Penguatan Fundamental BTN (BBTN) dan Rekomendasi Sahamnya
BTN (BBTN) mencatatkan perbaikan kinerja yang tampak pada peningkatan margin bunga bersih (NIM). Simak juga rekomendasi saham BBTN. - Halaman all
(InvestorID) 26/09/24 13:32 15602846
JAKARTA, investor.id – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) atau BTN mencatatkan pertumbuhan kredit yang kuat di tengah ketatnya likuiditas perbankan. BTN mengoptimalkan fungsi intermediasi untuk memenuhi peningkatan permintaan kredit pemilikan rumah (KPR).
Di sisi lain, pemangkasan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) diharapkan turut mendukung penguatan fundamental BTN ke depan.
Dalam laporan bulanan, emiten berkode saham BBTN tersebut membukukan pertumbuhan kredit dan pembiayaan sebesar 13,05% yoy menjadi Rp 355,27 triliun hingga Agustus 2024. Unit usaha syariah (UUS) BTN atau BTN Syariah berkontribusi Rp 42,36 triliun, melonjak 20,67% yoy dari Rp 35,1 triliun.
Untuk menopang pertumbuhan kredit, BBTN gencar menghimpun dana pihak ketiga (DPK), walaupun terjadi perebutan likuiditas yang dipicu suku bunga tinggi. Hingga Agustus 2024, DPK BBTN melonjak 16,49% menjadi Rp 373,88 triliun. Pertumbuhan DPK yang lebih tinggi dari kredit membuat rasio intermediasi (loan to deposit ratio/LDR) berada di level ideal.
Perbaikan kinerja BBTN juga mulai tampak pada margin bunga bersih (netinterestmargin/NIM) yang meningkat dari 2,3% pada Juli 2024 menjadi 3,1% pada Agustus 2024. Kenaikan tersebut mengakhiri tekanan margin yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Rasio NIM sempat menyusut karena BBTN tidak serta merta mengompensasi lonjakan biaya dana dengan mengerek bunga kredit secara berlebihan.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Analis Mandiri Sekuritas, Kresna Hutabarat dan Boby Kristanto Chandra dalam risetnya memberikan pandangan positif terhadap keberhasilan BTN (BBTN) kembali meningkatkan NIM bulanan menjadi 3% pada Agustus 2024 atau memasuki pemulihan.
BBTN juga bakal diuntungkan oleh penurunan suku bunga acuan yang kini mulai berlangsung. Sebab itu, Mandiri Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli untuk saham BBTN. Target harga saham BBTN dipatok sebesar Rp 1.800.
Sementara itu, analis BRI Danareksa Sekuritas, Victor Stefano dan Naura Reyhan Muchlis dalam risetnya mengungkapkan bahwa realisasi kinerja BBTN pada Agustus menunjukkan perbaikan dibandingkan Juli 2024. BBTN bahkan mampu mempertahankan peningkatan NIM.
Perseroan juga menunjukkan pencadangan maupun provisi yang tetap rendah. Hal itu mencerminkan kualitas aset BBTN tetap kuat dengan biaya kredit (cost of credit/CoC) sebesar 0,6% dibandingkan hingga Agustus 2023 yang sebesar 1,3%.
Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #bbtn #btn #saham-bbtn #bank-tabungan-negara #kpr-btn #rekomendasi-saham #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/374679/penguatan-fundamental-btn-bbtn-dan-rekomendasi-sahamnya