Bisakah e-Toll Kedaluwarsa? Ini Penjelasan Lengkapnya
Ramai di media sosial, warganet yang mengeluhkan kartu e-Toll kedaluwarsa. Lantas, apakah kartu tol elektronik bisa kedaluwarsa? Ini penjelasannya.
(Bisnis Tempo) 14/10/24 21:53 16467942
TEMPO.CO, Jakarta - Warganet di media sosial mengaku tidak bisa ke luar dari jalan tol karena kartu tol elektronik atau e-Toll kedaluwarsa. Pengalaman tersebut dibagikan ulang oleh akun X (Twitter) @tanyakanrl, Selasa, 8 Oktober 2024.
Dalam unggahannya, seorangnetizenmengatakan kartue-Tollmiliknya tidak bisa terbaca oleh sistem saattap outdi gerbang keluar Tol Pemalang-Kendal. Kemudian, dia menekan tombol bantuan, dan petugas menyebut kartu e-Toll bisa kedaluwarsa bila kendaraan berhenti terlalu lama direst areaatau area istirahat.
“Petugas tol menjelaskan, ‘Jadi, memakai jalan tol itu ada maksimalnya Pak, kalau Pemalang-Kendal maksimal 1,5 jam, kalau lebih jadinya kedaluwarsa’,” tulis pengunggah. Lantas, apakah e-Toll bisa kedaluwarsa?
Masa Kedaluwarsa e-Toll
Sebelumnya, Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero), Lisye Octaviana membenarkan bahwa kartu e-Toll mempunyai masa kedaluwarsa atauexpired.Hal tersebut terjadi ketika pengendara melakukan perjalanan melebihi batas waktu maksimum, yaitu lebih dari dua kali waktu tempuh normal di ruas jalan tol.
Jika terdapat pengguna jalan dengan durasi perjalanan di atas batas maksimum, maka saat kartu e-Toll di-tapdi gerbang keluar,automatic lane barrier(ALB) tidak terbuka dan status e-Toll menjadi kedaluwarsa. Kendati demikian, pengguna jalan tidak dikenakan denda atau sanksi serta kartu tol elektronik masih bisa digunakan untuk transaksi yang sama.
“Jika menemui kendala uang elektronik kedaluwarsa, maka transaksi akan dibantu oleh petugas Jasa Marga kereader(pembaca) pada Gardu Tol Otomatis (GTO). Proses ini pun tidak akan membuat saldo e-Toll terpotong melebihi tarif jalan tol yang harus dibayarkan, dan juga tidak dikenakan denda atau sanksi. e-Toll yang sama pun masih bisa digunakan untuk transaksi di jalan tol atau transaksi lainnya,” kata Lisye di Jakarta, Rabu, 3 April 2024, seperti dikutip dariAntara.
Pada kesempatan yang berbeda, AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero), Dwimawan Heru mengatakan bahwa kartu e-Toll yang kedaluwarsa sebagai upaya untuk memonitor durasi perjalanan pengguna jalan tol. Namun, hasil pengawasan tersebut disebut bertujuan untuk evaluasi operasional perusahaan.
“Kami memonitor durasi perjalanan pengguna jalan tol saat uang elektronik di-tapdi gerbang asal dan uang elektronik di-tapdi gerbang keluar, semata untuk evaluasi operasional kami,” ucap Dwimawan di Cilacap, Selasa, 12 Juni 2018.
Cara Mengatasi e-Toll Kedaluwarsa
Apabila pengguna jalan tol mengalami kendala kartu e-Tollexpiredkarena durasiperjalananlebih dari dua kali waktu tempuh normal, maka dapat melakukan hal-hal berikut:
- Pergi ke gerbang keluar jalan tol.
- Pastikan kartu e-Toll yang di-tapmenunjukkan keterangan kedaluwarsa.
- Tekan tombol bantuan yang terdapat di gardu.
- Tunggu petugas PT Jasa Marga (Persero) datang.
- Serahkan kartu e-Toll kepada petugas.
- Selanjutnya, petugas akan membantu melakukantap outkartu e-Toll.
- Pengguna jalan tol kemudian dapat melanjutkan perjalanan, baik melalui jalan tol maupun jalan lainnya dan dapat menggunakan kartu e-Toll untuk transaksi lainnya.
#e-toll #saldo-e-toll #jalan-tol #pengendara #proyek-jalan-tol
https://bisnis.tempo.co/read/1928464/bisakah-e-toll-kedaluwarsa-ini-penjelasan-lengkapnya