Konsumsi Protein RI Masih Rendah, KKP Ajak Masyarakat Perbanyak Makan 3 Sumber Protein Ikan

Konsumsi Protein RI Masih Rendah, KKP Ajak Masyarakat Perbanyak Makan 3 Sumber Protein Ikan

KKP mendorong konsumsi protein ikan dari tiga sumber, yakni ikan segar, olahan ikan dan hidrolisat protein ikan (HPI). Halaman all

(Kompas.com) 04/10/24 19:06 15980584

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Budi Sulistyo mengatakan, pihaknya mendorong konsumsi protein ikan dari tiga sumber, yakni ikan segar, olahan ikan dan hidrolisat protein ikan (HPI).

Hal itu sejalan dengan upaya pemerintah menambah jumlah konsumsi protein masyarakat Indonesia yang hingga saat ini masih kalah dengan negara-negara di Asia Tenggara.

"Kalau kita bicara ikan, nanti dia asumsinya masih ikan segar. Padahal protein ikan itu benar-benar bisa (berupa) ikan segar, bisa olahan ikan, Atau HPI," ujar Budi saat menghadiri acara acara perjanjian kerja sama dengan sejumlah mitra KKP di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Jumat (4/10/2024).

KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY Proses pengemasan susu ikan milik PT Berikan Bahari Indonesia pada pabrik yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat.

"Nah, ketiganya ini kita dorong semuanya, supaya masyarakat punya pilihan alternatif berbagai macam bentuk (protein ikan) untuk dapat dikonsumsi atau masuk ke dalam perutnya," lanjutnya.

Dalam pemaparannya Budi juga menjelaskan, konsumsi protein masyarakat Indonesia masih di angka 62,3 gram per kapita per hari.

Jumlah tersebut berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2023 untuk konsumsi protein nabati dan hewani.

Catatan konsumsi protein masyarakat Indonesia itu, kata Budi, masih di bawah Kamboja dan Thailand.

"Jadi asupan protein menurut BPS itu adalah 62,3 gram per kapita per hari. Per gram per kapita per hari. Baik itu asupan protein nabati dan hewani. Dan kita masih di bawah Kamboja, di bawah Thailand," jelas Budi.

Adapun berdasarkan data yang dipaparkan Budi, yang disarikan dari laporan BPS, laporan lembaga pangan dunia (FAO) dan laporan lembaga pangan sejumlah negara sejak 2021-2023 konsumsi protein warga Indonesia menjadi terendah di Asia Tenggara.

SHUTTERSTOCK/MDV EDWARDS Ilustrasi ikan bandeng.

Sebagai perbandingan, angka konsumsi protein warga Kamboja sebesar Kamboja 63,6 gram per kapita per hari, lalu Thailand 66,5 gram per kapita per hari, Filipina 73,1 gram per kapita per hari, Myanmar 78,3 per kapita per hari, Malaysia 89,1 gram per kapita per hari serta Vietnam sebesar 94,4 gram per kapita per hari.

Sementara itu, negara-negara Asia Timur tingkat konsumsi ikannya lebih tinggi.

Misalnya saja konsumsi ikan warga Korea Selatan sebesar 78,5 gram per kapita per hari, warga Jepang sebesar 82,9 gram per kapita per hari dan China sebesar 121,7 gram per kapita per hari.

Lalu untuk negara-negara maju seperti Amerika Serikat (AS) dan Norwegia angka konsumsi ikan per harinya sudah di atas 100 gram, yakni masing-masing 109,6 gram per kapita per hari dan 101,2 gram per kapita per hari.

Oleh karenanya, menurut Budi, program makan gratis yang akan dijalankan pemerintahan mendatang juga bisa jadi kesempatan meningkatkan konsumsi protein masyarakat. Khususnya bagi anak-anak Indonesia yang menjadi sasaran program tersebut.

"Maka program makan (bergizi) gratis menjadi kesempatan, untuk mendorong generasi anak kita, cucu kita menjadikan generasi emas semuanya," ungkap Budi.

Ia lantas menyebut, negara-negara maju yang konsumsi proteinnya di atas 100 gram per kapita per hari memiliki capaian inovasi yang bagus. Begitu pula dengan capaian bidang akademis dan olahraga.

"Yang di atas 100 itu nilai angka inovasinya berapa, jumlah publikasi ilmiahnya berapa dan semuanya sudah terlihat. Pemenang olimpiade medali emas berapa dari 3 negara tersebut? (China, AS, Norwegia). Banyak," tutur Budi.

"Artinya generasi-generasi yang tangguh harus ada indikasinya. Ini adalah satu gambaran kita. Kita masih di belakang Kamboja. Maka kita harus berani menyatakan merdeka protein 100 gram (per kapita per hari)," tegas Budi.

#ikan-segar #konsumsi-protein #kkp #protein-ikan

https://money.kompas.com/read/2024/10/04/190627726/konsumsi-protein-ri-masih-rendah-kkp-ajak-masyarakat-perbanyak-makan-3-sumber