Sinyal Cuan Saham BTN (BBTN) Menyala Jelang Pelantikan Prabowo

Sinyal Cuan Saham BTN (BBTN) Menyala Jelang Pelantikan Prabowo

Peluang penguatan harga saham BTN (BBTN) lebih lanjut masih terbuka lebar. Ada apa? Simak juga rekomendasi untuk saham BBTN. - Halaman all

(InvestorID) 15/10/24 07:40 16487723

JAKARTA, investor.id – Saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) atau BTN terus melaju menjelang pelantikan Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia. Sebab BTN bakal diuntungkan oleh program penyediaan tiga juta rumah bersubsidi per tahun yang dicanangkan pemerintahan Prabowo.

Pemerintah yang baru memposisikan program tiga juta rumah tak sekadar penyediaan hunian layak sebagaimana amanat undang-undang. Program tersebut bahkan digadang-gadang menjadi tulang punggung target pertumbuhan ekonomi 8%. Pemerintah juga menggulirkan penghapusan PPN dan BPHTB.

Sesuai rencana, pemerintah akan membentuk kementerian khusus perumahan untuk memastikan target itu tercapai. Terlebih, kehadiran Hashim Djojohadikusumo, adik Prabowo, sebagai ketua satgas perumahan makin menebalkan keyakinan terhadap program tiga juta rumah. Program tersebut merupakan lanjutan dari pemerintahan Jokowi yang telah berhasil.

Alhasil, para pemodal terus mengakumulasi saham BTN atau BBTN karena bank spesialis KPR ini bakal menjadi ujung tombak pemerintah. BBTN juga memiliki rekam jejak yang panjang dalam melayani segmen masyarakat menengah bawah (MBR) selaku penerima KPR subsidi.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BBTN pada perdagangan Senin (14/10/2024) ditutup naik 2,07% ke level Rp 1.480. Bahkan dalam dua hari terakhir, kenaikan saham BBTN mencapai 6,47% dari Rp 1.390 menjadi Rp 1.480. Investor asing mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) pada saham BBTN Rp 5,79 miliar.

Kenaikan harga tersebut mengungguli saham beberapa bank besar, seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang hanya naik 1,2% menjadi Rp 10.500 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 0,9% menjadi Rp 5.425. Sedangkan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) ditutup stagnan. Penguatan saham BBTN bersamaan dengan kenaikan mayoritas saham di sektor properti.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Meski harga saham BBTN telah melejit lebih dari 6% dalam dua hari terakhir, potensi penguatan lebih lanjut masih terbuka lebar. Selain didukung katalis positif rencana penghapusan pajak properti yang sebesar 16%, kinerja keuangan perseroan juga bakal ditopang oleh pengembangan properti di era pemerintahan Prabowo yang bakal lebih massif.

Analis Mandiri Sekuritas, Kresna Hutabarat dan Boby Kristanto Chandra dalam riset terakhir memberikan pandangan positif terhadap keberhasilan BTN mengerek kembali margin bunga bersih (NIM) bulanan menjadi 3% pada Agustus 2024 atau sudah memasuki pemulihan.

BTN juga akan kembali diuntungkan oleh penurunan suku bunga acuan yang sudah mulai berlangsung. Hal itu mendorong Mandiri Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham BBTN dengan target harga Rp 1.800.

Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #bbtn #saham-bbtn #btn #pelantikan-prabowo #program-tiga-juta-rumah #pajak-properti #rekomendasi-saham #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/376608/sinyal-cuan-saham-btn-bbtn-menyala-jelang-pelantikan-prabowo