Menhub Tuding BPH Migas Lindungi Produsen Avtur Lakukan Monopoli di RI
Hingga saat ini produksi dan penyediaan avtur di Indonesia hanya dipegang oleh PT Pertamina Patra Niaga. Halaman all
(Kompas.com) 01/10/24 19:23 15821565
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menuding BPH Migas melindungi produsen avtur untuk melakukan monopoli di Indonesia.
Asal tahu saja, hingga saat ini produksi dan penyediaan avtur di Indonesia hanya dipegang oleh PT Pertamina Patra Niaga.
Menhub Budi bilang, pihaknya sudah melakukan rapat dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) untuk membahas penurunan harga avtur.
SHUTTERSTOCK/MURATART Ilustrasi pesawat.“Satu provider itu membuat harga monopoli dan harga monopoli itu dilindungi oleh BPH Migas. Saya sudah rapat dengan Pak Luhut tapi itu tidak dilaksanakan,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (1/10/2024).
Menurut Menhub turunnya harga avtur akan berpengaruh besar pada penurunan harga tiket pesawat. Sehingga ketika harga avtur bisa dipastikan turun, harga tiket pesawat pun akan ikut turun.
Selain itu juga dipengaruhi oleh suku cadang pesawat yang dikenakan pajak. Padahal di Singapura sendiri, kata Menhub, tidak ada pengenaan pajak pada suku cadang pesawat yang membuat harga tiket pesawat di sana tidak mahal.
“Nah apabila dua hal ini bisa diselesaikan dengan baik harga tiket pesawat itu bisa turun 10 persen,” pungkasnya.
Sebelumnya, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendorong agar penjualan avtur di Indonesia tidak hanya oleh Pertamina, tetapi juga oleh swasta.
Anggota KPPU Budi Joyo mengungkapkan, selama ini penyalur avtur di Indonesia hanya dipegang oleh Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga, yang merupakan BUMN migas. Sementara pihak swasta tidak dilibatkan sama sekali.
“Pelaku usaha lain tidak dapat masuk ke pasar jika tidak bekerja sama dengan Pertamina,” ujarnya dalam siaran persnya, Rabu (25/9/2024).
#avtur #bph-migas #harga-avtur #harga-tiket-pesawat #penjualan-avtur