Propam Polri Siap Terima Semua Komplain hingga Hujatan Masyarakat - kumparan.com
Propam Polri Siap Terima Semua Komplain hingga Hujatan Masyarakat
(Kumparan.com) 26/09/24 23:17 15601238
Divisi Propam Polri mengadakan Rapat Koordinasi Propam bersama Polda-Polda jajaran. Dalam kesempatan ini, Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Abdul Karim sampaikan agar polisi siap menerima hujatan masyarakat.
Pesan itu adalah commander wish yang ia sampaikan di depan para anggota Propam Polri dan Kabid Propam Polda-Polda jajaran, di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta pada Kamis (26/9).
“Masalah-masalah yang terjadi di wilayah, yang menyangkut anggota kita harus perlu tegas dan transparan juga kepada publik bahwa kita juga menerima semua koreksi dari masyarakat,” ujarnya pada wartawan.
“Masukan-masukan atau sampai hujatan-hujatan masyarakat itu harus siap sebagai Propam,” lanjutnya.
Menurutnya, dengan mendengar masukan hingga hujatan masyarakat, kepolisian dapat memperbaiki kinerjanya.
“Karena dengan adanya hal seperti ini, kita akan memperbaiki organisasi,” ucapnya.
Dalam kesempatan ini juga, ia menyampaikan bahwa divisi Propam yang bertugas mengawasi anggota Polri paling banyak mendapatkan keluhan dari terlapor dalam sebuah kasus dibandingkan keluhan dari pelapor.
“Kalau dari data yang sudah kita terima, ya, memang hampir semua pelayanan yang kita temukan itu pasti ada komplain dari masyarakat. Namun dari sekian banyak itu memang ada beberapa apalagi yang sering terjadi itu masalah penegakan hukum,” ungkapnya.
“Biasanya banyak komplain itu dari pihak terlapornya karena dia ditahan dan lain sebagainya komplain, tidak profesional dan lain sebagainya,” lanjutnya.
Namun, pihak pelapor juga banyak yang memberi keluhan, terutama karena pelayanan yang lambat.
“Namun, ada beberapa juga dari pelapor. Penanganannya tidak profesional mungkin terlalu lama dan lain sebagainya,” ujar dia.
Ia pun mengaku masalah komplain ini lah yang menjadi salah satu fokus utamanya.
“Nah, ini juga menjadi perhatian kita juga bahwa pastikan proses penegakan hukum itu betul-betul profesional dan tidak berat sebelah dan transparan,” ujarnya.