Penundaan Kenaikan PPN Picu Penguatan IHSG

Penundaan Kenaikan PPN Picu Penguatan IHSG

Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, penundaan kenaikan PPN jadi pemicu penguatan IHSG hari ini. - Halaman all

(InvestorID) 11/10/24 13:23 16307846

JAKARTA, investor.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 44,33 poin (0,59%) ke level 7.524,4 pada penutupan sesi I, Jumat (11/10/2024). Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, penundaan kenaikan PPN jadi pemicu penguatan IHSG hari ini.

Pilarmas menjelaskan, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran kembali menyampaikan bahwa pemerintah Prabowo-Gibran akan mempertimbangkan untuk menunda kenaikan PPN menjadi 12%. Penundaan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga barang dan jasa.

“Ini menunjukkan bahwa penundaan tersebut merupakan upaya pemerintah dalam menjaga daya beli rumah tangga dan inflasi, sehingga dapat menjaga pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di tengah ketidakpastian global,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Jumat (11/10/2024).

Selain itu, lanjut Pilarmas, juga disampaikan bahwa Prabowo Subianto berencana menghapus pajak properti atau perumahan yang saat ini totalnya sebesar 16%, yaitu pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 11% dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) sebesar 5%.

Sementara itu, lanjut Pilarmas, indeks saham Asia mayoritas menguat karena pasar fokus pada keputusan Bank of Korea (BOK) yang memangkas suku bunganya untuk pertama kalinya dalam empat tahun. BOK memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 3,25%.

Pemangkasan itu dilakukan setelah ekonomi Korea Selatan menyusut sebesar 0,2% kuartal-ke-kuartal pada kuartal II. Ditambah lagi, setelah laju inflasi Korea Selatan menyentuh level terendah dalam lebih dari tiga tahun, yaitu sebesar 1,6% pada September, jauh di bawah target BOK sebesar 2%.

Pemangkasan Suku Bunga

Inflasi tersebut menunjukkan tren stabilisasi yang jelas, sehingga memberikan opsi pemangkasan suku bunga acuan. “Pasar menilai kebijakan BOK tersebut sebagai normalisasi tingkat daya beli masyarakat sebagai upaya pemulihan pertumbuhan ekonomi,” tambah Pilarmas.

Tidak hanya itu, lanjut Pilarmas, Pasar juga fokus pada agenda konferensi Menteri Keuangan China besok hari waktu setempat. Sebab, pasar menantikan paket stimulus fiskal yang akan dilakukan pemerintah China sebagai upaya meningkatkan perekonomiannya.

Pada sesi pertama hari ini, saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar JSPT, ISEA, INPS, PURI, ASRI. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar LIVE, IFSH, FLMC, TAYS, NANO.

Pilarmas merekomendasikan saham CTRA untuk perdagangan pada sesi II. “Kami merekomendasikan CTRA buy dengan support dan resistance di level 1.330 -1.470,” tutup Pilarmas.

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #ihsg #ihsg-hari-ini #penyebab-ihsg #penundaan-kenaikan-ppn #ppn #ppn-properti #pemerintahan-prabowo #ctra #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/376299/penundaan-kenaikan-ppn-picu-penguatan-ihsg