal itu sejalan keputusan pemerintah untuk memperpanjang insentif pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah (DTP) 100% untuk sektor perumahan hingga Desember 2024.

Insentif tersebut untuk PPN yang terutang dari DPP sampai dengan Rp 2 miliar dengan harga jual paling banyak Rp 5 miliar. Insentif tersebut berbeda dari sebelumnya, dimana semula insentif PPN DTP berlaku 50% untuk masa pajak Juli-Desember 2024.

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #kredit-properti #pertumbuhan-kredit-properti #kredit-pemilikan-rumah #kpr #kredit-perbankan #npl-kredit-properti #insentif-ppn-dtp #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/finance/372889/kredit-properti-terbang-tinggi