Asosiasi: Kemasan Polos Bisa Lemahkan Industri Rokok Elektrik Dalam Negeri Halaman all
Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Budiyanto menyatakan, semua lini di industri rokok elektronik akan sangat terdampak RPMK. Halaman all?page=all
(Kompas.com) 30/09/24 06:02 15763765
JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku usaha di industri rokok elektronik memprotes Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) tentang Pengamanan Produk Tembakau dan Rokok Elektronik yang secara tegas mengatur ketentuan kemasan polos tanpa merek.
Aturan tersebut dinilai akan semakin melemahkan kinerja industri rokok elektronik dan mengancam hilangnya pendapatan negara hingga serapan tenaga kerja di industri yang mayoritas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ini.
Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Budiyanto menyatakan, semua lini di industri rokok elektronik akan sangat terdampak RPMK.
KOMPAS.com/ Sabrina Mutiara Fitri Ilustrasi vape (Pixabay).Sebab, kebijakan itu berpotensi besar mendorong tumbuhnya peredaran rokok elektronik ilegal, yang tidak berpita cukai, di pasaran.
Kelangsungan industri rokok elektronik (REL) kian tertekan dan pemerintah bakal kehilangan penerimaan cukai. Industri rokok elektrik juga menyerap tenaga kerja langsung dan berkontribusi pada pendapatan industri terkait, seperti industri kreatif yang juga akan terdampak dari aturan ini.
"Kita tidak sepakat dengan aturan ini, mengingat industri rokok elektronik bukan hanya sebagai solusi alternatif menurunkan risiko terhadap adiksi. Ada banyak faktor yang turut serta dalam industri rokok elektronik seperti industri kreatif, content creator, bahan baku, dan lainnya. Pengaturan kemasan yang terlalu ketat akan membatasi inovasi dalam industri kreatif," ujar Budiyanto dalam keterangannya, Senin (30/9/2024).
Budiyanto menegaskan pemerintah seharusnya melihat kebijakan tersebut secara komprehensif, bukan hanya melihat dari sisi preventif. Pasalnya, industri rokok elektronik cukup memberikan kontribusi dalam membuka lapangan pekerjaan baru dan pemasukan bagi pemerintah.
Dengan misi besar pemerintahan baru untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sekitar 8 persen, industri rokok elektronik dapat berpartisipasi asal didukung regulasi yang melindungi kelangsungan usaha.
#pendapatan-negara #penerimaan-cukai #industri-rokok #rokok-elektrik #kemasan-polos