Apersi Meyakini Pencairan Kuota Tambahan FLPP Segera Cair

Apersi Meyakini Pencairan Kuota Tambahan FLPP Segera Cair

Kabar bagus tentang pencairan tambahan kuota FLPP segera diinfokan kepada seluruh anggota Apersi yang tidak hadir ke Jakarta - Halaman all

(InvestorID) 28/09/24 00:36 15645260

Jakarta, Investor.id- Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) meyakini bahwa pencairan kuota tambahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) segera cair.

Keyakinan itu mencuat dalam audiensi antara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Apersi dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) serta dihadiri wakil Kementerian Keuangan, di Jakarta, Jumat (27/9/2024).

"Percepatan (pencairan) penambahan kuota tahun 2024 sebanyak 34 ribu rumah segera dilakukan. Jawaban dari perwakilan Kemenkeu dalam pertemuan hari ini menyebutkan bahwa pencairan kuota tambahan FLPP dilakukan pada minggu depan," jelas Ketua Umum DPP Apersi, Junaidi Abdilah kepada awak media seusai audiensi.

Dia menambahkan, kabar bagus tentang pencairan kuota itu segera diinfokan kepada seluruh anggota Apersi yang tidak hadir ke Jakarta.

Selain itu, tambahnya, pencairan kuota tambahan FLPP akan meredakan gejolak-gejolak di lapangan akibat ketidakjelasan yang terjadi belakangan ini.

Ketua Satgas Darurat Kuota FLPP Apersi Bambang Setiadi, menambahkan, info yang diperoleh pihaknya, saat ini tahap administrasi tambahan kuota FLPP dalam proses.

“Kami melihat prosesnya perlu dipercepat mengingat kondisi di lapangan sudah tidak kondusif bagi para pengembang rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” tutur dia kepada Investor Daily, di Jakarta, Jumat (27/9/2024).

Menurut Bambang, kondisi ini tidak hanya menghambat gerakan ekonomi di sektor perumahan, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat yang sangat tergantung pada program perumahan ini.

“Semestinya, penambahan kuota FLPP sudah cair pada awal September, tapi faktanya meleset. Hal ini memberatkan para pengembang rumah subsidi yang harus bergelut dengan pembayaran bunga kepada perbankan,” tutur Bambang.

Sebelumnya, Menko Ekuin Airlangga Hartato menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen menambah kuota FLPP tahun 2024 dari 166 ribu unit menjadi 200 ribu unit. Penambahan, kata dia, mulai berlaku pada 1 September 2024.

Sementara itu, Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho dalam keterangan tertulisnya menyebutkan bahwa pihaknya telah mengawal proses penambahan kuota FLPP.

“Saat ini dalam proses teknis pencairan DIPA oleh Kementerian Keuangan. Kami mengharapkan dukungan dari seluruh mitra kerja BP Tapera khususnya pihak perbankan dan juga asosiasi pengembang untuk terus bersinergi bersama dalam membantu mewujudkan perumahan yang layak huni dan terjangkau untuk masyarakat,” harap Heru.

Data BP Tapera menyebutkan, untuk kuota FLPP 2024, pihaknya telah menyalurkan dana FLPP sebanyak 151.902 unit rumah senilai Rp18,56 triliun.

Editor: Edo Rusyanto (edo_rusyanto@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #kuota-flpp #dpp-apersi #bp-tapera #rumah-subsidi #rumah-mbr #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/business/374884/apersi-meyakini-pencairan-kuota-tambahan-flpp-segera-cair